LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
KUAT TAPI GENIT


__ADS_3

Qing ruo yang namanya disebut kemudian bediri dan naik keatas panggung.


.


.


.


"Mohon bimbingannya" ucap Qing ruo merendah


.


.


"Wah ini bakal jadi korban yang ke enam" sahut salasatu penonton


"Iya benar, murid dari sekte pedang biru terlalu kuat, apalagi sekarang lawannya hanya seorang perempuan" timpal yang lainnya,


"Haissssshh,, sayang sekali wajah cantiknya kalau sampai terluka," balasnya lagi.


"Jaga bicara kalian,,! walaupun dia perempuan, tapi dia adalah putri dari patriak sekte rubah putih" sahut seseorang yang menguping pembicaraan dua orang disampingnya.


.


.


.


"Pedang terbang gerakan ketiga" teriak Tie bu yang langsung menggunakan gerkan ketiga dari jurusnya itu


"Pesona tarian pedang tingkat kedua" teriak Qing ruo


Pedang Tie bu melesat kearah Qing ruo, begitupun dengan Qing ruo maju terus dengan tarian pedangnya


Tusukan dan hantaman pedang terus dikontrol oleh Tie bu dari jarak jauh.


Qing ruo menangkis, mengelak dan menahan dengan gerakan yang dapat memanjakan mata para penonton.


TRANK TRANK TRANK


Gerakan Qing ruo benar- benar menyihir mata para penonton, gerakannya halus tapi tegas.


Keduaanya sama- sama menggunakan pedang tingkat berlian, hanya saja pedang Qing ruo kualitas sempurna, sedangkan pedang Tie bu kualitas rendah. Dalam 5 menit mereka berdua sudah bertukar ratusan jurus.


pedang Tie bu dengan intens menyerang Qing ruo.


Sampai Qing ruo sangat kesulitan untuk mendekati Tie bu, karena selalu dihalangi oleh pedang terbangnya.


beberapa cm pedang Tie bu akan menusuk bahu Qing ruo, Qing ruo dengan cepat mengelak kesamping.


"Pesona tarian pedang tingkat tiga" teriak Qing ruo meningkatkan daya serang dengan tambahan energi qi yang lebih besar,


Melihat pedang tie bu melesat didepan matanya, Tanpa menyia- nyiakan kesempatan, Qing ruo mengayunkan pedang dari atas kebawah.


TRANKK


PRANKK


Pedang milik tie bu terpotong jadi dua.


Qing ruo tidak menunggu waktu lagi, karena Tie bu sudah tidak bersenjata, Qing ruo menyimpan pedangnya dan langsung menggunakan jurus tangan kosongnya.


"Pukulan naga," Teriak Qing ruo melesat ke arah Tie bu


"Perisai baja" ucap tie bu menggunakan jurus bertahannya


Saat pukulan Qing ruo menghantam jurus perisai baja


BOOOOMMMM


Ledakan hebat terjadi diatas arena, tapi karena sudah dipasang array tingkat master, ledakan itu tidak membahayakan para penonton.


Tie bu terdorong 10 langkah, sementara Qing ruo masih berdiri ditempatnya.


Karena Qing ruo tidak merasa puas dengan serangannya, Dia menggunakan jurus pamungkasnya


"Pukulan bayangan naga"


Dari kepalan tangannya keluar energi qi berbentuk naga yang cukup besar, melesat dan meliuk- liuk kearahTie bu


Karena pedangnya sudah hancur, Tie bu yang diserang dengan jurus yang lebih kuat, hanya bisa bertahan dengan perisai yang sama.


Saat bayangan naga menghantam jurus perisai baja nya.


BOOOOOOOOOMMMMMM


Terjadi ledakan lebih besar dari yang sebelumnya dan menghancurkan arena.


Tie bu yang terkena jurus milik Qing ruo terluka cukup parah, sampai pingsan. walaupun begitu tidak sampai membahayakan nyawanya.


Tie bu pun dibawa turun oleh para prajurit, dari atas arena.


Kemudian jendral kekaisaran mengumumkan pemenangnya.


"Pemenangnya adalah nona Qing ruo" ucap sang jendral


.


.


.


"Apa ada yang ingin naik keatas arena dan melawan nona Qing ruo?" tanya sang jendral melihat kearah penonton


Sebenarnya masih banyak jenius yang belum naik keatas panggung, tapi karena harus melawan Qing ruo, para jenius itu menjadi ciut.


Qing ruo adalah salah satu peserta yang di unggulkan dalam turnamen muda terbuka.


"Apa nona Qing ruo ingin menantang seseorang?" tanya sang jendral


Qing ruo pun mengangguk


"Aku ingin melawan tuan muda Sin." ucap Qing ruo lantang.


Walaupun Qing ruo sudah mendengar beberapa hal tentang Sin, tapi informasi yang baru didengar di dalam istana, hanya tentang hubungan sin dengan 2 putri dan 1 matriak sekte.

__ADS_1


Sebenarnya Qing ruo hanya penasaran, karena tidak mungkin 2 kekaisaran meyerahkan putrinya kepada satu pemuda yang sama, Kalau pemuda itu tidak memiliki kelebihan.


Sin yang disebut namanya, kemudian terbangun dari lamunannya, ternyata sin bukan memperhatikan pertarungan sebelumnya, tapi sedang memperhatikan kecantikan dan tubuh semampai Qing ruo.


"Sin'er apa kau akan melawannya?" tanya Yu xiao


"Apa itu perlu?" sin balik bertanya


"Terserahmu saja, tapi jika kau tidak naik keatas arena, maka kau dianggap pecundang" ujar Yu xiao


"Baiklah kalau begitu, aku akan melawannya"


Sin berjalan keatas arena dengan gayanya yang santai.


.


.


.


.


"Huuuuhhh, pemuda yang mempunyai ranah kultivasi yang sama dengan nona Qing ruo saja, bisa ditumbangkan. Apalagi ini" ejek salasatu penonton


"Benar, kali ini mungkin memerlukan 2 detik untuk menyingkirkan pemuda lemah seperti dia" timpal yang lain


"Maklum, pria itu hanya modal tampan, jadi nona Qing ruo sedikit tergoda" balas penonton yang lain.


Ejekan terus terlontar dari para penonton yang sama sekali tidak mengenali sin. Dan para penonton ini tidak tahu klo sin adalah menantu dari dua kekaisaran.


Sin yang mendengar dirinya diejek, hanya cuek bebek saja.


"Nona cantik, karena kau yang menantangku, maka majulah...!!" seru sin dengan senyum menawannya.


Lin wuqing dan lang xie ji mendengar perkataan menantunya yang malah menggoda lawannya, hanya tersenyum kecut. Inilah resiko punya calon mantu yang tampan, kuat tapi genit. Begitulah kira-kira pikiran 2 kaisar ini. Walaupun kedua kaisar ini mempunya istri lebih dari 10.


Qing ruo yang merasa ditantang langsung menyerang.


"Pukulan naga tingkat pertama" teriak Qing ruo melesat dan mengepalkan tangannya.


Sin melihat serangan Qing ruo hanya diam saja, saat jurus Qing ruo akan mengenai wajahnya, sin langsung menangkap kepalan tangan Qing ruo, kemudian melempar pelan ke dinding array


BAAAMM


Tubuh Qing ruo menabrak array penghalang.


Walaupun hatinya terkejut, Qing ruo berdiri lagi, dan menggunakan jurus yang sama tapi tingkat yang berbeda.


"Pukulan naga tingkat kelima" teriaknya yang langsung menaikan jurusnya


Lagi- lagi saat pukulan Qing ruo mendekati Sin, Sin kembali melemparkan kearah yang sama


BAMMMMM


UHUKKKK


Kali ini sedikit keluar darah dari sudut bibir Qing ruo, karena makin penasaran, Qing ruo menggunakan jurus pamungkasnya dengan 75% energi qi nya.


Setelah sedikit komat kamit, dan mengalirkan energi qi ke tangannya.


"Pukulan bayangan naga"



Ketika bayangan naga itu sudah didepan Sin.


Sin menampar naga itu dari bawah ke atas, bayangan naga itu terlempar ke dinding array bagian atas


BOOOOOMMMMMM


Array seketika hancur berantakan.


sebagian penonton yang dekat dengan array penghalang terkena imbasnya, beberapa penonton ada yang terluka tapi tidak parah.


.


.


.


"KHUAAAAKK" Qing ruo memuntahkan banyak darah.


Sin yang melihat wajah Qing ruo pucat, langsung menghampiri dan memberinya pil penyembuh tingkat langit.


Dalam beberapa menit luka luar dan dalamnya sembuh total.


Semua orang terkejut dengan aksi pemuda yang dikira lemah ternyata kemampuannya diluar dugaan.


Mereka juga terkejut dengan pil yang diberikan oleh Sin, dapat menyembuhkan luka Qing ruo dengan sangat cepat. Pasalnya Tie bu dan peserta lain, yang terluka lebih awal karena pertarungan di arena persahabatan, belum ada yang sembuh total, seperti halnya Qing ruo saat ini.


"Huuuhhhh,,, bahkan aku saja tidak akan sanggup menahan serangan ruo'er tanpa perisai" gumam Qing su pelan.


Qing ruo sendiri sangat terkejut dengan cara sin menghancurkan jurus andalannya, ayahnya saja yang sudah berada di ranah pendekar suci tahap menengah, tidak bisa melakukan itu dengan tangan kosong.


"Te terima kasih tuan muda sin," lirih Qing ruo yang menundukan kepalanya


"Sudahlah nona cantik, ini hanya pertarungan persahabatan, tidak perlu sungkan begitu..!" seru Sin sembari menggodanya


Dengan kekalahan Qing ruo, kaisar Lang xie ji menghentikan acara tarung di arena persahabatan itu. Walaupun peserta lain masih banyak, tapi Lang xie ji tidak ingin memepermalukan peserta dari kekaisaran, kerajaan, dan sekte yang hadir, akibat aksi calon mantunya itu.


Para penonton dari berbagai lapisan, baik itu kultivator pengelana, pedagang ataupun pelancong biasa, Akhirnya membubarkan diri.


Tetua Yong li yang melihat arena persahabat dari kejauhan sangat terkagum dengan aksi yang diperlihatkan oleh Sin.


Tapi setelah tahu kalau ternyata pemuda itu adalah calon suami dari Lang xie yue, wanita yang sudah membunuh anaknya, Yong lu. Darah tetua Yong li langsung mencuat di keningnya.


Tetua Yong li pun berencana, kalau Lang xie yue tidak ada, maka sasaran awal adalah membunuh kekasihnya itu.


"Baiklah kita kembali ke markas, tunggu moment yang tepat, disaat itu kita akan menghabisinya sampai lebur," ujar tetua yong li kepada prajurit tempur yang dibawanya


Tetua yong li sangat yakin bisa membunuh Sin, apalagi dengan bantuan 500 prajurit tempur dari kekaisaran api.


.


.

__ADS_1


.


***


Di istana kekaisaran es


"Tuan muda, apa tuan muda ada waktu?" tanya pria paruh baya.


"Hmmmm" Sin hanya mengangguk karena tidak mengenali pria paruh baya itu


"Perkenalkan,,,, pria tua ini bernama Qing su. Ayah dari gadis, yang sudah tuan muda lawan tadi," ujar Qing su memeperkenalkan dirinya


"Ternyata senior, maaf jika sebelumnya sikapku kurang sopan."


"Jangan sungkan begitu tuan muda, bersikaplah seperti tadi, karena itu lebih nyaman saat kita melanjutkan obrolan selanjutnya"


"Hmmmm, kalau begitu paman juga jangan sungkan, panggil saja aku Sin atau Sin'er..!!" seru sin menanggapi ucapan Qing su


"Baiklah Sin'er....."


"Sin'er,, jujur saja paman sangat penasaran. Bagaimana cara mu menghalau serangan anakku Ruo'er dengan mudah tanpa menggunakan energi qi,,,? tanya Qing su penasaran


"Kekuatan fisik" balas sin santai


"Maksudnya...?" Qing su masih belum mengerti


"Kebanyakan kultivator hanya mengolah tubuhnya dengan energi qi, tapi fisiknya tidak diolah sama sekali. Latihlah fisik sampai melebihi batasan nya. Latihan fisik juga sama dengan kultivasi, harus dimulai dari 0 lanjut ke 1,2,3 dst...." ujar sin panjang lebar


Sin terus menjelaskan metode- metode yang sangat sederhana dalam melatih fisik.


"Hmmmm," Qing su mengangguk faham


.


.


.


Sin dan Qing su pun cukup lama berbincang dan tukar pikiran,


.


.


.


.


"Ayah...!!" tiba- tiba Qing ruo datang dan berdiri disamping keduanya


"Ruo'er,, Dududklah...!!!" seru Qing su


Qing ruo pun duduk diantara Sin dan ayahnya.


Awalnya Qing su masih ngobrol ngaler ngidul untuk mencairkan suasana terutama anaknya yang terlihat gugup.


Setelah sedikit mencair, Qing su pergi dari dua anak muda yang sedang asyik bercanda itu.


.


.


.


.


Lebih dari 3 jam Qing ruo dan Sin ngobrol berdua ditaman istana.


"Tuan muda, ini sudah tengah malam, kenapa belum tidur?"


"Mustahil aku bisa tidur malam ini, kalau wajahmu terus melintas dipikiranku"


Qing ruo yang mendengar dirinya digoda hanya menunduk malu.


.


.


.


.


Keduanya terus ngobrol ngaler ngidul sampai terbit fajar.


Bahkan Qing ruo sudah tidak sungkan menyandarkan kepala di bahu sin.


.


.


.


.


Keesokan harinya...


"Sin'er,,, ada hal penting yang ingin paman beritahukan" ucap Qing su


"Apa itu paman?" tanya sin penasaran


"Sebulan yang lalu, Yong lu anak dari tetua Yong li terbunuh di kekaisaran ini, dan ternyata yang membunuh Yong lu adalah salah satu calon istrimu. Sekarang tetua Yong li sedang mencari keberadaan calon istrimu itu, tapi sampai saat ini masih belum menemukannya. Walaupun Lang xie yue adalah putri kaisar Lang, tidak menutup kemungkinan, tetua Yong li akan menunggu moment yang tepat dan menggunakan cara yang licik untuk membalaskan dendamnya. Paman khawatir, kamu akan menjadi salah satu target tetua Yong li," ujar Qing su panjang lebar.


"Hmmmm,,, ternyata sudah bergerak ya,,,!!! Masalah pembunuhan itu, dari awal aku sudah tahu. Tapi paman tidak usah khawatir, aku akan mengurusnya.


"Masalahnya tetua Yong li datang kesini membawa prajurit tempur dari kekaisaran api, jadi kamu harus lebih hati- hati...!!" seru Qing su


"Ho ho hoo... jadi kaisar itu sudah ikut campur, maka akan aku ratakan sekalian." balasnya tersenyum seram.


BERSAMBUNG...


LIKE NYA MAKIN DIKIT


PADAHAL YANG BACA MAKIN BANYAK, HEHE


KLO TIDAK MAU NGASIH VOTE

__ADS_1


MINIMAL LIKE, KAN GRATIS..😁😁


__ADS_2