
"IBUKU MASIH HIDUP..?" Sin bahagia bukan kepalang, kemudian dia pindah duduk disamping kakeknya.
"Begitulah" balas Yu xiao sambil mengusap kepala cucunya.
"Terus, sekarang ibu berada dimana kek..?"
"Jujur saja untuk masalah itu kakek juga tidak tahu," balas Yu xiao menjeda jawabannya.
"Sin'er, ada dua alasan kenapa kakek merahasiakan masalah ibumu. Yang pertama, nama asli Yu mei sin adalah Mei sin. dan Mei sin bukanlah anak kandungku, dan sekarang kakek takut. Apa kamu akan meninggalkan kakek, jika aku ini bukanlah kakekmu yang sebenarnya..?
DEGGGHH
Sin terkejut dengan pernyataan sekaligus pertanyaan kakeknya.
Tapi tanpa menunggu waktu yang lama, Sin memeluk erat kakeknya.
"Kakek, Kalau benar aku bukan cucu kandungmu, percayalah kau tetap kakekku. Aku tidak peduli siapa kakek, yang aku tahu, kakek sudah mengurus ibuku, jadi sampai kapanpun kau tetaplah kakekku," balas sin yang masih memeluk erat Yu xiao.
"Syukurlah Sin'er, kakek sangat bahagia mendengarnya, disisa akhir hayat ini, kakek hanya mau terus bersamamu dan melihatmu terus berkembang." ucap Yu xiao bahagia karena Sin masih mau menganggap dia sebagai kakeknya.
.
.
"Dan alasan yang kedua kenapa kakek merahasiakan ini dari ayahmu terlebih kepadamu. Itu karena permintaan ibumu sendiri. Ibumu pergi dari alam semesta ini, demi kebaikan alam semesta ini, terutama keselamatan mu dan ayahmu. Sebenarnya Ibumu tidak peduli jika alam semesta ini hancur, tapi jika itu yang terjadi maka dirimu dan ayahmu juga akan ikut hancur, dan itu yang Mei sin tidak mau." ujar Yu xiao mengakhiri penjelasannya.
"Apakah ibuku berasal dari daratan tengah?" tanya Sin langsung memotong penjelasan kakeknya.
"Bukan"
"Apa dari Daratan atas..?" tanya Sin lagi
"Itu juga bukan, sejujurnya kakek tidak tahu asal muasal ibumu. Hanya saja ibumu pernah bilang, kalau dia bukan berasal dari alam semesta ini, hanya itu yang kakek tahu asal tempat ibumu." balas Yu xiao dengan penjelasan yang sangat terbatas.
"Tapi,, pesan terakhirnya adalah, jika ditempat asalnya sudah aman, ibu dan kakekmu akan menjemputmu kesini." ucap Yu xiao mengakhiri penjelasannya.
"Huuuuuuhhhh,,,,,!!" Sin menghela nafas panjang.
"Ibu,,, tunggu aku,,,,!!!!
jika di alam sana ada yang berani mengganggumu walau hanya ujung kukumu, percayalah ANAKMU akan membalasnya 10.000 kali lipat." gumamnya pelan.
Walau masih banyak pertanyaan, tapi dari hati yang paling dalam, Sin merasa sangat bahagia dengan kabar ibunya yang masih hidup.
.
.
.
"Kakek, berapa lama lagi makam naga kuno akan terbuka?"
"Sekitar 2 bulan lagi, kenapa kau tanyakan masalah tempat itu? jangan bilang kau akan masuk kedalam sana...!!!" tanya Yu xiao khawatir.
"Hmmmm,,, Seperti yang kakek pikirkan. Kakek, Aku tidak minta persetujuanmu, tapi yang aku butuhkan kepercayaan dan dukunganmu, tidak lebih dari itu."
"Baiklah.... Tapi kakek harus ikut..!!" timpal Yu xiao.
"Tenang saja, jika kakek mau, kemanapun aku pergi, kakek akan selalu bersamaku."
"Bagus,,, karena itu yang kakek harapkan." balasnya bahagia, dan tidak peduli dengan resiko apapun.
.
.
__ADS_1
2 bulan kemudian...
Di luar pintu makan naga kuno..
"Qillin, Griffin, Go kong dan Cybrus,,, Kalian jagalah stabilitas keamanan Daratan rendah ini, jika ada yang berani mengusik Daratan ini, BANTAI..!"
"Baik boss.." balas mereka serempak.
"Boss, kapan akan pulang ke Daratan ini lagi?" tanya Go kong
"Haiiiisshhh,,, Nanti jika sudah WAKTUNYA," balas Sin kesal, belum juga berangkat, sudah menanyakan kepulangannya.
"Baiklah Sin'er, jaga dirimu baik- baik, dan jaga semua calon istrimu..!!" seru Qing su
"Ayah mertua tidak usah khawatir masalah itu, nyawaku taruhannya..."
WOOOOSSSSSHHH
Tiba- tiba Muncul hole besar di pintu masuk makam naga kuno
"Ayah mertua, aku berangkat" ucap Sin kepada semua mertuanya.
"Hmmmmm"
"Boss hati-hati..!" seru Go kong
.
.
Kemudian Sin masuk kedalam makam naga kuno itu.
.
.
Sin melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki, baru 2 km berjalan di hutan makam naga kuno, Sin melihat beberapa orang bertarung dengan gollem pohon/monster pohon
"Kalian jangan lari, serang terus..!!" ucap seseorang yang memegang panah
"Toloooooooooooong..!!"
"Toloooooooooooing...!!"
"SURIKEN" ucap Sin dari kejauhan
Suriken melesat cepat dan membesar,
SEUNGGGG
SEUNGGGG
SEUNGGGG
Suriken berputar kesana kemari dan memotong tiap jengkal gollem kayu itu, dalam hitungan detik gollem pohon itu terpotong jadi serpihan kayu siap bakar.
"MANUSIA....!!!berani- beraninya kamu membunuh saudaraku.." ujar gollem lainnya yang tiba- tiba muncul
__ADS_1
"Tekanan 1000 ton" ucap sin diarahkan kepada gollem yang baru datang
KRAAAAAKKK
"Uuuuuhh, kenapa tubuhku ber.."
KRAAAKKKKK
BAAAAAAAAAAAAAAMMMM
Belum sempat Gollem itu menyelesaikan kalimatnya, karena tak tahan menahan tekanan, dalam sepersekian detik jadi bubuk kayu.
"Ehhhh, siapa yang sudah melakukan ini?" tanya orang yang memegang panah.
Mereka pun celingak celinguk mencari penyebabnya, 500 meter dari tempatnya berdiri, mereka melihat pemuda tampan berdiri dari kejauhan.
"Mungkinkah orang itu yang sudah menolong kita?" tanya yang lainnya. Dan mereka pun berjalan ke arah Sin,
Saat sudah lebih dekat, mereka melihat Sin hanya manusia biasa tanpa energi qi. Karena tidak ada orang lain lagi, merekapun meyakini, Sin lah yang sudah membunuh para gollem pohon itu.
"Maaf tuan muda, apakah yang menolong kami tadi adalah tuan muda,,?" tanya orang yang memegang panah
"Bisa dibilang begitu," balas Sin santai.
"Hmmm, kalau begitu kami ucapkan terima kasih banyak tuan muda"
"Sama- sama,,,,
maaf senior, kalau boleh tahu tempat apa ini?" Sin balik bertanya
"Apa tuan muda baru datang di alam ini?"
"Hmmmmmm.."
"Oh pantas saja kalau begitu. Ini adalah alam dimensi buangan, setiap 100 tahun sekali, alam ini akan terbuka dari luar tapi tertutup dari dalam. Jadi, siapapun yang sudah masuk ke alam ini, mereka tidak akan bisa kembali ke alamnya," balasnya panjang lebar.
"Tapi dari tempatku asalku, dan menurut leluhurku. Tempat ini selalu terbuka setiap 1000 tahun sekali, dan para leluhur kami menyebutnya, MAKAM NAGA KUNO."
"Tidak tuan muda, alam ini seperti alam dimensi yang berjalan, dari Daratan satu ke Daratan yang lainnya, hanya mungkin ditempat tuan muda berasal, alam buangan ini selalu terbuka setiap 1000 tahun sekali." ujarnya memberi penjelasan sedikit lebih rinci
"Hmmmmmmm" Sin mengangguk tanda mengerti.
"Ahhh perkenalkan tuan muda, namaku Sho zun, dari ras manusia" ucap sho zun memperkenalkan dirinya
Walaupun Sin merasa aneh, tapi akhirnya dia juga memperkenalkan dirinya.
"Panggil saja aku SIN" balas Sin memperkenalkan dirinya.
"Maaf senior Zun, kenapa anda memperkenalkan diri sebagai ras manusia. Jujur saja itu terdengar sedikit aneh ditelingaku,"
"He he he, maaf tuan muda Sin, di alam buangan ini, bukan hanya ada ras manusia, tapi juga ada ras lainnya, seperti ras elf hitam, elf putih, iblis hitam, iblis putih, orc dan monster/gollem. Makanya ini disebut alam buangan. Dan ketika kita bertemu satu sama lain, pasti akan terjadi peperangan walaupun tanpa sebab."
"Hmmmmmmmm, pantas saja leluhur yang masuk ke alam ini tidak ada yang bisa kembali, selain tidak ada pintu keluar, mungkin mereka sudah terbunuh di alam buangan ini" pikir Sin mengerti.
"Apakah tuan muda Sin sudah punya tujuan...?" tanya Sho zun
Sin hanya menggelengkan kepala.
" Bagaimana kalau tuan muda Sin, ikut bersamaku ke wilayah ras manusia..??"
"Baiklah,, lagi pula aku juga belum tahu wilayah disini."
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTE
BERSAMBUNG...
__ADS_1
Maaf ya kawan, kita lagi liburan dirumah saudara.
jd ga enak, klo lagi kumpul tp kita chu-x sendiri.