
Zou Kim dan Gui Pang masih terus asik mengobrol tentang banyak hal, diantaranya tentang Sekte, Klan, Kerajaan, Benua dan masih banyak hal lainnya. Zou Kim merasa sangat puas karena informasi informasi awal yang dibutuhkannya ternyata dapat terjawab semua oleh Gui Pang. Sampai waktu telah malam, Gui Pang menyalakan penerangan didalam kamar Zou Kim dan kemudian ia mengundurkan diri.
Dari pembicaraanya tadi, Zou Kim mengetahui bahwa Dunia Tengah terbagi menjadi lima Benua, seperti Benua Timur, Barat, Selatan, Utara dan Benua Laut. Sedangkan di Setiap Benua masing masing terdapat sekte dan klan serta kerajaan yang berdaulat. Adapun saat ini, Zou Kim berada di Benua Selatan.
Benua Selatan terdapat tiga klan terkuat yaitu Klan OW, BING dan Klan SUI. Sedangkan Sekte terdapat sekte Hitam seperti
Sekte Kelabang Ungu, Sekte Hantu Darah dan Sekte Pedang Iblis. Sekte Putih antara lain sekte Puncak Terang, Sekte Pedang Matahari dan Sekte Lonceng Emas. Sekte Netral adalah Sekte Pengemis dan Sekte Pedang Bijak.
Di Benua Selatan saat ini berkuasa Raja Ow Yun Ping dari Klan Ow. Menurut keterangan yang Gui Pang katakan, Yang Mulia Raja Ow adalah seorang Kultivator di tingkat Dewa Suci. Hal itu cukup membuat Zou Kim tercengang, karena di dunianya, hanya ada dia seorang yang mencapai tingkatan itu. Artinya di Dunia Tengah bisa saja ada beberapa orang yang memiliki kekuatan yang sama.
"Aku harus segera mencapai tingkatan Dewa Bumi, jika tidak aku tidak akan berbuat banyak untuk membuat Dunia Tengah ini penuh kedamaian." gumam Zou Kim.
Saat ini Zou Kim tidak memiliki rencana dan tujuan yang pasti, karena keberadaannya di Dunia Tengah, hanya karena tingkatan yang ia miliki jika masih berada di Dunia Bawah akan memberikan pengaruh besar terhadap keseimbangan kehidupan disana. Ia akhirnya memilih untuk berdiam di penginapan Pohon Emas sampai beberapa hari, sembari terus melatih bagian bagian lain dari Kitab Agung Maha Dewa yang masih belum ia kuasai sepenuhnya.
Hampir setiap hari Zou Kim memanfaatkan waktu pada pagi hari untuk berjalan jalan dan melihat keidahan alam seperti danau, sungai dan lainnya yang ada di sekitaran kota Fei Yun. Sedangkan pada waktu malam ia kembali mempelajari teknik teknik yang masih belum dikuasainya.
Pada hari keempat, Zou Kim baru saja kembali dari danau dan bermaksud kembali ke kamar untuk makan siang, tetapi ia tiba tiba mendengarkan percakapan yang ia rasa menarik untuk didengar. Percakapan itu dilakukan oleh empat orang dengan pakaian berbada, mereka duduk dalam satu meja dipenginapan itu.
__ADS_1
"Apakah kalian mendengar berita terbaru, bahwa Klan Ow dikota raja akan mengadakan pertandingan untuk merekrut prajurit bahkan pahlawan yang akan menjadi perwira perwira kerajaan. Hadiahnya kedengaran lumayan,"
"Kenapa kami belum mendengar berita itu, memangnya kamu dengar berita itu dari mana Jiang Wan," tanya tiga yang lainnya.
"Kemarin aku baru kembali mengantarkan barang kiriman ke Klan Bing, jadi aku mendengarnya disana, sedangkan Klan Bing sendiri juga sedang mempersiapkan orang yang akan mereka kirim dipertandingan itu" jawab Jiang Wan.
"Kalau begitu, kapan rencana pertandingan itu akan dimulai," tanya salah satu dari mereka.
"Apakah kamu akan ikut serta Kwi San," tanya Jiang Wan kepada rekannya yang tadi menanyakan waktu pertandingan.
"Sepertinya aku tertarik untuk mencoba coba, barangkali aku mendapat keberuntungan" jawab Kwi San.
"Tentu saja" Serempak Huang Bian dan Bun Siow menjawab.
"Hemmmm kalau begitu baiklah, aku beri tahukan kepada kalian bahwa pertandingan itu akan dilangsungkan lima belas hari mendatang, jadi sebaiknya karena jarak menuju Kerjaan Ow di arah utara cukup jauh, maka kita sebaiknya berangkat dua hari lagi, bagaimana". " Jadi kau juga akan ikut Jiang Wan," tanya Bun Siow. "Kenapa kalian bisa ikut dan aku tidak," akhirnya keempat orang itu bersepakat untuk mengikuti pertandingan dan akan melakukan perjalanan bersama.
Setelah merasa cukup mendengarkan perbincangan keempat orang tadi, Zou Kim kembali kekamarnya dan memanggil Gui Pang untuk ikut bersamanya.
__ADS_1
" Saudara Gui, apakah kamu tahu, siapa siapa saja keempat orang yang mengobrol tadi," tanyanya.
"Ohh, apakah yang tuan muda maksud adalah yang melakukan pembicaraan dalam satu meja tadi,". "Iya, benar sekali, apakah kamu tahu siapa mereka,"
"Mereka adalah orang orangnya pengawal barang Naga Terbang yang ada dikota ini, yang aku tahu dulunya mereka adalah pengelana bebas yang kemudian direkrut oleh ketua Pengawal Barang Naga Terbang." jawab Gui Pang. Zou Kim kelihatan memanggutkan kepala mendengar keterangan itu.
" Saudara Gui, lusa aku akan berpamitan kepada mu, karena aku merasa tertarik untuk mengikuti keempat orang tadi menuju kerajaan Ow. Aku yakin disana akan ramai sekali" terang Zou Kim.
"Jika itu sudah menjadi rencana tuan muda, maka aku tidak bisa menahan mu, setiap waktu aku pasti selalu menunggumu". jawab Gui Pang. Akhirnya Gui Pang kembali kelantai bawah, sedangkan Zou Kim, seperti biasanya tetap melakukan kultivasi disetiap malamnya. Pada saat suara kentongan kedua berbunyi, Zou Kim benar benar larut dalam kultivasinya tetapi tidak berapa lama terdengar sebuah bisikan"
" Anak Kim, kamu sudah semakin besar dan tampan sekarang" bisik suara itu.
"Guru apakah itu guru, dimana dirimu guru, aku sangat rindu kepada mu" Jawab Zou Kim dalam alam telepati.
"Benar muridku, ini aku gurumu, aku mengirimkan pesan suara ini lewat alam roh yang berguna untuk menyambung batin kita masing masing"
"Lalu apa yang harus aku lakukan untuk mencapai tingkat dewa bumi secepatnya guru" tanya Zou Kim.
__ADS_1
"Justeru karena itu aku berusaha menghubungi mu, agar Kamu mengikuti turnamen di Kerajaan Ow dan kamupun harus berusaha memenangkannya, setelah itu berusahalah miminta buah berbentuk Nanas dan diberi nama Buah Phoenix Es. Dengan memanfaatkan buah itu, maka bukan hanya di tingkatan Dewa Bumi, bahkan dengan penguasaan elemen cahaya yang kamu miliki, maka kau bisa saja mencapai tingkatan Dewa Langit.