KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
69. TONG LAI 2.


__ADS_3

Tanpa mempedulikan Qi mereka yang perlahan lahan terkuras, Nang feng dan Jing long serta Ying'er dan Mei'er bergegas mendaki gunung tinggi itu. Puluhan monster yang menghadang mereka segera lari sembunyi begitu melihat kehadiran Jing long si ular raksasa itu. Aura mereka sengaja dia bocorkan untuk mengusir para penganggu. Nang feng tidak ingin berlama lama, karena dia tahu tidak mungkin melawan kekuatan yang sangat besar itu. Bagaimanapun, dia harus negosiasi dengan pemilik Artefak iblis.


''Tuan, sepertinya sumber Artefak itu sudah sangat dekat, aku mulai merasa sedikit lemas..' Jing long menghentikan langkahnya.


Nang feng, Hong Ying dan Hua mei juga berhenti ,mereka merasakan kalau tekanan itu semakin kuat dan menguras tenaganya. Dan setelah mengedarkan pandangan, akhirnya Nang Feng melihat sebuah goa di tebing batu yang sangat terjal.


''Jing long, Sepertinya goa itu merupakan tempat kultivator iblis berada...


''Iyya tuan, aku merasakan sebuah kekuatan yang sangat dahsyat di dalam goa itu..' Jing long berkata dengan pelan.


Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya Nang Feng berangkat sendirian ke arah goa itu. Jing long pun bersiap untuk menjaga Hong Ying dan Hua mei.


''Berhati hati lah tuan, kekuatan tingkat SEMESTA, di luar dari pikiran anda, jangan coba coba bertindak bodoh..'' Jing long menatap punggung Nang Feng yang semakin menjauh.


Di sepanjang jalan menuju goa ,ratusan tulang belulang berserakan, baik dari tengkorak manusia, maupun tulang dari para monster. Nang feng sebenarnya merasa takut, tapi dia telah membulatkan tekad untuk mendatangi dan melihat langsung mahluk apa sebenarnya yang bisa menyerap Qi itu. Dan dalam hatinya, jika ada kesempatan, dia ingin mengambil Artefak iblis itu untuk memperkuat diri sendiri.


Dengan penuh semangat, Nang feng melompat lalu tiba di mulut Goa tersebut.


Tiba-tiba tekanan itu berhenti, keadaan kembali normal seperti biasa. Nang feng sangat terkejut. Tapi belum sempat dia berpikir, tubuhnya terseret masuk ke dalam goa. Nang feng mencoba untuk bertahan, dengan melapisi Zent Qi seluruh tubuhnya, dia menarik badannya untuk tetap berdiri. Tapi semuanya sia-sia saja, tenaga tarikan itu sangat luar biasa kuat dan tidak mampu dia lawan. Akhirnya dengan pasrah,dia membiarkan badannya terbang melayang mengikuti tarikan itu.


''Buuk...


Suara tubuh Nang Feng berbunyi setelah terjatuh oleh tarikan kekuatan itu. Dan satu persatu, cahaya api yang terang muncul untuk memperjelas suasana di dalam goa.


Dengan perlahan Nang Feng berdiri, matanya nanar melihat ke depan di sebuah altar batu. Terlihat rantai besi yang kokoh melilit sebuah tubuh gemuk dengan rambut yang panjang. Nang feng belum bisa memastikan, apakah wujud itu manusia atau monster. Dia mencoba untuk menggerakkan tangannya, tapi Nang Feng tidak bisa merasakan apa apa. Tubuhnya seolah terkunci dan hanya bisa berdiri kaku di tempat.


''Hahahaha.., Puluhan tahun aku di belenggu, kamu lah manusia pertama yang sangat berani menginjakkan kaki di sini..'Suara itu berasal dari makhluk yang di lilit rantai besi.

__ADS_1


Tiba-tiba api kembali bermunculan di segenap dinding altar batu itu, menambah terang yang membuat Nang Feng bisa melihat dengan jelas sekarang.


Sosok gemuk itu merupakan seorang manusia, dari ujung kaki ke ujung rambut, tidak mengenakan sehelai benang sedikitpun atau telanjang bulat. Nang feng bergidik ngeri ketika matanya bertemu dengan mata manusia tersebut.


''Anak muda, aku tadi hendak memakanmu, tapi melihat kekuatanmu yang sedikit berbeda dengan orang lain, maka aku putuskan untuk meminum darahmu terlebih dahulu sebelum kulumatkan tubuhmu..'' Kata manusia gemuk sambil menatap Nang Feng.


Desiran angin akibat pandangan orang itu membuat Nang Feng segera berpaling muka dan tidak ingin menatapnya. Dia tahu kalau orang itu tengah melancarkan serangan ilusi kepadanya. Kekuatan jiwa Nang Feng semakin bergetar dan makin menipis. Dengan Menahan rasa sakit, dia pun menghentakkan tinjunya. Dan itu berhasil, dia bisa menggerakkan kembali anggota tubuhnya seperti biasa.


''Hehehe.., Anak muda,sepertinya kamu tidak gampang untuk menyerah, kalau begitu, kita coba lihat,sampai di mana kamu bisa bertahan dengan benda ini...


Orang itu mengeluarkan sepotong kayu kecil, namun anehnya, kayu itu perlahan mulai memanjang dan mulai membentuk seperti Tongkat.


Nang feng kembali merasa Qi dalam tubuhnya terkuras, terserap masuk ke dalam Tongkat itu. Rupanya itulah Artefak iblis pelahap energi.


''Percuma saja kamu menyerap Qi ku, toh kamu tetap tidak bisa meninggalkan rantai besi yang mengikat mu..' Nang Feng mencoba untuk membuka percakapan.


''Kamu tahu apa bocah.? dengan Qi yang kuserap dari ribuan kultivator, maka kekuatanku bisa kembali dan memutuskan rantai sialan ini.. ' Orang itu semakin geram.


''Sudah ratusan tahun kamu berada di sini,dan telah menyerap banyak Qi, tapi kamu? tetap tidak bisa memutus rantai, jangan bilang kalau energi mu belum cukup, sebenarnya Qi yang kamu serap sudah sangat banyak, tapi memang rantai itu tidak bisa di putus, karena memiliki Mantra hukum yang hanya bisa terbuka jika memakai akal dan pikiran ...'' Nang Feng mencoba membujuk orang itu.


Orang itu langsung terdiam, hanya kedua bola matanya bergerak gerak liar memancarkan Aura membunuhnya. Nang feng tiba tiba ambruk terduduk di atas tanah karena tidak sanggup menahan aura mematikan orang itu. Dari sudut bibirnya, keluar darah menetes, Nang feng pun merasakan isi dalam dadanya seperti terbakar. Matanya mendelik menahan rasa sakit. Serangan tanpa wujud dari tingkat SEMESTA itu benar-benar sangat mengerikan. Nang feng segera mengerahkan seluruh Zent Qi di tubuhnya.


''Anak muda, kamu ternyata hebat juga, Puluhan Tingkat Saint puncak telah mati hanya karena aura ku, tapi kamu masih bertahan sejauh ini hanya dengan Saint tahap 7, sepertinya kamu sedikit istimewa...


Dengan menahan rasa sakit, Nang feng mencoba untuk berdiri tegap, dia masih berusaha untuk membujuk orang itu.


''Sudah aku katakan, rantai itu tidak bisa di putus dengan kekuatan Qi atau tehnik apapun,karena rantai itu di segel oleh Array Semesta, dan yang bisa membukanya, hanyalah ahli Array tahap Semesta juga..' Nang Feng mencoba menjelaskan.

__ADS_1


Akhirnya orang itu terdiam, dan menarik kembali Auranya, pelan pelan dia sudah terlihat mulai tenang. Otaknya kini mulai berpikir.


''Anak muda, sepertinya kamu mengenal soal tehnik Array, bisa kamu jelaskan ? Kalau tidak,maka aku akan membuatmu menjadi kabut darah...'' Orang itu kembali mengancam .


Nang feng merasa mulai berhasil, dengan cepat dia mengatur pernafasannya, dia sedikit terluka akibat menahan aura tadi.


'' Array yang terdapat di rantai itu di pasang oleh seseorang ahli Array tingkat Semesta, Di pasang supaya kamu tidak bisa melepaskan diri dari lilitan itu. Meski sebanyak apapun Qi mu, kamu tidak bisa memutus rantai itu...


''Jadi harus dengan cara membuka kunci Array nya ya..? Orang itu perlahan bergerak kedepan mendekati Nang Feng.


''Iya,harus di buka kuncinya, dan yang bisa melakukannya, hanyalah kultivator tingkat Semesta juga..' Jawab Nang Feng sedikit tersenyum.


''Di mana aku bisa mendapatkan kultivator Tahap Semesta di Alam bawah ini? Tetua sialan itu sangat licik, menahan ku di sini, ini sama saja dengan memberiku kematian secara perlahan lahan..


''Di Alam ini tidak ada Tahap Semesta selain kamu, itupun seandainya kamu tidak berkultivasi dengan jalur iblis, maka kamu juga tidak bisa berada di Alam ini..'' Nang Feng merasa tak tik nya mulai mengena.


''Percuma saja kamu jelaskan padaku, biar bagaimanapun, tidak ada yang bisa membuat kunci ini terbuka...


'' Siapa bilang tidak ada yang bisa? kamu kan kultivator tingkat Semesta juga, jadi harapan itu masih ada jika kamu betul betul ingin melepaskan diri..'


Orang itu tersentak dengan murka, matanya melotot merah ke arah Nang Feng


''Anak sialan.., ratusan tahun saya mencoba memutus rantai ini, terus kamu seenaknya bilang itupun kalau kamu ingin bebas..? Bentak orang itu dengan berang.


Nang feng kini tertawa kecil, dia sudah berhasil membujuknya,tapi dia ingin tahu dulu,asal usul dari orang itu.


'' Baiklah, aku punya cara untuk membebaskan kamu, tapi sebelum itu ,saya ingin tahu darimana asal usulmu dan kenapa kamu sampai di rantai ditempat ini..'' Nang Feng mulai duduk.

__ADS_1


Orang bertubuh gemuk itupun terdiam, dia bisa melihat kejujuran di mata Nang Feng, tapi dia masih merasa tidak yakin akan hal itu. Tapi ketika dia mengingat kembali akan rantai yang melilitnya, dia pun sangat berharap kepada Nang Feng.


__ADS_2