
Keesokan paginya sin masih tidur dengan lelap, tapi tidak dengan lin yi, karena selesai aktivitas malam, dia langsung kabur ke kamarnya.
.
.
.
"Gege bangun,,,!! ayah sudah menunggu di meja makan." seru lin yi
Sin pun membuka mata, bukannya bangun malah menarik tangan lin yi, dan bergulat selama 5 menit, walaupun belum puas sin memaksakan diri bangun dari tempat tidurnya, kemudian sin langsung membersihkan diri.
.
.
.
10 menit kemudian,,,
"Maaf ayah mertua sudah membuatmu menunggu.." ujar sin santai
"Tidak apa- apa, masakan ibu mertuamu juga belum selesai." balas lin wuqing
Tidak lama kemudian, semua makanan hasil masakan yan shi dibantu koki istana sudah selesai.
Mereka pun makan dengan lahap, tanpa ada suara yang keluar.
.
.
.
"Yi'er kenapa di lehermu ada bercak merah..??" tanya lin zhiang
"Ehhh,,,," lin yi terkejut dan mengingat- ngingat,
"I ini digigit, nya nyamuk" balas lin yi gagap.
"yang ku tahu gigitan nyamuk tidak sebesar itu" sahut lin zhiang
"Eh,,, i ini nyamuk hutan larangan, jadi nyamuknya cukup besar" ucap lin yi yang wajahnya sudah semerah tomat.
"Perasaan kemarin tidak ada bercak merah" sahut lin zhiang.
Lin yi tidak membalas, karena sudah tidak ada bahan untuk dijadikan alasan lagi.
lin wuqing dan yan shi hanya tersenyum kecut melihat leher lin yi dan mendengar obrolan kedua anaknya itu.
Sedangkan sin sendiri hanya santai menikmati makanan, tidak peka dengan keributan kakak beradik itu.
"Hmmmmhhh gege ini mau enaknya saja tapi tidak mau tanggung jawab" ucap lin yi dalam hatinya.
.
.
.
2 jam berlalu,
Kaisar lin wuqing mengadakan pertemuan lanjutan untuk membahas masalah yang sedang dihadapi, kali ini wajah kaisar sangat segar dan penuh energi positif.
Dalam pertemuan itu Kaisar lin menjelaskan, tidak jadi mengungsikan penduduk termasuk wilayah yang berada diperbatasan. Kaisar lin, hanya memerintahkan untuk memperketat penjagaan di wilayahnya masing-masing, terutama penjagaan di perbatasan, harus diperketat 5x lipat, agar bisa mengontrol keluar masuk para kultivator pengelana dan pedagang.
Masalah penyerangan yang akan dilakukan sebulan lagi, kaisar lin sudah mendapatkan solusinya, kaisar lin pun menjelaskan sedetail mungkin solusi yang sudah dibicarakan dengan calon menantunya itu, agar kerajaan- kerajaan yang ada dibawah naungannya tidak merasa khawatir, terutama kerjaan yang berbatasan dengan wilayah kekaisaran chen.
.
.
.
2 jam berlalu, pertemuan pun selesai, para raja dan patriak sekte kembali ke wilayahnya masing- masing. Tadinya sebelum pulang mereka ingin bertemu dengan sin, tapi karena sin sedang latihan tertutup di ruangannya jadi mereka tidak bisa bertemu, walau mereka sedikit kecewa, akhirnya mereka mengerti.
.
.
.
***
Sin yang berada dikamarnya mengeluarkan kotak yang dibeli dari pelelangan, dia sudah tau kalau array yang mengunci kotak itu adalah array tingkat dewa.
Sin terus mempelajari array di kotak itu sembari membuka kembali kitab array semesta diotaknya.
__ADS_1
.
.
1 hari kemudian...
Setelah sin memahami array tingkat dewa, akhirnya sin mengerti dan mngetahui pola dari semua tipe array tingkat dewa yang lebih rumit dari tingkat suci, baik itu tipe ilusi, serangan, pertahanan dll.
Kemudian sin mengeluarkan 50 inti energi tingkat 9, dan 20 pil kultivasi tingkat langit, untuk meningkatkan kultivasinya.
Kemudian sin menelan semua pil itu dan di sekelilingnya pun penuh dengan inti energi binatang tingkat 9.
dengan metode kultivasi semesta, muncul hole (lubang/ lingkaran) diatas kepalnya, hole itu menarik energi qi yang ada disekitarnya dengan sangat cepat.
Pil yang sudah ditelannya pun melebur sedikit demi sedikit menjadi energi qi dan masuk ke lautan energi /dantian, kemudian sedikit demi sedikit dari dantian diarahkan ke setiap meridian.
Dengan metode kultivasi semesta bukan hanya meridian saja yang dialiri qi, tapi sum-sum, tulang, darah, organ dalam, daging, kulit. Makanya setiap bagian tubuh sin makin kuat didalam tapi lembut dan bercahaya ( berkharisma) diluar.
.
.
.
.
4 hari kemudian
BOOOM
BOOOM
BOOOM
3X ledakan didalam tubuhnya, itu menandakan sin telah mencapai ranah pendekar suci tahap akhir.
Sin terlihat lebih tampan dan bercahaya, kulitnya lebih halus tapi juga lebih keras dari sebelumnya, penyatuan batu semestapun sudah 37%.
★ REVISI
penyatuan batu semesta sebelumnya, saya revisi baru 30%, dan setelah mencapai pendekar suci tahap akhir jadi 37%.
**
Walaupun tidak keluar darah kotor yang bau seperti kultivator lain, tapi bajunya penuh keringat. Dan dengan tubuh specialnya, pondasi kultivasinya pun otomatis langsung stabil.
Kemudian sin kekamar mandi karena bajunya sudah basah dengan keringat.
Setelah selesai, sin duduk kembali dan mengeluarkan kotak itu lagi.
Setelah mengalirkan energi qi dan energi spiritualnya kedalam titik titik tertentu, array pada kotak itu pun hilang.
Kemudian sin membuka kotak, dan didalamnya terdapat 2 kitab. satu kitab ruang dan waktu, yang kedua kitab gravitasi.
Di bawah 2 kitab itu ada selembar kertas,
pelajarilah kitab ruang dan waktu setelah menguasai keduanya kamu bisa berteleportasi dan membuat dunia jiwa.
Dan ketika kamu menguasai kitab gravitasi, kamu bisa melatih fisikmu dan kekuatan jiwamu/ energi spiritual menjadi yang terkuat.
"Huuh, kalau bisa menguasai 2 kitab ini, sungguh keberuntungan. Hanya saja pasti memerlukan waktu yang lama untuk mempelajarinya" gumam sin sambil berfikir.
Akhirnya sin memutuskan untuk mempelajari 2 kitab ini di alam dimensi, karena waktunya berbeda.
Kemudian sin menghilangkan array dan keluar setelah 5 hari mengurung dikamar.
Setelah keluar dari kamar, sin mencari keberadaan lin yi.
"Tuan muda,,, ternyata anda sudah keluar dari ruang kamar. Lebih dari 10 kali setiap harinya nona lin selalu datang kesini dan menunggu didepan pintu ruangan anda tuan." ujar pelayan yang berpapasan dengan sin
"Apa kamu tahu dimana yi'er..?
" Tadi saya lihat tuan putri lin sedang berada di taman pinggir danau."
"Baiklah, terima kasih," balas sin.
kemudian sin mengeluarkan satu kantung berisi koin emas, dan memberikannya kepada pelayan itu. Sin pun pergi ketempat dimana lin yi berada.
Saat sin sudah pergi, pelayan itu membuka kantung pemberian sin, dia terkejut karena didalamnya banyak koin emas, sebanyak 1000 koin. Gajinya saja di istana ini hanya 10 koin emas/bulan. Pelayan itu sumringah dan senyum senyum sendiri.
.
.
Diluar istana sin berjalan kearah taman dimana lin yi berada, dari kejauhan sin melihat lin yi sedang duduk ditemani beberapa pelayan perempuan ( dayang)
"Yi'er....!!!" sahut sin
__ADS_1
Lin yi pun membalikan badan, dan melihat sin yang makin tampan.
"Gege,,,," ucap lin yi sambil berlari ke arah sin,
"Apa gege sudah selesai melakukan latihannya..??"
"Belum, hanya saja gege rindu sama yi'er" ujar sin menggodanya
"Huhhh pembohong" gerutu lin yi, sembari memeluk erat sin
.
.
.
"Apa yi'er mau ikut ke suatu tempat?" tanya sin sembari mengusap kepala lin yi.
"Kemana..?"
"Ketempat dimana awalnya gege bisa menjadi kuat"
Lin yi hanya membalas dengan anggukan.
"Kalau begitu, sekalian ajak kakak ipar, sebagai putra mahkota dia harus kuat dan tahan banting" ujar sin
"Baiklah, nanti yi'er tanyakan, semoga kakak zhiang mau ikut"
"Pasti mau" timpal sin.
.
.
.
sin pun jalan- jalan disekitar istana ditemani lin yi.
.
.
.
.
"Salam tuan putri lin, salam tuan muda sin..." ucap panglima jendral kekaisaran.
Sin tidak menjawab dan hanya melambaikan tangan.
"Maaf tuan muda, saya memiliki mata tapi tidak bisa melihat. sekali lagi Maafkan saya tuan muda atas kelancangan sikap saya, seharusnya saya memastikan dulu apa yang terjadi baru memutuskan tindakan apa yang harus saya lakukan". ucap panglima jendral fan huang.
"Tidak apa- apa jendral fan, jadikan saja itu sebagai pelajaran untuk kedepannya" balas sin santai.
Sin pun mengeluarkan satu botol pil kultivasi tingkat bumi,
"Ambilah..!!!"
"Sa saya tidak berani tuan muda sin."
"Kalau tidak mau, saya buang pil ini ke danau," ujar sin.
"Ba baiklah, dan terima kasih banyak atas kemurahan hati tuan muda" ucap jendral fan huang.
Sin hanya melambaikan tangan, tanda tidak masalah.
.
.
.
Sore harinya..
Sin berada dikamarnya untuk membuat pil tingkat bumi dan langit lebih banyak lagi.
Sedangkan lin yi asyik ngobrol dengan kakaknya, lin yi mengajak lin zhiang untuk ikut berlatih ditempat yang sudah sin jelaskan.
Lin zhiang pun dengan senang hati mengiyakan ajakan adiknya itu.
Kemudian kakak beradik itu menjelaskan kepada kedua orang tuanya.
Kaisar lin dan istrinya yan shi mendengar rencana calon menantu dan kedua anaknya juga sangat mendukung.
BERSAMBUNG...
jangan lupa like dan vote nya
__ADS_1