KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
13. YUE LING.


__ADS_3

Ke dua tetua sekte berdiri berhadapan, Niat membunuh dari Li Cao keluar berusaha menekan aura dari tetua Bunga Es Xia Cia. Tanpa membuang waktu, Li Cao menerjang dengan cepat ke depan..


''Cakar Rajawali...


Kedua tangan nya membara merah berbentuk cakar terangkat ke depan mengarah ke kepala tetua Xia Cia, dengan hawa qi tahap kaisar tingkat 6, dia hendak membunuh dengan sekali serangan. Namun Xia Cia juga tidak bisa di anggap enteng.


''Perisai Es....


Xia Cia dengan lompatan ke atas segera membentuk benteng putih yang terdiri dari gumpalan salju yang di padatkan. Cakaran Li Cao langsung amblas ketika membentur lapisan Es itu dan meledak di udara. Dengan cepat dia mengejar Xia Cia ke angkasa sambil melebarkan lengannya.


Pertempuran pun terjadi, di atas terlihat kedua tetua sekte, sementara di bawah,ke empat dari murid masing-masing telah terlibat juga pertarungan yang sengit.


Satu jam berlalu, ratusan jurus telah mereka keluarkan,tapi tidak ada tanda tanda dari keduanya mengundurkan serangan. Dengan sekuat tenaganya, mereka saling serang dan bertahan.


Tiba-tiba tetua Xia Cia melompat dan terbang agak menjauh dari pertarungan.


''Li Cao.., Apakah karena kematian muridmu sampai kamu bertindak seperti ini..?' Kata Xia cia menatap tajam.


''Ya benar.., karena murid mulah yang telah memaksa muridku mengeluarkan pedang kematian, dan membuat dia terbunuh oleh kaisar..' Jawab Li Cao dengan mata merah.


''Ingat Li Cao.., betul sekte kita telah berselisih paham sejak dahulu, tapi tidak pernah ada pertarungan seperti ini yang terjadi, jika patriak sektemu mengetahui kamu telah menyerang sekte Bunga Es, maka dia pasti akan memberimu hukuman..' Xia Cia berusaha membujuk.


''Saya tidak peduli lagi hubungan asmara patriak ku dengan ketua mu, walaupun ketua ku sangat mencintai Gurumu, saya akan tetap menuntut balas atas kematian muridku..' Li Cao mendengus sambil bersiap menyerang Xia Cia.


''Meskipun guruku pernah pernah menyerang sekte Rajawali putih,tapi Wang Cao patriak mu masih sangat mencintainya.Dan dia pasti akan sangat marah jika mengetahui ada muridnya yang menyerang sekte Bunga Es..' Xia Cia masih berusaha menenangkan Li Cao.


''Itu urusan mereka.., hari ini kalian semua harus mati..' Bentak Li Cao kembali menyerang Xia Cia.

__ADS_1


''Trang..trang...


Suara senjata beradu di sertai dengan pukulan mematikan,Sepertinya keduanya telah mengeluarkan puncak tenaga masing-masing. Tubuh mereka bergerak sangat cepat yang hanya terlihat bayang bayang saja, sesekali suara meledak di udara dan membuat keduanya terpental ke belakang, namun detik itu juga, mereka kembali saling melancarkan pukulan.


Tampak keduanya seimbang, setelah ratusan jurus berlalu, kelihatan tenaga mereka telah terkuras. Terlihat gerakan keduanya mulai melambat,dan keringat telah membanjiri tubuh mereka. Begitupun juga keadaan murid murid yang bertarung di bawah. Masing-masing tenaga mereka telah banyak terkuras. Tapi baik keduanya, tidak ada yang akan mengalah. Sampai pada akhirnya, Li Cao berhenti dan berdiri mematung. Tangan kanan yang memegang pedang terlihat bergetar karena emosi nya yang sangat meluap. Tapi sejauh ini,dia tidak mampu membuat lawanya terluka. Kondisi dari Xia cia pun terlihat sama, dadanya terlihat turun naik dengan kencang tanda dia kesulitan mengatur nafas. Sejauh ini, dia tidak bisa membuat Li Cao terdesak karena memang mereka sama-sama di tingkat Kaisar tahap 6. Jika pertarungan di lanjutkan, maka kerugian akan terjadi pada keduanya. Baik Li Cao maupun Xia Cia akan mengalami kerusakan dantian karena terlalu menguras banyak qi. Jika itu terjadi, maka hewan monster yang berada di hutan itu,akan dengan mudah membunuh mereka. Berpikir sampai disitu, Li Cao melayang turun ke daratan dan menghentikan muridnya bertarung. Xia Cia pun mendekati dan memeriksa muridnya juga.


''Hahahaha...,kenapa berhenti? saya sangat menikmati pertarungan kalian, jarang jarang dua sekte ternama terlibat bentrok yang mengerikan seperti tadi...' Tiba-tiba ada suara yang tetawa dengan gembira.


Nampak di atas dahan pohon yang besar, terlihat lelaki duduk dengan santai nya sambil tersenyum genit ke arah tetua Xia Cia. Matanya sangat berbinar melotot ke arah tubuh montok menggoda Xia Cia.


''Yue Ling..,


Bersamaan Li Cao dan Xia Cia menyebut nama orang itu.


Lelaki itu melayang turun dan berdiri di depan keduanya. Dengan masih tersenyum genit dan mata menggoda ,dia mendekat ke arah Xia Cia. Dengan tatapan penuh kasih,dia mengulurkan tangannya.


Tetua Xia Cia sedikit jengah,tubuhnya terlihat gemetar karena Ucapan Yue Ling terdengar oleh seluruh muridnya di belakang. Sebenarnya dia menaruh perasaan juga pada lelaki ini, tapi dia tidak ingin hubungan nya terlihat oleh para muridnya. Xia Cia tidak tahu mesti bagaimana, dia hanya berdiri gugup dan mematung.


''Yue Ling..,urusan apa kamu kesini..?' Tanya Li Cao sedikit gelisah.


''Tenanglah saudara Cao.., aku mengikuti nona cia dari turnamen dan melihat kalian bertarung, sungguh di sesalkan kedua sekte yang berhubungan baik selama ini, akan terpecah hanya karena kebodohan kalian..' Kata Yue Ling menatap keduanya.


''Dia yang memulai perang ini.., Membuat muridku terbunuh di tangan kaisar.., dia lah penyebabnya..' Li Cao berkata sambil menunjuk Xia Cia.


''Sudahlah tetua Li Cao.., Saya sendiri ada di turnamen, dan melihat bagaimana peristiwa itu terjadi. Bukanlah salah dari sekte Bunga Es, tetapi muridmu yang telah menggali kuburannya sendiri..' Kata Yue Ling sambil Menatap tajam Li Cao.


Li Cao yang di tatap oleh Yue Ling seperti itu merasakan sedikit aura membunuh keluar membuat tubuhnya merasa tertekan, siapa yang tidak mengenal Yue Ling, kultivator pengembara yang level kultivasi nya di tingkat Kaisar tahap 9 ini,? Bahkan ketua atau patriak sekte Rajawali putih pun sangat segan dan menghormati Yue Ling. Dengan putus asa Li Cao pun segera memasukkan pedangnya dan menyuruh para muridnya untuk berdiri hormat.

__ADS_1


''Baiklah saudara Ling..,jika itu memang keputusan mu.., Saya tidak akan permasalahkan lagi..' Jawab Li Cao sambil menunduk mukanya.


''Kalau begitu..,pulanglah ke sektemu..,titip salam pada ketuamu Wang Bao..' Yue Ling segera menarik aura membunuhnya yang membuat Li Cao bisa tenang kembali.


Akhirnya Tetua dan murid sekte Rajawali putih segera melesat pergi meninggalkan tempat itu.


Yue Ling kembali menatap xia cia beserta muridnya. Perlahan dia mendekat ke rombongan itu. Tubuh Xia cia terlihat kaku dengan kepala tertunduk malu.


''Nona Cia.., Apa ada yang luka..?' Tanya Yue Ling penuh perhatian.


Yang di tanya malah bengong diam seribu bahasa, malu malu kucing seperti anak-anak yang baru kenal cinta monyet.


Para murid di belakang sangat heran akan kelakuan gurunya , baru kali ini mereka melihat di mana gurunya bertingkah aneh. Biasanya Xia Cia sangat dingin dan tidak memiliki respon pada lelaki manapun, tapi kali ini, para murid melihat gurunya sangat kikuk dan salah tingkah ketika di dekati oleh Yue Ling.


''Nona Cia..?Kenapa diam saja..? Apakah ada yang luka?..' Yue ling memegang bahunya.


''A-anu tuan,eh kak..., tidak ada apa-apa, Saya hanya kelelahan karena menguras qi yang banyak..' Jawab Xia Cia terbata bata.


''Hahaa.., baiklah Kalau begitu, silahkan istrahat untuk pulihkan diri, dan kalian juga para murid, pulihkan lah diri kalian dsini..'' Yue ling menujuk ke bawah pohon yang sangat besar.


''Apakah kak Yue sudah mau pergi...? Tiba-tiba sebuah pertanyaan yang tanpa di sadari oleh Xia cia terlontar keluar dari mulutnya. Dan itu membuat wajahnya memerah seperti kepiting rebus....,


''Oh tidak.., Nona pulihkan lah dulu tenaga beserta muridnya di sini.., Saya akan menjaga kalian dari para monster..' Yue ling tersenyum lebar mendengar suara merdu Xia Cia.


Bagai tersambar petir, Xia cia melihat senyum manis Yue Ling, Segera dia duduk dengan posisi kultivasi untuk menyerap energi alam Pemulihan pada dirinya. para murid terdengar kasak kusuk melihat adegan itu.


'Kalian diam semua disitu, kalau tidak,aku akan menghukum mu tidak makan selama 10 hari.., Bentak Xia Cia melotot pada muridnya. Suasana Tiba-tiba hening tanpa suara samasekali.

__ADS_1


__ADS_2