
Pertarungan berlangsung sangat menegangkan, ke sepuluh orang dari gerombolan Tengkorak hitam perlahan mulai menguasai keadaan. Putri Hong Ying yang belum berpengalaman dalam penguasaan tehnik mulai terdesak mundur, hanya karena kecepatan dan kelincahanya lah yang membuat dia bertahan sejauh ini. Tapi meski terlihat kewalahan, Hong Ying masih sesekali melancarkan pukulan balasan, dan dia pun mulai mempelajari formasi serangan dari mereka.
Nang feng yang hanya menonton pertempuran sesekali mendengus jengkel ketika melihat serangan lawan Hong Ying hampir menyentuh tubuhnya, Rasa khawatir sedikit merayap di dalam hati. Tapi Nang Feng masih bertahan untuk tidak ikut turun tangan, dia ingin melihat sampai dimana batas kemampuan bertahan putri itu. Sekaligus ingin memberi pengalaman tarung.
Dan benar saja, Pemikiran dari Nang Feng terbukti.
Tubuh indah sang putri kini melesat dengan cahaya putih menyelimuti badan. Para gerombolan sedikit bingung melihat perubahan tehniknya .
Dengan pedang putih berkilauan, Hong Ying turun ke tengah gerombolan itu. Putaran ujung pedangnya mengincar kepala Orang di bawah.
Gu fong yang telah sembuh dari pukulan jari petir Hong Ying, menyadari bahaya, dengan cepat memisahkan diri dari teman temannya, kemudian dengan sebuah Tombak, bergerak hendak memotong serangan itu.
'' Deesss...traaangggg....
Tombak dan pedang berbenturan di udara menciptakan angin yang sangat panas, menerpa seluruh anggota tengkorak hitam. Semua berlompatan mundur menghindar. Tubuh Gu fong kembali terluka akibat tabrakan senjata dari Hong Ying. Dia cepat berguling menghindari tebasan pedang putri itu.
Hong Ying yang telah mengetahui titik kelemahan formasi itu mulai kembali bersemangat, dengan mengeluarkan seluruh Qi tingkat Kaisar 9 , dengan sekejap menyerbu anggota gerombolan itu.
Lawan nya yang belum menyadari serangan terlihat gelagapan, begitu putri Hong Ying berada tepat di depan nya, dengan buru buru menangkis dengan kedua tangan. Sinar putih menerpa tubuh gerombolan itu.
'' Aarrggkkhh....
Suara jerit kesakitan terdengar membahana di sekitar hutan , terlihat 5 orang terpelanting ke belakang dengan tubuh berceceran darah, Seketika formasi mereka hancur dan tidak teratur lagi.
Hong Ying tanpa membuang waktu, kembali menerjang sisa lawannya. Dengan sinar putih menyilaukan, dia memutar pedang di tangannya.
'' Tebasan Gunung...
__ADS_1
Tubuh Hong Ying lenyap berubah menjadi cahaya putih, kemudian cahaya itu menciptakan Gelombang angin mematikan. Ujung pedang Seketika muncul dari angin tersebut. Lawannya tidak bisa menhindar lagi, dengan sekuat tenaga, mereka segera menangkis dengan pedang masing-masing.
'' Sreeettt...., Deeeeesss...
Suara pedang merobek daging dan terbanting nya tubuh dari gerombolan itu terdengar. Seketika Hong Ying berdiri di tengah tengah tempat orang tadi. Tubuh para anggota gerombolan Tengkorak hitam itu tidak bisa bergerak lagi, potongan tangan dan kaki terlihat berserakan di sekeliling mereka.
Dengan mengacungkan pedang, putri Hong Ying menodongkan ke leher Gu fong yang kini tidak berdaya. Gu fong hanya bisa mendelik dengan wajah pucat pasi.
Nang feng tersenyum manis melihat kemenangan Hong Ying, kemudian dia mendekati Gu fong yang sekarang di todong oleh Putri.
'' Bawa aku ke pemimpin mu, atau kalian semua di sini akan ku lenyapkan..' Kata Nang feng kepada Gu fong.
'' Tapi tuan muda, kami tidak tahu sekarang keberadaan ketua kami..'' Jawab Gu fong dengan mata terbelalak.
'' Saya tidak mau tahu, Yang jelas kamu harus bawa aku ke ketua gerombolanmu..'' Nang Feng bersiap menghantam kepala Gu fong.
'' B..Baiklah tuan, tapi kami harus mengambil atau mendapat kode sandi terlebih dahulu, tanpa kode itu, kami tidak dapat di terima..'' Gu fong menjelaskan .
'' Kami harus mencari Ketua Divisi ,dan dengan ijin dari mereka ,kami di beri token pengenal yang khusus untuk bisa bertemu dengan pimpinan tertinggi ..' Gu fong menjawab terbata bata.
Nang feng mengerti akan penjelasan Gu fong, kemudian dia menyuruh seluruh anak buah gerombolan itu membuang seluruh senjata mereka, kemudian dia menotok aliran qi dari orang orang itu. Demi menjaga jangan sampai ada yang berontak.
Nang feng mendekati kedua orang yang di lawan oleh gerombolan tadi, dari baju seragam mereka, terlihat seperti telik sandi dari sebuah Kerajaan.
Orang yang paling depan segera menjura hormat ketika Nang Feng berhenti di depannya.
'' Terima kasih Tuan telah menyelamatkan jiwa kami..'' Katanya penuh sopan.
__ADS_1
'' Tidak ada masalah, saya ingin tahu kenapa kalian bisa bentrok dengan mereka..,Nang feng penuh selidik.
Terlihat kedua orang itu saling pandang, mereka sedikit ragu untuk membeberkan tujuannya, tapi melihat Nang Feng tidak punya rasa permusuhan samasekali, akhirnya mereka mengangguk setuju.
'' Tuan muda, kami hanya mata mata dari sebuah Kerajaan kecil di wilayah Utara, dan kami diperintahkan oleh raja untuk mendapat informasi akan sebuah peta tempat warisan kuno yang berada di tangan gerombolan Tengkorak hitam itu..'' Kata orang itu dengan pelan.
'' Peta..? sebuah tempat warisan kuno..? Apakah benda itu sangat berharga.?
'' Iyya tuan, peta itu petunjuk sebuah wilayah yang telah menjadi tempat meditasi puluhan Dewa jutaan tahun lalu. Konon di tempat itu, Binatang Roh tingkat dewa dan semesta menjaga beberapa sumber budidaya, senjata dan tehnik tinggi peninggalan Dewa sebelum mereka kembali ke asalnya..'' Orang itu menjelaskan dengan semangat.
Nang feng mengangguk angguk paham, dengan mata bersinar dia kembali ke arah Gu fong.
Dengan sekali sentak, Tiba-tiba tubuh Gu fong terangkat melayang di udara. Matanya melotot keluar merasakan lehernya di cekik oleh sebuah tenaga qi yang tidak nampak.
'' Apakah kamu benar mempunyai sebuah peta yang diinginkan oleh kedua orang itu..? Tanya Nang Feng sambil mengaliri Qi tangannya.
'' Ti..Tidak ada tuan, saya tidak pernah mendengar berita akan sebuah peta, mungkin saja kelompok tengkorak hitam lain yang mengetahui hal begitu..'' Gu fong gemetaran setengah mati.
Melihat dari kondisi Gu fong yang ketakutan, Nang feng yakin akan ucapannya itu, jika dia memang tidak mengetahui akan sebuah peta. Mungkin saja Gerombolan lain atau pimpinan dari kelompok itu mengetahuinya. Akhirnya dengan sesuai pertimbangan, Nang feng menyuruh gerombolan itu berjalan dan menemui ketua divisi nya. Putri Hong Ying berada jauh di belakang dan hal itu memang di sengaja oleh Nang Feng.
Kehadiran seorang wanita di tengah gerombolan sangat mencolok, jadi dia minta Hong Ying bersembunyi dan ikut dari jauh. Nang feng juga memakai topeng pemberian dari Gu fong, dia menyamar menjadi anggota, karena dengan begitu, dia bisa bebas mengikuti gerombolan tersebut.
Setelah dua hari berjalan, Gu fong Tiba-tiba melihat letupan api di udara. Mereka berhenti dan menatap kembang api itu. Itulah sebuah tanda kalau seluruh anggota gerombolan Tengkorak hitam untuk segera berkumpul. Setelah ledakan ke lima kalinya, Gu fong sudah bisa tahu arah tempat pertemuan kelompoknya. Dengan cepat mereka bergerak mendekat ke sumber kembang api tadi.
Di tengah perjalanan, mereka juga bertemu beberapa kelompok lain dengan tujuan yang sama. Mereka juga ingin kembali untuk melapor pada ketua Divisi. Nang feng menoleh kebelakang ,memastikan keberadaan Hong Ying yang bersembunyi. Nang feng sedikit tersenyum melihat Putri di belakang baik-baik saja.
Tidak lama kemudian, nampak ratusan orang berada di dalam hutan itu. Hutan Kesunyian kini menjadi menjadi hutan yang hiruk pikuk di penuhi oleh gerombolan Tengkorak hitam. Nang feng sedikit kagum dengan cara pemimpin mereka mengontrol anggotanya ini.
__ADS_1
Sepanjang perjalanan bersama Gu fong, Nang feng banyak bertanya akan maksud dan tujuan Tengkorak hitam. Gu fong pun menjelaskan dengan detail.
Nang feng kini tahu, bahwa Kelompok tengkorak hitam, bukanlah organisasi yang beraliran sesat atau jahat. Tujuan mereka membentuk perkumpulan itu, untuk mencegah para Sekte sesat memperluas wilayah mereka. Karena memang pada saat ini, setelah berita kematian kaisar Meng Wu dan telah pindah kekuasaan, Banyak sekte yang menghimpun kekuatan dengan mengadakan kerja sama ke sekte lain. Nang feng pun kini akhirnya mengerti, alasan tengkorak hitam itu mengobrak abrik seluruh sekte Bulan Emas.