LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
BERANGKAT KE BENUA UTARA


__ADS_3

maaf ya kawan, saya lagi ga enak badan.


Percaya ato tidak, Setiap hari baik siang apalagi malam, saya slalu pake baju 2 rangkap, jaket juga 2 rangkap, celana panjang juga dua rangkap, slalu pake kaos kaki. hanya untuk menjaga agar badan tidak kedinginan, terutama dibagian punggung.


klo cuaca lagi panas bnget, paling jaketnya dibuka satu.


Klo mandi harus sllu pke air hangat.


mngkin ini efek waktu masih bujang, sering bnget klo mandi tuh malam hari. trus dlu klo bawa mtor jarang bnget pke jaket apalagi pelindung dada. klo jarak jauh (antar kota) baru pake jaket. Dan itu berlangsung selama ±10 tahun.


DAN EFEKNYA BARU TERASA SEKARANG.


yang masih setia nunggu up nya, terima kasih...


.


.


Yo lanjut lagi..


***


Setelah keluar dari paviliun angsa, sin jalan- jalan menikmati keramaian ibu kota disore hari, kemudian berhenti ditaman kota sembari melihat kolam ikan berukuran cukup besar.


.


.


"Apa kau tahu, tadi tuan putri yue bertarung dengan yong lu anak tetua pertama sekte rubah putih,,,?" tanya sala seorang pengunjung taman kota


"Tidak" balas temannya


"Sepertinya ini akan jadi masalah yang besar, walaupun patriak sekte rubah putih seorang yang netral, tapi tidak dengan tetua yong li, dia berhubungan baik dengan kaisar zu. Dan pasti tetua yong li bukan mengadu ke patriak rubah putih, tapi meminta bantuan kepada kaisar zu."


"Apa kau yakin,,,??" tanya temannya


"Aku pernah tinggal dibenua tengah, jd aku sedikit tahu. semoga saja ini hanya dugaanku. Tapi kalau dugaanku benar, maka kaisar zu akan membuat situasi ini jadi semakin keruh."


Sin yang mendengar obrolan kedua orang disampinya hanya tersenyum kejam


"Berani meyentuh satu helai rambut istriku, ku pastikan istanamu hancur," ucap sin dalam hatinya. Kemudian sin melanjutkan jalan- jalannya.


.


.


.


Dari jauh sin melihat kedua calon istrinya sedang memilih dan memilah macam- macam asesoris.


Sin berjalan menghampiri keduanya.


.


.


.


"Kenapa kalian berdua tidak ngajak gege kalau mau jalan -jalan?" ucap sin tanpa dosa.


"Ehhh,,,,, " Lang xie yue dan sun ji ling yang mengenali suara sin langsung membalikan badan


"Apa gege sedang mencari tambahan lagi, sampai- sampai gege pergi pagi sekali," selidik lang xie yue


"Gege kemana saja? kita berdua mencari gege dari pagi sampai sekarang." timpal sun ji ling, ikut-ikutan sok galak.


"Sejak kapan istriku yang satu ini jadi sangar begini?" tanya sin sembari megusap rambut sun ji ling.


"Sejak di,, disuruh saudari kedua," balas sun jiling jujur, tapi suaranya sangat pelan.


Lang xie yue yang disebut namanya memalingkan muka ke area lain.

__ADS_1


"Yue'er,, apa hari ini yue'er membuat masalah?" selidik sin


"Ehhh,,, apa gege tahu masalah tadi?" balas lang xie yue sedikit terkejut


Sin hanya menggeleng, "gege hanya mendengarnya saja."


"Tapi si br3ngs3k itu yang memulai duluan," balas lang xie yue pelan tapi penuh kebencian.


"Yue'er, ling'er,,, ada 50 miliar manusia di daratan ini, jangan biarkan hidup salah satu dari mereka, apabila sudah melecehkan kalian...!!!" seru sin dingin


"Hmmmmm" keduanya mengangguk, kemudian memeluk erat sin.


.


.


.


***


Di paviliun angsa,,,


Setelah kepergian sin, bing xiao langsung berkomunikasi dengan paviliun pusat dan seluruh cabang lainnya, melalui batu kristal komunikasi. untuk menyebar luaskan tentang pil aura kecantikan tingkat bumi dan pedang tingkat langit, terutama kepada kekaisaran, kerajaan, sekte dan klan besar.


.


.


Tanpa menunggu waktu yang lama, beritanya pun menyebar sangat cepat.


.


.


Bagi mereka yang jauh dari benua utara, langsung berangkat hari itu juga. Kali ini baik laki- laki maupun perempuan, semuanya semangat mengikuti acara lelang.


.


.


***


TOK TOK TOK


"Masuk...!!" seru tetua yong li


"Salam tetua,,," ucap salah satu murid,


"Yaa.. ada apa?"


"A anu tetua yong, kristal jiwa pu putra anda, tuan muda yong lu sudah pecah," balas murid itu gugup


"Apaaaa..???


BRUAAAKKK


Meja didepannya hancur berantakan


"Apa kau tidak salah lihat??" tanya yong li memastikan lagi


"Mu murid berkata jujur tetua, karena saya sendiri yang menjaga kristal jiwa"


"B4n9s44ttttttt,,,, siapa yang berani membunuh anak semata wayangku..?" ucap yong li penuh amarah.


.


.


.


.

__ADS_1


Kabar kematian yong lu pun menyebar dengan cepat disekte rubah putih. Dan saat itu juga patriak dan para tetua langsung mengadakan pertemuan. Walaupun dalam pertemuan itu tidak memuaskan tetua yong li, karena patriak dan para tetua yang lain sepakat, hanya akan menunggu murid yang mengikuti yong lu pulang dari benua utara.


Tidak lama kemudian, salah satu murid yang menjaga gerbang pintu masuk sekte, datang dan membawa kertas PENGUMUMAN yang disebarkan paviliun angsa, tentang acara lelang dibenua utara, yang akan melelang 2 barang utama yaitu pil aura kecantikan dan pedang tingkat langit.


Kabar itu menghebohkan semua orang yang ada di aula pertemuan, sehingga mereka langsung memutuskan akan berangkat ke benua utara esok harinya.


Disitu tetua Yong li merasa tidak dihargai, baru saja terlihat duka cita, tapi seketika setelah mendapatkan kabar pelelangan berubah menjadi suasana suka cita.


"Baiklah karena ini suatu kebetulan, kematian yong lu diwilayah kekaisaran es dan pelelangan juga diwilayah yang sama, maka aku putuskan untuk menyelidiki langsung ke benua utara, sekaligus menghadiri acara lelang.


.


.


.


keesokan harinya..


Tak ayal istri dan anak perempuan para tetua ikut dalam perjalanan ke benua utara, bukan untuk menyelidiki tentang kematian yong lu, lebih tepatnya ingin mendapatkan pil aura kecantikan.


Masalah kematian yong lu, sebagian para tetua mewajarkan, bahkan tidak sedikit yang merasa senang, jika yong lu dibunuh orang, karena sifatnya yang sombong dan suka mencari masalah, bahkan suka membuat onar disekte rubah putih sendiri. Tentu saja rasa suka cita mereka itu tidak di tunjukan dihadapan tetua yong li.


Akhirnya Qing su, qing ruo dan lebih dari separuh tetua dan keluarganya berangkat ke benua utara.


Sedangkan Yong li tidak langsung berangkat ke benua utara, tapi mengunjungi kaisar zu, guna meminta bantuan pasukan, karena dia sendiri menyadari, ketidak sukaan para tetua kepada anaknya, yong lu.


.


.


.


.


"Hormat hamba yang mulia kaisar" ucap yong li.


"Hmmmmmm,,,, Ada apa tetua yong? tidak biasanya kau datang secepat ini," tanya kaisar zu


"Hamba bermaksud meminta bantuanmu yang mulia..!!" ucap yong li langsung ke tujuan pokok


"Bantuan apa, dan untuk apa?" tanya kaisar zu penasaran.


"Untuk membalas kematian anaku...!!!" sahut yong li penuh dendam.


"Ehhh,,, siapa yang berani membunuh anakmu di kekaisaran ini? tanya kaisar zu penasaran


"Anaku tidak dibunuh di kekaisaran ini yang mulia, tp di wilayah kekaisaran es." balas yong li


"Apa kau sudah tau siapa yang membunuhnya?"


"Sampai saat ini belum yang mulia, karena bawahan dari anakku juga belum kembali. Jadi hamba akan langsung menyelidiki kesana. Tapi dugaan sementara, mungkin yong lu bersinggungan dengan tuan muda dari salasatu sekte atau klan dibenua utara," balas yong li.


"Bantuan apa yang kau butuhkan dariku?"


"Hamba meminta bantuan beberapa pasukan terlatih,"


"Baiklah, bawalah 10 pasukan pengintai dan 500 pasukan tempur,,,,!" seru kaisar zu


"Terima kasih yang mulia, atas kebaikannya..."


"Hmmmmm" angguk kaisar zu


BERSAMBUNG...


YANG SETIA MENUNGGU CERITA INI


JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE/HADIAH.


sebenarnya chap ini udah siap dari kemaren, hanya saja masih bnyak typo.


krn ga enak body, pas dtg kerumah lngsung tidur.

__ADS_1


walaupun hanya 1100 kata, semoga kalian suka.


__ADS_2