LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
MENANTU IDAMAN


__ADS_3

"Yi'er Coba jelaskan pada ibu, apa saja yang terjadi selama kamu berada di kota Xuan" tanya Yan shi penasaran


Lin yi pun menjelaskan dari awal perjalanan, dimulai saat di hadang oleh puluhan penculik dari sekte tengkorak hitam utusan kekaisaran chen, dan menceritakan dirinya dikejar binatang buas harimau putih tapi kemudian di tolong Sin, juga menceritakan saat Sin membunuh semua penculik dari sekte tengkorak hitam dalam sekejap.


Lin yi pun terus bercerita dengan penuh semangat, dia menceritakan semuanya terutama kalau sudah menceritakan Sin, suaranya menggebu dan berkobar.


Yan shi yang melihat anaknya penuh dengan senyuman seperti itu sangat bahagia, pasalnya selama ini Lin yi selalu dingin hampir kepada semua orang.


Yan shi juga senang akhirnya putrinya ini mendapatkan calon suami yang sangat kuat bahkan sangat tampan.


Tapi Yan shi juga mengingatkan Lin yi, untuk siap menerima dan ikhlas jika suatu saat Sin mempunyai istri/selir, sudah menjadi rahasia umum, kalau orang kuat apalagi punya jabatan tinggi mempunyai istri lebih dari satu, jadi Lin yi harus siap berbagi. Terlebih suaminya sendiri, kaisar lin wuqing mempunyai selir lebih dari 10.


Lin yi yang mendengar nasehat ibunya hanya tersenyum, "Dari awal, yi er sadar akan hal itu ibu, jadi ibu tidak usah khawatir, asal Sin gege adil, yi er tidak keberatan," ujar Lin yi tanpa beban seolah itu adalah hal yang sangat biasa.


**


Di ruangan lain, ruangan khusus kaisar..


Lin wuqing, Lin zhang dan Sin juga ngobrol basa baso untuk mengenal satu sama lain, setelah cukuup lama...


"Ayah mertua, sebenarnya kedatanganku kesini karena ada hal penting yang harus disampaikan" ujar Sin


"Apa itu Sin'er, ceritakan saja..!!


Apa ini tentang pernikahanmu dengan yi er..?" tanya Lin wuqing menggoda


"UHUK UHUUKK..."


Sin yang mendengar pertanyaan calon ayah mertuanya sampai batuk beberapa kali.


"Ha ha ha... Ayah mertuamu ini hanya bercanda, kamu dan Lin yi masih muda, perjalanan masih panjang. Tapi ayah hanya berharap, kamu tidak meninggalkan Lin yi dikemudian hari...!!!" seru Lin wuqing


"Soal itu Ayah mertua tidak usah ragu, saat tiba waktunya, aku pasti akan menikahi yi'er dan ku pastikan, aku akan selalu menjaganya dengan taruhan nyawaku" balas Sin sangat meyakinkan


"Sin'er Ayah sangat percaya apa yang kamu katakan barusan. Jadi hal penting apa yang kamu maksud itu..???"


"Ini tentang penyerangan kekaisaran chen," balas Sin


"Ehhh,, apa kamu juga mengetahui tentang hal itu?...


Sin tidak menjawab dan hanya menganggukan kepalanya.


Tapi sayangnya kita tidak tahu kapan mereka akan melakukan penyerangan itu...!!" keluh Lin wuqing.


"Ayah mertua tidak usah khawatir, tentang itu. Yang pertama, aku tahu kapan mereka akan menyerang. Yang kedua, ayah mertua tidak usah khawatir dengan kehancuran akibat peperangan itu." ujar sin menenangkan ayah mertuanya


"Bagaimana kamu mengetahui waktu penyerangan yang akan mereka lakukan ?

__ADS_1


Dan apa yang kamu maksud, ayah tidak usah khawatir dengan kehancuran akibat peperangan?" tanya lin wuqing tidak mengerti.


"Yang pertama aku sudah melakukan metode khusus pada seseorang, jadi apa yang dia lihat dan apa yang dia dengar aku juga bisa merasakannya. Yang kedua, mereka akan menyerang paling cepat 1 bulan dari sekarang, tapi ayah mertua tidak usah khawatir, sebelum mereka tiba di perbatasan, aku akan menghabisi mereka diperjalanan. Jadi aku pastikan, tidak akan ada kerusakan di kekaisaran kita ini.."


Tadinya sin berencana langsung menghancurkan kekaisaran chen itu langsung di markasnya, tapi setelah di pikir lagi, akan banyak korban jiwa dari orang yang tak bersalah ikut berjatuhan, oleh karena itu, sin hanya akan membantai orang yang pantas dibantai, dan itu akan sin lakukan saat mereka jauh dari pemukiman warga setempat. karena itu salasatu ajaran ayah angkatnya.


sebisa mungkin hindari korban jiwa dari orang yang tidak bersalah.


"Ayah, akhirnya ada jalan keluar dari kemelut yang kita hadapi saat ini. Dan terima kasih adik ipar, berkatmu kami semua bisa sedikit tenang" ujar Lin zhiang sembari memeluk calon adik iparnya itu.


"Sama-sama kakak ipar, kalaupun aku bukan calon adik iparmu, aku akan tetap melakukan hal yang sama, karena ini tanah kelahiranku.." balas Sin meyakinkan Lin zhiang.


"Benar Zhiang'er, sudah hampir sebulan ini ayah merasa pusing memikirkan jalan keluar dari permasalahan ini. Diakui atau tidak, tanpa keberadaan menantu ayah ini, kekaisaran Chen bukanlah lawan kita yang sebanding." timpal lin wuqing merasa lega.


"Sin'er, apa kamu yakin dengan rencanamu itu??


Walau bagaimana pun, seluruh wilayah kekaisaran Lin adalah tanggung jawab ayah mertuamu ini"


"Dan aku,,, SIN TIAN bagian dari wilayah kekaisaran ini, apalagi sekarang aku bagian dari keluarga kekaisaran. Jadi ayah jangan merasa sungkan, aku hanya butuh dua hal, DUKUNGAN dan KEPERCAYAAN..."


"Syukurlah, kamu benar- benar MENANTU IDAMAN setiap orang tua..."


Obrolan pun terus berlanjut, tapi hanya obrolan biasa


1 jam kemudian


Tok tok tok


Setelah pintu terbuka ternyata yang datang Yan shi dan putrinya Lin yi.


"Menantuku, ibu sudah menyiapkan masakan terlezat di istana ini, ayo kita makan" seru Yan shi mengajak calon mantu kebanggaannya.


Kaisar Lin melihat itu hanya tersenyum masam, karena dirinya merasa di cuek kan, terlebih oleh putrinya Lin yi. Walaupun tidak diajak, kaisar Lin dan Lin zhiang akhirnya ngekor dibelakang istri dan putrinya itu.


.


.


"Oh iya yi'er berapa hari kamu berada di kota xuan, setahu ayah perjalanan kesana memakan waktu 1 bulan, berarti membutuhkan waktu 2 bulan hanya untuk perjalanan pulang pergi. Sedangkan kamu baru 2 bulan meninggalkan istana kekaisaran.


"Aku sudah 1 bulan tinggal bersama bibi Jia," balas Lin yi


"Ehhh,,, bagaimana bisa..???!!!" semua orang yang ada di meja makan terkejut, kecuali Sin.


"I itu karena,,,,," Lin yi menjeda perkataannya sembari melihat sin.


Sin yang melihat itu tatapan calon istrinya hanya menganggukan kepalanya.

__ADS_1


"Itu karena ini...."


Kemudian lin yi menyuruh Griffin untuk keluar dari bayangannya.


WUSSSSHHH


Tiba- tiba ada binatang yang besar dan berdiri dengan gagahnya, terpancar aura raja binatang diruangan itu.


"Ayah, perkenalkan binatang ini adalah salah satu raja binatang buas di hutan larangan sekaligus bawahan Sin gege, namanya adalah GRIFFIN. Dan sekarang, Griffin ini menjadi penjaga juga tungganganku..."


Semua orang yang berada diruang makan terkagum mendengar penjelasan Lin yi, dan penjelasan Lin yi bukan sekedar mitos, karena terbukti sosok raja binatang hutan larangan sedang berdiri gagah dihadapan mereka semua.


Karena merasa dipuji tuannya, Griffin pun membusungkan dadanya dan membuka sedikit sayap lebarnya.


Tentu saja itu membuat ayah, ibu dan kakanya senang dan tenang, karena Lin yi akan selalu terlindungi dari marabahaya.


.


.


Malam harinya


Sin sedang berada disalasatu kamar khusus yang sudah disediakan.


Tok tok tok


Sin membuka pintu karena dia tahu kalau calon istrinya yang mengetuk pintu.


Tanpa basa basi, Sin menggendong Lin yi kearah kasur, kemudian mengecup kening lin yi lanjut menjalar ke pipi lalu berpagut dengan bibirnya.


Sudah cukup lama main dibibirnya, Sin menjalar ke lehernya kemudian menyed0t dibagian itu, sampai timbul warna merah di leher Lin yi, tidak puas disitu, sin menjalar lebih bawah lagi, dan melakukan lebih banyak tanda di kedua melon milik Lin yi


"Emmmmhhhhhh..."


hanya suara itu yang keluar dari mulut Lin yi.


Sin pun terus terjun kebawah ******* rerumputan dibawah perut Lin yi.


Kicauan Lin yi pun makin keras terdengar, kemudian Lin yi membalikan badan untuk melakukan hal yang sama.


Lin yi meremas belalai itu dan langsung menerkam dengan bibirnya.


kegiatan anam sembilan itu mereka lakukan sampai dini hari, sampai akhirnya tertidur pulas.


jangan lupa like dan vote/ hadiahnya ya kawan, biar novelku cepat populer dan makin banyak yang baca.


BERSAMBUNG

__ADS_1


__ADS_2