
Sin menjentikan jarinya
WUUUUUUSSSSHHHH...
Aura semesta keluar dari tubuh Sin, walaupun kultivasinya baru di ranah pendekar kaisar, tapi auranya sangat luar biasa.
"Sin'er peningkatan kultivasi mu cukup baik" ujar li tian yang enggan memuji anaknya itu. Li tian hanya tidak mau sin cepat puas.
"Terima kasih ayah, aku akan lebih berusaha lagi untuk menjadi yang terkuat." balas sin semangat.
"Sebagai hadiah atas kenaikan kultivasimu ayah akan memasak masakan yang enak untukmu," ucap li tian yang tau makan pavorite anaknya.
"Sekarang bersihkan badanmu dulu...!!" seru li tian
"Baik ayah" balas sin singkat.
tak lama...
BYUUUUURRRRRRRR,
"Uuuhh... segarnya," gumam sin sambil menggosok seluruh tubuhnya, sin berendam cukup lama sambil menikmati aliran air dari hulu ke hilir..
Tidak ada darah kotor yang keluar dari tubuh sin seusai berkultivasi, karena darahnya sudah dibersihkan dan ditempa berkali-kali.
Tubuh sin juga kebal terhadap racun, bahkan racun paling mematikan dari ming jian (dewa racun) tidak akan bisa meracuninya.
seusai membersihkan badan, sin berpesta ala mereka berdua, yaitu makan ikan bakar dan rusa panggang.
Li tian dan sin berpesta hampir menjelang pagi, mereka ngobrol ngaler ngidul di iringi canda tawa.
"Ayah, sudah berapa lama ayah tinggal di alam dimensi ini..??" tanya sin
"Ayah sudah 1 juta tahun berada di alam dimensi ini berarti ayah sudah 10.000 tahun meninggalkan daratan atas," jawab li tian yang terlihat sedih.
Li tian juga menceritakan kedua sahabatnya dan pertarungannya dengan YAMA, MING JIAN dan LEI MO. Tapi tidak menceritakan tentang pertemuannya dengan Zhi-ma.
Dan alasan Li tian tinggal di alam dimensi ini hanya untuk menyembuhkan diri akibat pertarungan itu.
sin yang mendengar itu tiba -tiba aura semestanya merembes dan mengeratkan jari tangannya, dia berjanji suatu saat akan menghabisi ketiga iblis itu..
Li tian yang melihat sin seperti itu, merasa senang, itu berarti sin sangat menyayangi dirinya walau hanya ayah angkat.
"Sudahlah sin'er,,, ayah tidak apa- apa, bahkan sekarang ayah jauh lebih kuat" ujar li tian menenangkan kemarahan anaknya..
Beberapa saat berlalu mereka berdua masuk ke kamar masing- masing, dan duduk smedi...
Keesokan harinya sin, pergi lagi ke puncak gunung batu, sesampainya disana sin mengeluarkan 2 barang yang belum digunakan, setelah menyerap pengetahuan dari pil penobatan, sin tahu kalau cincin itu artefak tingkat semesta, dan potongan batu putih itu adalah inti api putih.
Sin memasukan cincin itu ke jarinya, lalu menggigit jari lainnya dan meneteskan darahnya diatas cincin itu, sesaat kemudian cincin itu mencengkram erat jari sin, tapi sin tidak merasakan sakit. Kalau orang lain mungkin jarinya akan putus saking eratnya cengkraman itu.
Tidak berapa lama cincin itu meresap dan menyatu dengan jari melebur jadi ukiran tatto. Sin mencoba mengedarkan energi spiritualnya.
★ Note:
energi spiritual\= kekuatan jiwa
.
.
Sin melihat isi cincinya, tapi ga ada apa-apa didalamnya.
"HUUUUUUUH.."
sin menghela nafas, dikiranya bakal ada barang yang berharga lagi didalamnya.
"he he he" sin terkekeh melihat dirinya sedikit serakah.
kemudian dia mencoba mengalirkan lagi energi spiritualnya, sesaat kemudian muncul pedang ditangannya.
"MENGAGUMKAN" gumam sin melihat artefak cincin ini,
Dia pun terus mencoba menyalurkan energi spiritualnya dan merubah jadi busur lalu mencoba menarik tali busurnya seketika muncul anak panah sin pun menambahkan sedikit energi qi dan energi spiritualnya ke anak panah itu,
SHUUUUUUUUUT
Anak panah melesat, dengan cepat, hebatnya anak panah itu bisa berbelok sesuai kemauan sin,
"WUUUAAAAHHH," sin dbuat kagum dengan artefaknya ini.
"Ini sangat cocok untuk membantai musuh yang kabur" gumam sin tersenyum menyeramkan.
sin terus mencoba merubah artefak itu sesuai kemauannya,
tombak, belati, tameng.
__ADS_1
Setelah puas bermain dengan cicin semesta itu. Sin mengeluarkan kotak kecil yang berisi inti api putih lalu membukanya.
WUUUUSSSHHHHHHHH
Inti api putih itu keluar, sin mencoba mengendalikannya dengan energi qi dan energi spiritualnya, beberapa saat kemudian
SLLLEEEPPPP
Inti api putih itu masuk ke dalam dada sin.
UHUUUUUKK,
Sin mengeluarkan sedikit darah dari mulutnya, inti api putih itu mencoba menyerang dirinya, tapi energi spiritual sin jauh lebih kuat.
Walau pun memerlukan waktu yang cukup lama, tapi akhirnya inti api putih bisa dikendalikan oleh sin. tanpa menunggu lama lagi sin langsung menyerap inti api putih itu.
awalnya terasa hangat, 1 jam kemudian seluruh tubuh sin serasa dibakar.
GRETAAKK
Gigi sin gmeretak menahan rasa panas yang mebara membakar organ dalamnya, bahkan tubuh fisiknya menyala putih terang.
.
.
7 hari kemudian rasa panas itu sudah mereda dan hangat. TAPI beberapa saat kemudian berubah menjadi dingin, tubuh sin menggigil tak tertahankan.
TREKTEK....
Gigi sin bergemelatuk kedinginan, seluruh organ tubuh, darah dan tulangnya hampir membeku, bahkan fisik luarnya pun sudah dipenuhi dengan bongkahan es.
Sin terus menyalurkan energi qi keseluruh tubuhnya, dan mengontrol inti api putih itu dengan energi spiritualnya...
.
.
1 bulan kemudian serpihan inti api putih itu sudah menyatu dengan tubuh sin sepenuhnya.
FYUUUUUUH
"Akhirnya selesai juga" gumamnya dengan senyum menawan.
Sin mencoba mengeluarkan api putih dari telapak tangannya, dan itu tidak memerlukan energi qi dan energi spiritual, karena api putih sudah menjadi bagian dari tubuhnya.
Api putih muncul ditelapak tangan sin, sin bisa merubah api itu sesuai kemauannya, bisa menjadi sangat panas dan bisa menjadi sangat dingin. Sin melemparkan api itu ke arah batu yang tidak jauh darinya,
SHUUUUSSSSH
Api melesat dan masuk kedalam batu, dalam hitungan detik batu itu mencair jadi magma, kemudian sin merubah api putih itu menjadi dingin, seketika magma itu jadi bongkahan es..
"HUUUHHHHH..."
sin menghela nafas karena terkagum ke sekian kalinya.
.
.
Api putih ketika sudah mencapai tahap sempurna maka lebih panas dari api abadi milik xia jing (dewa api), dan lebih dingin dari es abadi milik xue yu (dewi es ). Api putih juga bisa menyembuhkan luka pemiliknya dan luka orang lain, termasuk menyembuhkan orang yang keracunan.
.
.
100 tahun kemudian...
Hari demi hari Sin habiskan untuk berkultivasi, berlatih tanding, membuat pil, dan membuat array.
Kultivator lain saat membuat array mereka pasti menggunakan batu roh atau batu mistik.
Tapi sin beda, karena dia menguasai kitab array tingkat semesta, dengan tekhnik khusus Sin bisa membuat array dengan gabungan energi qi dan energy spiritualnya
kultivasi sin saat ini meningkat 2 ranah yaitu pendekar langit tahap menengah.
- Alkemis \= grand master tahap akhir
- Array \= suci
Usia sin saat ini sudah 17 tahun di alam nyata, wajahnya sangat tampan, kulit halus seperti kapas tapi lebih keras dari baja.
Penyatuan batu semesta dengan daging dan kulitnya pun sudah 30%, artinya senjata kelas berlian tidak akan mampu bahkan hanya sekedar menggores kulit sin.
"Sin'er, sekarang kamu sudah beranjak dewasa nak,,," ucap Li tian sambil memegang pundak sin
__ADS_1
...SIN...
(yang punya gambar, author izin comot gambarnya)
Sin tidak menjawab, seolah tau kemana arah pembicaraan ayahnya.
"Sin'er kamu harus melebarkan sayapmu, kalau kamu enggan melebarkan sayapmu, maka kamu tidak akan tahu sebarapa jauh kamu bisa terbang...!" seru li tian memberi semangat anaknya
tingkat kultivasi di daratan rendah dibatasi sepuluh tingkatan
Pembentukan tubuh (1-3)
Pembentuka jiwa (1-3)
Pejuang perunggu (1-10)
Pejuang perak (1-10)
Pejuang emas (1-10)
Pendekar raja (awal - menengah - akhir)
Pendekar kaisar (awal - menengah - akhir)
Pendekar bumi (awal - menengah - akhir)
Pendekar langit (awal - menengah - akhir)
Pendekar suci (awal - menengah - akhir - puncak)
★TINGKATAN ALKEMIS - ARRAY - TABIB ★
- Tingkat 1
- Tingkat 2
- Tingkat 3
- Master
- Grand master
- Suci
- Kuno
- Dewa
- Surgawi
- Semesta
★ TINGKATAN JURUS - PIL - SENJATA ★
perunggu
perak
emas
berlian
bumi
langit
suci
kuno
dewa
surgawi
semesta
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE, HADIAH, LIKE.
BERSAMBUNG....