KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
42. GEROMBOLAN .


__ADS_3

Dua tubuh melayang di atas sebuah hutan yang sangat lebat, Nang feng dan Putri Hong Ying tengah mencari tempat untuk persiapan bermalam. Hari yang telah sore memaksa mereka untuk berhenti. Tidak lama kemudian, nampak sebuah Goa di pinggir tebing. Keduanya pun segera memeriksa isi dalam goa itu. Setelah mereka yakin semua aman, Nang feng mengumpulkan kayu bakar, kemudian menyalakan api.


'' Putri masuklah dahulu, saya akan mencari binatang buruan untuk pengisi perut malam ini..'' Nang feng kemudian berlalu meninggalkan Hong Ying.


Belum sempat Putri membuka suara, Nang feng telah lenyap dari hadapan nya.


Tidak lama kemudian, Dia pun kembali dengan 5 ekor kelinci yang telah di bersihkan. Malam itu mereka menyantapnya dengan lahap. Putri Hong Ying sedikit sedikit melirik ke arah Nang Feng, ini merupakan pengalaman pertama baginya bermalam dengan seorang lelaki di tengah hutan. Terkadang merasa malu sendiri dengan pikiran yang terlintas di kepalanya.


'' Putri harus lanjutkan kultivasi, karena saya lihat, qi dalam tubuh kamu telah lama tidak di latih, itu karena putri lebih memilih mempelajari membuat pil ..' Kata Nang feng.


'' Benar tuan, sudah setahun saya tidak melatih tehnik bela diri ,karena memang fokus di acara lomba kemarin itu..'' Jawab putri Hong Ying.


''Kalau begitu, mulai besok saya akan melatih kembali energi qi mu itu..' Nang feng berkata pelan kemudian duduk berkultivasi. Putri Hong Ying merasa jengkel menghadapi sikap dingin itu. Tapi dia tidak berani bersuara. Akhirnya dia tertidur di dekat perapian.


Ke esokan paginya, Putri Hong Ying bangun dengan buru buru, di sebelahnya Nang Feng sudah tidak terlihat lagi. Dia segera berlari keluar dari dalam goa. Dan alangkah terkejutnya melihat Nang Feng yang seluruh bajunya penuh dengan noda darah. Hong Ying sangat pucat tidak bisa berkata kata.


'' Tenanglah putri, ini hanya noda darah dari para monster yang kubunuh..' Kata Nang feng begitu melihat Hong Ying berdiri keheranan.


Kemudian dia mengeluarkan ratusan inti monster dari dalam cincin penyimpananya.


Putri Hong Ying hanya bisa terbelalak kaget ,melihat inti monster itu semuanya berada di level Saint. Andai benda itu di jual di paviliun obat, maka bisa menghasilkan ratusan juta koin emas. Inti monster yang sangat di butuhkan bagi para kultivator.


'' Mulai hari ini, Putri seraplah sumber energi untuk menambah qi dan kultivasi, saya akan mengajarkan beberapa tehnik supaya kamu bisa menjadi lebih kuat..'' Kata Nang feng lalu mengajak Hong Ying masuk ke dalam goa lagi.


Putri itu pun hanya mengangguk dan menurut saja.


Hari hari berlalu dengan cepat, selama ini Nang Feng kembali melatih semua tehniknya, mulai dari tehnik yang paling dasar,sampai ke yang Tertinggi. Fisik tubuh nya kini sangat kuat, walau Zent Qi nya masih 40 persen, dengan Saint tahap 7 ini, Dia mampu untuk membunuh Saint puncak 9 akhir.


Nang feng harus dapat sumber budidaya berupa inti monster tahap Dewa atau pil tingkat 8, atau suatu benda merupakan pendorong Qi yang memang di ciptakan oleh para Dewa pendahulu. Mengingat Zent Qi di tubuhnya, merupakan sebuah fenomena langka yang belum pernah ada sebelumnya, Zent Qi bersifat sangat panas, jadi dia harus mendapatkan benda yang menghasilkan panas juga.


Putri Hong Ying pun berlatih dengan sangat rajin, dalam hatinya dia tidak ingin mengecewakan pemuda idaman hatinya ini. Dengan dasar dari gurunya Lin Moy dahulu, kecepatan Hong Ying menerobos ke tingkat selanjutnya sangat mengherankan, itu karena di bantu oleh Zent Qi dari Nang Feng, Dan pada hari ini, di sertai dengan dentuman kecil di badannya, Hong Ying telah mencapai tingkat Kaisar 9 puncak, satu tahap lagi akan naik ke ranah Saint.


Nang feng yang tengah melatih tehnik pedang nya berhenti seketika, merasakan aura Qi yang keluar dari tubuh Hong Ying. Dia segera mendekatinya dan menyuruh untuk memperkuat pondasi jiwanya. Putri Hong Ying sangat cantik bagai dewi, Kulitnya seputih salju dan rambutnya semakin hitam mengkilap. Benar-benar bisa membuat lelaki mabuk kepayang memandangnya.

__ADS_1


Setelah tiga hari berlalu, Hong Ying pun menutup kultivasinya, Efek dari meningkatkan Qi nya, sangat luar biasa. Lekuk tubuh, wajah dan Kulitnya semakin mempesona, Nang feng pun sempat melotot melihat keindahan Hong Ying. Dengan segera Dia mendekati putri itu.


'' Sebaiknya kita segera meninggalkan tempat,sudah 8 bulan kita berada di sini ..' Nang Feng mengajak putri itu.


'' Baik tuan.., tapi saya belum melatih tehnik pemberian dari anda..' Hong Ying berkata sedikit ragu.


'' Itu bisa kamu lakukan sambil jalan, dan kusarankan putri untuk memakai cadar penutup wajah, karena putri sangat cantik dan bisa mengundang para lelaki untuk berbuat senonoh..' Kata Nang feng menatap dengan tajam.


Putri Hong Ying tertunduk dengan wajah memerah, mendengar Nang Feng ucapkan kata kata sangat cantik padanya, Hatinya sangat senang luar biasa. Dan tanpa sadar, dia mendekat..


'' Tubuh dan jiwa ini, milikmu tuan...' Hong Ying berkata tanpa keraguan.


Nang feng tersentak mendengar ucapan Hong Ying. Tapi sekejap dia menguasai dirinya lagi. Kemudian menyuruh putri mengeluarkan sapu tangan, menutupi muka nya.


Setelah selesai, mereka pun melesat meninggalkan Goa itu.


Namun belum jauh mereka pergi, terdengar suara pertarungan yang sangat hebat.., sejumlah orang yang bertopeng tengah mengeroyok 2 orang lelaki separuh baya. Pertarungan sepertinya telah berlangsung lama, karena kedua belah pihak masing-masing terluka dan gerakan mereka terlihat lambat.


Nang feng segera mengenali kelompok bertopeng itu. Sesuai ciri cirinya, mereka adalah gerombolan Tengkorak hitam.


Di tengah pertarungan, ke dua orang itu sudah sangat terdesak, beberapa pukulan telah membuat tubuh mereka terluka. Pertarungan ini sangat tidak seimbang, dua melawan 14 orang. Meski kultivasi keduanya di atas dari mereka, tapi karena formasi serangan dari gerombolan itu ,lambat laun telah menguras Qi ke duanya.


' Aarrggkkhh.., Suara erangan sakit terdengar seiring tubuh salah satu kedua orang itu terlempar ke belakang. Pundak sebelah kanannya terlihat bercucuran darah akibat sabetan pedang. Teman satunya lagi hendak bergerak menolong, tapi tanpa dia sadari, sebuah tendangan bersarang telak di dadanya..


''Uuhhuuaakkk....,Orang itu memuntahkan darah segar, seluruh isi dalam dada dan perutnya terasa akan meledak terkena tendangan yang di aliri energi Qi. Tubuhnya melayang menabrak teman nya yang terluka di bahu.


Dengan susah payah, keduanya berusaha untuk berdiri tegap, namun di saat itulah, salah satu dari orang bertopeng itu melompat Dengan pedang siap di tebaskan, ke duanya hanya bisa mendelik dengan pasrah.


Di saat tebasan pedang hampir menyentuh mereka, Selarik sinar kuning datang menerpa dan menghempasksn tubuh orang yang menebas itu. Nampak orang yang terkena sinar kuning itu terbanting dengan lengan terpotong. Wajahnya pucat pasi menahan rasa sakit,Sambil melihat siapa gerangan yang menyerang Tiba-tiba.


Seluruh orang yang memakai topeng bersiap memasang tehnik masing-masing.


'' Bajingaann tengik..,keluar kau dari persembunyian, akan ku cincang tubuhmu..'' Teriak salah satu yang mungkin pimpinan dari gerombolan.

__ADS_1


Dua sosok bayangan melesat dan langsung melayang di udara , Nang feng dan Putri Hong Ying segera mengeluarkan aura membunuhnya.


Seluruh orang di bawahnya terlihat memegang dada masing-masing. Tekanan dari aura Nang Feng tampaknya telah membuat mereka merasa takut, aura membunuh yang benar-benar sangat mengerikan.


Ketua dari gerombolan itu segera sadar, dia telah berhadapan dengan seorang pemuda yang sangat kuat. Dengan akal bulusnya, dia kemudian menyuruh seluruh anggotanya menjura dengan penuh hormat.


'' Siapakah gerangan tuan muda yang berdiri sekarang ini..'' Tanya ketua itu membungkuk dan di ikuti oleh seluruh anggotanya.


'' Saya telah lama mencari keberadaan kalian, Tengkorak hitam, untuk membalas dendam atas perbuatan kalian pada sekte Bulan Emas..'' Kata Nang feng sambil turun di ikuti oleh Hong Ying.


Semua orang di situ sangat terkejut ketika mendengar Nang Feng akan membalas dendam. Ketua gerombolan itu dengan cepat melompat dan menyuruh anggotanya memasang formasi penyerangan. Nang feng hanya sedikit tersenyum melihat hal itu. Kemudian dia melihat ke arah Hong Ying .


'' Bukankah kamu ingin melatih tehnik yang kuberikan? Sekarang maju lah dan keluarkan seluruh kemampuanmu..'' Nang Feng mempersilahkan putri Hong Ying maju.


Melihat mereka di remehkan oleh Nang Feng, seluruh gerombolan itu maju dengan serangan yang bermacam macam, tapi anehnya, setiap gerakan mereka akan berubah dengan sangat cepat ketika hendak menyentuh lawan.


Putri Hong Ying pun melompat menyambut serangan itu. Angin berdesir mencicit mengikis udara mengikuti gerakan tangannya.


'' Jari petir....


Kedua tangan Hong Ying berwarna biru sebatas siku, dengan ayunan sangat cepat, tapak tangannya menampar orang yang paling depan dan terus melesat ke depan. Orang yang terkena tamparan jarinya terjungkal dengan seluruh tubuh merasa tersengat petir, bahkan ada yang langsung terkoyak badannya.


Gu fong, nama dari ketua gerombolan itu mendelik marah, melihat satu serangan dari seorang gadis mampu menembus formasi mereka. Dengan penuh emosi, dia menbaskan pedangnya ke arah Hong Ying.


Namun putri pun tidak tinggal diam, Sambil berkelit dari pedang itu, dia melentingkan tubuhnya ke samping, kemudian dengan cepat tangannya terarah ke kepala Gu fong.


' PLAAAKK....


Gu fong segera menangkis tangan Hong Ying dengan pedangnya, namun gadis itu tidak menariknya, bahkan dengan cepat tangan itu menerobos ke arahnya. Pedang Gu fong terlepas dan jatuh ke tanah. Tangan Hong Ying berhasil memukulnya dengan telak.


'' Buukkkk...


Tubuh Gu fong langsung meregang bagai terkena petir, dia hanya bisa berdiri menahan sakit yang luar biasa. Seluruh badanya seolah olah berubah bagai sebuah batang pohon, kaku .

__ADS_1


Nang feng berdecak kagum melihat tehnik yang di keluarkan putri Hong Ying.


__ADS_2