
Nang feng berada di dalam ruang khususnya, Ruang pribadi untuk berkultivasi. Hari itu dia kembali membentuk Zent Qi yang lebih besar sampai dimana batas tubuhnya. Nang Feng masih ingat ketika dia bertarung dengan kaisar Meng Wu dan mengalami kekalahan, andai bukan karena Jing long si ular raksasa, mungkin dia yang akan tewas. Untunglah Jing long berhasil membunuhnya.
Dengan bantuan dari pil tingkat 7, dia akan menambah kekuatan nya. Zent qi didalam tubuhnya baru 20 persen, dan dia akan mencoba membuatnya jadi 30 persen, itupun jika tubuhnya mampu untuk menampung energi itu. Nang feng harus menambah tingkat kultivasi nya dahulu, agar Zent Qi yang meluap nanti akan segera teredam. Dengan menyerap lima butir pil sekaligus, Nang feng segera menarik semua energi bumi yang ada .
Lima butir pil yang di telannya, belum meresap sempurna di hari ke tiga ini, selama tiga hari pula, Nang feng membentuk pondasi jiwanya. Karena dia tahu, tanpa pondasi jiwa, Zent Qi tidak akan terbentuk sempurna.
Seluruh tubuhnya berguncang hebat , Nang feng merasa Qi dalam badannya bergejolak hendak keluar, dia masih menahannya, sampai Qi yang dia rasa telah menjalar dari ujung kaki ke ujung rambut.
Seketika terdengar suara ledakan teredam dari dalam tubuhnya.
''Buuum...
Asap tipis keluar dari seluruh tubuh Nang Feng, suara ledakan tadi bertanda dia telah naik tingkat menjadi Saint tahap 6.
Tapi dia masih merasakan Zent Qi bergejolak , kembali Nang Feng ke posisi kultivasinya, dan menunggu tenaga itu mengalir ke seluruh tubuhnya.
Kembali terdengar dentuman..
''Buuumm...
Seluruh badannya diselimuti cahaya warna kuning, Nang feng merasakan kekuatan besar mengalir ke setiap pori pori ,setelah itu, Zent Qi kembali berkumpul ke Dantian nya. Saint tahap 7 berhasil dia capai tanpa kesulitan samasekali. Nang feng segera mengatur pondasi kekuatan, Asap yang keluar sekarang dari tubuhnya kini berwarna ungu, itu adalah energi racun akibat Nang Feng telah menyerap inti monster Kalajengking.
Di hari ke lima, Nang feng keluar dari ruangan itu. dia merasa tubuhnya sangat ringan,dan tenaganya semakin kuat. Kini Zent Qi dalam Dantian nya telah bertambah menjadi 30 persen.
Setelah membersihkan diri, Nang feng keluar dari kamarnya. Menuju ke belakang istana, di sana dia rencana untuk meminum teh, tapi dia urungkan niat itu. Nang feng melihat gadis bercadar sedang latihan di belakang istana. Hua mei sedang memegang sebuah pedang, dan bergerak lincah bagai sedang menari.
Diam diam Nang Feng duduk di Gazebo sambil menatap gadis cantik itu. Tehnik pedang yang tinggi di peragakan oleh Hua mei
membuat Nang Feng terpesona.
__ADS_1
Hua mei menghentikan gerakannya, kemudian segera berkultivasi untuk meredam Qi yang kembali masuk ke dantiannya. Setelah beberapa saat, Dia pun bangkit lalu berjalan meninggalkan tempat itu. Tapi belum jauh melangkah, Hua mei merasa ada aura yang sangat dia kenal. Dia segera berhenti dan ingin memastikan pemilik aura itu. Dengan ekor matanya, Dia melirik ke arah kursi di gasebo.
'' Deg....
Jantung Hua mei terasa hampir berhenti berdetak, tatapan mata yang sangat mempesona seolah menghipnotis mengarah tajam ke arahnya. Sosok yang di yang diliriknya telah berjalan menghampiri. Hua mei dengan gugup segera mengatur perasaannya yang kacau balau.
''Nona Mei.., tehnik pedang mu luar biasa, meski tanpa qi, serangan pedangmu bisa membunuh orang dari jarak jauh..' Nang Feng berdiri tepat di depannya.
'' Yang Mulia Kaisar.., hanya tehnik dasar berpedang saja, saya cuma melatih otot tubuh yang telah lama saya tidak gerakkan..' Hua mei menjawab dengan pipi kemerahan.
'' Kenapa wajahmu memerah begitu..? apa nona mei sedang sakit..? tanya Nang Feng dengan sedikit heran.
Dada Hua mei kembali bergemuruh, salah tingkah campur malu menguasai dirinya.
Dia hanya diam seperti patung.
'' Saya akan membuatkanmu tempat latihan khusus, karena jika kekuatan tubuhmu meningkat, seluruh istana ini akan hancur kalau kamu berlatih di sini...? Nang Feng kemudian berlalu di samping Hua mei.
Dia ingin membuatkan dirinya tempat latihan khusus. Hua mei semakin melayang mengingat hal itu jika terjadi.
Nang feng berada dalam kamarnya, dia mengeluarkan Jing long untuk menemani bercakap cakap.
'' Selamat tuan.., anda kini telah naik tingkat ke level Saint tahap 7. Tidak lama lagi, Bunga Lotus Suci dapat anda serap jika telah berada di dunia Dewa..' Jing long menatap Nang Feng.
Nang feng hanya mengangguk dengan senyuman tipis.
'' Jing long.., Waktu pertama kali saya bertemu dengan Nona Hua mei, Zent Qi di tubuhku bergejolak seakan hendak keluar , apakah kamu tahu penyebabnya..? Tanya Nang Feng.
'' Tuan.., Zent Qi adalah qi yang telah berevolusi, tubuh anda adalah tubuh Dewa Gun Luo, dan dapat merasakan semua tubuh Ilahi, demikian juga dengan Hua mei, dia bisa merasakan Zent Qi, tapi karena tehniknya masih rendah, maka dia tidak menyadari. Tapi cepat atau lambat, Hua mei pasti akan tahu hal itu. Zent Qi anda bergejolak, karena tubuh anda berlawanan dengan Hua mei yang memiliki elemen dingin, tapi jika anda mendapati tubuh Ilahi energi panas, maka otomatis Zent Qi akan menyerap dan bertambah kuat...' Jing long bersemangat menjelaskan.
__ADS_1
'' Apakah ke depannya, Hua mei bisa mengontrol Qi nya,seperti saya sekarang ini..? Karena seiring waktu, kekuatan kultivasi dia akan meningkat juga..
'' Bisa tuan.., Ada beberapa jalan, Hua mei harus menyerap Bunga Sari salju, harus menyerap inti Phoenix Es, harus menetap di tempat yang di penuhi salju, dan yang paling terakhir, melakukan kultivasi ganda dengan yang memiliki energi panas atau api, Zent Qi adalah salah satu hawa panas tersebut..' Jing long melirik Nang Feng sedikit senyum cabul.
'' Apa itu kultivasi ganda..? Nang Feng menatap penuh penasaran.
'' Kultivasi ganda.., hal yang biasa lakukan oleh sepasang suami istri, atau persatuan energi. Hua mei bisa menyerap panas dari tuan, dan tuan bisa mengambil hawa dingin tubuh Hua mei, saling menguntungkan, dengan menyerap Zent Qi, Hua mei bisa meredam dan mengontrol hawa dingin, sementara tuan sendiri, bisa menambah kekuatan Zent Qi di dalam tubuh..'
'' Jika Nona Hua mei tidak mendapatkan sesuatu yang bisa menetralkan energinya, Apakah yang terjadi..? Nang Feng terus bertanya.
'' Tubuh Ilahi itu akan membeku seperti es atau salju, dan dalam waktu tertentu, nyawa Hua mei pasti akan melayang karena seluruh isi dalam tubuhnya akan berubah menjadi Es.. ' Jing long sedikit ngeri membayangkan jika itu terjadi.
Nang feng sekarang telah mengerti akan tubuh Ilahi dari nona Hua mei. Segera dia mengeluarkan kitab tentang semua herbal dan tentang tubuh ilahi. Dia mencari keberadaan dari Bunga Sari salju, Phoenix Es, Dan energi panas.
Menurut kitab itu, Bunga Sari Salju biasa tumbuh di kedalam Goa Salju, dan harus hidup 500 tahun. Itupun sangat langka keberadaannya. Untuk inti Phoenix Es, kultivator harus berada di tinggkat SURGAWI, jadi berarti, inti Phoenix ini adanya di alam Dewa. Sementara Untuk energi panas, bisa di dapatkan dari kultivator yang pernah menyerap inti api Biru atau Zent Qi. Jadi cara paling mudah , adalah dia harus melakukan kultivasi ganda dengan Hua mei. Nang feng tersenyum kecut memikirkan hal itu.
Satu bulan berlalu.., tempat latihan khusus untuk Hua mei telah jadi, Ketua Bing cia yang memiliki elemen es, telah membuatkan ruangan yang penuh dengan salju. Dengan hawa dingin ini, Hua mei bisa berlatih dengan mengeluarkan energi dinginnya.
Nang feng telah menjelaskan perihal tubuh Hua mei pada ayahnya Hua Long. Dan Hua Long rupanya telah paham akan cara membuat anaknya bertahan hidup, dia tahu akan soal kultivasi ganda. Hua Long dalam hatinya sangat berharap pada Kaisar muda ini untuk memperistri anaknya.
'' Paman Hua Long.., Tingkat Hua mei sekarang berada di Kaisar 5, Belum waktunya untuk mencemaskan hal itu. Nanti jika Nona Hua berada pada tingkat Saint, barulah kita memikirkan cara masalah tubuhnya..' Nang Feng berkata ketika dia melihat Hua Long termenung.
Hua mei yang telah tiba sangat bahagia melihat ruangan penuh salju, seketika aura miliknya keluar dan menyatu dengan salju itu. Wajahnya semakin cantik bersinar ketika hawa dingin menerpanya. Salju itu makin bertambah dingin, bahkan telah sampai di seluruh aula istana.
Di dalam ruangan terlihat Bing cia dan para tetua Bunga Es bercakap cakap sambil mengelus rambut Hua mei yang hitam mengkilat itu. Mereka sangat menyayangi Hua mei, karena Bing cia dan seluruh muridnya memakai kekuatan elemen es, jadi kedepan nya nanti, Putri Hua mei ini bisa membantu mereka menerobos kultivasinya.
'' Ketua Bing cia..,jangan terlalu memanjakan nona Hua, Dia kesini untuk berlatih,bukan untuk bersenang senang..'' Kata Nang feng sambil balik badan menjauh.
Mendengar hal itu, Bing cia sedikit tersenyum getir, sementara putri Hua mei, menghentakkan kakinya ke salju dengan bibir manyun..
__ADS_1
Dasar lelaki tidak peka...
Bing cia dan para tetua serentak tertawa terbahak bahak.