
Nang feng kini terlihat terbang zig zag di dalam hutan Siluman, sesekali dia melambung tinggi ke angkasa,kemudian menukik terjun dengan deras ke bawah, ketika tubuhnya beberapa centi lagi menghantam bumi, Tiba-tiba dia berhenti mendadak. Kemudian bersalto sampai puluhan kilo meter jauhnya. Apabila ada orang lain yang melihat hal itu,pasti mereka berpikir kalau orang itu sudah gila.
Namun bagi Nang Feng, sebenarnya hal itu dia lakukan untuk memperlancar dan membiasakan dirinya untuk hal-hal yang akan membuatnya bertindak seperti itu. Puluhan batu besar dan kecil telah dia ubah jadi debu.., bahkan pada pohon pohon besar pun dia latih semu tehnik yang telah dia pelajari. Dan itu membuat semakin paham akan kekuatan dan tenaganya sendiri.
Tiba-tiba berhembus aura yang sangat pekat. Udara terasa berat dan berbau .Nang Feng dengan segera melompat ke dahan pohon karena merasa kan bahaya mengintai dirinya.
Perlahan tanah bergetar, dan pohon pohon di depan nya mulai bertumbangan. Nang Feng melebarkan mulutnya karena merasa tidak percaya melihat mahluk monster di hadapannya.
'Raja Kalajengking..'
Sosok besar itu berhenti 20 meter di depan Nang Feng, matanya bersinar merah menatap ke arahnya. Aura membunuh keluar dan berpusat pada Nang Feng. Sekejap tubuhnya merasa tertekan dan berat untuk bergerak, Namun detik itu juga Nang Feng segera melepaskan aura tingkat Saint dan melawan tekanan itu. Tubuh Kalajengking itu tersentak dan mengeluarkan suara geraman yang sangat nyaring.
'Hooooaaarrr....'
Tiba-tiba, ekor Kalajengking itu melesat ke arah Nang Feng, serangan mendadak yang membuat nya harus berjumpalitan di udara memaksa nang Feng untuk mengeluarkan Qi nya 60 Persen. Raja Kalajengking ini bukanlah main main untuk di hadapinya.
Masih di udara Nang Feng memakai tehnik Langkah Langit, untuk segera menyerang balik mahluk itu. Dengan kecepatan yang sulit di ikuti mata biasa,tubuh Nang Feng melesat menghantam monster itu.
'Tinju pengguncang Langit..'
Tangan atau kaki Kalajengking itu terangkat dan berbenturan dengan Tinju Nang Feng.
''DUUUAARR...'
Asap kehitaman mengepul ke angkasa. Benturan kedua pukulan tehnik tinggi itu menciptakan angin kencang yang dapat membuat orang lain muntah darah jika terkena langsung. Nang Feng merasakan tangan nya kesemutan dan sedikit sakit. Sementara itu,Raja Kalajengking mengaum keras karena terlihat tangan nya patah dan mengeluarkan cairan berwarna biru ungu. Tetesan darah beracun itu membuat pepohonan yang terkena langsung meranggas kering dan mati. Nang Feng sedikit bergidik melihat hal itu.
__ADS_1
Raja Kalajengking membungkus tubuhnya dengan asap beracun, aura tingkat Saint memancar hendak membunuh Nang Feng.
Monster Kalajengking itu kultivasi nya setara dengan kultivator tingkat Saint tahap 5. Jadi tidak heran meski badannya sangat besar, tetapi gerakan nya sangat cepat.
Dengan teriakan nyaring, monster itu menyerang dengan seluruh tangan atau kaki nya. Gumpalan racun melesat ke tubuh Nang Feng, Tanpa memberi jeda samasekali. Nang feng sedikit merasa kewalahan. Tembakan dari racun makhluk itu membuatnya sedikit pusing. Meski sedikit saja,racun mulai mempengaruhi pandangan nya. Andai bukan karena tubuh mistik Dewa Gun Luo, mungkin Nang Feng sudah terbunuh dari tadi.
Nang Feng pun segera mengeluarkan Pedang Dewa semesta dari cincin nya, segera cahaya berkiblat silau di depan monster itu. tanpa membuang waktu, Nang Feng melepaskan tehnik pedang Dewa.
''Tebasan Petir..
Tubuh Nang feng terlihat setengah membungkuk dan pedangnya terangkat ke atas, tebasan Vertikal dari atas ke bawah meluncur deras membentur tubuh Kalajengking itu.
'Baaamm...ggrrrr..
''Buuaaammm ...
Terdengar suara nyaring seperti besi berbenturan dengan besi. Tubuh Nang feng terpental ke belakang dan ekor monster itu seperti terkulai lemas akibat serangan nya di tahan oleh nya. Dan dengan secepat kilat, Nang feng lenyap dan berada di atas punggung Raja Kalajengking itu.
''Dewa Meninju Langit..
Tangan kanan berupa tinju itu mengeluarkan sinar putih, dan melesat menghantam punggung monster tersebut.
'Deeesss.....hooaaarr..
Suara tinju dan suara kesakitan Kalajengking itu terdengar seantero hutan. Meski monster itu memiliki kulit tubuh yang sangat keras tapi dengan tehnik Nang feng yang di lancarkan nya secara dekat,membuat Raja Kalajengking merasakan sakit yang luar biasa. terlihat mahluk itu mulai sempoyongan. Kembali dia menyerang dengan membabi buta. Nang Feng pun tidak memberi kesempatan. Pedang Dewa dia putar dengan tenaga penuh,sambil menerjang Kalajengking itu.
__ADS_1
'Tarian pedang kematian..
Laksana pedang ada ratusan jumlahnya, Siluet putih membungkus seluruh badan monster itu. Dengan cepat Nang Feng menebaskan ratusan Siluet pedang. Tubuh besar Kalajengking yang terkena tebasan terbelah dua di berbagai tempat. mulai dari leher sampai ke bagian ekor terpotong dengan rapi.
''Buuumm....
Tubuh raksasa Raja Kalajengking ambruk dan terjatuh di tanah. Darahnya yang beracun berhamburan ke mana mana membuat pepohonan langsung mati kekeringan. Nang Feng dengan cepat melompat jauh ke belakang menghindari tetesan racun itu. Dia segera memulihkan dirinya yang terlanjur terkena efek beracun itu.
Hutan Siluman langsung terang akibat hasil pertarungan mereka. Ribuan pepohonan dan puluhan tebing langsung rata dan membuat sinar matahari langsung menerobos masuk. Nang Feng segera mendekati mayat raksasa itu. Dia membelah kepala Raja Kalajengking untuk di ambil inti tenaganya. Inti monster itu terlihat hitam ke biruan terkena sinar matahari. Sepertinya itu adalah sumber racun yang di keluarkan mahluk itu. Nang Feng segera duduk bersila di tanah.
'Dengan Zen Qi yang di tubuhku, aku akan menetralkan racun ini, dan akan membuat tenagaku bertambah kuat, karena Raja Kalajengking itu memiliki pertahanan yang sangat kuat. Hanya dia sangat lambat dan tidak memiliki perhitungan,sampai aku bisa mengalahkan nya dengan mudah..' Batin Nang feng tersenyum melihat inti monster itu.
Dengan cepat ,inti monster itu di makan nya dan langsung tertelan.
Detik berikutnya, wajah Nang feng terlihat seperti menahan sakit yang luar biasa. Ketika inti monster itu mulai menyebar ke seluruh pembuluh darahnya, energi Zen Qi bereaksi untuk menahan racun di dalam tubuhnya. Pertarungan kedua energi yang Nang Feng alami sangat menyakitkan dan seolah akan mengeluarkan seluruh kulit tubuhnya. Nang Feng berteriak kencang untuk menyalurkan kesakitan yang sangat menyiksa nya. Untung lah proses itu tidak terlalu lama. 15 menit kemudian,terlihat asap hitam keluar mengepul dari telinga,hidung dan mulutnya. Racun raja Kalajengking telah berhasil menyatu ke dalam tubuh Nang Feng.
Segera dia membuka matanya, Dia merasakan kekuatan yang berlipat lipat dalam tubuhnya. Dan yang paling menguntungkan, Nang feng kini kebal terhadap seluruh jenis racun apapun .Inti monster itu merupakan racun tingkat tinggi yang berada pada level Saint. Darah Nang Feng kini mengalir racun yang bisa membunuh efek segala racun.
Nang Feng pun berjalan ke arah depannya saja,karena dia tidak tahu ke arah mana untuk keluar dari hutan Siluman. Jadi menurut kata hatinya saja, kemana dia akan melangkah.
Dalam pencarian jalan keluar, ketika Nang Feng beristirahat, dia mengeluarkan kitab kitab untuk di pelajari nya, dia sekarang mempelajari ilmu obat obatan atau ilmu Alkhemist. Dengan mudahnya dia bisa pelajari, karena kitab itu langsung memberi contoh dan langsung di praktekkan. Bahan untuk pembuatan obat pun ternyata adalah isi dari peti peti yang tidak sempat di buka Nang Feng sewaktu di dalam goa air terjun.Nanti setelah mempelajari Alkemist, baru dia tahu kalau bahan untuk pembuatan dasar obat ada di situ. Secara garis besar, herbal yang tersedia di peti,adalah sarana untuk Nang Feng dalam pelajaran tersebut.
Adapun bahan bahan untuk membuat pil atau eksilir, ya tergantung dari kebutuhan atau pil apa yang mau di buat.
Hanya yang aneh disini ,adalah cara pembuatan pil. Jika para Alkemist lain umumnya memakai tungku atau wadah, Nah ini Nang Feng lain daripada yang lain. Dia hanya cukup mengenggam saja semua bahan herbal,kemudian dia alirkan Qi yang sesuai suhu yang di butuhkan untuk pil itu. Maka obat tingkat tinggipun tercipta dengan sempurna. Begitulah tehnik kuno Dewa Gun Luo yang berada pada Alkemist tingkat Semesta atau tingkat paling tinggi.
__ADS_1