
Tingkat kultivasi.
- Prajurit 1-9
-Panglima 1-9
-Jenderal 1-9
-Raja 1-9
-Kaisar 1-9
-Saint 1-9
-Dewa 1-9
-Semesta 1-9
-Surgawi 1-9
- Abadi .....
Tingkat Senjata.
-Bumi
-Langit
- Dewa
-Surgawi
Tabib/Alkhemist
-Raja
-Langit
-Dewa
-Semesta
Segel/Array
-Langit
-Dewa
-Semesta
-Surgawi
Binatang suci/Roh
__ADS_1
-Dewa
-Suci
-Abadi.
*****
Hari ke lima,dimana pasukan Li Bao telah sampai dan melakukan penyerangan. Kaisar Yuang Li secara serentak memberi perintah dengan mendadak untuk menahan serangan,segera kepanikan melanda seluruh ibu kota kekaisaran. Serangan tidak terduga sungguh membuat kalang kabut, prajurit yang belum siap dengan sekejap di bantai tanpa ampun oleh pasukan yang terdiri dari kultivator tinggi.
Kaisar Yuang Li beserta para sekte sekte silat di sekitar wilayah dengan cekatan terjun langsung di medan pertempuran.
Setelah setengah hari,prajurit kerajaan telah di lumpuhkan total,dan kini pasukan gabungan kultivator Li Bao berhasil merangsek masuk ke depan istana kaisar 7 pilar.
Telah berdiri Li Han ketua sekte awan biru di dampingi para tetua dan murid inti dari perguruan itu, di tambah beberapa sekte sekutu kerajaan yang terdiri dari sekte Matahari timur,Sekte Bulan jangka,sekte teratai putih,dan beberapa sekte besar lain nya.
Ketegangan benar-benar terjadi begitu ke dua pasukan saling berhadapan.
Tiba-tiba...
Li Bao muncul bersama ke 50 anggota pendukungnya.
''Ternyata otak kudeta ini adalah kamu Li Bao..,Teriak Li Han.
''Kakak Han...,jaman telah berubah,begitupun juga akan kekuasaan,pasti akan berubah juga.., Kata Li Bao tenang.
''Sungguh tidak kusangka dirimu tega melakukan perang dengan kerajaan yang telah membesarkan mu,sungguh perbuatan biadab.., Seru kaisar Yuang Li.
Li Han dan kaisar beserta seluruh orang di dalam istana itu terperanjat kaget melihat tombak pusaka di tangan Li Bao.
''Hahahaha..,hari ini akan kutuntaskan masalah 12 tahun lalu, kaisar dan sekte awan biru, bersiaplah menuju kehancuran kalian.., Dengan di sertai ketawa panjang, Li Bao langsung melesat ke arah kaisar Yuang Li.
Pertempuran segera berlangsung, kedua kubu saling menerjang dengan kekuatan penuh masing-masing. Terlihat kedua kekuatan berimbang melihat dari jumlah korban yang tewas.
Li Bao masih bertarung dengan kaisar Yuang Li, kekuatan mereka sama-sama berada di tingkat Kaisar 5,namun pada dasarnya, tehnik jurus mereka sama karena berasal dari sekte awan biru.
Tapi di sisi lain,ketua sekte Li Han atau kakak dari Li Bao, terlihat dia sudah mulai kewalahan menghadapi 2 orang tingkat Kaisar yaitu Wang chu dan Mo ying. Meski Li Han berada di tingkat Kaisar 7, tapi tetap juga kewalahan menghadapi keduanya yang tingkat Kaisar 5 bersamaan.
Ketika melihat situasi kerajaan mulai kritis, para sekte sekutu kerajaan melompat turun di tengah arena pertempuran. Perang semakin menjadi,adu pukulan dan ilmu terus berlangsung .Dan saat ini,pasukan kerajaan mulai terlihat sedikt terpukul akibat bantuan dari berbagai sekte.
Li Bao yang melihat situasi mulai genting segera melesat jauh terbang tinggi ke angkasa,kemudian melaju turun di samping istana. Kaisar Yuang Li melihat keadaan itu segera berteriak ke pasukannya...,
''Awaaaasss....,tombak nirwana akan menyeraaangg...
Namun terlambat, Li Bao telah membesarkan tombak dan bersiap melepaskan serangan...
''Wuuuussshhhhh...Booooomm..,
Siluet atau bayangan biru terbentuk setinggi lima puluh meter segera menerjang melanda semua orang yang ada di hadapan nya..,Bayangan biru mengandung petir itu melesat menghantam pasukan kerajaan.
Sungguh senjata yang sangat mengerikan..,Puluhan tubuh manusia terbang dalam keadaan tewas mengenaskan, dan yang hanya terkena angin pukulan tampak muntah darah terluka dalam dan tidak bisa bangkit lagi.
Wajah kaisar Yuang Li serta Li Han segera memucat melihat pukulan tombak pusaka itu. Jelas sekali terlihat ketakutan dan ngeri di wajah mereka. Terbayang di depan matanya kekalahan akan mereka alami.
__ADS_1
Belum sadar dari keterkejutan nya,Tiba-tiba puluhan sosok pendekar tingkat Kaisar telah mengepung mereka berdua.
''Hahahaha..,kaisar dan kakak Han, menyerahlah dan buang senjatamu,lihat kamu telah terkepung.., Li Bao tertawa sambil mendekati kaisar Yuang Li.
''Berhenti kau Li Bao.., atau aku kakakmu yang akan membunuhmu langsung..,Teriak ketua sekte Li Han dengan gusar.
''Sekarang lihat kondisimu, dan pilihan kalian hanya dua, menyerah atau mati.., Li Bao mengangkat tombak nirwana di depannya.
''Setan kau Li Bao..,terkutuklah kamu di neraka.., Sambil berteriak,Li Han melompat menyerang Li Bao dengan kekuatan penuhnya.
Tapi sebelum pukulan Li Han mendarat, tubuhnya Tiba-tiba berhenti di udara dan langsung ambruk terjatuh di tanah. Sebuah pedang menusuk tembus dari punggung ke dada nya. Wang chu yang berdiri di belakang nya dengan cepat menghabisi nyawa Li Han.
Kaisar Yuang Li hanya tertunduk lesu melihat kejadian itu,dia tidak mungkin lagi melakukan perlawanan di tengah kepungan puluhan kultivator. Yang dia ingat sekarang adalah keluarganya yang masih berada di dalam istana.
''Li Bao.., aku menyerah,tapi tolong aku mau berkumpul dengan seluruh keluargaku yang masih ada dalam istana.., Kata kaisar Yuang Li memohon.
''Begitu dong dari tadi..., dan sekarang kami akan mengikuti mu masuk ke istana,Kumpulkan keluargamu lalu masuk ke penjara.., Bentak Li Bao sambil menyuruh seluruh pasukannya masuk istana.
Sangat cepat,penggulingan kekuasaan kerajaan dan sekte awan biru berlangsung hanya dalam sehari telah tersebar ke seluruh pelosok alam bawah,utamanya pada kerajaan yang berada di wilayah kekaisaran. Rasa takut akan mendapat hukuman dari kaisar yang baru menghantui pikiran mereka.
Setelah tujuh hari sejak berakhirnya perang,kaisar 7 pilar sekarang adalah kaisar Li Bao dan ketua sekte awan biru adalah Mo ying tangan kanan dari kaisar Li Bao sendiri.
*****
Sepuluh tahun sejak perang itu,kekaisaran 7 pilar sangat mengalami perubahan drastis.
kaisar terdahulu lebih mementingkan ekonomi rakyatnya, sehingga kehidupan warga sangat nyaman dan terpenuhi yang membawa kesejahteraan, tapi kaisar Li Bao, lebih mementingkan kekuatan prajurit dan para petinggi istana. Kaisar lebih memilih mengeluarkan uang banyak demi membeli sumber daya demi peningkatan tingkat kultivasi para prajurit,daripada dia perhatikan kesejahteraan rakyatnya. Maka dari itu, selama sepuluh tahun ini,sejak kaisar baru,banyak rakyat yang kelaparan dan gerombolan pencuri makin meningkat.
****
Di sebuah desa terpencil, desa mutiara, Nang feng yang telah tumbuh menjadi seorang remaja 13 tahun tampak gagah dan tampan,kulit nya putih bersih di iringi postur tubuh yang tinggi. Jika sekilas orang melihatnya,mereka akan berpikir kalau Nan feng sudah 18 tahunan. Itu tidak lepas dari didikan dan latihan yang di berikan oleh ayah angkatnya.
Nang Feng pun juga sudah di ceritakan tentang masalalu nya dan keberadaan nya dengan kepala desa. Namun Nang Feng bukannya bersedih,dia malah menghibur ayah dan ibu angkatnya yang sedikit menangis ketika menjelaskan identitas sebenarnya.
Dia tahu kalau kedua orangtua nya tewas di bunuh oleh prajurit kerajaan 7 pilar, dan Nang Feng berjanji dalam hati untuk membalas dendam kematian tersebut. Oleh karena itu dia sangat rajin berlatih demi untuk menjadi kuat di kemudian hari.
Saat itu, Nang Feng mendengar berita,bahwa sekte teratai putih di wilayah selatan akan menerima murid baru mulai dari umur 10 tahun sampai umur 15 tahun. Nang Feng pun sangat bersemangat mendengar berita itu,dengan cepat dia menyampaikan berita tersebut pada ayah angkatnya.
''Ayah..,Saya akan mendaftar jadi murid di sekte teratai putih..,Kata Nang feng.
''Ayah dukung kamu feng.., cuma masalahnya siapa yang akan mengantar kamu ke sana,karena jaraknya terlalu jauh,dan ibumu juga dalam keadaan sakit,tidak mungkin ayah pergi lama.., Jawab ayahnya dengan wajah murung. Dia tahu jarak ke sekte teratai putih membutuhkan waktu 15 hari perjalanan,belum baliknya.
''Ayah..,kalau masalah itu,tidak usah khawatir, saya akan ikut rombongan paman Bao ke wilayah tengah,nanti di sana pasti akan ada orang yang akan ke wilayah selatan, saya akan ikuti mereka. , Jelas Nang Feng penuh harap.
Kepala desa menarik nafas dalam dalam, ini adalah kesempatan yang sangat bagus buat anaknya, tapi mengingat bahaya dalam perjalanan, dia sangat khawatir.
Dengan suara lirih,dengan penuh pertimbangan dia menatap Nang Feng.
''Anakku..,jika tekadmu sudah bulat,maka pergilah ikuti kata hatimu,ayah hanya berpesan supaya di manapun kamu berada,tetaplah ingat pesan dan kampung halaman mu ini.., Kata kepala desa dengan mata berkaca kaca.
''Iyya ayah.., Saya akan tetap mengingat segala pesan dan nasihat dari ayah,dan pada suatu saat nanti,pasti saya akan kembali ke kampung halaman ini., Jawab Nang Feng sambil memeluk ayahnya.
Setelah Nang Feng keluar, ayahnya hanya mengangguk sambil meneteskan air mata.
__ADS_1