KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA

KULTIVATOR AGUNG MAHA DEWA
MENCAPAI TINGKATAN DEWA SUCI


__ADS_3

Cang Guang yang kelihatan berpikir akhirnya menarik napas yang dalam.


" Mungkin apa yang Zou Muda ucapkan ada benarnya, bahkan mungkin kita akan mengurangi dua dari empat Dewa Sakti yang mereka miliki," seru Cang Guang.


" Lalu untuk menuju kesana apa yang perlu kita persiapkan Cang Tua," tanya Zou Kim.


"Aku rasa dengan tingkatan yang kita miliki saat ini, tidak ada lagi yang perlu kita persiapkan selain pil penyembuh, pemulihan tenaga dan pil perubah wujud,"


"Berarti kita kesana dengan jalan menyamar Cang Tua,"


" Iya kita harus sedikit merendahkan diri saudaraku, jika tidak demikian, keberadaan kita akan mereka ketahui dan kita akan terancam dengan bergabungnya mereka berempat"


" Baiklah, terus sekarang apa yang akan kita lakukan terlebih dahulu," kembali Zou Kim bertanya.


" Sekarang kita langsung menuju kerajaan Wei, karena informasi informasi penting yang kita butuhkan, lebih awal akan kita dapatkan disana"


Setelah mereka bersepakat, Cang Guang memanggil Cang Song dengan ilmu mengirim suara untuk selanjutnya ia minta mempersiapkan beberapa kebutuhan mereka dalam perjalanan.


Tidak begitu lama, Cang Song datang diikuti dua tetua dengan membawa beberapa kebutuhan perjalanan untuk dua orang.


" Ini semua pil dan kebutuhan lain yang ayah pesan. Aku harap ayah berdua menjaga diri dan berhati hati dijalan"


" Baiklah Song Er, sekarang kami berdua terlebih dulu akan menuju kerjaan wei untuk mencari informasi, kami pergi dulu,"


Setelah memasukkan semua pil dan bekal perjalanannya kedalam cincin penyimpanan, Cang Guang dan Zou Kim langsung melompat tinggi untuk menggunakan ilmu lari cepatnya menuju kerjaan Wei.


Dua tetua Sekte Bintang Dewa, Cang Wui dan Duan Ran merasa penasaran dengan orang bertopeng yang bersama dengan Pelindung mereka.


" Ketua, Siapa orang bertopeng yang bersama Pelindung kita" tanya Duan Ran.

__ADS_1


" Itulah orang terkuat dari Benua Timur yang dikenal sebagai Pelindung Benua Timur" jawab Cang Song.


" Wahhhh..." igau mereka yang kelihatan kaget. Mengingat Pelindung Benua Timur adalah nama yang sangat terkenal bahkan sampai ketempat mereka.


*Kerajaan Wei*


Siang itu, terlihat kesibukan di jalan jalan yang ada di pusat kota kerjaan wei berjalan lancar dan ramai seperti biasa. Diantara keramaian, terlihat dua orang yang masih kelihatan segar meski rambutnya telah memutih semua bersama seorang pemuda delapan belas tahunan yakni Cang Guang dan Zou Kim yang tidak mengnakan topengnya.


Cang Guang dan Zou Kim terus menuju tembok kerajaan yang tidak begitu jauh dari pusat keramaian yang ada di kerjaan Wei.


Zou Kim melihat pintu gerbang yang begitu besar dan kokoh membuatnya merasa takjub akan arsitektur di kerajaan Wei.


Cang Guang menyerahkan plakat pengenal yang ia miliki kepada penjaga gerbang. Melihat pelakat tersebut penjaga gerbang yang berpangkat letnan langsung menuju keluar dan menyambut dengan hormat.


Mereka berdua langsung diantarkan menuju aula sekaligus tempat bercokolnya singgasana raja Wei Zuan. Siang itu Raja Wei yang berumur 50an tahun hendak ke aula jamuan untuk makan siang. Tetapi belum sempat ia beranjak dari singgasana, terburu buru seorang prajurit berpangkat letnan datang menghadap kepadanya.


"Lapor yang mulia, Saya membawa pesan dari Letnan Shen bahwa dia sedang menuju kemari mengantarkan dua tamu agung dari Sekte Bintang Dewa,"


" Satu diantaranya adalah Pelindung Sekte Bintang Dewa,"


"Hahh..kenapa sampai laporan kalian begitu lambat," seru raja wei yang kelihatan marah.


"Sudahlah yang mulia raja, maafkan kami yang datang begitu mendadak tanpa memberi kabar terlebih dahulu" terlihat dua orang yang didampingi Letnan Wei Shen maju mendekat dan memberikan salam hormat kepada raja Wei.


" Ahhhh..aku justru yang begitu tidak becus, sehingga kedatangan Empek Guang tidak aku ketahui," Raja Wei menghela napas.


"Sudah jangan berlebihan yang mulia, perkenalkan pemuda disampingku ini adalah ahli waris Klan Zou dari Benua Timur,"


" Salam kenal yang mulia, saya Zou Kim" terdengar Zou Kim memperkenalkan diri"

__ADS_1


Wei Zuan merasa heran melihat seorang pemuda yang bisa berjalan berdampingan dengan orang terkuat di benuanya, belum lagi hubungan Benua Timur dan Benua Tengah belum begitu baik.


"Apa yang bisa aku bantu Empek Guang, atau mungkin sebaiknya kita makan siang dulu,"


" Kami tidak ingin merepotkan mu yang mulia,"


" Kami berencana meninjau langsung kekuatan Benua Berat, jadi kami membutuhkan beberapa informasi penting tentang kekuatan mereka"


" Baiklah empek Guang, dari tadi aku selalu kurang hormat dengan membiarkan empek berdiri, mari kita duduk dulu dan nikmati teh pilihan kami"


Mereka bertiga kemudian memilih tempat duduk untuk melangsungkan percakapan.


" Wei Shen kamu juga duduk kemari, ada beberapa informasi yang akan kami minta keterangannya dari mu," Perintah Raja Wei kepada bawahannya.


"Letnan Shen, kami dengar bahwa letnan Shen belakangan pernah berada dalam waktu lama di Benua Barat, bolehkah kami tahu Partai partai apa yang ada disana dan sekuat apa para pateiak serta pelindungnya,"


" Itu benar Kakek Guang, jadi di Benua Barat, terdapat 5 partai penguasa, tetapi yang menempati peringkat 4 dan 5 hanya memiliki puncak kemampuan Dewa antara 2 sampai 3 orang,"


"Adapun sekte terkuat mereka adalah Sekte Naga Iblis yang mimiliki 2 orang Pelindung pada tahapan Dewa Sakti,"


"Sekte yang kedua adalah Sekte Surgawi memiliki satu orang pelindung Dewa Sakti dan yang ketiga adalah Sekte Awan Kegelapan merupakan sekte buas dan memiliki satu orang Dewa Sakti yaitu patriaknya sendiri" tutur Wei Shen kepada ketiga pendengarnya.


" Baiklah..hanya itu saja hal penting yang ingin kami ketahui" tegas Cang Guang sambil menghirup tehnya.


Selang tidak begitu lama, Cang Guang dan Zou Kim berpamitan kepada raja wei untuk melanjutkan perjalanan mereka. Perjalanan yang mereka lakukan disiang hari hanya mencapai beberapa Li..pada malam harinya tanpa membuang waktu mereka langsung terbang menuju pelabuhan dan seterusnya menuju Benua Barat.


Belum mencapai waktu kentongan ketiga mereka berdua telah menginjakan kaki di Benua Barat, mereka sepakat untuk memulihkan tenaga mereka di sebuah gunung yang cukup tinggi dan ditumbuhi berbagai jenis pohon yang begitu besar.


Pada saat matahari mulai pajar, Cang Guang berpamitan kepada Zou Kim untuk menuju kota terdekat guna menyerap beberapa informasi penting.

__ADS_1


Zou Kim sendiri memanfaatkan waktunya untuk menjelajahi pegunungan tersebut, sampai ia melihat sebuah jurang yang sangat dalam dan memasukinya. Ia sengaja memilih jurang tersebut untuk berupaya meningkatkan kultivasinya.


Setalah memilih tempat yang nyaman, Zou Kim menghabiskan sisa Pil yang ia miliki dan memulai kultivasinya. Selang dua pembakaran hio, terlihat awan mendung yang begitu pekat kemudian, Duarrrr....Duarrr..Duarrr.. tiga kali petir berwarna merah kebiruan menyambar masuk kedalam jurang.


__ADS_2