
Kaisar Li Bao di wilayah Utara terlihat duduk dengan tenang di singgasana istananya, di dampingi oleh permaisuri dan ke lima selirnya, mereka sedang menunggu kedatangan tamu yang penting hari ini.
Pengawal istana masuk di iringi oleh beberapa orang Asing yang duduk di atas sebuah kereta yang memiliki lambang kerajaan dari kaisar wilayah tengah.
Kaisar Qing Fang hari ini datang bertamu untuk membahas beberapa masalah penting dengan Li Bao. Setelah kedua kaisar itu saling menghormat, merekapun langsung duduk di Aula pertemuan. Wajah Kaisar Qing Fang sedikit kaku berada di dalam istana ini.
'' Saudara Qing, Terima kasih telah sempatkan waktu untuk datang ke istana ku ini, apakah ada hal begitu penting sampai anda jauh jauh datang menemuiku..? Tanya kaisar Li Bao.
'' Benar sekali saudara Li, menurut laporan para telik sandi kerajaanku, para sekte di wilayah Tengah dalam keadaan kacau,dan sepertinya sekte di wilayah anda juga begitu bahkan lebih parah..'' Qing Fang berkata dengan hati hati.
'' Benar sekali, saya pun juga melihat hal itu, tapi saya belum terlalu menanggapi, karena seluruh sekte di wilayah Utara ini, masih dalam kekuasaan ku..' Li Bao Mengangkat kepalanya mulai serius.
'' Menurut laporan, pengaruh dari gerombolan Tengkorak hitam sangat mendominasi, saya takutkan mereka membuat rencana untuk menyerang salah satu dari kekaisaran di Benua ini..'' Qing Fang sedikit cemas.
Suasana Tiba-tiba hening, kaisar Li Bao baru menyadari kata kata dari Qing Fang. Tapi detik itu, dia tertawa terbahak bahak.
'' Saudara Qing, anda tidak usah terlalu khawatir, Pasukan istanaku ini dapat saya andalkan untuk menumpas gerombolan kecil itu..'' Li Bao masih terkekeh.
'' Saya tahu Pasukan anda bisa di andalkan, tapi yang saya khawatirkan, Gerombolan ini tengah menghimpun kekuatan besar, karena saat ini, gerombolan itu tidak di ketahui lagi keberadaannya, bahkan telik sandi pun tidak bisa melacak mereka, itu yang membuat saya khawatir..'' Qing Fang sedikit meringis.
'' Tenanglah saudara Qing, di Alam bawah ini, tidak ada kekuatan yang berani menyentuh kita, wilayah Tengah daridulu sudah menjadi teman dan sekutu ku, semua kaisar pasti tahu itu, dan selama ini pula, kita tetap aman aman saja..'' Li Bao tersenyum menatap Qing Fang.
'' Apakah saudara tahu, kaisar baru wilayah selatan itu? Menurut kabar, Meng Wu telah di bunuh dan kekuasaannya di ambil paksa, dan kaisar itu masih sangat muda..
'' Berita itu telah lama ku dengar, tapi saya tidak terlalu menanggapinya, saya telah mengutus mata mata kesana untuk mengetahui kekuatan mereka..'' Raja Li Bao membusungkan dada.
Qing Fang mulai sedikit tenang mendengar penjelasan itu, tapi rasa khawatirnya sangat berlebihan, ini di karenakan para Sekte kecil di wilayahnya satu persatu mulai bergabung dengan kelompok tengkorak hitam.
'' Saudara Qing, saya hanya meminta, supaya kita saling membantu, jika hal yang di cemaskan itu terjadi, Pasukan isatana ku dan Pasukan anda akan bergabung dan saling bantu menumpas pemberontak..' Kata Li Bao berusaha menarik simpati.
'' Pasti itu, saudara jangan ragu, kita akan saling bantu mempertahankan kekuasaan ini..'' Jawab Qing Fang dengan tegas.
Merekapun akhirnya bersulang sambil tersenyum.
__ADS_1
Nang feng duduk memperhatikan Hong Ying yang lagi bertarung dengan beberapa monster. Tehnik dan mengalirkan Qi Hong Ying semakin lancar, daritadi pagi sampai sore ,dia tidak pernah berhenti membunuh monster dan dia ambil inti nya. Hutan yang sebelumnya sangat lebat kini berubah menjadi tanah lapang sejauh mata memandang. Nang feng sangat senang melihat peningkatan Hong Ying.
'' Duuuaaaarrr....
Sebuah ledakan besar terdengar seiring dengan melayangnya serpihan tubuh puluhan monster. Hong Ying mengakhiri pertempuran itu dengan keringat membanjir dan nafas terengah engah, kekuatan Qi nya telah mencapai batas. Dari pagi dia mengeluarkan Qi terus menerus, membuat Aura membunuhnya semakin tebal. Dengan sigap Hong Ying bermeditasi untuk memulihkan tenaganya kembali.
'GROOAAAHHH...
Terdengar erangan marah dari kejauhan. Nang feng dengan sigap melompat ke arah Hong Ying. Dengan pandangan mata serius, dia mengalirkan seluruh Zent Qi nya. Tiba-tiba tekanan berat terasa, Aura dari monster tingkat Saint sekejap memenuhi sekeliling tubuh keduanya.
Hong Ying terlihat menggigil akibat tekanan itu.
Nang feng segera membungkus tubuhnya dengan aura kematian.
Cahaya merah terlihat menyilaukan mata kini berdiri tegap 10 meter di depan Nang Feng. Monster tingkat 9 puncak .
Hewan berupa singa, dengan surai yang mengeluarkan api. Memiliki sepasang sayap dan ekornya dari ular yang sangat berbisa. Matanya bersinar merah menatap bengis ke wajah Nang feng.
' Jutaan tahun, tidak ada manusia yang berani membuat keributan di hutan ini, Dan jika itu terjadi, jangan harap bisa keluar hidup hidup..' Monster itu berkata dengan lantang.
''Syiuuuuutt....
Kilatan api keluar melesat menerjang, Nang feng dengan cepatnya menangkis api itu memakai pedang Dewa Gun Long.
''Blaaaaarrrr..., Pijar api memercik ke angkasa bagai kembang api. Bumi seolah berayun bagai gempa. Hong Ying di belakang Nang Feng seketika tergeletak pingsan terkena angin serangan itu.
Nang feng melompat jauh ke atas,dan melesat jauh kedepan.
Dia berusaha menjauhkan monster itu dari dekat Hong Ying yang tergeletak. Monster itu pun memburu Nang Feng di sangkanya hendak melarikan diri.
Nang feng mengeluarkan seluruh kekuatannya, Tehnik Saint 9 puncak lawannya sangat mengerikan. Setiap ayunan kaki menimbulkan udara yang bisa merobek kulit. Di tambah dengan badannya yang sangat tebal.
Dengan Auman amarah,makhluk itu mengeluarkan sinar merah dari mulutnya. Sangat cepat dan membuatnya hanya bisa bertahan. Tehnik Langkah Langit nya seolah olah dapat terbaca dengan mudah.
Monster itu menyerang bertubi tubi, udara berubah menjadi sangat panas dan membuat pepohonan terbakar habis. Nang feng terdesak seketika.
__ADS_1
'' Tinju pengguncang Langit...
Nang feng laksana mengilang dari tempatnya, Seketika muncul di atas monster itu. Kemudian Menghantam kepala makhluk itu.
''Daaaar...
Monster terpental melesat menghunjam tanah dan menciptakan sebuah kawah yang sangat luas. Hantaman tubuhnya menggetarkan seantero hutan kesunyian. Nang feng terlihat menyeringai puas.
Tapi tiba-tiba dari dalam kawah, tubuh monster itu terlontar langsung menghajarnya. Dengan sekuat tenaga Nang Feng menangkis Serangan itu.
'' Blaaaaarrrr...
Untuk kesekian kalinya ledakan terdengar, kali ini tubuh Nang Feng terpental melayang jauh ke atas, Melesat menjauh dari permukaan tanah. Seluruh isi dadanya berdenyut sakit dan tampak darah segar memenuhi bibirnya.
Nang feng terlihat pucat pasi, dengan pedang di tangan kanannya, dia berusaha menjaga keseimbangan tubuh. Kali ini dia benar-benar sudah terdesak hebat.
Monster singa itu telah berdiri di depannya, Dengan sayap terkembang, dia tertawa dengan nyaring.
'' Hahahaha.., hanya sampai di sini kah kemampuanmu Anak muda? padahal aku hanya baru pemanasan saja..'' Monster itu menyeringai sinis.
'' Sekarang kita mulai, aku akan adu nyawa denganmu..'' Tantang Nang Feng sambil mempersiapkan tehniknya.
'' Tebasan Petir...
Sinar kuning keemasan berkiblat menuju ke arah monster Singa dengan sekejap mata. Mahluk itu kaget melihat Nang Feng masih mampu bertarung.
Dengan badan terbungkus aura merah, mahluk itu maju menabrak cahaya kuning atau tebasan pedang dari Nang Feng.
' Triiiiinngg...., suara dentingan pedang terdengar seolah bertabrakan dengan benda yang sangat keras. Qi dari makhluk itu membuat tubuhnya sangat keras bagai baja. Namun, hasil dari benturan itu terlihat membuat monster sedikit terpental ke belakang.
Dengan mata terbelalak, dia menatap Nang Feng dengan takjub. Selama ini, sebagai penguasa di hutan kesunyian, belum ada yang bisa membuatnya terpukul sampai terjajar mundur. Monster itu pun mulai berhati hati.
Jauh di bawah, terlihat putri Hong Ying telah siuman. Dia bangkit sambil mencari cari Tuan nya. Ketika matanya melihat ke atas dan tahu kalau Nang Feng masih berdiri dengan gagah, dia menghela nafas dengan lega.
Akhirnya dia kembali bermeditasi untuk memulihkan tenaga qi nya.
__ADS_1