
Perlahan suara itu menjadi sebuah bayangan tubuh yang muncul dibelakan sebuah pohon yang berjarak 10 meter diantara orang Sekte Gunung Pedang.
" Buka topeng mu dan sebutkan nama mu, nama sekte mu mungkin dengan itu kami aku baru bisa pertimbangkan apakah kamu layak diajak bermitra atau sebaliknya dimusnahkan.!" Ucap He Bing dengan melotot kepada bayangan tadi.
Zou Kim, berjalan mendekat dengan santai kearah He Bing dan Kwan An berempat. " Ohhhh.. ternyata tiga Tingkatan Bintang Cahaya Puncak dan satu orang Tingkatan Galaxy Awal rupanya. Sungguh kekuatan sekte yang mengagumkan"
He Bing, Kwan An, Sun Ong dan Wei Yu berempat tersentak kaget mendengar orang dihadapan mereka mampu membaca tingkatan yang mereka miliki. Padahal dari informasi yang mereka dapatkan, di Benua Timur mungkin hanya Zou Kun seorang yang mampu mengimbangi He Bing.
" Ketua biar aku yang menghabisi mahluk sialan ini..!!! Teriak Wei Yu."Jangan sembarangan, orang ini mampu memiliki persepsi tinggi, ia bisa melihat kemampuan kita, sebaliknya kita tidak mampu melihatnya.!
" Saudara..adalah orang hebat yang tidak seharusnya menguping pembicaraan orang lain..seorang kultivator memiliki etika tinggi dan pantang ikut campur urusan orang lain.!" tegur He Bing agak melunak. " Begini..jika saudara tidak ikut campur urusan kami, maka aku bersedia menyudahi masalah ini seolah tak pernah terjadi.!!"
" Maafkan aku, tetapi Kedamaian Benua Timur selama berpuluh tahun apakah sebaliknya pantas untuk tuan rusak dengan rencana seperti yang tuan tuan perbincangkan tadi.?" Jawab Zou Kim.
Mendengar jawaban yang sebaliknya dari lawan bicaranya, He Bing memerintahkan kepada Sun Ong dan Wie Yu untuk bersiap mengepung orang dihadapannya. Sebaliknya Kwan An,mencari celah untuk menunggu kesempatan lengahnya orang tersebut.
" Baik...siapapun diri mu dan sehebat apapun kamu, malam ini mustahil kamu akan bertahan hidup menghadapi kami berempat..Serang dia..!!!" Perintah He Bing.
Serempak ke tiga orang itu melaju dengan cepat mengepung Zou Kim dalam formasi segi tiga. terlihat tubuh masing masing mulai dibalut oleh cahaya Qi masing masing seolah menjadi prisai tubuhnya.
__ADS_1
" Tiga Pedang Bintang..!!! Tebaran Meteor !! serempak ke tiga orang itu meneriaki jurusnya.
Serangan gabungan ketiga orang itu begitu ganas dan penuh aura membunuh yang bisa membuat ngeri siapapun yang melihatnya.
Serangan tusukan-tusukan kilat dengan energi yang dapat melobangi batu sekeras apapun terus mereka kerahkan untuk secepatnya membunuh orang yang mereka anggap berbahaya.
sampai semua jurus mereka terkuras habis. Hampir 40 jurus akhirnya mereka menuadari sesuatu..
"Hah, rupanya dari tadi kita menyerang bayangan. Pantas saja meskipun ditebas berkali kali tidak akan terluka". tegas He Bing. "Ketua Benar.!! tambah Wei Yu"
"Hati hati debelakang kalian" teriak Kwan An..ketiga orang itu menoleh dan berbalik, ternyata dibelakang mereka masing masing telah berdiri seorang pria berpakaian Hitam. Mereka tersentak kaget karena tiba tiba ada tiga bayangan yang sama padahal sebelumnya hanya ada satu bayangan.
"Jangan terkecoh kata He Bing, kita berada dalam salah satu teknik ilusi..kitiga orang ini hanyalah bayang..belum tuntas He Bing mengatakan bayangan, Aghhhhh...teriak Wei Yu yang kelihatan melayang sampai beberapa meter.
He Bing melotot melihat Wei Yu yang berada pada tingkat Bintang Cahaya Mahir sudah tidak bernyawa hanya dengan sekali pukulan yang membuat dadanya langsung melesak.
Tanpa mengukur kemampuannya..He Bing dan Sun Ong meningkatkan energi mereka sampai ke puncak, sehingga kerikil dan debu sekitarnya ikut terpental sampai beberapa meter.
Kwan An takjub setelah melihat kekuatan sejati milik He Bing. tanpa sadar ia bergumam "aku yakin orang itu sekarang akan musnah"
__ADS_1
"Sun Ong serang dia dari bawah, targetkan ke tiga bayangan itu, aku akan membidik salah satu yang berusaha melarikan diri atau menghindar, karena aku yakin dari ketiga bayangan itu pasti ada yang asli..!"
" Pedang Bintang..Cahaya Malam..teriak Sun Ong melepaskan tiga tebasan horisontal kearah ketiga bayangan itu dan Bummmmm...ketiga cahaya pedang berhenti setelah menabrak tembok pembatas kediaman Kwan An yang langsung ambruk sketika. He Bing melongo melihat ketiga bayangan itu tidak bergeming sedikitpun.
" Sudah cukup main mainnya.. sekarang giliran ku.! kata Zou Kim. "Tangan Suci Dewa"..Kedamaian.."serunya..langsung menyerang Sun Ong dengan serangan kilat.
Sun Ong berusaha menangkis dengan pedangnya tetapi ia terlalu lambat. Bugggg telapak tangan Zou Kim mendarat di dantiannya..Sun Ong terlempar sampai 5 meter dan langsung pingsan.
Giliran kalian kata dua Zou Kim lainnya menyerang He Bing dan Kwan An. "Tangan Suci Dewa" Cahaya Kebenaran. Sinar keemasan melesat keluar dari telunjuk nya menyerang He Bing. Prisai Menara Suci berlapis teriak He Bing. Akan tetapi Hebing hanya mampu mebentuk 2 lapis prisai. Padahal untuk menghentikan laju cahaya kebenaran salah satu jurus sakti dalam Kitab Agung Maha Dewa, ia harus memiliki 8 lapis prisai.
Uaghhhhhhhhhh.....lolong He Bing sebelum tubuhnya hancur dan menghilang tanpa sisa darah sedikit pun.
"Sungguh mengerikan" gumam Zou Kim melihat kemampuan jurusnya. Ia merasa tak tega melakukan tindakan seperti itu.
Kwan An yang menyaksikan He Bing binasa dalam satu kali tunjuk membuat nyalinya terkikis habis. Dia tidak segan segan untuk berlutut dan memohon ampunan.
"Jangan bunuh aku, ku mohon, aku hanyalah seorang tuan kota Yun Thou yang tidak setuju atas rencana mereka. Bukankah tuan telah medengar sendiri percakapan kami tadi..!! ratapnya. Jika tuan menginginkan harta ambil semua milik ku.
" Baik...antarkan aku ke tempat penyimpanan harta mu " Bentak Zou Kim. Di sebuah ruangan bawah tanah terlihat beberapa peti yang berisi sebagian kecil berlian, koin emas dan perak selain itu ada juga jejeran pedang, tombak dan lainnya tetapi tidak mampu menarik minat Zou Kim. Hanya Berlian, Koin emas dan perak yang ia tinggalkan untuk Kwan An.
__ADS_1
" Selamat tinggal..Zou Kim menjentikan jarinya ke dahi Kwan An dan langsung membuat Tuan kota itu pingsan dengan kemampuan syaraf yg sebagian telah rusak. Sun Ong masih terkapar pingsan karena kemapuannya telah musnah.
Zou Kim langsung kembali terbang ke Sektenya. Selanjutnya peristiwa berdarah malam itu diselingi pula dengan tawa ria masyakat miskin dipesisir pantai Thou. Masyarkat pesisir pagi harinya mendapatkan rata rata 10 koin emas dan perak. Sehingga entah dari mana dimulai, Pelindung Benua Timur mulai sering menjadi topik perbincangan mastarakat, bahkan sampai ke Benua tetangga.