KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
PENYUSUP DI KLAN ZOU


__ADS_3

Ketua Klan Zou melengak melihat pemuda yang berdiri dihadapannya. Kemudian pemuda itu langsung bersujud dihadapannya.


" Maafkan aku ayah..aku melakukan ini semua agar klan kita tidak menjadi incaran Klan lain atau sekte sekte yang ada dibenua lain..!!


" Sudahlah Kim Er...ayah tidak menyalahkan mu nak, ayah justru bangga melihatmu tumbuh menjadi pemuda dengan kemampuan yang mungkin diseluruh benua tidak pernah ada..! jawab Zou Kun.


" Sekarang ceritakan kepada ayah..bagaimana kejadiannya sampai kamu memiliki kemampuan seperti saat ini..!!" pinta ayahnya.


" Baik Ayah..apakah ayah masih ingat tentang guru ku..??


" Tentu saja nak, ada apa dengan tetua Nan Hui..??


" Apa yang aku miliki, semuanya berkat bantuan dan pemberian guru ayah..bukankah sajak usia 9 tahun ayah sudah melihat bahwa aku tidak akan mampu berkultivasi senormal anak lainny.?"


" Guru telah memberikan kehidupan baru kepada ku, meskipun guru harus mengorbankan diri karenanya..!"


" Aku sungguh prihatin dan berterimakasih kepada guru mu nak.." terdengar Zou Kun mendesah mengenang kebaikan Nan Hui.


Seisi Klan Zou mengetahui bahwa Nan Hui..tubuhnya hancur menjadi serpihan cahaya akibat pertarungan melawan Patriak Sekte Hio Darah.


" Selanjutnya apa rencana mu kedepannya Kim er..?? "


" Aku akan tetap menutup identitas dan kemampuan ku, karena semacam pirasat memberitau ku bahwa..akan ada buntut dari pertarungan kita melawan Sekte Gunung Pedang."


" Lalu apakah kita harus mempersiapkan diri saat ini Kim er..??


" Kalau itu tetap wajib ayah, apakah kita harus bermalas malasan karena mendapat sanjungan dari seisi benua..?


"Penjagaan kita, makan minum dan lainnya yang ada disini harus dengan kontrol ayah sepenuhnya. Sebab bisa saja penyusup akan masuk lewat manapun."

__ADS_1


" Lantas apa tujuan mereka sebenarnya harus masuk kemari Kim Er..?


" Kemampuan Klan Kita tidak pernah diperhitungkan oleh banyak pihak, sedangkan hasil pertarungan telah menyebar sampai ke benua lainnya.." jadi menurutku, mereka ingin mengetahui sumber kekuatan kita dan mereka akan berusaha mengambil alihnya ayah" Jawab Zou Kim


Ayah dan anak itu masih terus mengobrol, sampai menjelang kentongan ketiga, percakapan ayah dan anak itupun bubar dengan perjanjian Zou Kun untuk menutup rahasia rapat rapat.


Pusat Klan Zou semakin hari semakin ramai dikunjungi pendatang dari berbagai wilayaj, baik dari klan yang ada di Benua Timur maupun Kultivator bebas dan sekte lainnya..


Mereka hanya datang melihat lihat tempat kebanggaan Klan Fei bahkan banyak juga yang kedatangannya untuk berbelanja dan keperluan lainnya.


Pada hari itu, terlihat 3 orang yang mengenakan pakaian bermacam corak mereka adalah utusan klan Yun dan klan Fei. tetapi mereka semua tidak ada yang berani untuk mengambil inisiatif memasuki tempat utama pemukiman Klan Zou. Mereka menganggap memasuki Klan Zou dengan berbagai alasan justru akan menjadi pusat perhatian. Akhirnya mereka hanya mencari sumber informasi yang beredar diluar benteng klan Zou. Meskipun mereka menyadari bahwa upaya mereka akan sia sia.


Malam itu tepatnya kentongan ke 2, terlihat Zou Lam beserta 100 orang penjaga yang bertugas membagi diri menjadi 5 kelompok yang beranggotakan masing masing 20 orang.


Keeampat Penjuru angin dan bidang tengah..salalu melakukan Patroli berkeliling. Tetapi tanpa mereka sadari diatas sebuah pohon yang tidak jauh dari benteng klan, tengah berjejer 2 orang berpakaian serba hitam.


"Ma Kuan, Kamu kearah selatan, sedangkan aku sendiri akan bergerak ke pusat Kediaman Klan Zou" ucap seorang berpakaian hitam itu kepada rekannya.


Ko Yang mengangguk, kemudian keduanya langsut melesat kearahnya masing masing. Melihat kecepatan gerakan mereka, tampaknya mereka berada pada tingkat Bintang Cahaya Mahir.


Sayangnya mereka tidak menyadari, bahwa seorang berpakaian hitam dan mengenakan topeng dengan cetakan dewa di dahinya sudah mengintai gerakan mereka. Tiba tiba dari tubuh bayangan itu keluar lagi satu bayangan lainnya. Sehingga mereka membagi tugas mengikuti jejak kedua bayangan hitam sebelumnya.


Setelah berada dibagian pusat kediaman klan Zou, Ko Yang mengintip kedalam kamar sebuah Paviliun yang dia tuju adalah Paviliun yang ternyata adalah Paviliun Srigala tempat para pasukan pengaman.


Rata rata pasukan pengawal yang ia intip sudah pada beristirahat, Kemudian Ko Yang berencana pindah ke sebuah Paviliun besar yang berjarak sekitar setengah li dari Paviliun tempatnya saat ini. Belum sempat ia beranjak pindah, Tukkkkkk...sebuah batu kecil tepat menghantam tengkuknya.


Tidak lama kemudian Pasukan Pengaman yang berpatrolipun lewat..


"Heeiiiiii siapa disana..apa yang kamu lakukan ditempat ini..?" hardik salah satu komandan regu..

__ADS_1


Melihat orang yang ditegur tidak bergerak dan menjawab, akhirnya Komandan regu memerintahkan anggotanya untuk melapor kepada Komandan Zou Lam.


Tak lama kemudian Zou Lam kelihatan datang bersama 3 orang anggota andalannya. Yang berada pada Tingkat Bintang Cahaya Awal.


Melihat kondisi orang berpakaian hitam tersebut, Zou Lam akhirnya meringkus orang tersebut dan membawanya ke Aula Pertemuan Klan Zou. Belum begitu jauh rombongan itu berjalan..


" Komandan Lam...tunggu sebentar..!!! teriak seorang anggota pengaman yang kelihatan datang berlarian.


" Ada apa kamu tergesa gesa seperti itu.? Tegur Zoa Lam.


" Komandan, saya ingin melaporkan bahwa di Paviluan selatan tempat Aula Pelatihan kami mendapati orang yang berpakaian sama dengan orang yang komandan bawa.."


"Apaaaa..." ucap Zou Lam kelihatan kaget karena bisa ada dua penyusup tanpa diketahui mereka.


Akhirnya ia memerintahkan 2 dari 3 orang yang menyertainya tadi untuk mengantarkan tawanan mereka ke Aula pertemuan. Sedangkan dia sendiri bergegas pergi ke arah selatan bersama anggotanya yang datang melapor tadi.


Setelah mendapati kebenaran dari pelapor, ia mendengus kesal..


" Huhhhh....kurang ajar sekali...ringkus dan seret pula orang itu ke aula pertemuan...!!!


Beberapa waktu sebelum Pasukan pengantar datang membawa tangkapan mereka, Zou Kun telah membangunkan 4 tetua dan menunggu di Aula. Zou Kun bisa mengetahuinya karena ilmu senyap yang ia miliki. Selain itu ia juga sudah mendapatkan bisikan suara dari anaknya..bahkan sampai.dengan teknik pembuka totokan telah pula diberitahukan kepadanya.


Tidak berapa lama kelihatan rombongan bertama membawa seoarang berpakaian hitam dan menutupi wajahnya kehadapan mereka.


Belum sempat rombongan itu melapor, kembali rombongan Zou Lam menpakkan diri dan membawa orang berpakaian sama.


Setelah kedua orang tersebut diserahkan. Mereka didudukan diatas kursi.


"Zou Lam...Buku kerudung kedua orang itu." Perintah Zou Ho.

__ADS_1


Setelah tutup wajah kedua orang itu terbuka, kelihatan wajah yang berusian 40 sampai 50 tahunan. Semua yang hadir di aula, tidak satupun mampu mengenali keduanya.


__ADS_2