
Selama terbang 12 hari, Nang feng telah berada di depan sebuah kota Shien Kuang . Desa pertama yang di dapati di wilayah Timur. Kota itu luas dan ramai, terlihat para warga tampak sibuk lalu lalang menuju balai kota . Seperti akan ada sebuah acara atau pesta.
Nang feng masuk ke salah satu warung dan memesan Arak kesukaan nya. Seluruh orang yang berada di tempat itu melirik nya dengan penuh curiga, namun Nang Feng tidak menggubrisnya.
Pesananya telah datang, Nang feng pun mulai minum sambil memasang pendengarannya.
Dia mencari informasi akan keberadaan sekte Bulan Emas . Tapi dia tidak mendengar apa apa soal sekte itu.
Pengunjung warung sangat ramai, Terlihat dari pakain mereka merupakan murid dari sebuah sekte atau kultivator bebas, sepertinya kota ini akan menyelenggarakan sebuah acara.
Tiba-tiba masuklah beberapa pengawal wali kota dan berdiri tepat di tengah tengah ruangan itu.
'' Pengumuman..., Berhubung ada sesuatu hal yang mendesak,
Walikota Shien Kuang, Huma xing memajukan jadwal acara perlombaan Alkhemist tahun ini di majukan. Pendaftaran untuk para calon peserta akan di tutup pada besok sore. Dan pertandingan pertama akan di langsungkan pada 2 hari kemudian. Jadi kami harap bagi para kultivator bebas dan perwakilan dari sekte, segera mendaftarkan diri...'' Kata pengawal itu sambil menempelkan pengumuman di pintu luar warung.
Seketika semua orang pada ribut di ruangan itu.
Nang feng bergegas keluar dari tempat itu. Kemudian menuju mencari jalan menuju ke tengah kota. Setelah bertanya, akhirnya dia tiba di pusat kota Shien Kuang. Dia membaca tata cara perlombaan dan jenis Lomba.
Lomba Alkhemist untuk tingkat Raja dan Langit. Ini menarik untuk di tonton, pikir Nang Feng .
__ADS_1
'' Hey anak muda.., segera menyingkir dari tempatmu berdiri, tubuhmu menghalangi kami melihat pengumuman itu..' Bentak suara lelaki dari belakang.
Nang feng segera berbalik dan melihat 3 orang pemuda yang bertolak pinggang menatap ke arahnya.
'' Saya belum selesai..,dan kalian tunggulah sebentar.
'' Sialan.., Berani kamu menolak perintahku..? Saya Mo Ling, putra dari sekte Bangau putih, dan akan menghajar mu jika kamu membantahku..' Kata Mo Ling dengan gusar.
Nang feng hanya tersenyum tipis, kemudian dia berbalik lagi menatap pengumuman itu.
Melihat ucapannya tidak di gubris, Mo Ling di belakangnya melotot, Tiba-tiba dia melancarkan pukulan.
'Deeeesss...
Kedua Pengawal Mo Ling menyerbu dengan cepat, sebuah tendangan mengarah ke dada Nang Feng. Dengan gerakan tak terlihat, Nang feng memukul telapak kaki lawan nya.
'' Arrgghhh..
Jerit pengawal mengundang orang ramai datang melihat tempat itu.
Dengan tenang, Nang feng menghindari serangan Mo Ling dan pengawal itu. Keduanya hanya di permainkan. Dengan gusar Mo Ling mencabut sebuah pedang dan langsung menyerang, Nang feng Tiba-tiba hilang dan berada di samping tubuh anak itu, Kemudian menghajar telak tengkuk Mo Ling. Tubuh itu langsung terkapar dengan lelehan darah di sudut bibirnya.
__ADS_1
Para pengawalnya pun di buat babak belur, setelah membanting kedua org itu, Nang Feng segera berlalu mencari penginapan.
Di lokasi perkelahian tadi, nampak Mo Ling dan dua pengawal nya telah berdiri dengan susah payah, Sekujur tubuh mereka terasa akan meledak.
'' Aku akan melaporkan penghinaan ini pada ayah..' Gerutu Mo Ling.
Hari pertandingan tiba.., Arena tepat berada di tengah lapangan depan kediaman Walikota Huma xing. Para peserta telah duduk di bangku yang telah di sediakan. Di sekitar mereka penonton telah penuh sesak. Suara riuh yang menjagokan andalan mereka terdengar hiruk pikuk. 3 tahun lalu, Yong Qing dari sekte Cahaya Phoenix yang berpusat di kota kekaisaran telah memenangkan juara pertama untuk tingkat Raja. Dan untuk tingkat Langit di menangkan oleh Putri Kaisar Hong Xi, yaitu Hong Ying. Setiap 3 tahun, Turnamen ini di adakan, dan saat ini, Desa Shien Kuang di tunjuk untuk acara tersebut .
Satu persatu peserta naik ke arena untuk kategori tingkat Raja telah naik ke panggung. Untuk mendapatkan nomor peserta. Khusus tingkat Raja, sekitar 80 an orang, dari tingkat Langit sendiri hanya sekitar 50 orang peserta.
Juri dan panitia di siapkan oleh hasil rapat dewan para Alkhemist di wilayah Timur.
'' Pertandingan segera di mulai untuk tingkat Raja. Di harapkan 10 orang peserta naik berdasarkankan no urutan. Saling berhadapan dan segera meracik sebuah pil tingkat rendah dan menengah, Yang bisa membuat pil tingkat menengah 70 persen ke atas akan lolos ke babak selanjutnya...' Teriak seorang juri bernama Xiang Cai yang merupakan tetua dari sekte Bintang Senja. Tetua Xiang Cai sendiri merupakan Alkhemist tingkat Langit dan merupakan sosok yang sangat di segani.
Nang feng melihat dengan seksama, cara mereka menyuling dengan memakai tungku, dengan batas waktu hanya 1 jam ,sangat merepotkan bagi peserta .
Setelah batas waktu selesai 1 jam, Juri segera menghentikan mereka. Dan memeriksa hasil dari kerja itu. Xiang Cai memeriksa satu persatu. Kemudian menuju ke arah tiga orang juri utama. Setelah disana di teliti dengan baik,akhirnya Xiang Cai mengumumkan yang berhasil lolos ke babak selanjutnya.
Begitupun yang terjadi di tingkat Langit, satu persatu peserta mulai tereliminasi .Suara penonton terdengar ribut jika jagoan mereka gugur pada tahap awal.
Nang feng melihat ada ke jangkalan dari keputusan juri. Semua peserta yang lolos di putaran pertama adalah semua murid dari sekte besar di wilayah itu. Sedangkan ada beberapa kultivator bebas, yang menurut Nang Feng berhak lolos, tapi tidak di menangkan.
__ADS_1
Sepertinya ujung dari turnamen ini akan berakhir dengan kacau.
Nang feng tersenyum kecil membayangkan yang akan terjadi di puncak pertandingan.