KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
22. SEKTE BUNGA ES.


__ADS_3

Nang feng telah berada di ibu kota kekaisaran, Kota PUTIH adalah nama dari pusat kerajaan wilayah selatan. Terlihat sangat ramai dan makmur. Kultivator sangat banyak lalu lalang, ini di karenakan Kota Putih adalah Kota dimana sekte Bunga Es dan sekte Rajawali putih berada. Pusat paviliun obat dan Serikat Dagang juga berpusat di sini. Setiap 10 tahun sekali, Seluruh kekaisaran, Utara, Timur, Barat , Selatan dan Tengah bergiliran untuk menjadi pusat dari paviliun obat dan Serikat Dagang.


Jadi tidak mengherankan jika para Alkhemist dan kultivator banyak berkeliaran untuk mencari sumber daya guna meningkatkan level mereka.


Di siang itu ,terlihat Nang Feng sedang memasuki sebuah warung yang besar. Ramai sekali pengunjung di sana, Namun Nang Feng tetap masuk dengan gaya tidak urusnya. Segera dia memesan makanan dan seguci Arak. Sambil menunggu pesanan datang, dia memasang indra pendengarannya.


''Liem Song.., Apakah kamu dengar kejadian tadi pagi.? Kata seseorang yang berada di sebelah meja Nang Feng.


''Kejadian apa Yuang Shi.? saya tidak dengar ada sesuatu, karena tadi pagi saya ke makam leluhurku..' Kata Yuang shi penuh tanda tanya.


''Hehee..,biasaaa.., Yue Ling di buru ramai ramai oleh para murid Dalam sekte Bunga Es karena ke dapatan berada di dalam sekte itu..'' Kata Yuang shi masih terkekeh.


''Hahaaa.., berarti sudah ke tiga kalinya dalam tahun ini Yue Ling kepergok di situ.., Ada apa sebenarnya dia selalu berada di sekitar tempat itu..? Tanya Liem Song .


''Dengar dengar, Yue Ling berhubungan dengan tetua ke lima Xia Cia, Hubungan asmara katanya.., Setengah berbisik Yuang shi mengangkat araknya ke mulut.


''Wah.., ini akan jadi berita heboh, dimana Sekte Bunga Es belum pernah mengambil pasangan orang dari luar, Karena sebenarnya Yue Ling berasal dari wilayah Utara.


Tiba-tiba semua orang berhenti bicara dan semua mata mereka serentak melihat ke arah pintu masuk . Nampak seorang lelaki gagah dengan wajah konyol melangkah masuk. Dia lah Yue Ling yang tengah mereka bicarakan tadi. Setelah dia pesan sesuatu, matanya melihat sekeliling mencari meja. Dan dia melihat Nang Feng. Dengan sekali gerakan, Yue Ling telah duduk di depan pemuda itu.


''Eh bocah.., Siapa namamu ? Dan kenapa kamu ada di sini..? Tanya Yue ling dengan bola mata sedikit memutar.


''Namaku Nang Feng paman, Saya kelaparan dan mampir disini, dan nama paman sendiri siapa..? Tanya Nang Feng balik tanya.


''Aku Yue Ling.., sepertinya kamu bukan berasal dari kota ini, karena dsini tidak ada marga Feng..' Kata Yue Ling dengan nada sangat kecil sambil matanya melirik kiri kanan.


''Jadi paman Yue Ling rupanya.., tanpa sadar Nang Feng Setengah berteriak berucap karena kaget.


Semua orang di dalam warung menatap ke arah mereka berdua.


Ada yang melihat dengan aura membunuh dan sebagian menatap dengan pandangan iri.


Tentu saja mereka pada iri, siapa yang tidak kenal Nona Xia Cia yang di pacari olehnya? Salah satu tetua dari sekte Bunga Es yang terkenal akan kecantikan nya, Bahkan Kaisar juga pernah melirik Xia Cia. Dengan membunuh Yue Ling, maka saingan mereka akan hilang.


Mata Yue Ling melotot ke Nang Feng, Aura membunuhnya meluap keluar ke seluruh ruang makan. Aura Saint tingkat 3 membuat sebagian orang di situ ambruk karena tidak kuat melawan tekanannya. Tiba-tiba 5 wanita segera menerobos masuk ke warung itu.


''Yue Ling.., kamu tidak bisa kemana mana lagi., cepat menyerah dan segera ikuti kami..'' Bentak salah satu wanita yang merupakan tetua yang di suruh menangkap Yue Ling.


''Tetua zhe sie.., Saya tidak melakukan apa-apa pada sekte mu, kenapa kamu mau menangkap saya..'? Yue Ling pura-pura bingung.


''Kamu telah berani memasuki sekte kami, berarti kamu telah melanggar aturan sekte ku yang tidak membolehkan lelaki sembarangan masuk tanpa seijin dari Ketua sekte Bing cia...


''Saya ada di sana karena nona Xia Cia yang meminta di antar pulang, baru juga saya mau pergi, kalian sudah datang langsung main hajar ..' Balas Yue Ling meneguk araknya.


''Kami tidak perlu alasan, Kamu telah terbukti berada dalam sekte yang sangat melarang keras lelaki di dalamnya.., kalau kamu tidak menyerahkan diri, maka kami akan meringkusmu secara paksa..' Bentak Zhe sie sambil bersiap menyerang.

__ADS_1


Tiba-tiba melesat seseorang dan berdiri di tengah.


' Jangan bertarung di sini, kalian akan menghancurkan semuanya..' Teriak seorang lelaki botak yang sebagai pemilik warung.


Ke lima wanita dari sekte Bunga Es melangkah keluar, dan segera menutup jalan keluar buat Yue Ling, takut dia melarikan diri lagi.


Sebenarnya, jika Yue Ling mau, dia dengan mudah bisa membunuh semua wanita yang di depan nya itu, Tapi dia sadar ,hubungan baiknya dengan Xia Cia pasti akan hancur jika itu terjadi. Jadi dia hanya selalu menghindar. Tapi situasi sekarang tidak bisa lagi untuk mengelak, mau tidak mau, Yue Ling akan melawan jika hendak di tangkap.


Yue Ling menatap Nang Feng..,Sambil memberi kode dengan mata dan tangannya. Nang Feng tidak mengerti, malah semakin bingung melihat wajah konyol itu. Dengan melotot Yue Ling berbisik, '' Bebaskan saya...'


Yue Ling melangkah keluar dari warung , di situ terlihat lima wanita sedang bersiap menyerangnya. Melihat situasi tidak mungkin melarikan diri, Yue Ling dengan pasrah maju sambil membuka tangannya.


''Baiklah tetua zhie sie..,Saya menyerah dan bersedia ikut denganmu..' Kata Yue Ling sambil melirik Nang Feng yang cengengesan melihat wajah konyolnya.


Nang feng pun kini mengerti akan bisikan Yue Ling tadi.


''Begini lebih baik.., Berani berbuat berani bertanggung jawab..' Zhie sie maju dengan mengeluarkan cambuknya, kemudian cambuk itu mengeluarkan warna merah dan dengan segera melilit tubuh Yue Ling. Yue Ling pun Tiba-tiba tidak bisa bertenaga lagi. Lilitan cambuk itu seolah menekan seluruh kekuatannya, kalau dia mencoba mengeluarkan tenaga, maka Qi yang di keluarkan, malah berbalik menyerang dirinya.


''Yue Ling.., kami akan membawamu ke gunung Tong Lai, disana tempat hukuman bagi yang melanggar aturan sekte kami..' Zhie sie menyentak tangan dan tubuh Yue Ling lansung terangkat ke udara.


Yue Ling langsung pucat mendengar gunung Tong Lai, Gunung yang bisa mengikis Qi para kultivator secara perlahan.


Dia kira akan di bawa ke depan ketua Bing cia, ternyata hukuman yang begitu mengerikan telah di depan matanya. Dengan mata penuh ketakutan, dia mencari Nang Feng.


Dengan menarik cambuk yang melilit tubuh Yue Ling, ke lima wanita melesat terbang meninggalkan tempat itu, dengan membawa tawanan jadi mereka tidak bisa bergerak dengan cepat. Yue Ling hanya bisa pasrah.


Gunung Tong Lai adalah deretan gunung batu yang terjal, terkenal sangat berbahaya karena selain bisa mengikis Qi kultivator, di sana terdapat juga ratusan hewan monster tinggkat tinggi. Dalam seratus tahun, tidak ada manusia yang berhasil masuk ke dalam pusat gunung, itu karena selain harus bertarung dengan monster, mereka jg harus kehilangan Qi jika di keluarkan dengan jumlah besar. Jarak dari kota Putih kesana memerlukan waktu 4 jam bagi kultivator tingkat Saint.


Dua jam perjalanan, terlihat rombongan yang membawa tubuh Yue Ling berhenti istrahat di sebuah padang pinggir hutan.


Tetua Zhie sie yang merupakan tetua ke Tiga sekte Bunga Es terlihat berkultivasi untuk mengembalikan Qi nya, Begitu pun halnya dengan ke empat murid muridnya. Sementara tubuh Yue Ling tergeletak terlilit warna merah.


Setelah beberapa waktu, Tetua zhie sie berjalan mendekati ke empat muridnya dan menyarankan untuk segera melanjutkan perjalanan, tapi belum sempat dia bergerak.., Tiba-tiba angin berhembus kencang membawa aura yang membuat semua orang di situ tertekan. Terlihat ke empat murid itu berdiri sempoyongan sambil memegang dada mereka yang terasa sesak. Tetua Zhie sie menghentakkan tangan melawan angin itu.


'' Wooosshh...


Tabrakan kekuatan angin berderak di hadapan Yue Ling membuat tubuhnya terpental ke belakang, sementara tetua zhie sie terlihat mengeluarkan asap tipis di seluruh tubuhnya.


'' Siapa yang berani menyerang Sekte Bunga Es secara diam diam..' Bentaknya dengar suara melengking.


Terlihat cahaya kuning melesat dan berdiri sejauh 30 meter di hadapanya. Wajah sangat tampan yang berkulit putih bersih bersinar membuat mata semua orang disitu silau. Tetua dan para murid beserta Yue ling terbelalak melihat Aura aneh itu.


Aura Agung seperti Dewa menekan kekuatan mereka.


''Senior.., Saya akan membawa pergi paman itu..' Nang Feng berucap tanpa basa basi.

__ADS_1


Kelima wanita yang terpesona sekejap kembali tersadar. Mereka segera melompat mendekat ke Nang Feng. Jantung ke lima wanita itu berdetak tidak teratur melihat wajah Nang feng begitu dekat..., Tampan sekali...


''Anak muda..,untuk apa kamu mau selamatkan lelaki mesum itu..? Dia tawanan sekte, jika kamu merebutnya, maka kamu juga akan berurusan sekte kami Bunga Es.


Nang feng tersenyum manis ke arah mereka sambil melangkah maju. Senyuman itu membuat para gadis di belakang gurunya terpesona, Bahkan Wajah Zhie sie pun terlihat merah sedikit tersipu. Tapi dia tetap menjaga sikap di hadapan Nang Feng.


Dengan santai Nang Feng meraih tubuh Yue Ling, namun sebelum tangannya menyentuh, sebuah serangan telak mengenai tangannya. Seketika serangan itu melenceng dan menghantam tanah pas di dekat kepala Yue Ling yang sedang terbaring.


'Bocah setan.., kamu mau meledakkan kepalaku..?? Teriak Yue Ling pucat.


Nang feng hanya melengos mendengus jengkel, kemudian berpindah posisi. Ketika dia belum sempat berdiri tegap terdengar suar zhie sie..


'' Para murid, serang dia dan ringkus secepatnya....


Ke empat murid melompat kedepan, dengan segala kemampuan mereka keluarkan untuk menangkap pemuda di depannya.


Udara di sekeliling pinggir hutan itu berubah menjadi sangat berat dan penuh aura membunuh. Murid sekte Bunga Es ini semua berada di tinggkat raja puncak.


Ketika Serangan ke empat murid itu mengenai telak tubuh Nang Feng, hal yang di luar nalar pun terjadi, Tubuh Nang feng tidak bergeming samasekali, bahkan masih terlihat senyum manis keluar dari bibirnya, sedangkan ke empat murid itu terpental ke jauh ke belakang sambil bibirnya melelehkan darah segar. Yue Ling dan zhie sie terbelalak ngeri melihat kejadian itu. Mereka sungguh tidak percaya akan kekuatan yang sangat besar dari pemuda di depan nya.


Zhie sie segera mengeluarkan semua tenaga Qi nya yang berada di tingkat Saint tahap 3. Cahaya merah terlihat membungkus nya. Dengan kecepatan bagai menghilang menerjang ke Nang Feng.


Nang feng tahu kalau ini bukan serangan main main, dengan segera dia mengeluarkan tehnik nya..


'' Langkah langit..


Tubuhnya menghilang, dan serangan dari zhie sie lewat begitu saja dan menghantam hutan di belakang yang membentuk kawah dan membuat pepohonan hancur terbakar. Yue Ling sedikit meneguk ludah melihat efek tehnik dari Zhie sie.


Kemudian zhie sie melesat kembali mengejar Nang Feng, Dengan secepat kilat, tendangannya mengarah ke dada pemuda itu.


Nang feng hanya menarik diri ke samping, dengan sigap dia menangkap kaki mulus zhie sie, ketika dia hendak membanting zhie sie, Yue Ling berteriak..


'' Hentikan.., jangan teruskan...


Teriak Yue Ling menggelegar panik melihat Nang Feng hendak membantin tubuh tetua zhie sie.


Nang feng yang seolah sadar, segera menangkap punggung tetua zhie sie, dan seperti memeluknya, dia menjejakkan kaki zhie sie di tanah.


Tetua zhe sie gemetar..,bukan karena hampir di banting, tapi tangan pemuda yang memeluk nya dan mendaratkannya di tanah membuat dirinya bagai kena setrum. Sejenak dia terlena yang membuat para murid di belakang terbelalak, baru kali ini guru mereka tidak bisa menguasai diri.


Nang feng melangkah ke Yue Ling, dengan sekali sentak, cambuk warna merah itu putus dan membuat tubuh Yue Ling terpental ke belakang menabrak semak semak.


''Bocah setan... ,tidak bisakah kamu pelan pelan sedikit..? wajahnya menggelap merapikan pakaian nya.


Namun Nang Feng tidak hiraukan, dia menatap zhie sie dan ke empat muridnya yang masih terpesona oleh wajah tampan nya. Zhie sie sendiri pun masih terlihat gemetaran.

__ADS_1


Begitu melihat Yue Ling terbebas, Nang feng sekejap Tiba-tiba menghilang dari hadapan mereka. Yue Ling pun segera melesat meninggalkan tempat itu.


__ADS_2