
Lima orang Panglima segera menyerbu ke arah Nang Feng, tapi dengan tenang, Pemuda itu hanya menatap dingin. Dengan mengepalkan tinju, kedua tangannya memukul udara kesamping kiri kanan. Gelombang kejut yang panas memenuhi udara, dan hawa panas itu menerjang ke seluruh Panglima.
''Boomm...Wuuuussshhhhh..
'' Arrgghhh...
Tubuh panglima berbenturan dengan angin panas akibat pukulan Nang Feng, Mereka mental melayang kembali ke tempatnya. Nampak lelehan darah segar keluar dari sela bibir mereka. Wajah para panglima itu langsung pucat.
Kaisar Gu Fang pun mengangah heran dan takjub, Para Panglima itu rata-rata memiliki kekuatan di tahap Saint 6 dan 7, tapi hanya dengan satu kali gebrakan, semuanya terbang bagai daun kering. Gu Fang menatap pemuda tampan itu.
Tapi belum sempat dia bertanya, Li Han di sampingnya telah bergerak.
Dengan melesat ke udara, Tubuh Li Han di penuhi cahaya warna hitam, Dengan cepat menukik menyerang Nang Feng.
'' Membalik Bumi...
Dengan tehnik tingginya, Li Han secepat anak panah meluncur ke bawah..
Nang feng yang masih tenang hanya mendengus kasar, dengan tangan terangkat, dia menyambut serangan itu..
'' Dewa meninju langit...
Cahaya kuning emas bertabrakan dengan cahaya warna hitam, menciptakan sebuah bola api berpijar menyilaukan mata. Seketika cahaya kuning itu menerobos ke atas dan menembus cahaya hitam. Tubuh Li Han terpental jauh ke udara...
'Baaammm...Reeettt...
Nang feng terlihat bergoyang goyang mempertahankan keseimbangannya, dia tetap berdiri di tempatnya. Sementara
Li Han yang di udara masih melayang bagai sehelai bulu tertiup angin kencang. Tiba-tiba tubuhnya melesat terjatuh dengan keras menuju ke bawah. Dengan cepat Kaisar Gu Fang menyambut badan Li Han sebelum terluka membentur tanah. Darah segar dia muntahkan begitu di dudukkan oleh Gu Fang. Wajahnya sangat pucat ketakutan melihat ke arah Nang Feng. Li Han terluka sangat parah.
Kaisar Hong Xi , Hong Ying dan semua orang di situ hanya bisa melongo heran, Ketua Sekte Awan Biru, Saint tahap 9 hanya dengan satu kali serangan santai, sudah di buat tumbang oleh Nang Feng, dan mereka pun merasa, jika Qi yang di keluarkan oleh Nang Feng, tidak pada puncaknya. Semua hanya bisa bergidik ngeri.
Kaisar Gu Fang benar-benar tidak bisa menahan marahnya lagi, Dengan Penuh Aura membunuh, dia mengerahkan seluruh kekuatannya. Waktu seolah olah berhenti, dan ketika Nang Feng terlihat bingung, Gu Fang menerjang secepat kilat..
__ADS_1
'' Pembunuh Iblis....
Nang feng menyadari serangan itu bukan main main, dengan cepat Zent Qi dia alirkan ke seluruh badan untuk bertahan..
'' Wuuung...Duuaaakk....
Gu Fang bagai meninju gumpalan karet, tangannya yang berhasil mengenai badan Nang Feng, seolah tertarik oleh sebuah kekuatan tak kasat mata. Dengan buru buru dia menarik kembali serangan. Tepat pada saat itu, Nang Feng telah bersiap menghantam tubuh Gu Fang..
'' Jari Kematian...
Kaisar Gu Fang dalam bahaya besar, tidak mungkin lagi dia bisa menghindar ,kalaupun dia selamat dari tehnik Nang Feng ini, maka dapat di pastikan, seluruh isi dalam tubuhnya akan terluka parah.
'' Hentikan...
Sebuah suara berwibawa berteriak dengan di ikuti aliran Qi, dan sejenak membuat Nang Feng terkejut. Dia pun segera menarik serangannya.
Kaisar Gu Fang bisa bernafas lega kembali. Tadi dia merasa berada di ujung kematiannya.
Nang feng terkejut begitu melihat wajah kakek itu, wajah yang sangat dia kenal.
Kaisar Gu Fang sangat hafal akan orang tua itu, dengan segera dia membungkuk memberi hormat.
'' Salam bagi Ayahanda Gu Tzeng..'' Kaisar Gu Fang dan seluruh Panglima disitu berseru memberi hormat.
Tapi kakek yang di panggil Gu Tzeng itu segera berbalik dan menghampiri Nang Feng.
'' Anak muda.., Saya yang tua ini,minta ampun atas kesalahan anak dan cucu kami..'' Tanpa ragu,Gu Tzeng membungkuk di hadapan Nang Feng.
Kaisar Hong Xi dan Kaisar Gu Fang melotot tidak percaya, Gu Tzeng ayah dari Gu Fang yang telah lama mengasingkan diri,kini memberi hormat dan minta maaf pada Nang Feng. Sungguh pemandangan yang sangat luar biasa.
Adapun Gu Tzeng sendiri, dulu dia kaisar istana ini, tapi setelah kultivasi nya dia rasa telah berada di tahap setengah Dewa, Gu Tzeng pun mengangkat anaknya Gu Fang menjadi penggantinya, dan dia mengasingkan diri untuk mencapai tahap Dewa yang sempurna.
Nang feng segera mengingat wajah kakek itu, Dia lah kakek misterius yang pernah melakukan adu tanding dengannya (episode 37).
__ADS_1
Kakek Gu Tzeng memegang tangan Nang Feng, dia terkesiap merasakan aura Qi dalam tubuh anak muda ini semakin bertambah kuat. Dia pun makin kagum akan pemuda tampan ini.
Akhirnya Nang Feng dapat meredakan marah. Melihat tatapan mata Gu Tzeng yang lembut, dia pun luluh dan menarik semua auranya.
Gu Tzeng dan seluruh orang di situ merasa lega kembali. Aura Nang Feng tadi membuat tubuh mereka seolah membeku. Bahkan Gu Fang Saint 9 pun hampir mati di tangannya.
'' Terima kasih Anak muda, atas kemurahan hatimu untuk mengampuni kami sekeluarga , saya sangat menyesali dan akan menghukum anak cucu ku untuk pernyataan minta maaf..'' Gu Tzeng dengan ketakutan.
'' Baiklah kakek Gu Tzeng, tapi setelah ini, saya tidak akan lagi mengampuni seorang pun jika masih ada yang berani mengusik hidupku, jika itu masih terjadi, jangan salahkan kalau kerajaan ini saya ratakan dengan tanah..'' Ucap Nang Feng tegas.
Gu Tzeng hanya bisa membungkuk hormat penuh rasa takut.
Nang feng kemudian menatap Putri Hong Ying, lalu melihat ke Ayahnya Hong Xi. Dia hanya mengangguk begitu melihat kaisar Hong Xi.
'' Hong Ying, aku akan kembali ke wilayah Selatan, Apakah kamu masih akan ikut..? Nang Feng menegurnya.
'' Tentu kakak, saya akan pamit dahulu pada ibunda permaisuri..'' Hong Ying bagai bocah kecil segera berlari ke ibunya, setelah itu kembali dia memeluk Ayahnya Kaisar Hong Xi yang hanya bisa berdiri bengong melihat Nang Feng.
Nang feng menggendong putri Hua mei, karena terluka akibat bentrokan Ayahnya dan Li Han.
Dengan sekali lesatan, tubuh Nang Feng menghilang di halaman itu, di ikuti oleh rombonganya.
Kaisar Gu Fang sangat penasaran dengan pemuda tampan tadi, masih sangat muda dan telah membuat kakek nya takluk.
'' Ayah Tzeng.., siapa kah pemuda tadi..? sepertinya Ayah sangat mengenalnya..?..
'' Gu Fang.., Aku sendiri tidak tahu namanya, tapi saya telah bentrok dengan pemuda itu. Dia memiliki Kultivasi yang luar biasa, Dan mempunyai Qi di luar nalar, Saya hampir mati di tangan pemuda tadi, tapi dia sendiri yang memberiku Pil penyembuhan. Terlihat kultivasi nya hanya tahap Saint tingkat 7, tapi jika dia bertarung, aku yang di tahap setengah Dewa ini, tidak mampu bertahan olehnya..' Gu Tzeng menjelaskan panjang lebar.
" Pemuda tadi adalah Nang Feng, dia kaisar di Wilayah Selatan..." Kaisar Hong Xi Tiba-tiba dari samping.
Seluruh Orang di dalam istana itu terperanjat kaget. Sungguh tidak mereka sangka, kaisar yang penuh perbincangan itu telah hadir di tengah tengah mereka.
'' Gu Fang, dan kalian semuanya, jangan ada menyinggung dia, Kaisar Nang Feng adalah monster yang sangat mengerikan..' Gu Tzeng segera menghilang dari hadapan mereka.
__ADS_1