KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
57. JANGAN PERSULIT HAL YANG MUDAH.


__ADS_3

Di wilayah Tengah, kekaisaran cahaya bulan, terlihat dua orang muda mudi berjalan dengan santai. Mereka sesekali melempar senyum dan mengedarkan pandangan ke sekelilingnya. Pemandangan desa yang mereka lewati ini sungguh menarik hati keduanya.


'' Tuan Nang Feng, penduduk desa ini terlihat makmur dan sejahtera..' Hong Ying berucap sambil memetik bunga di pinggir jalan.


'' Berhentilah memanggilku Tuan, Aku sedikit risih jika itu hanya kita berdua..' Nang Feng tersenyum kecut.


'' Jadi saya mesti memanggil apa ..? aku sudah berniat untuk menjadi pelayan yang akan mengikuti tuan kemana saja..'' Wajah Hong Ying memerah tomat.


'' Putri Hong Ying, mulai sekarang, kamu harus memanggilku kakak, kapanpun, dan di manapun itu..'' Nang Feng menatapnya dalam dalam.


Putri Hong Ying mendengar itu langsung berhenti.., kemudian dengan sedikit senyum dia berlari kecil di samping nya..


'' Baiklah kakak Nang Feng, mulai sekarang ini,saya akan memanggil demikian..'' Dengan sedikit malu,Hong Ying tertunduk.


Kini mereka memasuki pusat desa, terlihat suasana sangat ramai dan sibuk. Warga desa itu menampakkan wajah wajah bahagia. Tawa riuh dan senyum lebar mewarnai setiap sudut desa. Melihat situasi ini, Nang feng berpikir, jika Sebenarnya desa ini sudah bisa di masukkan dalam kategori perkotaan, melihat luas dan ramai nya perputaran bisnis di sini. Jumlah penduduk nya pun sangat banyak.


Melihat sebuah warung yang besar , Nang feng segera mengajak Hong Ying untuk masuk ke dalamnya buat mengisi lapar.


Ketika mereka masuk, Seluruh tatapan mata pengunjung tertuju ke arah Hong Ying. Melihat kecantikan bagai pahatan Surga, seluruh lelaki di situ merasa terpesona. Hong Ying dengan langkah santai tidak menghiraukan mata para pengunjung itu.


Tetapi warung itu di lantai satu telah penuh dan tidak ada meja yang kosong, Nang feng segera minta pada pelayan untuk membawa mereka ke lantai dua.


Setibanya di atas, terlihat ada meja kosong di sudut ruangan, Hong Ying dengan segera menuju dan langsung duduk. Setelah memesan makanan dan minuman, pelayan itu pun pergi dari tempat itu.


Begitupun juga di lantai dua ini, para pengunjung lelaki di situ terpana melihat kecantikan Putri Hong Ying. Dengan tatapan penuh nafsu, mereka berpikir dengan mudahnya untuk dapatkan gadis cantik itu.


Pesanan Nang Feng pun datang, dan dengan segera mereka melahapnya.


Dari arah samping, dua orang pemuda datang menghampiri mereka. Dengan sikap sombong nya, keduanya berdiri sambil menaikkan kaki di kursi.


'' Gadis cantik, ku harap kamu pindah meja dan bergabung dengan kami, perkenalkan namaku Liuyang, dan semua orang disini mengenalku sebagai jenius anak dari ketua sekte Bulan Perak..'' Kata lelaki itu tanpa melihat Nang Feng.


''Kuharap kamu pergi dari sini, dan aku tidak akan mendengar kata kata sombong mu itu..'' Hong Ying mendengus sambil meneruskan makan nya.


Wajah Liuyang langsung merah mendengar penolakan itu, apalagi suara tawa di sekeliling terdengar mengarah padanya .


'' Gadis cantik, tolong jangan persulit hal yang mudah, baru kali ini ada wanita yang menolak ajakan ku ..' Liuyang mulai mendekat. Begitu tangannya hendak meraih tangan Hong Ying....


'' Aahhkkk.....


Sebuah sumpit makan telah menancap tembus di tangannya.


'' Dasar wanita ******, akan kuringkus kamu sekarang juga...


Liuyang dengan Menahan sakit mengayunkan tangannya yang sebelah, tapi belum sempat menyentuh apapun, kembali dia berteriak histeris...


' Arrgghhh....

__ADS_1


Kembali sebuah sumpit menancap tembus di telapak tangannya. Darah berceceran di lantai dekat meja Hong Ying. Nang feng pun masih lanjut makan dengan santai.


' Pengawal, jangan diam saja, tangkap gadis itu secepatnya..Liuyang membentak dengan kasar.


Dua orang lelaki segera melesat ke arah Hong Ying, mereka menerkam hendak menangkap gadis itu.


Tapi yang terjadi selanjutnya sungguh membuat seluruh pengunjung terbelalak ngeri.


'' Plaakk...plaaakkk...


Tubuh kedua Pengawal itu tiba-tiba terbang tanpa mereka tahu penyebabnya. Pengunjung hanya Melihat Hong Ying menggeser tempat duduknya, dan serangkum angin menerpa dan membuat Pengawal itu ambruk muntah darah.


Liuyang sedikit ngeri dan mundur, melihat Nang feng yang begitu tenang menikmati makan nya tanpa merasa terganggu sedikitpun.


'' Tunggu pembalasanku kau wanita ******, akan ku buat dirimu memohon padaku...' Liuyang beserta para pengawalnya hendak pergi, tapi kembali mereka di buat terkejut.


Liuyang beserta pengawalnya, Tiba-tiba terdiam tanpa bisa bergerak samasekali, pengunjung seluruh ruangan itu melongo tidak percaya.


'' Sialan kalian, apa yang kau lakukan pada tubuhku ..? Liuyang berteriak ketakutan.


Nang feng segera berdiri sambil melepaskan auranya, dengan tehniknya, dia yang membuat Liuyang dan pengawal tidak bisa bergerak.


'' Bayar dulu makanan kalian baru meninggalkan tempat ini, jangan biasakan merugikan orang lain..'' Dengan cepat,cincin penyimpanan Liuyang telah berpindah ke tanganya.


Nang feng melihat isi cincin itu, tapi yang dia temukan hanya 5 buah obat kuat dan sekantong koin emas. Dia mengambil koin kemudian meremas cincin itu menjadi serbuk logam.


Dengan wajah ketakutan, Liuyang tergopoh gopoh meninggalkan lantai dua itu.


Putri Hong Ying dan Nang Feng melanjutkan makan mereka.


Di pusat Desa, di Sekte Bulan Perak, terlihat Ketua Liurong tengah bermain main dengan dua wanita di kamar nya. Sejak tiba di kasur, ketiga orang itu saling menggelitik dan merayu. Sesekali terdengar jeritan Manja yang membuat Liurong makin gila. Dan ketika dia sudah tidak tahan lagi, segeralah melepaskan seluruh pakaian nya. Ketiga orang itu telah bugil dan siap bertempur.


Namun Tiba-tiba terdengar suara murid dari luar ...


' Ketua Liu..,Ketua Liu.., tolong kami ,Tuan muda Liuyang di siksa oleh orang tidak di kenal..


'' Setan alaaaass..., dasar bedebah, mengganggu saja kerja kalian..'' Liurong meledakkan aura membunuhnya tanpa sengaja membuat para wanita itu pingsan di atas kasur.


' Braaakk...


Pintu di buka paksa dengan wajah yang biru menahan marahnya. Liurong sangat murka atas gangguan ini.


'' Ayah.., Ada orang mempermalukanku di warung, dia telah menghina sekte kita dan melubangi tanganku ini..'' Liuyang sedikit mengada ada untuk membuat marah Ayahnya.


''Siapa yang berani menghina Sekte ku? apakah itu orang dari kerajaan..? Bentak Liurong.


'' Kami tidak tahu Ayah, orangnya masih ada di warung lalu kami pulang kesini..

__ADS_1


'' Cepat panggil para tetua,dan suruh mereka menyusul ke warung tempat orang Sialan itu..' Liurong sudah gelap mata mendengar dan melihat anaknya di siksa begitu.


'' Tapi ketua....


'' Ada apalagi hah..? cepat pergi darisini...


'' Anu ketua.., ketua pakai celana dulu...


Liurong mendelik segera melihat ke bawah, dan ternyata memang kosong tidak berkain...


Setelah Nang Feng membayar makanannya, bersama Hong Ying dia melenggang santai meninggalkan warung itu. Tujuan mereka akan melewati ibukota Kekaisaran sambil melihat perkembangan kerajaan itu. Siapa tahu ada ilmu tata kota yang bisa dia dapatkan di situ.


'' Itu orang nya Ayah..,dan tangkap gadis yang ada di sampingnya..' Liuyang menunjuk Nang Feng.


Liurong terkesima melihat kecantikan Putri Hong Ying. Dengan sedikit terkekeh, dia mendekati keduanya.


Beberapa sosok orang Tiba-tiba muncul di belakang Liurong. Para tetua dari Bulan Perak telah tiba.


'' Ketua Liu.., mana orangnya yang telah menghina sekte kita..? Tanya semua tetua di belakangnya.


'' Pemuda dan gadis itu.., dan tugas kalian menangkap wanita dan membunuh pemuda di sampingnya...


Salah satu tetua maju menatap Nang Feng, Tanpa bicara, langsung menghantam ke depan..


Selarik sinar hitam menerpa ke arah Nang Feng, tapi dengan tehnik Langkah langitnya, Nang feng menghilang di depan nya..


Belum sempat dia sadar,Tiba-tiba sebuah pukulan mendarat di punggung tetua itu..


''Huaaakkk...


Tubuh tetua itu terbanting keras ke tanah dan langsung pingsan.


Kelima tetua lainnya tercengang melihat kejadian itu, sebagai kultivator tahap Saint 3, para tetua itu merasa dirinya terhebat selama ini. Sudah puluhan tahun sekte berdiri, belum ada orang yang berani menantang mereka.


Dengan penuh aura membunuh,Tetua satunya melesat ke udara, dan dengan serangan tangan kosong, dia menerjang..


'Pukulan Serigala darah....


Cahaya ungu berbentuk cakar Serigala menuju ke tubuh Nang Feng, tapi dengan lembut, Nang feng menerima cahaya itu. Dia mengangkat tinju dan menerima serangan itu..


'' Booomm....


Energi Qi berbenturan..,terlihat tubuh tetua di udara yang melancarkan pukulan itu terbang bagai layangan putus, di sertai lelehan darah yang terhambur dari mulutnya. Tubuhnya langsung jatuh ke tanah dan pingsan seketika.


Semua mata yang menyaksikan kejadian itu melotot tidak percaya. Para tetua Sekte Bulan Perak telah malang melintang di dunia Kultivator, kini di robohkan oleh pemuda yang umurnya belum cukup 20 tahun. Dan itu pun hanya dengan sekali pukulan. Mereka tidak tahu samasekali akan tingkat kultivasi Pemuda dan gadis cantik itu.


Semua orang menahan nafas.

__ADS_1


__ADS_2