
Perjalanan Nang Feng untuk keluar dari hutan Siluman semakin sulit. Hewan monster yang telah merasakan kehadiran manusia di wilayahnya semakin memperkuat pertahanan. Nang Feng pun lebih meningkatkan kewaspadaanya. Hewan monster telah mengetahui tingkat kekuatan Nang Feng, oleh karena itu,mereka hanya mengutus monster monster yang kuat dan memiliki kekuatan setara dengan kultivator ranah Saint. Tiap hari pertempuran demi pertempuran harus Nang Feng lewati. Melawan untuk mempertahankan nyawa nya. Dan dengan begini, kekuatan Nang Feng semakin terlatih.
Sudah ada jutaan monster telah dibunuh, Tapi seakan tidak ada habisnya mereka berdatangan, Ibarat mati satu tumbuh seribu, Begitu lah setiap hari ,sampai Nang Feng merasa bosan sendiri yang telah membunuh para monster. Tanpa dia sadari, kultivasi nya sekarang telah berada di Ranah Saint tingkat 5.
'Kalau begini terus..,Saya tidak bisa keluar dari hutan ini, tiap hari hanya membantai monster, waktu ku akan terbuang percuma jika terus ku ladeni, Besok aku akan fokus untuk mencari jalan. Sudah lebih 40 hari sejak saya tinggalkan Goa tempat tinggal Jing long, namun saya masih tetap di inti hutan kurasa..' Batin Nang feng sambil menyadarkan punggungnya di sebuah pohon besar.
Kemudian dia teringat akan Jing long. Dia berteriak memanggil nama nya, tapi tidak ada sahutan sama sekali. Dengan suara keras, Nang feng membentak..
''Jing long..,Di mana kamu..? Suara Nang Feng menggema di seantero hutan.
''Saya tuan.., maaf saya tidak cepat menjawab, karena saya sedang berkultivasi tertutup..'Jawab Jing long dengan cepat.
''Apa kamu tahu jalan keluar dari hutan ini..? tanya Nang Feng tanpa basa basi.
''Tidak tuan..,sejak saya lahir sampai sekarang, saya hanya bertugas menjaga Lotus Suci, dan tidak pernah meninggalkan goa kediaman saya..'
''Kalau begitu.., Apa kamu punya cara untuk keluar dari hutan ini..?
''Begini tuan, karena anda tidak tahu arah sekarang, jadi bagusnya tuan terbang saja dan terus bergerak lurus,ya lurus saja terus, pasti akan mendapatkan perkampungan, walau harus terbang berpuluh tahun sekalipun..' Saran Jing long dengan mata berbinar.
Nang feng dengan wajah cerah segera berdiri, kenapa dia tidak berpikir daridulu? Aku sungguh bodoh. Kemudian dia melesat ke atas, begitu telah berada di atas pepohonan, Nang feng dengan kekuatan penuh melaju ke arah depan meninggalkan hutan di bawahnya. Yang terlihat hanya selarik sinar melaju dengan sangat cepat.
Nang feng hanya berhenti untuk istrahat sambil memulihkan Qi nya yang terkuras, Setelah itu, dia kembali melesat dengan kecepatan penuh.
__ADS_1
Pada hari ke 8, Tiba-tiba Nang Feng berhenti di udara, di kaki gunung depan matanya, dapat dia lihat sebuah perkampungan kecil. Dari beberapa rumah, terlihat asap mengepul tanda orang lagi memasak.
Dengan wajah cerah, Nang feng segera melesat ke arah gunung itu. Tidak lama kemudian, dia menjejakkan kaki nya di pinggir hutan tidak jauh dari desa. Dengan langkah panjang, Nang feng segera menuju ke jalan atau pintu masuk yang terdapat beberapa orang penjaga.
''Berhenti anak muda..,perlihatkan tanda pengenalmu.. Kata salah satu penjaga.
''Maaf tuan..,Saya tidak punya tanda pengenal, karena saya baru turun gunung dari menuntut ilmu silat., jawab Nang feng.
Penjaga itu menatap seolah dia memeriksa dari ujung kaki ke ujung rambutnya, Dan merasa kalau anak muda di depannya tidak berbohong samasekali.
'Baiklah Kalau begitu, kamu bayar 5 koin emas untuk masuk..' Kata penjaga.
Nang feng mengambil 5 koin emas lalu menyerahkan ke penjaga, kemudian dia melangkah masuk ke dalam desa.
Ketika ada seseorang lewat, dia pun segera bertanya di mana tempat penjual pakain. Setelah di tunjukkan, Nang feng segera berlalu ke arah yang di suruhkan.
Nang feng tiba di sebuah pasar, di depan pasar itu, berjejerlah penjual kain dan baju untuk para kultivator. Tanpa ragu, dia segera memasuki sebuah toko. Seperti orang kesurupan, Nang feng membeli hampir 50 lembar pakain jadi dengan kualitas yang terbaik. Pemilik toko itu hanya bisa melongo ,bahkan bangsawan pun tidak akan mampu membeli 50 lembar sekaligus baju kualitas terbaiknya.
Nang feng memasuki sebuah warung yang agak besar, terlihat banyak orang menikmati makanan dan minuman. Dia pun segera memanggil pelayan.
'Bawa makanan dan minuman terbaik warung ini di meja saya..' Nang Feng pun segera duduk.
Dia melihat ke seluruh ruangan dalam warung itu, Nampak rata-rata semua memiliki pedang dan senjata lainnya. Dan yang membuat nya heran, mata dari mereka menatap ke arahnya.
__ADS_1
Nang feng tidak peduli, dan ketika itu,datanglah pelayan membawakan pesananya.
Ketika Nang Feng selesai makan,terlihat seorang lelaki paruh baya mendekatinya.
''Anak muda.., sepertinya kamu bukan orang dari sini, apakah kamu datang untuk melihat pertarungan itu..? Tanya lelaki itu sambil duduk di sampingnya.
''Benar sekali paman.. saya baru saja tiba, dan saya bahkan belum tahu nama desa ini..' Jawab Nang Feng.
''Ooh,seperti itu.., desa ini bernama Kemuning, dan masuk di wilayah selatan, kamu sepertinya orang dari jauh, karena tidak tahu wilayah yang kita tempati sekarang..' Orang itu menatap Nang Feng heran.
''Begitulah paman, Saya telah bertualang sangat jauh,dan baru pertama kali berada di wilayah ini., Apakah desa ini dekat dengan Sekte Teratai putih..? Nang Feng balik menatapnya.
Seketika orang itu terkesiap.., mendengar nama Sekte Teratai putih, tanpa sadar dia sedikit bergetar.
''Apa kamu mengenal ketua sekte itu..?dan apa ada hubungannya denganmu..?
''Tidak paman.., Di wilayah Selatan ini, yang saya tahu hanya sekte itu.., yang lain nya tidak ada samasekali..' Kembali Nang Feng menatap heran paman itu.
''Sekte itu masih jauh dari sini, kira kira 2 hari perjalanan jika naik kereta.., tempatnya di dekat ke kaisaran.., Orang itu menjelaskan secara gamblang. Setelah sekian lama berbincang bincang merekapun akhirnya berpisah, dan orang itu mengenalkan dirinya bernama Liu wang.
Nang feng membayar makanan nya dan bertanya di mana ada penginapan, dan tanpa setahu dia, warung itu menyediakan juga penginapan di lantai atas.
Setelah pesan kamar, Nang feng pun segera masuk dan membersihkan dirinya.
__ADS_1