
Nang Feng yang tengah meringkuk di atas batu pelan pelan menyadari sesuatu,tubuhnya yang sakit sakitan waktu datang,kini semua sakit itu telah hilang, bahkan dia merasa tubuhnya sangat ringan dan terasa ada kekuatan yang terus mendorong untuk tetap semangat. Nang feng kini berdiri dengan kokoh,dan dia mulai melompat lompat di atas batu itu. Alangkah terkejutnya ketika dia tidak merasakan sakit sedikitpun,bahkan lompatan nya sangat bertenaga. Sekali lagi dia memeriksa sekujur tubuhnya, tapi semua kembali sehat dan tidak ada bekas goresan di badannya.
Apakah karena aku makan buah tadi?.., dan apakah tadi itu buah ajaib yang dapat membuat tubuhku mendapat kekuatan seperti ini?.., Tanya Nang Feng dalam hati sambil menatap buah apel tadi.
Jika memang buah tadi yang memberi kekuatan, mungkin sebaiknya aku makan satu lagi,biar tubuhku makin kuat dan bisa keluar dari hutan ini secepatnya. Tapi membayangkan rasa sakit yang di alami nya tadi, dia berpikir kembali untuk memakan apel itu lagi. Sungguh sakit tiada tara yang ku alami tadi.
Akhirnya setelah di pikir ulang, mungkin sebaiknya aku makan buah yang lainya juga, karena jika buah apel berkhasiat, mungkin buah anggur di sebelahnya juga akan mempunyai khasiat. begitu batin Nang feng. Akhirnya tanpa pikir panjang lagi, dia pergi meraih buah anggur yang hitam pekat itu. Kemudian dengan lahapnya dia menelan buah manis itu. Sama seperti sebelumnya, kini tubuh Nang Feng kaku tak bisa bergerak bahkan lidah nya pun tidak bisa dua gerakkan. Pelan seluruh tulang tulang di setiap tubuhnya terasa di copot satu satu, sakit luar biasa kembali menyerang nya, matanya melotot membesar seolah olah hendak akan melompat keluar ketika merasakan seluruh tulangnya seperti di remas oleh sesuatu yang sangat mengerikan, laksana sebuah besi panas tertanam di tubuhnya dan terus bertambah panas. Ketika Nang Feng akan hilang kesadaran nya,Tiba-tiba sakit dalam tulangnya mendadak berhenti dan berganti dengan rasa nyaman luar biasa. Jantung nya dia rasa semakin membesar dan mempunyai pernapasan yang sangat enteng, setiap dia menghirup nafas, udara yang masuk ke paru parunya terasa membentuk sebuah kekuatan yang membuat dirinya semakin ringan dan semakin cepat gerakan nya, bahkan pandangan matanya kini lebih tajam dari sebelumnya. Nang Feng kini tersenyum dan mulai menyadari akan khasiat buah buahan yang ada disitu.
Seperti buah apel surgawi, buah anggur yang barusan di makan oleh Nang Feng adalah buah anggur besi dewa, di mana ketika di makan, maka akan merubah tulang manusia biasa menjadi tulang sekuat besi yang setara dengan tulang para Dewa. Dan juga akan membuat otot dan daging mengeras bagai baja jika di makan oleh manusia. Buah anggur besi dewa ini pun telah di anggap punah oleh para Dewa, karena sudah puluhan juta tahun tidak pernah terdengar lagi keberadaannya. Alangkah beruntungnya Nang feng telah nendapatkan buah tersebut.
Nang Feng kini tersadar dari lamunan nya,begitu melihat seluruh cairan hitam kental yang keluar dari dalam tubuhnya, itu di sebabkan oleh kotoran yang keluar dari tulang ,otot, dan darah, bercampur kemudian mengental berwarna hitam pekat, sekejap Nang Feng melompat ke dalam kolam air terjun membersihkan tubuhnya.
Kini nang Feng sangat bersemangat, gairah untuk keluar secepatnya dari hutan itu sangat menggebu gebu, apalagi sekarang dia telah bertambah kuat dan memiliki penglihatan yang sangat tajam. Nang Feng melatih penglihatan nya di dalam kolam untuk berburu ikan yang bersembunyi di balik bebatuan.
Dan seperti hari biasa, ketika pagi mulai tiba, Nang feng mulai asyik sendiri untuk berburu ikan, dan hari ini dia mencoba untuk memperluas wilayah perguruan nya ke balik air terjun itu. Sudah 4 hari Nang Feng di tempat itu, tapi dia belum pernah sampai di balik air terjun, entah kenapa, Nang feng merasa ada aura yang sangat kuat untuk melarang nya mendekati tempat itu. Tapi hari ini, Nang feng telah bertekad untuk berburu ikan di balik air terjun itu.
Namun sebelum dia melompat ke air, Nang feng memeriksa terlebih dahulu sekitar air terjun untuk memastikan tidak ada hewan monster atau binatang lain yang bisa membahayakan jiwa nya. Setelah semua aman dia pun segera melompat masuk ke dalam kolam kemudian berenang menuju ke balik air terjun itu.
__ADS_1
Sesampainya di balik air terjun, Nang feng melihat goa yang penuh oleh lumut batu karena mungkin sudah berusia jutaan tahun lalu. Nang Feng melihatnya dengan penuh takjub seolah olah dia berada di alam mimpi.Timbul rasa penasaran nya untuk menyelidiki goa itu,karena melihat dari pintu masuknya, goa itu telah sangat tua dan sangat kuno.
Kemudian Nang Feng berenang mendekati Goa itu, tidak ada jalan lain kecuali dia harus melompat naik dari dalam air. Untuk jalan masuknya ke goa, Nang feng pun membuatnya sendiri,karena memang tidak ada jalan,goa itu tidak pernah di datangi oleh manusia sekalipun.
Nang Feng kemudian mencabut lumut yang licin itu supaya dia bisa naik ke atas dan berpijak tanpa tergelincir. Lumut itu sangat tebal dan memerlukan waktu yang tidak sedikit untuk membersihkannya.
Akhirnya,Nang feng telah berhasil membuat jalan, segera dia melompat ke atas dan berdiri tepat di mulut goa. Dia mulai mencium aroma harum yang belum pernah dia cium sebelumnya, entah itu darimana, Nang feng semakin penasaran. Dia melangkah perlahan sambil matanya terus menatap ke dalam goa. Karena tidak fokus,kakinya menginjak lumut licin membuat dia jatuh terjerambat di atas batu. Tangan refleks menggapai sesuatu, tapi malah menyentuh pinggiran batu yang tajam, membuat tapak tangannya tergores agak dalam dan terus meneteskan darah. Tapi dia mengabaikan lukanya dan terus melompat masuk ke dalam goa itu.
Nang Feng kini berjalan tanpa hambatan di dalam goa, karena selain luas,tempat itu juga sangat bersih dan sepertinya tidak ada pergerakan mahluk lain selain dirinya di situ. Dia merasa sangat heran, darimana sumber cahaya ini, karena semakin ke dalam, goa itu semakin terang benderang bagaikan ada cahaya matahari langsung. Belum lepas rasa heran nya, Nang feng kini tercekat menyaksikan pemandangan di hadapanya.
Namun Tiba-tiba, aroma harum itu kembali tercium di hidung nya, dia segera menoleh dan memperhatikan Kotak batu panjang. Dia merasa bau harum itu berasal dari dalam kotak itu. Dengan penuh ketimbang, Nang mencoba mendekati dan ingin memastikan kalau harum itu berasal darisana. Dia sangat kaget begitu tahu kalau kotak itu merupakan peti mati dari seseorang. Nang Feng bisa tahu kalau itu peti mati Karena dia bisa melihat penutup bagian atas sedikit terbuka dan menampakkan sosok tengkorak di dalam peti itu. Dan akhirnya dia juga tahu,kalau aroma harum itu berasal dari alam peti yang sedikit terbuka. Nang Feng akan melihat isi dalam sepenunya dari peti itu. Dengan sekuat tenaga, dia pun menggeser penutup peti batu itu.
Kini,seluruh isi peti batu bisa di lihat seutuhnya.,Tengkorak manusia yang berbau sangat harum yang memiliki sebuah mahkota kecil di kepalanya,Sebuah pedang panjang yang tampak rapuh oleh waktu yang sangat lama. Nampak tali pinggang dari emas murni terlihat masih utuh melekat di bagian pinggang tengkorak itu. Nan feng dengan penasaran nya mencoba menyentuh ikat pinggang itu. Dua menjulurkan tangannya yang terluka karena tangan sebelah dia pakai untuk tumpuan badan nya. Tanpa dia sadari, luka di tapak tangannya, kembali meneteskan darah, dan itu tepat ketika dua ulurkan tangan untuk menyentuh ikat pinggang. Darah nya yang menetes mengenai tulang tengkorak itu. Tiba-tiba, cahaya kuning keemasan terpancar keluar dari sekitar peti itu. Nang Feng sontak mundur ke belakang dengan mata terbelalak melihat kepulan asap yang keluar dari tengkorak itu.
''Jangan takut anak muda, aku adalah serpihan roh dari mayat tengkorak itu.., Suara asap putih itu menyadarkan nang Feng dari terkejutnya.
''Roh siapa?.., Apakah kamu bukan dari hewan monster?.., Tanya Nang Feng gemetaran.
__ADS_1
''Anak muda.., aku adalah manusia asli, yang pernah hidup jutaan tahun yang lalu,adapun roh ku masih ada, karena aku menjaga barang peninggalan ku supaya mendapat pewaris yang memang pantas untuk mendapatkannya..,Sahut kepingan roh itu.
Nang Feng beringsut ketakutan ketika mata roh itu menatap tajam padanya..,Tiba-tiba roh itu melesat dan menyentuh kepala Nang Feng.
''Ku lihat dantian Meridian mu sangat luas, tapi sayang sekali,tidak ada qi biar sedikitpun juga, maka aku akan memberimu energi qi untuk mengisi Dantian mu yang kosong itu..., sosok itu segera menempelkan tangannya di kening Nang Feng. Kemudian sinar kuning segera membungkus tubuhnya. Nang Feng merasakan sensasi luar biasa begitu aliran qi masuk ke dalam tubuhnya, dia merasakan seolah energi dalam tubuhnya terus membanjiri dan memberi kekuatan yang luar biasa kuatnya. Tubuhnya bergetar hebat,ketika proses pemberian qi itu akan berakhir. Serpihan roh itu melihat Nang Feng dengan gembira, kemudian dia menarik tubuhnya terangkat ke untuk segera berdiri.
''Anak muda..,Ambillah pedang itu beserta cincin semesta yang ada di jari tengkorak tersebut.., perintah roh itu.
''Bagaimana cara untuk mengambil cincin semesta dan pedang itu?..,
''Teteskan kembali darah mu di atas pedang dan cincin itu,maka dia akan segera mengakuimu sebagai pemiliknya kembali.., Jawab serpihan roh itu.
Nang Feng pun segera meneteskan darahnya sesuai arahan dari roh itu.., Tiba-tiba pedang itu terangkat dan seluruh karatan yang menyelimuti nya kini hilang musnah berganti dengan pedang putih mengkilat yang penuh aura kekejaman.
Sedang untuk cincin semesta.., cincin itu melayang keluar dan segera mencari sumber darah tersebut, ketika berhadapan Dengan Nang feng,cincin itu segera melesat masuk di jari jarinya.
''Nah anak muda.., tugasku sudah selesai, seluruh peninggalan ku ada pada cincin semesta itu, ku harap setiap buku atau apapun itu yang belum jau paham, teteskanlah darahmu, maka apapun itu yg di dalam cincin semesta,pasti akan mengakuimu sebagai pemiliknya.., Sambil berkata begitu, pelan pelan roh itu menghilang tanpa jejak samasekali .
__ADS_1