KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
39. IDENTITAS KETAHUAN.


__ADS_3

Wali kota Dang Wu Tiba-tiba gemetar begitu mengenali suara wanita yang membentak barusan, begitupun semua orang yang ada di ruangan itu. Dengan serentak mereka berlutut memberi hormat.


'' Salam Tuan Putri Hong Ying...'


Teriak mereka bersamaan.


Nang feng juga terkejut mendengar nama Putri Hong Ying di sebut. Karena dia berdiri membelakangi, jadi dia tidak melihat Putri itu.


'' Walikota, jelaskan apa yang telah terjadi di paviliun ini..'' Suara Putri Hong Ying terdengar sangat gusar.


Walikota pun maju dengan gugup, dia menjelaskan dengan penuh hormat.


Setelah mendengar penuturan itu, Putri Hong Ying pun beralih ke Nang Feng.


'' Pemuda.., benarkah kejadian seperti yang di ceritakan walikota Dang Wu..? Tanya putri Hong Ying.


Nang feng pun kini berbalik dan langsung menatap mata Putri Hong Ying.


Bagai tersengat tawon, Putri Hong termundur saking terkejutnya.


Wajah tampan yang selama ini menghiasi tidur malam nya ,telah berdiri di hadapanya menatap dengan tegas. Hatinya langsung kacau balau, sejenak dia terbawa arus pesona wajah Nang feng. Semua orang yang berada disitu sangat bingung melihat hal ini, Putri Hong Ying yang terkenal dingin dan tegas, tidak di sangkanya bisa bersikap begitu. Ada hal apa sebenarnya ?


'' T..Tuan Nang Feng.., sejak kapan anda berada di kota ini..? Tanya Hong Ying dengan wajah sedikit merah.


'' Oh.., daritadi pagi saya tiba, dan berkeliling melihat suasana ibukota yang sangat indah ini..' Jawab Nang Feng dengan senyum tipis nya.


Dada Hong Ying terasa bergemuruh, Senyum itu sangat mempesona. Andai tidak ada orang lain di situ, Serasa dia akan berlari memeluk pemuda tampan di depan nya ini. Wajahnya semakin merah merona.


'' Jika begitu., Sudilah kiranya Tuan Nang Feng ikut bersama saya ke istana, untuk menemui Ayahanda ..' Putri Hong Ying sangat kaku mengeluarkan kata-kata.


'' Baiklah jika begitu.., harap Putri beri tunjukkan jalan..'' Kata Nang feng segera berjalan melewati sang putri dan berdiri menunggu di dekat pintu masuk.

__ADS_1


Putri Hong Ying menatap semua pengurus dan pelayan beserta walikota Dang Wu, kemudian dengan dingin, dia menunjuk ke arah walikota.


'' Cepat bersihkan tempat ini, Jika sampai Ayahku mengetahui kalau kalian telah menyerang tamu kehormatan, maka saya pastikan, kalian tidak bernafas lagi ..' Putri Hong Ying berbalik dan segera menemui Nang Feng. Mereka pun berjalan menuju ke Istana.


Putri Hong Ying mengajak naik kereta istana, tapi Nang Feng menolak dengan alasan ingin melihat lihat ibu kota. Hati Putri Hong Ying pun sangat senang, dengan begitu, dia bisa berdekatan agak lama dengan Nang Feng.


Setelah bayangan Hong Ying pergi, walikota Dang Wu beserta seluruh orang di situ, terpana. Mereka sangat heran dan bertanya tanya, siapa sebenarnya pemuda yang begitu di hormati oleh kaisar dan putrinya itu? wajah walikota Dang Wu hanya bergidik ngeri mengingat kejadian tadi.


Sementara di dalam istana, kaisar Hong Xi tengah duduk bersama para petinggi dan para panglima untuk membahas masalah perkumpulan Tengkorak hitam yang telah meresahkan para penduduk. Berbagai laporan dari kerajaan kecil, kalau Tengkorak hitam itu perlahan lahan membangun kekuatan. Dan ini cukup meresahkan hati Kaisar Hong Xi.


Tiba-tiba, pintu aula pertemuan di buka paksa dari luar...


Terlihat seseorang dengan pakaian khusus Telik sandi kerajaan menerobos masuk..


' Kurang ajar..,siapa yang berani menyuruhmu menerobos masuk..?? Bentak Panglima terdekat dsitu.


Namun Telik sandi itu telah berlutut memberi hormat pada kaisar.


'' Ampun Baginda Kaisar, Saya telah mendapatkan info dan bukti dari pemuda yang di lomba Alkhemist dulu..' Telik sandi itu gemetaran.


'' Bagaimana ? Apakah kamu telah mengetahui asal usul pemuda Nang Feng itu di wilayah Selatan..?


'' Ampun Baginda.., Pe..pemuda itu adalah Kaisar Nang Feng, kaisar baru yang telah membunuh Meng Wu setahun yang lalu....


Kaisar Hong Xi beserta seluruh orang di dalam aula itu terngangah heran. Jatuhnya dan kematian kaisar Meng Wu oleh seorang pemuda sangat menggemparkan seluruh alam bawah. Bagaimana tidak, Kaisar Meng Wu dulu merupakan tokoh kultivator yang sangat di takuti oleh siapapun. Bahkan wilayah selatan dahulu, merupakan wilayah yang tidak tersentuh oleh kaisar lainnya.


Tubuh Kaisar Hong Xi pucat berkeringat dingin mengingat sikapnya terhadap Nang Feng. Kembali dia ingat saat Nang Feng mengurai bahan dari pil yang sudah jadi, belum pernah ada manusia yang melakukan hal tersebut. Pantas saja dia sangat tenang dan sangat percaya diri. Kaisar Hong Xi segera memanggil kakak seperguruannya, Lin Moy, dan menceritakan semua jati diri Nang Feng. Lin Moy pun sungguh tidak percaya, tapi informasi dari telik sandi sangat akurat dan terpercaya.


'' Kakak Moy.., Kita mesti bagaimana jika Kaisar Nang Feng benar-benar datang ke istana kita ini..'' Tanya Hong Xi.


'' Ya mau bagaimana lagi, kita beserta seluruh rakyat, akan memperlakukan dia sebagai kaisar yang agung, mengingat betapa hebatnya kekuatan dia, kita mesti harus berhati hati dan menjaga jangan sampai ada hal yang tidak dia suka, dan, kita beserta seluruh orang di ruangan ini, akan meminta maaf karena terlambat mengetahui jati dirinya..'' Tutur Lin Moy panjang lebar.

__ADS_1


Kaisar Hong Xi pun mengangguk angguk setuju.


Masuklah pengawal pintu aula ..


Dengan penuh hormat, dia berlutut di depan kaisar..


'' Lapor Baginda, Tuan putri Hong Ying beserta seorang pemuda bernama Nang.....


Kaisar Hong Xi melesat tanpa peduli lagi ucapan pengawal itu.. seluruh orang mengikuti arah kemana Kaisar pergi. Lin Moy pun terlihat sedikit tidak tenang.


Kaisar Hong Xi datang sendiri untuk menyambut Kaisar Nang Feng.


Putri Hong Ying duduk dengan sedikit manja di sebelah Nang Feng,di sebuah kursi batu yang memang di sediakan sebagai kursi untuk menunggu kaisar.


Dari dalam ruangan, Kaisar Hong Xi dan beberapa orang telah berdiri dengan sikap penuh penghormatan. Putri Hong Ying pun heran bersama Nang Feng.


'' Salam sejahtera yang mulia Kaisar Nang Feng penguasa wilayah selatan..'' Kaisar Hong Xi dan seluruh orang menjura memberi penghormatan pada Nang Feng.


Putri Hong Ying terbelalak heran ..


Dia sungguh tidak percaya, tapi melihat Ayah dan gurunya memberi hormat, dengan segera, diapun menjura hormat pada Nang Feng.


Nang feng hanya berdiri mematung, menatap semua orang yang masih sedikit membungkuk. Segera dia memahami situasi, jika jati dirinya telah di ketahui oleh para orang istana.


Segera Nang Feng membalas menjura hormat..


'' Yang Mulia Kaisar Hong Xi, Terimah kasih atas penyambutan anda., Balas Nang Feng.


Kaisar Hong Xi maju dan menggandeng tangan Nang feng, kemudian keduanya berjalan masuk ke dalam aula istana tadi. Di ikuti oleh para petinggi istana.


Putri Hong Ying masih bingung, dia segera menatap gurunya.

__ADS_1


'' Benar Hong Ying.., Nang feng itu adalah seorang Kaisar di Wilayah Selatan. Telik Sandi istana yang memberikan informasi tentang dia., Dia benar-benar pemuda yang sangat hebat..' Lin Moy melirik dengan senyum menggoda.


Putri Hong Ying hanya bisa menunduk dengan wajah bagai kepiting rebus. Sehebat itukah jati diri Kaisar Nang Feng?


__ADS_2