LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
BERTEMU CALON AYAH MERTUA


__ADS_3

***


Di isatana kekaisaran Chen,,


sudah berkumpul semua raja dan patriak baik sekte besar maupun kecil, sekte aliran hitam atau aliran putih. Setidaknya ada 12 kerajaan dan 30 patriak sekte yang datang ke istana kekaisaran, mereka berkumpul sesuai undangan kaisar Chen song.


"Terima kasih kepada para raja dan patriak semua, sudah menyempatkan hadir atas undangan tempo hari. Langsung saja pada intinya. Saya, Chen song bermaksud menyerang dan membumi hanguskan kekaisaran Lin, karena mereka sudah menjatuhkan harkat dan martabat kekaisaran kita. Aku mengundang saudara semua bermaksud meminta dukungan kepada patriak semua, untuk ikut bergabung menyerang kekaisaran Lin. Tentu saja permintaanku tidak gratis, bagi mereka yang ikut membantu dalam penyerangan itu, aku akan memberikan Imbalan


- 10 juta koin emas kepada sekte besar


- 7,5jt untuk sekte menengah


- 5jt koin emas untuk sekte kecil. Tapi itu semua tergantung berapa murid yang bisa mereka bawa ke medan perang.


- 1000 pil kultivasi tingkat emas untuk kemajuan sektenya masing-masing. Dan khusus untuk para patriak yang ikut, saya akan memberi 1 pil tingkat berlian.


Saya kira imbalan yang saya tawarkan cukup memuaskan untuk saudara-saudara patriak semua. Apa ada hal yang ingin ditanyakan...?? ujar kaisar chen song panjang lebar


"Hormat hamba yang mulia kaisar Chen, maaf sebelumnya kalau pertanyaan hamba sedikit lancang. Kami membutuhkan dasar alasan atas penyerangan ini, dan itu akan jadi bahan acuan bagi kami semua, untuk ikut menyerang atau tidak, khususnya kami dari sekte beruang merah." ujar Yu xiao menjeda perkataannya..


"Yang mulia Kaisar,,,


Sebenarnya, kesalahan apa yang sudah kekaisaran Lin lakukan, sehingga membuat yang mulia ingin membumi hanguskan kekaisaran Lin...?" tanya Yu xiao


"Hmmmm.... Kesalahan mereka hanya satu, putri Lin yi dari kekaisaran Lin sudah berani menolak lamaran anakku Chen juan yang merupakan pangeran mahkota di kekaisaran ini. Yang lebih membuatku murka, Kaisar berengs3k itu berani mengusir anakku dan beberapa jendral yang mengawalnya..." balas kaisar chen dibarengi dengan aura membunuh.


Untuk sesaat semua raja dan patriak yang hadir di istana kekaisaran terdiam sesaat setelah mendengar penjelasan singkat dari kaisar Chen song.


Para patriak, terutama dari sekte aliran putih, saling berbisik untuk mempertimbangkan baik buruknya penyerangan yang akan dilakukan. Terlebih saat mendengar alasan kaisar Chen, lebih dari separuh patriak dari sekte aliran putih, tidak sependapat cenderung tidak setuju kalau sampai membumi hanguskan kekaisaran Lin. Karena alasan ini baru terdengar sepihak saja.


Sedangkan para raja, mereka hanya diam. karena kerajaan yang yang berada dibawah naungan kekaisaran wajib patuh apa yang kaisar ucapkan. Hanya saja saat penyerangan dimulai, para raja cukup mengirimkan para jendral dan prajurit terbaiknya, kecuali raja itu sendiri yang ingin mengikuti peperangan.


Kaisar Chen song yang melihat para patriak aliran putih berdiskusi, membiarkannya. Karena dengan kekuatan prajurit kekaisaran, ditambah jendral dan prajurit terbaik dari tiap kerajaan itu sudah lebih dari cukup, kalau hanya untuk menyerang kekaisaran yang lebih lemah dari kekaisarannya.


Hanya saja kaisar Chen song ingin menunjukan kekuatannya sekaligus ingin mengetahui sekte mana saja yang sefaham dan royal kepadanya.


Akhirnya dengan berbagai pertimbangan, dari 20 patriak sekte aliran putih, 12 orang patriak memutuskan tidak akan ambil bagian dalam penyerangan ini.


Kaisar chen pun tidak marah karena dari awal, dia merasa mampu untuk menumbangkan kekaisaran Lin, ini hanya tolak ukur bagi dia. Sekte mana saja yang loyal kepadanya, maka sumber daya akan mengalir kepadanya.


1 jam kemudian, pertemuan itu pun selesai, dan penyerangan ke kaisaran lin sudah diputuskan, akan dilakukan 1 bulan mendatang.


***


Saat ini, sin berada diatas tunggangan Griffin bersama dengan Lin yi, mereka dalam perjalanan menuju sekte Bintang semesta.


"Yi er,, ada sesuatu yang harus aku bicarakan dengan ayahmu, ini sangat penting..!!" seru Sin


"Hal penting apa gege..?? tanya Lin yi


"Nanti kamu sendiri akan mengetahuinya" balas Sin santai.


"Jadi apa yi er mau ikut..??"


"Aku sudah sangat merindukan ibu, jadi aku akan ikut". balas Lin yi


"Baiklah sekarang juga kita akan langsung menuju kekaisaran Lin." ujar Sin


"Griffin percepat terbangmu...!!!" seru Sin


"Baik boss...."


Griffin pun melesat cepat, dengan 5x lebih cepat dari sebelumnya, perjalanan dengan kereta kuda biasanya memakan waktu ±1bulan tergantung berapa kali dan berapa lama istirahat dijalan. Tapi dengan menunggangi Griffin bisa sampai kurang dari 1 hari.


Tapi karena mereka berangkat sore hari, akhirnya Sin istirahat diperjalanan, walaupun dia tidak kelelahan, beda dengan lin yi yang masih belum menjadi kultivator, mereka berdua pun istirahat dipinggiran hutan. Sebelum tidur Sin memanggang 3 ekor kelinci hasil buruan Griffin, setelah selesai makan mereka langsung tidur, tapi tidak ada adegan mantaf-mantaf, karena ada Griffin yang berjaga diatas pohon, dan Lin yi hanya tidur diatas lengan Sin sembari memeluknya.


Keesokan paginya mereka langsung melanjutkan perjalanan, hanya dalam beberapa jam, Sin sudah melihat gerbang ibu kota kekaisaran, dia pun menyuruh Griffin turun agak jauh dari gerbang, setelah mendarat Griffin langsung masuk kedalam bayangan Lin yi.


"Yi er sebelum masuk, kamu pakai cadar dulu, akan sangat mengganggu jika banyak pria yang memeloti kecantikanmu..!!"


"Baik, tapi gege sendiri kenapa tidak memakai penutup wajah.."


"Itu karena kalau pria memakai penutup wajah, nanti dikira orang jahat" balas sin beralasan


"Hmmmmhhh, bilang saja kalau gege ingin dilihat gadis- gadis cantik" dengus Lin yi sembari memalingkan wajah


Sin tidak membalas lagi ucapan Lin yi, karena urusan bisa panjang kali lebar kalau berurusan dengan wanita yang sedang cembukor.


Sin dan Lin yi pun ikut mengantri di pintu masuk gerbang ibu kota kekaisaran, bersama para pendatang, baik itu kultivator pengelana ataupun para pedagang.


Tiba giliran sin..


"Tanda pengenalnya tuan..!!" seru penjaga gerbang


Sin pun mengeluarkan tanda pengenal dari kota xuan. penjaga yang melihat sin tidak memiliki energi qi, penjaga itupun memanfaatkan kesempatan untuk merampok.


"20 keping emas..!!" seru penjaga


Lin yi yang melihat prajurit kekaisarannya seperti perampok sangat geram. Dia langsung maju kedepan dan membuka penutup wajahnya.


"Apa kalian mencoba merampok kami...?" tanya lin yi sangat geram


"Si......."


Tu tuan putri Lin, ma maaf kan hamba, karena tidak mengenali tuan putri." ucap penjaga ketakutan.

__ADS_1


"Cihhh, jadi kalau kalian tidak mengenaliku maka kalian akan tetap merampok seperti itu..?"


"Ha hamba ti tidak berani tuan putri."


Sin yang melihat itu hanya diam saja, walaupun dia kesal, kalau dia bertindak maka kematian yang pantas untuk petugas koruppp seperti itu.


Orang- orang yang ada disekitar melihat itu langsung berkerumun, mereka puas dengan sikap yang diperlihatkan tuan putri kekaisarannya.


Tak berapa lama ketua penjaga datang dengan beberapa prajurit, tadinya mau marah karena salasatu bawahannya dimarahi didepan umum. Setelah melihat siapa yang memarahi bawahannya, ketua penjaga langsung berkeringat dingin.


"Tu tuan putri Lin, ma maafkan atas keteledoran hamba yang tidak bisa mendidik bawahan." ujar ketua penjaga gemetaran.


"Baiklah, kamu urus kedua penjaga ini..! jangan sampai aku melaporkan hal ini pada ayah."


Seketika itu juga, 2 penjaga langsung dipecat secara tidak hormat oleh komandannya.


Sin dan Lin yi pun melanjutkan perjalanan.


Di tengah perjalanan, Sin melihat rumah makan sangat besar dan penuh dengan pelanggan.


"Yi er apa masakan dirumah makan itu enak?" tanya sin menunjuk rumah makan yang dimaksud.


"Menurutku rasa masakannya biasa saja sama seperti rumah makan yang lain, tapi yang kudengar bagi para kultivator itu sangat berguna, karena daging yang dimasak adalah binatang tingkat 3 dan 4, jadi penuh dengan energi qi dibanding daging biasa." balas Lin yi


"Yi er apa kamu mengenal pemilik rumah makan ini?"


"Ya, aku mengenalnya,


apa gege ada perlu sama tuan Jiang?" tanya balik lin yi


Sin tidak menjawab dan hanya menganggukan kepalanya.


Mereka pun masuk kedalam rumah makan dan disambut hangat oleh pelayan restoran, karena tahu yang datang adalah tuan putri Lin.


Para pengunjung pun saling berbisik melihat kecantikan Lin yi, sekaligus mencibir pasangannya, walaupun sangat tampan tapi sangat disayangkan bukan seorang kultivator.


Sin yang mendengar bisikan itu hanya cuek menuju kasir.


"Tuan putri Lin, apa ada yang ingin anda pesan?" tanya pelayan


"Tidak, hanya saja calon suamiku ada keperluan sama tuan Jiang" balas Lin yi, yang menekan sebagian kata, karena pelayan itu melihat Sin seperti ingin menyergap.


Pelayan itu pun menyadari dan langsung menunduk. "Ma maaf tuan putri, mohon tunggu sebentar, saya akan panggilkan manager jiang." ujar pelayan dan langsung pergi.


5 menit kemudian...


pelayan itu kembali bersama manager Jiang, "Salam tuan putri Lin" sahut jiang su hormat


"salam paman jiang.."


"Iya paman, ini calon suamiku ada keperluan sama paman Jiang" balas Lin yi


"Kalau begitu, mari kita naik ke lantai atas, (ruangan khusus keluarga kaisar)


Mereka pun naik ke lantai 3.


"Perkenalkan paman, namaku Sin tian, aku ingin menawarkan sesuatu yang menurutku akan saling menguntungkan." ujar Sin tanpa basa basi.


"Kalau boleh tahu, barang apa yang coba nak sin tawarkan pada paman..? tanya Jiang su


"Ini...!!!" seru sin sambil menyodorkan 3 cincin penyimpanan.


Kemudian Jiang su mengedarkan energi spiritualnya ke masing- masing cincin itu.


Cincin pertama berisi 340 ekor binatang tingkat 1 dan 2.


cincin kedua berisi 970 ekor binatang tingkat 3,4 dan 5


cincin ketiga, berisi 255 binatang tingkat 6 dan 7.


Sin tidak menjual binatang tingkat 8 dan 9, karen dia berencana membagikan kepada seluruh murid dan orang- orang terdekatnya.


"I iniii....!!!!" apakah semua binatang ini hasil tangkapan tuan muda sin?" tanya Jiang su penasaran


Sin tidak menjawab hanya mengaggukan kepalanya.


"Jadi bagaimana paman, apa paman minat membelinya..?" tanya sin


"Tentu, tentu saja yang tua ini akan membelinya, karena sampai hari ini bintang tertinggi yang jadi menu masakan kami adalah binatang tingkat 4." ujar Jiang su penuh semangat.


"Baiklah, berapa harga yang paman tawarkan untuk semua binatang ini..?


"Sebentar tuan muda, aku akan menghitungnya dulu," balas Jiang su sembari mengeluarkan kertas dan alat tulis.


Beberapa saat kemudian...


"Tuan muda Sin, untuk binatang tingkat 1 dan 2 saya akan membeli dengan harga 350rb koin emas. Untuk binatang tingkat 3,4 dan 5 saya akan menawarkan 2,7 juta koin emas. Untuk binatang tingkat 6 dan 7 saya menawarkan 3,8jt koin emas, jadi total 6,850.000 koin emas. ujar jiang su setelah selesai menghitung.


"Bagaimana tuan muda..?" kalau merasa penawaran dari paman kurang, maka ajukan saja...!!!"


"Tidak, tidak... itu sudah cukup. yang penting bisa saling menguntungkan." balas sin dibarengi senyum manisnya.


"Baiklah tuan muda, ini bayaran untuk semuanya..." ujar Jiang su ssmbil menyodorkan sebuah cincin penyimpanan berisi jutaan koin emas.


"Terima kasih paman Jiang, senang berbisnis denganmu, kalau begitu kami langsung pamit..." balas Sin cukup puas.

__ADS_1


"Sama- sama tuan muda, sering- seringlah mampir kesini"


Sin hanya menganggukan kepalanya dan langsung pergi.


30 menit kemudian


Sin sudah didepan gerbang istana kekaisaran.


Dari kejauhan para penjaga gerbang melihat tuan putrinya datang bersama seorang pemuda tampan. Mereka pun langsung berbaris rapi untuk menyambut tuan putrinya.


"Hormat kami, dan selamat datang kembali tuan putri Lin" ucap para penjaga gerbang seremoak sembari menangkupkan tinjunya.


"Terima kasih paman atas sambutannya, silahkan lanjutkan kembali tugasnya..." balas Lin yi dan langsung pergi menuju ruang istana kekaisaran.


Saat sudah berada didepan pintu istana, pintu istana tertutup rapat dan sangat dijaga ketat.


"Kenapa pintu ini ditutup?" tanya Lin yi pada para penjaga.


"Yang mulia kaisar sedang mengadakan pertemuan tertutup bersama seluruh jajaran jendral dan mentri, serta beberapa beberapa raja, sekte dan klan yang ada diwilayah kekaisaran."


"Paman, tolong buka pintunya...!!!" seru Lin yi


"Ta tapi tuan putri.." gagap penjaga


"Paman cepat buka,,,,!!! ada hal penting yang mau Sin gege samapaikan" ujar Lin yi sembari memegang tangan Sin.


Penjaga yang melihat sikap Lin yi apalagi saat mendengar panggilan kepada pemuda disampingnya sangat terkejut. Sejak kapan tuan putrinya punya pasangan, setahu dia alasan tuan putrinya berangkat ke kerajaan xuan, justru karena tidak mau ada lagi tuan muda dari klan, sekte atau pangeran kerajaan yang melamarnya. Bahkan sekelas pangeran mahkota kekaisaran Chen saja ditolak mentah- mentah.


Penjaga istana pun bangun dari lamunannya dan langsung membukakan pintu masuk ruang istana.


Lin yi dan sin pun tanpa sungkan langsung masuk ketengah pertemuan penting itu.


"Salam ayah, salam ibu, salam kakak" ucap Lin yi sembari memeluk ibunya.


"Salam ayah dan ibu mertua, salam kakak ipar," ucap Sin santai yang sok kenal sok dekat.


"Ehh...." kaisar Lin terkejut mendengar panggilan pemuda yang ada didepannya.


"LANCAAANG...!!!" seru panglima jendral kekaisaran Lin, yaitu jendral Fan Huang


Tanpa aba-aba panglima jendral itu melesat cepat kearah Sin, saat tinjuannya akan mengenai wajah Sin.


Sin menahan tinjuan panglima jendral Fan huang dengan satu jarinya.


CLEBBBBBB


KRAAAKKKK


Jari Sin menembus kepalan tinju jendral Fan, kemudian Sin langsung mencengkram pergelangan tangan dan melemparnya ke arah pintu keluar.


BOOOOMM


Jendral Fan huang menabrak pintu ruang istana dan terus melesat keluar.


BYUUUUURRR


Jendral Fan tercebur ke kolam ikan depan istana


Kaisar Lin dan semua yang hadir di istana, tidak ada yang tidak tercengang, kecuali Lin yi. Dia malah tersenyum sumringah melihat kegagahan calon suaminya itu.


Bahkan kaisar Lin sendiri harus bersusah payah dan berusaha sekuat tenaga untuk mengalahkan panglima jendralnya.


Para prajurit yang berada diluar langsung masuk berdatangan ke ruang istana dengan senjata lengkap.


Suasana pun hening untuk sesaat karena tidak ada yang berani bertanya


"Yi yier tolong jelaskan pada ayah, siapa pemuda ini?" tanya Lin wuqing.


"Ayah, perkenalkan ini adalah calon suamiku dan namanya SIN TIAN.."


DEGHHHH.....


Siapa yang tidak kenal dengan nama Sin tian yang sudah mengalahkan 2 kekuatan besar kurang dari 1 jam, di kota xuan.


"Se sejak kapan kamu mengenal tuan muda Sin ini??


Dan sejak kapan kamu berhubungan dekat dengannya? putra mahkota kekaisaran Chen saja kamu tolak mentah- mentah, kenapa ini....???" tanya Lin wuqing berturut-turut


"Ceritanya panjang ayah, nanti saja Yi er ceritakan.." balas Lin yi singkat.


"Suamiku, sudahlah nanti saja kita ngobrol dengan calon menantu kita ini, sekarang bagaimana kelanjutan pertemuan ini" ujar Yan shi (permaisuri kekaisaran Lin)


Sin hanya berdiri ditempat tanpa bicara, kemudian Lin yi ikut berdiri disamping Sin dan memegang tangannya dengan bangga, seolah ingin menunjukan kepada para raja, patriak sekte dan klan besar, yang selalu membawa anaknya untuk diperkenalkan padanya.


"Saudara-saudara semua pertemuan kali ini kita cukupkan sampai disini, besok pagi kita lanjutkan, sekarang silahkan menikmati hidangan yang sudah disediakan," seru kaisar Lin mengakhiri pertemuan.


"Baik yang mulia kaisar..." jawab semua yang hadir.


"Tapi maaf, aku tidak bisa menemani saudara-saudara sekalian untuk menikmati hidangannya..."


"Tidak apa-apa yang mulia, kalau begitu kami semua pamit undur diri" ucap salasatu raja.


BERSAMBUNG...


JANGAN LUPA LIKE NYA

__ADS_1


__ADS_2