KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
54. WILAYAH BARU.


__ADS_3

Ratusan kultivator beterbangan di tengah lebatnya hutan ,para pembudidaya tingkat Kaisar bergerak sangat cepat meninggalkan hutan kesunyian di tepi wilayah selatan. Di pimpin oleh Kaisar Nang Feng, mereka dengan cepat menyusuri pinggiran jurang untuk menghindari beberapa Sekte dan para perkampungan warga. Sepertinya arah mereka menuju ke wilayah tengah.


'' Nang Feng, apakah kamu yakin hutan Siluman untuk menjadikan markas baru kita?..'' Yue Ling bertanya di udara sambil mengenggam tangan Xia Cia.


'' Iyya paman Yue, sedikitnya saya tahu karakter hutan tersebut,dan di sana pula saya melatih tubuhku sampai menjadi yang sekarang ini..'' Nang Feng tetap menatap ke depan.


'' Seperti namanya,hutan Siluman memang terkenal sangat mengerikan, bahkan rumor yang beredar bahwa di pusat Hutan itu,masih banyak monster yang sangat mengerikan..'' Yue Ling sedikit bergidik membayangkan tujuan mereka.


Tapi mengingat Nang Feng ada di samping mereka, dia berusaha menepis keraguan raguan itu.


'' Jika kecepatan seperti ini, besok malam kita akan tiba di pinggiran hutan tersebut..' Nang Feng memberi semangat pada prajurit di sampingnya.


Nang feng telah berpikir dengan matang ke depannya, ribuan prajurit yang awalnya anggota topeng Tengkorak ini, secara otomatis akan menjadi miliknya. Dia tidak meragukan kesetiaan dari kultivator, jika berjalan sesuai dengan rencananya, setelah perang nanti, Nang feng akan membawa semuanya ke wilayah Selatan, dan menjadikan mereka prajurit istana Kekaisaran. Bahkan Yue Ling dan Xia cia pun akan dia paksa untuk mengikutinya.


Nang feng tersenyum sambil melirik Yue Ling.


Yue ling yang menyadari dirinya di lirik sedikit cemberut, entah apalagi yang ada di dalam otak Nang Feng ini.., begitu pikirnya.


Tanpa terasa pagi pun tiba, Nang feng menghentikan seluruh pasukannya untuk beristirahat. Dia menatap seluruh anggota topeng Tengkorak itu dengan penuh senyum. Semangat yang mereka perlihatkan dalam mengikuti arahannya sangat luar biasa.


'' Kalian telah melakukan perjalanan jauh dalam waktu semalam, sekarang ini kita akan beristirahat dan mengumpulkan Qi yang terkuras..'' Yue Ling berdiri di tengah tengah pasukannya.


Serentak seluruh anggota itu bersiap dan mengambil posisi meditasi untuk mengumpulkan energi.


Setelah 3 jam lamanya, merekapun segera bergerak kembali melanjutkan perjalanannya.


 

__ADS_1


Di wilayah Utara, Panglima Yu sangat geram menerima laporan dari perwira. Telik sandi yang berhasil menemukan lokasi persembunyian topeng Tengkorak tidak kembali dan di temukan sisa mayatnya di pinggiran tempat markas perkumpulan itu. Dengan cepat dia memutar otak untuk segera menemukan mereka kembali.


''Perwira Hang, kapan kelompok pemberontak itu meninggalkan markas nya?..'


'' Kami tidak mengetahui secara tepatnya tuan,tapi melihat sisa jejaknya yang masih baru,sepertinya tidak lama setelah membunuh para telik sandi itu..' Jawab perwira Hang luo.


'' Sepertinya mereka bergerak cepat dan menyadari situasi, langkah selanjutnya yang harus kita ambil adalah mengumpulkan seluruh kekuatan mulai dari prajurit sampai pada bantuan dari sekte sekitar, untuk sementara saya akan memastikan kekuatan tempur kita semua harus berada pada tahap kaisar keatas yang akan berdiri di garis depan..'' Panglima Yu segera menatap Peta wilayah alam bawah.


Dia telah membuat antisipasi dan menentukan arah pencegahan jika gerombolan itu menyerang Tiba-tiba. Dan dengan cepat Panglima Yu Duang menyusun strategi untuk perang yang akan datang.


Sementara itu, di dalam istana, di ruangan tempat penyimpanan harta, Kaisar Li Bao berdiri menatap Tombak Nirwana. Tombak inilah yang membuat dirinya menjadi seorang Kaisar di kerajaan 7 Pilar ini.


Perlahan dia meraih tombak itu dan mengalirkan Qi nya. Tiba-tiba ukuran dari tombak Nirwana memanjang dan mengeluarkan aura yang sangat membunuh. Li Bao pun segera bertahan mengalirkan energi keseluruh tubuhnya. Tekanan aura tombak itu sangat mengerikan, bahkan kultivator yang berada di tahap Saint pun dapat dia lumatkan dengan sekali hantaman Tombak itu.


Senjata Dewa itu telah menjadi rebutan dari puluhan tahun silam. Entah darimana asal usulnya, tombak itu bisa berada di Alam bawah ini, namun yang Li Bao tahu, tombak itu telah berada di dalam sekte Awan biru. Sebuah sekte yang di didirikan oleh leluhurnya dan merupakan pendiri kerajaan 7 pilar.


Seketika Li Bao menghentikan Qi nya pada tombak itu,dan kembali pada ke ukurannya yang biasa. Sebagai kultivator tingkat Saint 9, Li Bao tidak berani bermain main dengan senjata Dewa itu. Karena dia tidak tahu kekuatan asli dari benda itu. Sepengetahuan Li Bao, tombak itu sangat efektif untuk membunuh secara massal dan sangat cocok jika di gunakan dalam perang. Dengan hati hati dia menyimpan kembali tombak Nirwana ke tempatnya.



Dengan cepat Yue ling pun maju ke samping nya.


'' Paman Yue Ling, kurasa tempat ini sangat cocok untuk mendirikan markas..' Nang Feng melihat ke sekeliling hutan itu.


'' Apakah ini hutan Siluman,? tapi kenapa terlihat sangat terang..? Yue Ling pun sangat penasaran.


'' Ini merupakan pinggiran hutan itu,di balik gunung di depan kita,merupakan hutan Siluman sesungguhnya, di sana sangat lebat dan di penuhi oleh pohon pohon yang sangat besar, dan di situlah pula lah adanya monster yang sangat kuat..'' Nang Feng sedikit bernostalgia, mengingat dirinya bertarung dengan ribuan para monster.

__ADS_1


''Nang Feng, melihat keadaan di sini,apakah tidak berbahaya jika kita bermarkas dsini..? Yue Ling sedikit ngeri melihat suasana yang mencekam.


'' Sebenarnya berbahaya, karena monster dari dalam hutan tidak dapat di prediksi pergerakannya, oleh karena itu saya memilih sungai ini sebagai pembatas. Jika ada monster yang datang mencari air,maka akan segera terlihat dengan jelas , dan akan menjadi tempat latihan juga bagi para anggota..' Nang Feng menjelaskannya.


Yue ling pun baru sadar akan kedatangan mereka di tempat ini. Selain menghindari dari serbuan kerajaan, hutan Siluman ini akan menjadi tempat latihan bagi para pasukannya. Nang feng benar-benar berpikir ke depan dengan sangat cemerlang.


'' Paman Yue, istrahatkan dulu semua anggota malam ini,besok suruh mereka membuat lahan pemukiman untuk tempat tinggal sementara. Dan beritahu, bahwa jangan ada yang terpisah dari kelompok, tempat ini sangat mengerikan..'' perintah Nang Feng membuat bulu kuduk Yue Ling merinding.


Pagi-pagi buta di pinggiran sungai tempat Nang Feng..


' Blaaaaarrrr...Booommm..


Suasana pagi itu di warnai dengan suara ledakan silih berganti. Ratusan monster srigala dan babi telah menyerbu tempat mereka. Nang feng, Hong Ying, Yue Ling dan Xia cia segera melompat dari tidur mereka yang di atas pohon. Segera terlihat pertarungan anggotanya dengan para monster itu.


Melihat Yue Ling hendak bergerak, Nang feng segera mencegahnya..


'' Biarkan pasukan yang menghadapinya, itu merupakan latihan nyata dan akan membuat mereka bertambah kuat nantinya..'' Nang Feng tersenyum penuh makna.


Di pinggiran sungai di bawahnya, terlihat pertarungan yang semakin dahsyat. Para monster yang ratusan tahun belum pernah melihat kehadiran manusia, menyerang dengan membabi buta. Lolongan dan pekikkan nyaring memanggil para temanya membuat suasana tambah mengerikan. Terbunuh satu, yang datang sepuluh. Membuat para pasukan itu sedikit kewalahan.


Tapi dengan seiring berjalannya waktu, lambat laun mereka mulai menguasai keadaan. Dengan rata-rata mereka di tahap Kaisar, para pasukan Nang Feng sedikit mulai mengetahui kelemahan para monster. Pergerakan mereka yang tadinya bertahan, sekarang berubah menjadi penyerang. Gerakan merekapun terlihat semakin lincah. Satu persatu monster itu berhasil di tumbangkan dengan sekali pukulan. Jelas itu membuat monster monster semakin berkurang.


Dan setelah menjelang tengah hari, monster yang masih berdiri segera kembali ke dalam hutan dan meninggalkan tempat itu.


Pasukan Nang Feng pun bersorak sorai penuh kemenangan.


'' Segera kumpulkan anggota yang terluka, dan periksa apakah ada yang terbunuh..' Teriak Yue Ling sambil melayang menghampiri pasukannya.

__ADS_1


Setelah memastikan ternyata tidak ada yang meninggal,Ketua Divisi merekapun segera melakukan pengobatan secara massal.


Nang feng hanya menarik nafas dalam dalam, dalam hatinya, ini baru permulaan, akan datang monster yang lebih kuat dan lebih berbahaya di hari selanjutnya.


__ADS_2