
Malam itu, setelah kepergian Han Ho yang membawa serta keempat muridnya, wajah Ketua Klan dan seluruh anggota Klan Zou terlihat guram. Perasaan mereka semua sudah bercampur aduk, boleh dibilang Puas atas Kemenangan mereka mengusir perusuh yang datang, tetapi sebaliknya mereka jugaa khawatir dengan apa yang akan terjadi sebulan mendatang.
" Adik Kun, sudahlah ini semua bukan kita yang memulai, lagi pula kita hanya memusnahkan kepandaian muridnya saja" tegas Zou Ho.
"Kakak Ho benar, tetapi aku yakin mereka tidak akan terima perlakuan kita begitu saja" Jawab Zou Kun sambil menatap sedih kerumunan keluarga besar klannya.
" Ayah...biarpun aku tidak memiliki kemampuan yang boleh dibanggakan, tetapi aku akan melindungi orang orang yang aku sayangi sampai nyawa ku lepas dari raga..!!! Tegas Zou Kim yang terlihat maju bersama Zou Ye adiknya.
Melihat semangat tuan muda mereka, semua yang hadir ikut berteriak membahana.
" Kami adalah Klan Zou Kami Mati untuk Klan Zou......" teriak mereka serempak.
" Baikkkk...aku sudah mendengar semangat kalian semua. Jika memang seperti itu, tidak ada yang dapat ku katakan selain. Mari Kita persiapkan diri kita mulai dari sekarang..dan teruslah bettambah kuat.!!! Seru Zou Kun kepada semua anggota klannya.
" Hidup Jaya Klan Zou....!!!!! semangat semua anggota Klan.
"Sudahlah sekarang kita semua kembali ke kediaman masing masing dan persiapkanlah diri kalian mulai besok" Semua anggota Klan Zou dan para tetua beranjak kembali ketempat mereka.
Seorang pemuda sampai menjelang pajar masih belum tertidur. Ia terus berpikir untuk mulai mencari sumber daya dan membuat pil pelonjak energi Qi murni untuk semua anggota klannya. Dengan senyum di bibirnya ia bergumam " Aku Harus berangkat mencari sumberdaya sumberdaya langka dan sepertinya hanya PUNCAK LANGIT yang mungkin dapat membantu ku.
Ia menuju dipan untuk mencoba memejamkan mata..sehingga sampai matahari naik sejengkalan sekitar jam 10 ia baru terbangun. Ia mempersiapkan diri mandi dan bergegas untuk menemui ayahnya guna meminta ijin melakukan kultivasi dan pelatihan terbuka di Gunung Puncak Langit.
Zou Kim menuju Paviliun cemara tempat kediaman ayahnya, kebetulan pada waktu itu, ayah dan ibunya sedang mengobrol didalam..melihat anaknya masuk Yang Yin ibunya tersenyum.
__ADS_1
" Kim Er...ada apa dengan wajahmu, sepertinya kamu kelihatan bersemangat sekali hari ini..? tanyanya.
"Justru karna aku melihat ibu, aku jadi semakin bersemangat untuk terus menempa kemampuan ku dengan pelatihan setiap waktu..!!!
"Punya semangat..!!" sambil mengacungkan Jempol ayahnya memuji.
" Lalu apa yang kamu butuhkan untuk menopang pelatihan mu..?? tanya ayahnya
" Aku hanya butuh restu ayah dan ibu untuk melepas ku melakukan kultivasi sendiri di "Puncak Langit."
Ayahnya beserta ibunya tersentak kaget mendengar permintaan anaknya. Mereka pernah mendengar bahwa bagi mereka yang berada di tingkatan galaxy mahir saja Puncak Langit adalah mimpi buruk..karena pernah ada 7 orang Kiltivator tingkat mahir dari Benua Barat ternyata sampai saat ini lenyap. belum lagi pemburu dan pencari kayu rata rata tidak ditemukan jasadnya.
"Kim Er..jangan berguyon dengan ibu..!!! seru ibunya tak percaya.
"Hemmmm Ibu tidak ingin menghalangi harapan mu anak ku, tetapi berjanjilah kepada ibu untuk kembali dalam 20 hari saja..!! pinta ibunya.
" Aku berjanji kepada ayah dan ibu, jika aku tidak berhasil mendapat manfaat apapun aku akan kembali 20 hari mendatang..!!
" Lalu kapan rencana mu berangkat.? tanya ayahnya
" Hari aku ingin langsung kesana ayah..aku yakin sekurangnya dalam 4 hari dengan kemampuan ku aku akan mencapai tujuan"
"Pergilah jika itu keinginan mu nak, ingat hati hati dan ingat pula janji mu pada kami " kata ibunya.
__ADS_1
" Ayah..Ibu..titip salam ku buat Ye Mei..dan kepada empek dan paman tetua..aku berharap setelah satu bulan mendatang, Klan Zou akan menjadi perhatian seluruh Benua.
Perjalanannya tidak mendapatkan hambatan sama sekali..menjelang malam hari..meggunakan kemampuan terbangnya, ia bergegas tiba dipuncak Langit.. akhirnya hanya dalam 2 pembakaran Hio ia telah menginjakan kaki di lereng gunung Puncak Langit. Ia mencari sebuah gua untuk tempat peristirahatan dan pemulihan energi. Setalah menemukan gua yang hanya memiliki kedalaman 2 tombak atau sekitar 3 meter ia mengambil posisi bersila dan memulai kultivasi pemuliha.
Pagi sekali ia memakan bekal roti yang cukup banyak ia bawa dalam cicin semesta miliknya..kemudian ia bergegas mencari bahan yang ia butuhkan sesuai petunjuk dalam ingatan transferan gurunya. Ginseng Bulan 100 tahun, Permata Hewan berusia ratusan tahun, Bunga Es Ungu...dan Air suci Surga.
Satu hari berlalu tanpa satupun tanda atau kemungkinan ia akan menemukan bahan yang ia butuhkan. Sampai dengan hari Ke 7. Ia Menyusuri sebuah Jurang yang sangat gelap dan berasap, dengan persepsinya ia merasakan ada sorot mata tajam di kedalaman yang nyaris tak terukur dibalik kabut asap.
Dengan kemampuannya ia melayang turun kebawah pada jarak sekitaran puluhan tombak, ia melihat seekor Bruang berbulu merah yang memiliki ukuran 4 kali badan orang dewasa. Beruang itu menatapnya dengan Buas akhirnya ia mengangkat dirinya berdiri diatas kaki belakngnya.
Goarrr...Goarrr.....beruang itu mengaum ingin menunjukan bahwa ia berada dalam tingkatan Galaxy Mahir.!!!...tetapi ia akan menghadapi Zou Kim yang memiliki kemampuan satu tingkat Diatasnya. Tanpa pikir panjang..Zou Kim melepas kekuatan penuhnya sehingga tanah merekah dan tebing jurang bergetar keras dan bebatuan mulai jatuh seolah di Blasting.
Melihat kekuatan yang begitu besarnya Bruang itu memilih untuk pergi dan tidak berani menunjukan diri. Sehingga dengan mudah Zou Kim berjalan bebas menyusuri jurang tersebut. Ia juga menyaksikan bahwa ada 50an ekor Beruang dengan tingkat kemampuan yang hampir sama dengan beruang tadi.
" Jika hilangnnya para Kultivator Galaxy itu benar, maka aku yakin bahwa itu karena serangan beruang ini. Zou Kim melihat sebuah gua yang berada pada ketinggian 1 tombak dari permukaan tanah..dengan mudah ia memasukinya.
Ternyaya Gua Itu cukup Luas.. tetapi ia melongo melihat beberapa tebaran tulang belulang manusia. Ia menemukan 7 cincin semesta yang ia yakini merupakan milik para kultivator yang diberitakan menghilang itu. Iseng ia coba memeriksanya...alhasil dia berteriak kegirangan karena semua bahan yang ia butuhkan telah ditemukan tanpa melalui pertarungan dan tak pernah ia sangka sama sekali.
Akhirnya setelah makan malam,' di Gua Itu dia memulai, peleburan semua sumber daya untuk menjadi pil.
" Inti Api Dewa..Api Dewa Neraka." ia memulai proses yang ternyata memakan waktu sampai hampir 2 hari. Buzzhhh...sebuah Pil sebesar genggaman tangan terlihat melayang dan kembali ke telapak tangannya. Kemudian proses terakhir ia meleburnya menjadi 50 butir pil.
"Akhirnya Pil Dewa Naga Surgawi telah aku selesaikan dengan baik. Pil ini akan menjadi penyelamat Klan Zou.
__ADS_1
Tunggu aku ayah, ibu...