KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
65. Darah Dewi Bulan.


__ADS_3

Hua mei duduk bermeditasi memperkuat pondasi jiwa dan tubuhnya. Cahaya putih berkilauan semakin terang menyilaukan mata. Energi langit dan bumi terserap dengan sangat cepat memasuki Dantian dan Meridian nya. Tahap Saint tingkat 3 benar benar telah merubah sedikit penampilannya. Kulit yang awalnya seputih giok ,kini semakin halus tanpa cela, wajahnya kian menampilkan kecantikan luar biasa. Bagaikan pahatan Surga, tubuh Hua mei bahkan mengalahkan para Dewi di Alam Nirwana. Nang feng sendiri tidak dapat mengelak dari wajah itu.


 


Jauh dari alam bawah, di Alam Tengah, di sebuah sekte yang sangat besar dan megah, namun terpencil di pegunungan, seorang wanita tengah duduk larut dalam kultivasi. Tiba-tiba matanya terbuka ketika merasakan fluktuasi udara yang menampar wajahnya . Dengan tersenyum ceria, dia mulai mengalirkan persepsinya.


'Tubuh Dewi Bulan, Tidak kusangka setelah ribuan tahun, akhirnya tubuh Ilahi ini akan kembali ke atas dunia. Cepat atau lambat, aku akan mendapatkan esensi dan tubuh itu untuk meningkatkan kultivasiku. Tidak lama lagi, Sekte Juang Jing ini akan kembali ke puncak kejayaanya, di mana aku akan menguasai seluruh Alam Tengah ini..'' wanita yang berjubah itu kemudian tertawa renyah


Sekte Juang Jing, adalah sebuah sekte tua yang keberadaanya sangat misterius. Dimana mereka hanya terdiri dari keseluruhan wanita. Jika ada lelaki yang mendekati wilayah mereka, dapat di pastikan kultivator itu tidak akan selamat.


Mereka akan di tangkap dan dibunuh untuk menjaga kelangsungan kultivasi. Sekte Juang Jing sendiri berada jauh dari pusat Alam Tengah.


Patriak atau ketua Ni Baihu, yang kini kultivasinya berada di tingkat Dewa, dapat merasakan energi Tubuh Dewi Bulan dari badan Hua mei. Dengan mendapatkan tubuh itu, maka tingkat kultivasinya dapat naik dan menembus ke tahap Dewa selanjutnya ,Saat ini,pencapaianya berada di Ranah Dewa tingkat 6.


Dengan bergegas, Ni Baihu keluar dari ruangan itu,kemudian dia langsung mengumpulkan para tetua.


'' Tetua Rong Ya , Tubuh Dewi Bulan telah terdeteksi, dan keberadaannya jauh berada di Alam bawah, dalam tiga atau empat hari kemudian, aku akan melakukan perjalanan untuk menjemput pemilik tubuh itu.., Aku akan mengajak 3 orang murid Dalam menemani kepergianku ini. Sekarang persiapkan murid itu dan perlengkapanku..


Tetua Rong Ya memberi hormat kemudian segera melaksanakan perintah Patriak.


---------------------.


Di wilayah Selatan, Awan semakin pekat hitam menggulung ke arah suatu tempat. Angin kencang tiada henti bergerak dengan menumbangkan pepohonan yang di lewatinya. Perlahan petir mulai menyambar dengan berbagai warna.

__ADS_1


Putri Hua Mei melewati petir kesengsaraan. Di bawah tatapan Nang Feng dan ayahnya Hua Long. Mereka sangat takjub melihat berbagai warna petir yang datang silih berganti. Setelah 12 kali mendapat hukuman petir,Nang feng melesat ke arah Hua mei sambil membawa pakain. Melihat sekujur tubuh putri itu tanpa busana samasekali akibat dari terjangan petir.


Wajah Hua mei sekarang ini sangat luar biasa cantik, Rambut hitam legam di tambah bulu mata lentik serta bibir tipis kemerahan, sangat membuat lelaki terpesona. Tubuh padat dan ramping sangat serasi dengan Kulitnya yang putih mulus tanpa cacat. Benar-benar seorang Dewi dari alam Nirwana.


'' Selamat Mei'er, ranah kultivasi mu sekarang berada di tahap Saint 3, dengan kekuatan ini, kamu bisa mengontrol udara di sekitarmu..' Kata Nang feng sangat takjub melihat kemampuan Hua mei.


'' Terima kasih kakak Kaisar, aku tidak bisa sampai sekarang tanpa bantuan darimu, jadi kuharap kedepannya, aku sangat membutuhkan bimbingan dan arahan dari kakak..'' Hua mei segera memeluk Nang Feng.


Hua Long melihat pemandangan itu segera buang muka, dalam hatinya sangat bahagia melihat Hua mei telah selamat dari energi yang hampir saja merenggut Nyawanya. Dengan sepenuh hati,dia bersumpah, akan tunduk dan patuh pada Kaisar muda Nang Feng.


Terlihat Nang Feng akan melakukan uji coba kekuatan dengan Hua mei. Dengan menekan kultivasinya, dan memakai Zent Qi sebanyak 20% saja, dia melesat ke depan berusaha menangkap tubuhnya..


Hua mei hanya bergerak perlahan dan menghindari serangan, dengan sekejap, tangannya menebas ke arah bayangan itu..


Nang feng terkesiap, kecepatan Hua mei sungguh di luar nalar,terlihat ringan dan enteng, tapi tebasan tangan itu membuat udara sekitarnya menderu terkena gesekan.


'' Duuuaaaarrr...


Percikan api terhambur kemana mana, asap putih mengepul ke angkasa di sertai gulungan debu. Tanah di sekitarnya bergoyang bagai gempa bumi.


Putri Hua Mei terdorong ke belakang, sementara tubuh Nang Feng terpental melayang ke belakang dengan wajah pucat.


Terasa isi dalam dadanya bergemuruh sesak menahan benturan itu. Kekuatan Hua mei sangat menakutkan.

__ADS_1


Tubuh Dewi Bulan,merupakan salah satu tubuh yang terkuat di semesta ini. Selain dapat menyerap kultivasi secara alami, Darah dari tubuh Dewi Bulan dapat meningkatkan kultivasi jika di olah menjadi Pil.


'' Mei'er, kali ini aku akan mengerahkan seluruh energi Qi ku, bersiaplah...' Nang Feng melesat ke atas, dengan lapisan warna kuning, menghilang dan menuju ke arah Mei'er .


Putri Hua Mei melentingkan tubuhnya, di selimuti warna putih bersilau, dia malah menghadang serangan dari Nang Feng..


''Boomm...


Hawa panas tercipta dan membakar apa saja yang ada di situ. Gelombang cahaya kuning dan putih bertabrakan membuat udara di sekitar mereka membentuk sebuah pijaran api dan langsung melesat ke atas.


Nang feng berdiri dengan tangan gemetaran, dia sungguh tidak mengira kekuatan Zent Qi 20% dapat di tahan dengan mudah.


Kondisi Hua mei pun tidak terjadi apa-apa, malah dia sedikit tersenyum dan berjalan dengan santai ke arah Nang Feng.


Kelebihan Tubuh Dewi Bulan dapat menyerap dan mengisi ulang Qi yang telah di keluarkan.


Nang feng sedikit bergidik ngeri membayangkan kekuatan Putri Hua Mei jika telah berada di tingkat kultivasi yang tinggi.


'' Mei'er.., keberadaanmu sekarang akan sangat di sembunyikan, akan sangat berbahaya jika dunia luar tahu Kekuatan mu. Para kultivator akan berebut mendapatkan esensi darahmu untuk menambah kekuatan mereka..'' Nang Feng menjelaskan.


'' Saya mengerti dan paham kakak, dan aku tidak akan menggunakan energi ku sembarangan..''


'' Mulai sekarang kamu tidak bisa jauh jauh dari pandanganku, aku akan membawamu ke segala perjalananku ke depannya..'' Nang Feng menarik tangan lembut itu.

__ADS_1


Putri Hua Mei seolah akan terbang ke angkasa saking bahagianya mendengar ucapan Nang Feng itu. Impian selama ini yang selalu ingin berada di sisi pemuda tampan idamanya ,kini terkabulkan. Dengan wajah semburat merah, Hua mei memegang juga lengan Nang Feng sambil berjalan.


Hua Long tersenyum menyaksikan anaknya yang larut dalam kebahagiaan.


__ADS_2