LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
DARI BUNTUNG JADI UNTUNG


__ADS_3

Wei bin dan pengawalnya yang melihat kedatangan rombongan sekte bangau putih merasa tertolong, walaupun masih sakit tapi sikap sombongnya mencuat kembali karena merasa ada dukungan.


"Hei bangs★ttt, kali ini kau dipastikan akan mati."


Sin yang mendengar teriakan wei bin itu menyudahi makannya, karena memang makanannya sudah habis.


Kemudian sin berbalik dan melihat rombongan yang baru datang, mereka berdiri disamping wei bin yang sedang dibopong.


Wei bin pun menceritakan kronologisnya kepada tetua bangau putih.


Kedua tetua yang mendengar aduan dari wei bin tidak mencerna lagi, salasatu tetua yang berada di ranah pendekar bumi tingkat menengah langsung melesat mengarahkan tinju dengan mengalirkan qi yang cukup besar.


"Pukulan harimau" teriak tetua yang menyerang Sin.


Sin yang melihat itu tersenyum geli, pasalnya kedua tetua ini tidak tau benar atau salah, yang penting dekat harus dibela.


Tak pelak sin makin muakk melihat sikap Wei bin dan para tetua itu.


Sin mengalirkan api putih ke tangan kanannya dan mengalirkan elemen petir ditangan kirinya lalu di arahakan kepada 2 tetua bangau putih.


WUSSSHHHHHH


DRRRRRRT


"Aaaaaaaargh"


Salasatu tetua yang terkena serangan petir semesta mati terkejang seperti terkena setrum, tidak sampai satu menit tubuhnya hanya menyisakan tulang dibungkus kulit kering.


sedangkan Tetua yang dilahap api putih tidak sempat berteriak karena api putih masuk kedalam mulutnya dan membakar jadi abu sampai ke kakinya.


semua orang bergidik ngeri, wei bin yang melihat itu makin ketakutan.


"A ampun se senior, saya punya mata tapi tidak bisa melihat kebesaran senior"


Sin yang mendengar ocehan itu hanya terkekeh, tipe orang model Wei bin pasti bakal mengadu lagi dan membawa pasukan yang lebih banyak dari klannya.


Aku sudah memberikan kesempatan untuk hidup, kesempatan itu datangnya hanya satu kali," ucap sin dingin.


Lalu melesat dan meninju hidung wei bin dan hasilnya tangan sin tembus ke bagian belakang belakang kepala Wei bin.


Melihat itu semua anak buah wei bin dan murid sekte bangau putih tidak ada yang tidak ngompol.


karena mereka tidak banyak tingkah sin membiarkan merek untuk melapor kepada atasannya.


Kemudian sin berkata


"Kalau klan wei dan sekte bangau putih masih datang menyerang, saat itu juga klan dan sekte kalian akan terhapus dari peta kekaisaran lin." ucap sin tegas.


.


.


.


Tak berapa lama Sin keluar dari rumah makan, Kemudian pergi mencari toko pakaian, karena selama ini dia hanya memakai pakaian ayahnya yang sudah difermak.


Setelah berjalan beberapa saat sin menemukan salasatu toko yang cukup besar, dia pun membeli 10 set pakaian dengan motif sama hanya warna yang berbeda. hitam, putih dan biru muda.


Setelah selesai sin keluar dan mencari penginapan, tidak jauh dari tempatnya, sin melihat papan nama


"PENGINAPAN WU DANG,


mungkin pemiliknya dari klan wu," pikir sin.


"Selamat datang tuan, apakah tuan mau menginap atau membeli informasi," tanya resepsionis penginapan itu.

__ADS_1


"Keduanya" jawab sin singkat.


"Baiklah tuan, kalau begitu ini kunci kamarnya, ruangannya berada dilantai 2, dan biayanya 2 koin emas/malamnya. Dan untuk informasi yang tuan inginkan, nanti manager kami yang akan datang ke ruangan tuan, masalah biaya tergantung informasi apa yang tuan inginkan.." ujar resepsionis dengan panjang lebar.


"Baiklah" jawab sin singkat, lalu pergi ke lantai 2.


Setelah sin berada dikamar, dia membersihkan badan dan langsung merebahkan tubuhnya diatas kasur.


.


.


6 jam kemudian,


TOK TOK TOK..


"Siapa" tanya sin


"Saya manager penginapan ini tuan" jawab seseorang dari luar pintu.


"Masuklah...!!!"


Ternyata manager penginapan seorang wanita paruh baya masih cukup cantik, ± sekitar 40 tahunan tapi terlihat 39 tahun.


"Baiklah tuan, perkenalkan saya Niu ren" ucap Niu ren memperkenalkan dirinya.


informasi apa yang tuan butuhkan" tanya manager tanpa basa basi.


"Semuanya" balas sin singkat


"Apa tuan yakin...?"


"Hmmmmmm" balas sin mengangguk.


Lalu sin mengeluarkan 100 koin emas.


"lanjut,,!" seru sin


"Baiklah, informasi pertama akan diadakan lelang 1 bulan dari sekarang di paviliun angsa." ucap Niu ren santai


"hanya itu..?" tanya sin terkejut,


"iya..." jawab manager


"memangnya dimana paviliun angsa itu" selidik sin


"kalau dari penginapan ini ±200 meter ke arah selatan.


GLEKKK


"Informasi umum seperti itu harganya 100 koin," gumam sin yang merasa ditipu besar- besaran.


" Baiklah klo begitu aku ingin langsung mendengar informasi yang paling besar" ujar sin agak menggebu karena masih kesal.


"Baiklah, tapi bayarannya sangat MAHAL" balas manager sembari memberi tekanan pada kata terakhirnya.


"Tidak masalah, kalau aku puas, aku bisa membayar 2 kali lipat, tapi kalau sebaliknya aku hanya akan membayar setengahnya saja" ujar sin cuek,


Manager berpikir sejenak,,,


"walaupun ini rahasia besar, tapi sebagai pebisnis yang penting uang" pikir manager dalam benaknya, kemudian tersenyum lebar


"baiklah tuan, tapi untuk informasi yang satu ini, kita tidak bisa bicara disini," ujar manager


Kemudian sin dibawa keruangan bawah tanah disana terdapat array kedap suara, sesampainya disana mereka melanjutkan obrolan yang tertunda.

__ADS_1


"Jadi informasi seperti apa sehingga harus memasang array kedap suara tingkat master" ucap sin cuek


DEGGGHHHH


"A apakah tuan muda menguasai array? tanya manager


"Bisa dibilang begitu, bahkan aku bisa membuat yang lebih kuat" balas sin cuek.


mendengar itu manger hanya bisa memegang dada, pasalnya upah membuat array ini menghabiskan 10 juta koin emas. karena di kekaisaran ini orang yang menguasai array paling tinggi hanya tingkat master.


"Apa tuan muda bisa memperbaiki array ini ke tingkat yang lebih tinggi?"


"Bisa tapi bayarannya sangat MAHAL" balas sin sedikit tekanan.


"berapa saya harus bayar..?" tanya manager


"satu,,, informasi yang pertama dan informasi yang kamu bilang informasi besar itu, gratis...!"


"Tidak masalah tuan"


"Yang kedua, aku ingin mempunyai saham di penginapan ini berupa 1 kamar VIP"


"Itu juga tidak masalah" balas manager


"Yang ketiga, kamu harus bayar upah yang sama, yakni 10 juta koin emas" ujar sin santai


GLEKKK, "serakah sekali" gumam manager


Sin yang melihat ekspresi manager hanya terkekeh.


"Jangan khawatir, karena array buatanku selain kedap suara juga bisa menahan serangan tingkat pendekar langit kebawah, jadi bisa dijadikan tempat perlindungan." ucap sin


"Benarkah itu tuan muda..??"


"Anda boleh mencobanya nyonya setelah array selesai dibuat," balas sin sangat meyakinkan.


"Baiklah tuan muda, kalau begitu saya setuju dengan persyaratan tuan muda." balas manager Niu.


mendengar itu sin berguman


"DARI BUNTUNG JADI UNTUNG" Sin terkekeh serakah.


.


.


.


"Jadi informasi apa yang nyonya anggap penting dan rahasia besar itu..?" tanya sin penasaran.


"Informasi ini berkaitan dengan kekaisaran Lin, dan Awal dari cikal bakal malapetaka yang akan datang adalah karena tuan putri Lin yi, putri kaisar lin guang menolak lamaran pangeran dari kekaisaran chen. berita penolakan ini sebenarnya belum banyak yang tau, hanya orang- orang tertentu saja yang mengetahuinya." ucap manager panjang lebar


"Apa yang aneh dari penolakan ini, ku rasa tidak ada yang aneh dari informasi yang anda berikan nyonya." ujar sin


"Masalah yang sebenarnya bukan itu, tapi akibat dari penolakan itu kekaisaran chen berencana menyerang kekaisaran Lin, tapi waktu pastinya saya tidak tahu, yang saya tahu dari mata- mata yang kami kirim di kekaisaran chen. Kaisar chen song yang tidak menerima penolakan dari putri Lin yi merasa sudah direndahkan, jadi kaisar chen berencana menyerang kekaisaran lin."


"Apa berita itu akurat nona manager..?" tanya sin memastikan


"Saya yakin 90% tuan muda." balas manager


Sebenarnya berita ini belum banyak yang tahu, mungkin hanya kekaisaran dan beberapa tokoh besar saja yang tahu, pasalnya, selain penyerangan yang akan dilakukan tidak tahu kapan akan terjadi, juga mengantisipasi supaya rakyat tidak ketakutan.


"Walau ini baru pertama kali bertemu lin yi, kenapa aku mengkhawatirkannya..?" ucap Sin dalam benaknya.


BERSAMBUNG...

__ADS_1


__ADS_2