KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
10. ZENT QI.


__ADS_3

Nang Feng yang menyadari kekuatan para monster di luar goa telah berjanji dalam hatinya,bahwa suatu hari nanti, dia akan kembali untuk melawan mereka,meski bagaimana pun caranya. Dengan segera dia memeriksa seluruh isi cincin ruangnya. Nang Feng mengambil beberapa kitab dan menatap ke delapan gunung koin emas di depannya. Setelah memeriksa dengan seksama, ternyata di bawah tumpukan koin itu,terdapat sebuah peti dari emas yang tidak terlalu besar. Dia pun segera menarik peti itu dan kembali meneteskan darah di atasnya.


Sekilas cahaya kuning membias dari peti itu,kemudian terdengar bunyi 'klak' tanda penutup peti telah terbuka.Sekejap matanya silau oleh pancaran sinar itu. Setelah cahaya mulai meredup, Nang feng melihat sebuah buku tehnik dengan tulisan 'Terlarang' di sampulnya dan 3 buah batu mustika yang masing-masing memiliki warna berbeda. Satu berwarna merah,satu warna hijau dan satu lagi warna hitam. Batu mustika itu mengeluarkan bau harum yang berbeda juga. Mata Nang Feng melihat secarik kertas dengan tulisan yang hampir penuh di atasnya. Segera dia mengambil dan membacanya.


[Untuk penerusku yang memiliki cincin ini, Dalam buku 'terlarang' telah kuciptakan berbagai tehnik jurus yang sangat kuat dan besar.Ku sebut buku terlarang,karena aku belum pernah memakainya untuk bertarung.Tehnik ini aku buat setelah diriku mengasingkan diri di dalam goa. Untuk memakai tehnik yang sangat tinggi ini, harus memiliki 'Zent qi' dan telah mahir menggunakan seluruh ilmu pukulan dan ilmu pedangku. Karena tehnik ini adalah puncak atau gabungan dari pemahaman dasar kuktivasi sampai ke tahap yang Tertinggi. Adapun zent qi, itu adalah qi ciptaan ku sendiri. Zent qi adalah qi yang akan di ubah setelah menyerap ke tiga batu mustika. Setelah menyerap ke tiganya,maka Dantian dan Meridian dalam tubuh a


kan membesar dan menarik seluruh energi alam yang ada di dalam semesta. Karena banyaknya energi yang masuk,maka qi dalam Dantian akan menjadi lebih banyak dan lebih kuat. Ketika kamu memakai dan mengeluarkan qi itu,daya kekuatannya sangat besar daripada qi yang di pakai oleh kultivator kultivator umumnya.Oleh karena itu ku beri nama 'Zent Qi' karena qi ini mampu menarik seluruh kekuatan energi semesta.


Penerusku...,Bijaksana lah memakai kekuatan yang sangat besar ini. Aku Dewa semesta GUN LUO ]


Nang Feng segera memahami arti dari tulisan atau isi dari pesan itu. Dia pun membuka dan melihat lihat isi dari buku itu. Nang Feng hanya bisa terbelalak karena terkejutnya, melihat arahan dari tehnik itu sangat sulit dan mungkin dia tidak mampu untuk mempelajarinya. Dia hanya menghela nafas dengan kuat. Kemudian dia menaruh kembali ke dalam peti dan nanti akan dia pelajari jika telah memahami seluruh tehnik pukulan dan berpedang seperti arahan tertulis di kertas itu tadi.


*******


Jauh ke wilayah Utara, di kekaisaran 7 pilar, hari ini, Kaisar Li Bao akan mengadakan turnamen bela diri untuk tingkat Panglima sampai ke tingkat Raja. Para peserta nya terdiri dari berbagai sekte yang berada di wilayah Kerajaan, dan untuk peserta yang tidak memiliki sekte atau kultivator bebas,maka di haruskan membayar 50 koin emas untuk ikut berpartisipasi, karena hadiah turnamen itu terdiri dari 1000 koin emas, 1 buah senjata tingkat Langit, dan akan di angkat menjadi kepala pasukan istana kaisar.


Terlihat wajah wajah yang penuh semangat dari para tetua masing-masing sekte. Hadiah sangat menggiurkan mereka jika muridnya ada berhasil lolos jadi pemenang, karena dengan terpilihnya murid mereka menjadi kepala pasukan prajurit istana, maka sekte mereka pun akan ikut menjadi perhatian dari kaisar Li Bao. Begitu pemikiran para tetua sekte.


Maka pada hari ini, Puluhan utusan sekte sekitarnya telah berkumpul untuk mengikuti turnamen itu. Semuanya telah duduk dengan rapi menunggu Tetua sekte Awan biru yang bertugas untuk pelaksanaan acara tersebut.


''Dong .. Dong .. Dooong..


Pukulan gong berbunyi pertanda tetua pelaksana akan segera hadir untuk menyampaikan aturan turnamen. Seluruh mata tertuju pada seorang tetua yang maju ke depan.


''Perkenalkan.., Saya Mo Feng, Tetua ke dua dari Sekte Awan biru. Atas nama kaisar yang mulia Li Bao,saya akan umumkan peraturan turnamen, peserta tidak boleh saling membunuh. Peserta tidak boleh menggunakan racun. Apabila ada yang menyerah atau undurkan diri,maka dia sudah ter eliminasi. Demikian aturan dari pertandingan ini..,'' Setelah itu Mo Feng pun berbalik meninggalkan arena. Kemudian di ganti oleh wasit yang akan memimpin kompetisi.


Terlihat para murid dari sekte Rajawali putih duduk dengan tenang, dan di sebelahnya sekte Bunga Es,yang semuanya terdiri dari para wanita. Sebenarnya kedua sekte ini bersinggungan dan selalu cekcok jika bertemu, Tapi dalam acara ini,mereka tidak ada yang berani untuk memulai masalah. Itu karena kedua pihak takut pada kaisar Li Bao.

__ADS_1


''Kuharap muridku segera bertemu dengan murid dari sekte Bunga Es, dan semoga cepat membungkam mulutnya..,''Terdengar guru pendamping Li Cao sambil melirik ke kanan dimana sekte Bunga Es sedang duduk.


''Cciiihh..., Dalam 100 tahun ini, sekte kami Bunga Es tidak pernah dipermalukan oleh sekte kuat lain,apalagi oleh sebuah sekte burung yang belum pernah menorehkan sebuah nama di dunia Kultivator ini..,'' Balas guru pendamping Bunga Es Xia Cia yang terlihat **** dengan baju serba merahnya.


..Suit..suiit..suiiiitt...


Suara dari belakang bergemuruh memberi semangat dan mencoba memanaskan situasi, seluruh penonton yang mendengar percakapan itu bersorak sorai memberi semangat.


Wajah Li Cao dari Rajawali putih memerah menahan geram mendengar balasan itu..


''Jaga mulut mu wanita, kamu pikir sekte kami selemah itu..?Apa tidak terbalik ucapanmu tadi..? Li Cao berdiri sambil menunjuk Xia Cia dengan emosi.


''Tetua Li Cao.., ada apa denganmu? saya hanya bicara soal burung, kenapa kamu langsung emosi seperti monyet kehilangan anak..? Dengan senyum Xia Cia menatap ke Li Cao.


..Keeerrrr....huaa...huuaa...


''Tunggu kalian nanti di arena,muridku ini akan membuat kalian mengemis minta ampun..'' Teriak Li Cao yang masih di sambut dengan riuh tawa.


Sementara itu di atas arena, wasit segera memanggil peserta untuk mulai turnamen.


''Murid sekte Kuda terbang, akan berhadapan dengan murid sekte Matahari Merah..''


Serentak dua pemuda melompat ke atas arena.


Setelah saling memperkenalkan diri,merekapun segera saling serang.


..Wuusshh...wuussh..

__ADS_1


Bunyi udara tersabet pukulan dari kedua orang itu terdengar nyaring, mereka dengan segera mengeluarkan tehnik tinggi untuk saling menjatuhkan..


''Tendangan kilat ...,


Murid Kuda terbang melancarkan Tendangan yang sangat cepat dan mematikan ke arah dada lawan nya, tapi murid Matahari Merah tidak tinggal diam...


''Pijar Matahari...


Dia sambut tendangan itu dengan sebuah telapak tangan warna merah ke arah kepala lawanya.


Namun pukulan masing-masing saling bertabrakan di udara..


''DUUUAARR..


Suara ledakan Qi berbenturan di udara,dan membuat kedua orang itu terpental sedikit kebelalang, kemudian bersalto mendarat di arena.


Kemudian kembali saling melancarkan serangan.


Setelah 10 menit berlalu, terlihat murid dari sekte Kuda terbang mulai kewalahan, kecepatan serangan dari Matahari Merah membuat qi nya terkuras dengan cepat.


''Plaakk...,huuaak...


Telapak tangan dari murid Matahari Merah bersarang telak di dadanya, membuat tubuhnya terjungkal memuntahkan darah segar dan tidak sanggup lagi berdiri. Pemenang pertama kompetisi di raih oleh murid sekte Matahari Merah.


Penonton kembali riuh dan kasak kusut melihat hal itu, yang bertaruh dan kalah seakan akan mengumpat murid yang terkena pukulan tadi.


Wasit pun segera maju untuk lanjut pada partai ke dua.

__ADS_1


__ADS_2