KULTIVATOR GILA

KULTIVATOR GILA
41. IKUT SERTA.


__ADS_3

Kaisar Hong Xi dan Lin Moy tiba paling duluan di tengah arena. Melihat tubuh penasehat Jing Kwo terkapar dengan lemah serta penuh lelehan darah. Sekujur badan nya berwarna biru, seperti orang yang telah keracunan. Dengan cepat Lin Moy mengeluarkan sebuah pil lalu memasukkan ke mulutnya. Kemudian dia mengalirkan qi nya untuk membantu Jing Kwo menyerap pil penyembuh luka dalam.


Putri Hong Ying segera berlari ke hadapan Nang Feng, dia sangat khawatir akan keadaan pemuda idaman hatinya itu. Namun setelah melihat sendiri, Hong Ying membelalakkan mata. Bagaimana dia tidak terkejut mengetahui keadaan Nang Feng tidak mengalami cedera sedikitpun . Semua orang tahu, tehnik yang di keluarkan Jing Kwo adalah tehnik pamungkasnya, dimana Saint puncak 9 dapat di tundukkan hanya dengan sekali serangan. Bahkan Kaisar pun sangat terkejut melihat Nang Feng yang masih berdiri dengan tenang.


Semua orang di arena sangat takjub padanya.


'' Kakak Moy, bagaimana keadaan penasehat Jing Kwo..? Tanya kaisar


'' Penasehat mengalami luka dalam yang cukup parah, Untung hanya pertarungan uji coba saja. Tapi luka di dalam tubuhnya, dia harus beristirahat selama 8 bulan untuk bisa mengeluarkan qi nya lagi..'' Lin Moy menjawab sambil memberi kode pengawal untuk segera membawa tubuh Jing Kwo kembali ke kediamannya.


Nang feng kemudian berjalan ke pinggir arena , ke tempat para panglima dan petinggi istana.


'' Bagaimana, apa masih ada yang ingin bertukar jurus ..? Kata Nang feng dengan tenang.


Semuanya terdiam, Orang orang yang sebelumnya meragukan kekuatan Nang Feng kini tertunduk malu. bahkan wajah kaisar pun sedikit memerah mendengar tantangan itu. Mereka sudah takut melihat kejadian yang menimpa penasehat tadi. Dengan serentak semuanya berlutut hormat pada Nang Feng.


'' Tuan kaisar wilayah selatan, kami sudah tidak memiliki keberanian, dan kami semua telah bersiap untuk tunduk pada anda..'' Suara menggelegar terdengar dari semua orang di pinggir arena itu.


Nang feng pun berjalan di ikuti oleh Putri Hong Ying turun dari arena ,kemudian dia berjalan menuju ke kamarnya untuk mengganti pakaian yang robek terkena angin pukulan tadi. Putri Hong Ying sendiri segera berlari menuju ke ibunya.


Setelah lima hari Nang Feng berada di Istana kaisar Hong Xi , hari ini dia berencana untuk melanjutkan perjalanan ke wilayah Utara, di mana tujuan pertamanya adalah kampung halaman orang tua kandung yang telah meninggal dunia.


Terlihat Nang Feng keluar dari kamarnya dan hendak mencari kaisar. Tapi sebelum dia memasuki aula istana, Putri Hong Ying Tiba-tiba muncul di sampingnya.


'' Tuan muda.., anda hendak kemana,? Kenapa tidak memanggilku.." Hong Ying berkata sedikit manja.


" Saya mencari Kaisar, untuk pamit melanjutkan perjalanan ku.." Jawab Nang Feng.

__ADS_1


Mendengar hal itu, Tubuh putri Hong Ying gemetar, dia tidak menyangka akan secepat itu pemuda idaman hatinya akan meninggalkanya. Wajahnya yang seputih salju itu memerah menahan air mata . Dia hanya bisa berdiri mematung tanpa bisa berkata kata.


Nang feng melihat Putri itu merasa heran, baru kali ini Hong Ying bersikap begitu di depannya. Tapi kemudian dia berbalik dan lanjut menuju ke dalam aula kerajaan.


Di dalam aula, di atas singgasana, kaisar Hong Xi, permaisuri dan Lin Moy sedang bercakap cakap. Melihat kedatangan Nang Feng, mereka segera berdiri dan menyapanya.


" Kaisar Nang Feng, mari ikut bergabung dengan kami.." kata kaisar Hong Xi menjura hormat di ikuti oleh yang lain.


" Tuan kaisar, Saya kesini akan pamit pada anda untuk melanjutkan perjalananku.." Kata Nang feng.


Semua orang di situ termasuk kaisar hanya terdiam, mereka sadar cepat atau lambat,pasti Nang Feng akan meninggalkan mereka.


Tiba-tiba Putri Hong Ying masuk dengan wajah penuh air mata. Segera dia memeluk ibu permaisuri.


Kaisar Hong Xi yang belum menguasai rasa terkejutnya, segera mengerti apa yang telah terjadi dengan putrinya.


" Kaisar Nang Feng, jika anda hendak melanjutkan perjalanan, kami semua tidak berani untuk menahan anda.." Kaisar Hong Xi terlihat sedikit sedih.


Putri Hong Ying maju dengan air mata bercucuran. Perasaan yang dia pendam pada Nang Feng selama ini tidak bisa lagi dia sembunyikan. Dengan sesunggukan dia paksakan dirinya berbicara .


" Tuan Nang Feng, bawalah saya bersamamu, saya bersedia menjadi pelayan anda di perjalanan .." Hong Ying membungkukkan tubuhnya.


Semua orang terkejut mendengarnya ,bahkan Kaisar dan Lin Moy termundur ke belakang. Permaisuri maju dan memeluk anaknya.


" Anakku, kamu tidak boleh berkata begitu, Kaisar Nang Feng akan merasa terbebani di perjalanan.." Kata permaisuri.


" Tidak ibu.., kalau Tuan Nang Feng merasa saya terbebani di sampingnya, saya akan berada cukup jauh di belakangnya.." Hong Ying telah membulatkan tekadnya.

__ADS_1


Permaisuri hanya bisa menatap suaminya mendengar putrinya.


Guru Lin Moy maju untuk membujuk muridnya itu, tapi Hong Ying hanya terdiam dan tetap membungkuk di depan Nang Feng.


Akhirnya kaisar Hong Xi membuka suara setelah terdiam berpikir.


" Anakku Hong Ying, Saya sebagai Ayahmu tidak ijinkan kamu untuk keluar istana, tapi mengingat usia mu yang telah beranjak dewasa, maka untuk masa depan mu, kamu sendirilah yang berhak untuk menentukan pilihan mu, karena kamu ingin mengikuti Kaisar Nang Feng, maka minta ijin lah padanya, apakah dia bersedia membawa mu serta atau tidak.." kata kaisar.


Putri Hong Ying kembali memohon pada Nang Feng, dia menjura beberapa kali di depanya.


Nang feng menarik nafas dalam dalam.., dia sedikit khawatir jika putri Hong Ying ikut bersamanya, dia takut kecantikannya yang seperti dewi itu bisa membawa masalah.


" Putri Hong Ying, bukan saya menolak untuk membawamu serta, tapi saya takut nanti terjadi hal hal yang tidak di inginkan, karena di luar sana, bahaya selalu mengintai perjalananku.


'' Nah dengar itu Hong Ying, perjalanan kaisar Feng sangat berbahaya, dia takutkan dirimu terjadi apa-apa..' Kata kaisar Hong Xi.


'' Tidak ayah, saya akan mengikuti Tuan muda kemana pun dia pergi ,saya akan ikuti dari belakang jika dia tidak ingin membawaku di sampingnya..' Kata Hong Ying mantap.


Permaisuri, kaisar dan Lin Moy terkejut bukan main, mereka semua tahu betapa keras kepalanya putri Hong Ying, sifatnya yang memang dari kecil selalu kuat jika ada hal yang diinginkannya. Mereka hanya bisa menghela nafas sambil menatap Nang Feng.


'' Baiklah..,jika kaisar dan permaisuri setuju, saya akan bawa serta putri Hong Ying...


Putri Hong Ying dengan gembira mendengarnya, terasa dia akan melompat memeluk tubuh pemuda tampan itu. Kaisar Hong Xi hanya menghela nafas panjang, permaisuri melotot tidak percaya.


Akhirnya, setelah semua persiapan sang putri selesai, Nang feng pun mengajak Hong Ying untuk keluar dari istana Phoenix dan segera menuju ke wilayah Utara.


Hati Putri Hong Ying sangat berbunga bunga dan bahagia, angan angan nya selama ini akhirnya tercapai, bisa dekat dan berdua dengan kaisar Nang Feng yang tampan gagah ini. Sungguh bagai mimpi di siang bolong.

__ADS_1


Sementara itu, di pikiran Nang Feng, dengan membawa putri bersamanya, maka dia harus menjaganya dengan baik, mengingat kultivasi dari Hong Ying yang masih rendah, Nang feng berniat untuk memberi beberapa tehnik tinggi sesuai dengan tingkatnya yang berada di Kaisar 5. Dengan begitu, Nang feng harus berburu monster lagi untuk di ambil inti nya, dengan begitu, bisa membuat Hong Ying menerobos dengan cepat.


Nang feng terbang ke arah hutan yang sangat lebat. Hutan Kesunyian.


__ADS_2