LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
KEBERUNTUNGAN KE 10


__ADS_3

Sin terus berjalan menyusuri kota kayu putih, sembari menikmati keramaian kota.


Beberapa kali lang xie yue mengajak sin berhenti ditoko kecil yang menjual asesoris, dia pun membelikan asesoris kesukaannya, yaitu bross.


.


.


.


1 hari kemudian...


sin keluar dari penginapan dan melanjutkan perjalanan, saat akan keluar di gerbang sebelah utara kota kayu putih, sin dihadang beberapa prajurit yang dipimpin oleh jendral xi.


.


.


.


"Jendral, itu dia pemuda yang menghajar habis pangeran zao,,,!!" ucap prajurit yang melihat sin berjalan kearahnya.


.


.


.


"Anak muda,,,! apa kau mempunyai nyawa lebih dari satu? sampai kau berani menghajar seorang pangeran," ujar jendral xi tenang tapi mengancam.


"Apa mau mu..? tanya sin santai


"Potong kedua tangan dan kaki mu, setelah itu aku akan membunuhmu dengan sedikit rasa sakit ,,!"seru jendral xi


"Baiklah" balas sin yang merasa aneh dengan permintaan jendral xi.


SURIKEN


Ucap sin dalam benaknya, muncul suriken ditangannya kemudian berputar cepat diatas telapak tangannya lalu dilemparnya ke arah jendral xi.


Suriken itu melesat kesana kemari seperti senjata boomerang walaupun sudah ditahan dengan pedang dan perisai mereka, suriken itu membelah pedang dan perisai seperti memtong tahu, suriken itu terus berputar dan bergerak hingga semua tangan dan kaki jendral xi termasuk prajuritnya, terpotong rapi.


SURIKEN



Aaaaaaaaaaaarrrghh


Aaaaaaaaaarrgghhhh


Teriakan demi teriakan terdengar di gerbang utara kota kayu putih, orang- orang yang mau keluar masuk, melihat itu bergidik ngeri.


"Bunuh, bunuh saja aku...!!" ucap jendral yang kesakitan.


"Baiklah" balas sin dingin


Suriken yang masih berputar 5 meter diatas tubuh jendral xi melesat kebawah dan membelah tubuhnya dan semua pasukannya.


"pertunjukan yang bagus, sudah lama aku tidak bermain dengan senjataku ini" ucap sin yang teringat bermain-main dialam dimensi dengan merubah segala bentuk senjatanya, walau sasarannya hanya batu dan pohon.


Kemudian sin membakar semua mayat itu, dan pergi dengan santai tanpa peduli dengan ketakutan orang yang melihatnya.


Setelah keluar gerbang sin dan lang xie yue terus berlari dan meloncat dari dahan ke dahan lainnya.


.


.


.


sore harinya..


saat memasuki hutan lebih dalam terdengar dentingan pedang


TRANK TRANK TRANK...


Seorang perempuan cukup cantik dikeroyok 5 orang, perempuan itu pun sudah terdesak, ditubuhnya juga sudah banyak luka.


Sin dan lang xie yue melihat kelakuan 5 orang laki- laki tidak tahu malu itu, sangat geram.


"BUSUR," gumam sin..


Tali busur ditarik, seketika muncul anak panah, kemudian sin memasukan api putih kedalam anak panahnya


SHUUUUUTTTT


anak panah terbagi 5 dan langsung mengarah tepat di kepala ke 5 pria itu, belum sempat berteriak semuanya sudah melebur jadi abu.


lang xie yue yang pertama kalinya melihatnya sangat takjub dengan suriken dan panah, yang sudah diperlihatkan calon suaminya itu.


"Gege memang luar biasa" gumam lang xie yue bangga


kemudian sin menghampiri perempuan itu, dia hanya duduk bersandar disebuah pohon, walaupun perempuan itu sangat terkejut karena ke 5 orang yang mau memperdayainya terbakar secara tiba- tiba.


"Te Terima kasih tuan sudah membantuku dari para bajing4n yang mau memperdayaiku."


"Sudah seharusnya" balas sin simple


kemudian sin memberinya pil penyembuh, seteleh menelan pil pemberian sin, tidak membutuhkan waktu yang lama, semua lukanya sudah sembuh total, karena pil yang sin berikan berada ditingkat langit.


"Terima kasih tuan muda atas semua kebaikanmu."


"Siapa namamu? dan kenapa kau berada dipedalaman hutan seperti ini?" tanya sin


"perkenalkan tuan, namaku si yu, aku adalah murid dari sekte mutiara salju. Sebenarnya aku datang berlima ke hutan ini, hanya saja kami dihadang oleh murid dan ketua dari sekte pemuja iblis. Aku berhasil kabur tapi kemudian dikejar oleh 5 murid yang baru saja anda bunuh, tapi tidak dengan ke 4 rekanku, mereka dibawa ke sekte pemuja iblis.


Dan kami disini sedang mencari biji adas hitam dan tanaman krisan ungu untuk mengobati matriak kami yang sedang sakit parah, dan sudah tidak punya banyak waktu," balas si yu panjang lebar dan terlihat sedih.


"Kalau memang begitu bawa aku ke sektemu,,,! biar aku lihat penyakitnya, urusan sekte pemuja iblis kamu cukup tunjukan saja dimana sektenya, biar nanti aku yang urus." ujar sin menawarkan diri


"Apakah anda tabib tuan muda?"


"Bisa dibilang begitu" balas sin santai


Kemudian sin dan lang xie yue dibawa ke sekte mutiara salju.


.


.


.


2 jam kemudian, sin sampai di sekte mutiara salju.


SEKTE MUTIARA SALJU



"Selamat datang tuan di sekte kami" ujar si yu


Sin hanya mengangguk sebagai balasan.


"Tampan nyaaaaaa..." ucap salasatu murid yang melihat sin.


"senior yu, siapa laki- laki yang datang bersamamu" tanya murid lainnya


"Ah, beliau adalah tabib yang akan mencoba menyembuhkan patriak sun" balas si yu


"Hai tampan nikahi aku, aku rela jadi selirmu yang ke 20"


"Aku yang ke 21" timpal yang lain


Kehebohan terjadi, karena sekte mutiara salju adalah sekte khusus wanita.


Sin tidak menduga kalau sekte mutiara salju ternyata perempuan semua.


sin juga tidak banyak tingkah, karena tangan lang xie yue memegang lengannya sembari mencubitnya cukup keras, walaupun tidak terasa sakit, tapi itu kode keras buat sin, agar tidak jelalatan.


Akhirnya sin sampai dirumah matriak, disana ada tetua yang jaga secara bergantian.


"Si yu, kenapa kau membawa laki- laki ke sekte ini, bukan kah kau tahu peraturannya? terus mana rekanmu yang lainnya? tanya salasatu tetua.


Si yu pun menjelaskan kejadian dari awal sampai akhir. Tetua yang mendengar penjelasan si yu akhirnya mengerti.


walaupun sangat khawatir kepada ke 4 muridnya yang lain, tapi sekarang keselamatan matriak lebih penting. Dan tidak ada salahnya mencoba kemampuan pengobatan dari tabib muda yang dibawa si yu.


.


.


.


Sesampainya dikamar matriak, sin tidak bisa untuk mengedipkan mata satu kali saja, ternyata matriak yang dia sangka sudah tua, nyatanya selain masih muda juga amat cantik. Beda sama para tetua yang jaga diluar rumah, walaupun masih gadis para tetua kelihatan sudah berumur paruh baya.


Sun ji ling terlihat seperti tidur tapi jiwanya sadar, semua anggota tubuh sudah tidak bisa digerakan.


Sun ji ling bisa bertahan dengan energi spiritualnya yang sudah sangat lemah, karena energi qi nya sudah habis. Sehingga hanya jiwanya saja yang masih tersadar.


SUN JI LING



Awalnya sun ji ling hanya merasa kakinya saja yang tidak bisa digerakan, tapi kemudian seiring berjalannya waktu, penyakit itu merambat keatas.


.


.


.


.


"Apa gege berencana menambah lagi istri?" tanya lang xie yue yang melihat calon suaminya tidak mau kehilangan pandangan dari sun ji ling.


"Ayolah,,, gege hanya sedang mencari arti kehidupan, kebahagiaan itu muncul saat kita membantu orang lain"


"Hmmmmhhh,, Gege memang paling pintar kalau urusan wanita," ucap lang xie yue dingin karena sedikit cemburu


sin tersenyum masam melihat lang xie yue cemburu.


Kemudian sin memeriksa tangan sun ji ling.

__ADS_1


"RACUN TIGA WARNA" gumam sin


Racun tiga warna adalah racun dari ular berkepala tiga.


"Apa tuan muda bisa mengobatinya?" tanya si yu


"Bisa" jawab sin singkat


"Hanya saja untuk mengobatinya kalian harus keluar...!!" seru sin


"Apa aku juga harus keluar?" tanya lang xie yue


Sin hanya membalas dengan anggukan.


"Huhhh bilang saja gege ingin berdua" gerutu lang xie yue, lalu keluar kamar.


Setelah semua keluar, sin kemudian duduk tepat disamping sun ji ling, dan membuka bajunya.


Huuuhhhh,,,,


Huuuhhhh,,,


Huuuuhh,,,


Sin mengambil nafas panjang beberapa kali karena bir4h1 nya langsung naik 90°C, karena melihat tubuh sun jin ling.


Sebelum memasukan api putih, sin menotok banyak titik untuk membuka meridan dan syaraf yang sudah tak berfungsi, dari mulai telapak kaki, betis, dan perut bagian bawah, walau tertutup tapi isinya sudah terbayang di otak mesumnya.


Dada, leher kepala, dan juga bagian tubuh belakang sun ji ling, tidak lepas dari totokan


"Huuuuuuuuuuhhhh...."


Sin yang melihat b0k0ng sun ji ling, hidungnya tambah mimisan.


Setelah itu sin kembali membalikan tubuhnya seperti semula dan menempelkan telapak tangan tepat dibelahan dadanya sedikit kebawah, lalu sin memasukan api putih dan mengontrol dengan energi spiritualnya.


api putih menyebar didalam tubuh sun ji ling, kemudian melahap semua racun tiga warna yang sudah menyebar ditubuhnya. Dalam waktu kurang dari 15 menit tubuh sun ji ling sudah bersih dari racun tiga warna.


Setelah itu sin mengalirkan energi qi dan energi spiritualnya, karena tubuh sun ji ling sudah sangat lemah.


Tapi kali ini sin menutup matanya karena hidungnya terus mimisan melihat 2 gunung yang masih pungkil dan rumput tetangga yang masih berwarna hitam doff, walaupun kedua wilayah itu ditutupi, tetap saja terasa tembus pandang, sampai- sampai terongnya sudah matang sedari awal.


.


.


.


.


.


30 menit berlalu, sun ji ling membuka matanya dan melihat ternyata pria yang mengobatinya masih muda dan sangat tampan. Karena dari awal sun ji ling sadar dan bisa mendengar pembicaraan sin dengan si yu.


Wajah sun ji ling juga yang awalnya pucat kini bercahaya lagi.


Tapi sesaat kemudian sun ji ling mengeluarkan air matanya, karena selama ini jangankan ada yang melihat tubuhnya seperti ini, wajahnya pun pantang dilihat seorang laki- laki.


Kemudian sin juga membuka matanya lalu mengangkat tangannya dari atas perut sun ji ling.


"Tuan,,,, terima kasih sudah mengobatiku" ucap su ji ling sopan.


Sin hanya mengangguk.


"Ta tapi...." ucap su ji ling ragu


"Tapi apa" sin penasaran


"Tu tuan harus menikahiku..!!" ucap su jin ling


"Aku mengerti, tapi aku berharap nona tidak menginginkan ku karena alasan aku sudah melihat tubuhmu saja, tapi yang aku mau hati nona juga menginginkan ku untuk jadi suamimu." ujar sin yang tidak mau menikah karena keterpaksaan.


sun ji ling yang mendengar ucapan sin hanya mengangguk,


Karena sebenarnya sun ji ling juga menyukai sin, hanya saja dia sangat malu untuk mengakuinya,


Sin yang melihat anggukan sun ji ling, terlebih sun ji ling masih belum memakai pakaiannya, sin langsung menerkam bibirnya, karena sudah tidak bisa menahan terongnya yang berontak.


awalnya sun ji ling hanya diam saja, tapi lama kelamaan dia mengikuti permainan sin.


sin membuka bajunya sendiri hingga tel4nj4ng bulat, sun ji ling yang melihat senjata sin hanya menutup mata dengan tangannya.


sin kembali melanjutkan aksinya, dia membuka penghalang yang menutupi d4d4 sun ji ling, kemudian m3nyed0t put1n9 pink nya. Sun ji ling menegang merasakan sed0tan yang sedang sin lakukan.


Aaaaaaaaahhhhhhhh


"sayang satu lagi" ucap sun ji ling sembari menyodorkan yang sebelahnya, rasa malu sudah kalah sama b1rahi yang sudah memuncak.


Sin pun melakukan yang sun ji ling mau, dan tangannya mulai aktif mengobrak abrik hutan rimba dibawahnya, dan membuka pengaman segi tiga dengan jempol kakinya


Mmmmmmmmhhhhh


Aaaaaaaaaaaaaaaachh


sun ji ling meracau karena tanaman kacang merahnya di plintir- plintir oleh sin.


Sin membalikan tubuh sun ji ling jadi tengkurap, kemudian menindihnya lagi, terong yang sudah sangat matang digesekan dibelahan b0k0n9 sun ji ling, tangan kanannya menyelusup ke belahan gunung, tangan kiri pergi ke hutan rimba dan mengobrak abrik goa itu dengan setengah jarinya, bibir sin pun banyak membuat tanda lampu merah di pundak dan leher.


sun ji ling yang merasa geli karena telinganya diterkam oleh bibir lembut sin, lantas membalikan kepalanya kearah sin, dan berc1um4n cukup lama.


sin yang belum pernah merasakan masakan terong dengan kacang merah, mengikuti arahan dari tangan sun ji ling.


Setelah ujung terong berada di mulut goa, sun ji ling mengaduk terong dengan kacang merahnya.


Aaaaaaaaaaaaaaahhh


00000000000000000hhh


Sin yang sudah tidak kuat langsung menerobos lebih dalam.


"sayang pelan- pelan,,,!! sakiiiiit" ucap sun ji ling pelan.


Sin pun berniat mengeluarkan lagi terongnya dari penggorengan, tapi sun ji ling menahannya, dan terus mengarahkan terong sepanjang 25cm itu masuk ke penggorengan.


blezzzzzzzzzzzzz


terong masuk semuanya, awalnya sun ji ling merasa sakit dan kelaur bercak darah, tapi setelah 15 menit kemudian, sun ji ling memainkan penggorengannya sendiri, sehingga terong itu serasa diperas dan dipelintir.


sin yang baru merasakan penggorengan, tidak bisa untuk menahan racauannya


AAAAAAAAAAAAAHHHHHHHH


"sayang, peras lagi lebih kencang...!" racau sin


sin pun terus membolak balikan terongnya agar tidak hangus, kadang mendiamkan terong itu selama 5 menit, dan membiarkan penggorengan memeras terongnya.


setelah 30 menit, sin membalikan tubuh sun ji ling dan langsung memasukan lagi terongnya kedalam oven, gunung kembar pun tak luput dari terkaman, bahkan menciptakan tanda merah yang lebih banyak, dari pada bersama lin yi dan lang xie yue.


sun ji ling tidak tahu kalau sedotan itu akan meninggalkan bekas di dada dan lehernya, 1 jam kemudian sin menegang untuk pertama kalinya mengeluarkan cairan yang sangat banyak didalam oven milik sun ji ling. Sedangkan sun ji ling sendiri keluar kedua kalinya selama satu jam itu.


.


.


.


5 jam kemudian mereka menghentikan kegiatan masak memasak, karena kayu bakarnya sudah hampir habis.


Setelah itu, mereka berdua mandi bersama, tapi disitu mereka memasak lagi, tapi kali ini tidak digoreng melainkan disayur, karena dalam bak mandi tersedia air yang melimpah.


sin merasa, masakan kali ini berbeda, akhirnya nambah lagi sampe 2x.


.


.


.


1 jam kemudian, mereka benar- benar menyudahi kegiatan memasaknya.


.


.


.


setelah berpakaian sin menghilangkan array dan keluar kamar.


Diluar kamar, lang xie yue sudah melipat kedua tangan di dadanya.


"Gege,,,,,!!! apa menyembuhkan penyakit matriak sekte membutuhkan waktu yang lama?" selidik lang xie yue


"Ehh, i iya yue'er, karena racunnya sangat banyak, jadi gege harus teliti" balas sin beralasan.


"Bagaimana tuan muda, apa matriak sekte sudah sembuh? tanya si yu yang tiba- tiba datang bersama beberapa tetua.


"Su sudah, bahkan sekarang lebih bugar." balas sin gugup.


Lang xie yue yang melihat calon suaminya gelagapan semakin curiga, pasalnya calon suaminya itu selalu tenang, tapi tidak untuk kali ini.


Tak berselang lama sun ji ling keluar dengan pakaian baru. para tetua dan murid senior yang melihat matriaknya sembuh, senang bukan maen, pasalnya sudah hampir setahun matriak berbaring ditempat tidurnya.


"Tapi matriak kenapa banyak bercak merah dileher matriak, tadi sebelum diobati oleh tuan muda tidak seperti itu" tanya si yu.


Sun ji ling tidak menjawab, dan wajahnya merah padam, karena itu ulah calon suaminya.


"Oh itu bekas mengeluarkan racun 3 warna, yang bersarang ditubuh matriak sekte" balas sin menyambar pertanyaan si yu


Para tetua dan si yu hanya manggut- manggut, tapi tidak dengan lang xie yue.


Lang xie yue kemudian menjewer telinga sin dan membawanya keluar rumah.


.


.


Di luar rumah..


"Gege coba ajelaskan, apa yang terjadi" tanya lang xie yue yang sedang cemburu


Sin pun menjelaskan situasinya dengan singkat padat dan jelas.

__ADS_1


setelah mendengar kejujuran sin, lang xie yue kemudian memeluk sin dengan erat.


"Gege, yue'er tidak keberatan, asal gege tidak meninggalkanku,"


"Yue'er,,, sudah berapa kali gege jelaskan, Gege tidak akan meninggalkan salasatu diantara kalian, dan semuanya akan mendaptakan porsi yang sama."


"Hmmmmmmm" lang xie yue hanya mengangguk dan memeluk sin lagi.


Akhirnya mereka berdua kembali kedalam rumah, karena sin sudah kelelahan, sin tidur lebih dulu dikamar yang sudah disiapkan.


Sementara lang xie yue dan sun jin ling berbicara dari hati kehati.


hingga mereka ngobrol sampai pagi, tapi dengan suasana yang lebih santai dan penuh persaudaraan.


mereka berdua memutuskan, lin yi jd saudari pertama, lang xie yue saudari kedua dan sun ji ling saudari ketiga.


.


.


.


Keesokan paginya, sin bangun dari tidur lelapnya, sin sedikit terkejut karena kedua calon istrinya tidur di lengan kiri kanannya.


"KEBERUNTUNGAN KE 10" gumam sin tersenyum bahagia.


.


.


.


Setelah bangun dan membersihkan diri, sin keluar dan mencari si yu. Dan ternyata si yu sudah menunggunya diluar rumah sun ji ling, karena sin sudah berjanji, kalau pagi ini akan berangkat ke sekte pemuja iblis.


Setelah mendapatkan lokasi yang dijelaskan si yu. Sin langsung menghilang dan muncul di hutan, dimana si yu akan diperdaya.


Kemudian sin langsung melesat ke arah timur, tidak membutuhkan waktu yang lama, sin menemukan lokasi sekte pemuja iblis, karena dia terbang dengan sangat cepat melebih kecepatan terbang griffin.


SEKTE PEMUJA IBLIS



Sin melayang tepat diatas jembatan, tanpa ba bi bu, sin menggunakan jurus semestanya.


setelah membuat beberapa gerakan dan menyelesaikan mantranya, sin juga menggunakan energi qi nya sebesar 20%


TELAPAK SEMESTA


Sin mendorong telapak tangan kedepan, muncul energi berbentuk telapak tangan yang besar dan melesat menyerang bukit tinggi yang dibentuk jadi istana sekte pemuja iblis.


BOOOOOOMMMM


Ledakan energi dari jurus semesta milik sin, menghancurkan Bangunan itu hingga berantakan, lebih dari 1000 murid dan beberapa tetua mati seketika.


"Patriak gawat, ada yang menyerang sekte kita. Padahal pengorbanan para gadis untuk membangkitkan prajurit iblis, tinggal selangkah lagi." ujar tetua pertama


"Ayo kita lihat keluar,,,!! siapa yang berani menyerang sekte kita." seru patriak


Setelah patriak, 4 tetua dan ratusan murid yang tersisa keluar dari bangunan yang berbeda, mereka melihat bangunan utama sekte sudah hancur lebur, semua murid bahkan tetua yang ada didalamnya tidak ada yang berhasil menyelamatkan diri.


"Ini.......!!!!" patriak sekte pemuja iblis terkejut dan sangat marah.


Ketika melihat ke sisi yang lain, patriak sekte melihat seseorang melayang dan ketika tatapan mereka bertemu, sin tersenyum lebar..


"Bagaimana, apa ini cukup untuk membebaskan para gadis yang kalian culik?" tanya sin tersenyum gurih


"DASAR IBLISSS...." ucap patriak sekte, marah.


"Ho ho hoooo, apa aku tidak salah dengar, iblis merasa malaikat dan malaikat kau sebut iblis" balas sin yang merasa geli mendengar ucapan patriak sekte.


"Tetua dan kalian semua, ayo kita serang bersama- sama bajing4n ini...!!!" seru patriak kepada tetua dan semua murid yang tersisa


PUKULAN API NERAKA


.


.


TOMBAK PEMBELAH SURGA


.


.


.


Patriak, tetua dan semua muridnya menyerang sin dengan jurus mereka masing- masing


Sin yang melihat banyak serangan yang mengarah padanya hanya diam, dan merentangkan kedua tangannya.


BOOOOMMM


BOOOOOOMMM


BOOOOMMM


BOOOOOOMMM


.


.


.


Ledakan demi ledakan mengenai dirinya


"Ha ha ha ha..."


Patriak dan semua orang tertawa puas melihat ledakan besar itu.


TIUPAN SEMESTA


gumam sin


WUUUSSSSSHHHHHH


Ledakan yang masih menyala di tubuh sin, kini berbalik arah menyerang mereka.


Api ditiup angin hasilnya, api itu 10x lebih besar karena tiupan semesta miliknya.


Patriak dan semua orangya terbakar oleh api mereka sendiri dan jadi abu, tapi abu itu menyebar karena tertiup angin.


Huuhhhh akhirnya selesai juga.


.


.


.


.


Kemudian sin mencari para gadis yang ditawan, dengan kesadaran spiritualnya.


Dari awal sin tahu, kalo para gadis ini ditahan di ruangan yang berbeda.


tanpa membutuhkan waktu yang lama, sin menemukan dimana mereka, ternyata para gadis itu dikurung dalam penjara bawah tanah.


Sin pun melepaskan mereka semua, kemudian memberika pil penyembuh luka.


Setelah luka- luka para gadis itu sembuh, sin mencari gudang harta sekte pemuja iblis, dan hasilnya sangat memuaskan. bahkan kekayaan mereka lebih banyak dari harta 3 kerajaan yang sudah dihancurkannya.


sin lalu mengambil semuanya dalam sekejap. Baik itu koin, herbal, senjata. Tapi tidak dengan kitab aliran hitam, dia hanya membakarnya.


.


.


Setelah keluar dari gudang harta, sin pun membagikan harta itu kepada para gadis yang menjadi korban penculikan.


Masing- masing dari mereka, sin memberi 10.000 koin emas dan 100 koin platinum. Walaupun begitu, sisa harta rampasannya masih cukup banyak.


"Kalian satu sama lain berpegangan tanganlah..!!" seru sin


Setelah itu, sin memegang tangan salasatu dari mereka dan berteleportasi ke sekte mutiara salju, walaupun sebagian besar dari gadis- gadis ini bukan murid dari sekte mutiara salju.


★★★


MAYAN JUGA KAWAN, NULIS HAMPIR 3200 KATA.


DENGAN SEGALA KESIBUKAN YANG ADA


BUAT YANG SUKA LIKE DAN VOTE.


JUJUR SAJA AUTHOR MEMPERSEMBAHKAN NOVEL INI BUAT KALIAN YANG SUKA SAJA.


YANG GA SUKA GPP, SKIP AJA,,,!!


KARENA AUTHOR SENDIRI AWALNYA PENIKMAT BUKAN PENULIS.


TAPI SEMENJAK NULIS KARYA INI, SAYA GA PERNAH BACA LAGI, KARENA GA ADA WAKTU BUAT BACA. PADAHAL BANYAK BANGET NOVEL FAVORITE YANG SAYA TINGGALKAN.


SELAMA SAYA BACA KARYA ORANG LAIN, SAYA GA PERNAH NGEBULLY (MENGHINA)


KLO SAYA GA SUKA KARYA ORANG LAIN, CUKUP BERHENTI MEMBACA DAN GANTI DENGAN YANG LAIN. DARI PADA MEMBULLY HASIL KARYA ORANG LAIN.


TAPI AL-HAMDULILLAH SEJAUH INI GA ADA SATUPUN YANG MEMBULLY KARYA SAYA DI KOMENTAR, MUDAH"AN TIDAK ADA YA, BAIK SEKARANG ATAUPUN KEDEPANNYA.


DAN UNTUK ITU SAYA UCAPKAN TERIMA KASIH...!!!


KLO KRITIKAN, SAYA TUNGGU,,,,!!!


TERUTAMA CARA PENULISAN ATO KESALAHAN NAMA ATAU APAPUN ITU.


ATAU ADA ALUR YANG GA COCOK DENGAN CHAP DIBELAKANGNYA


SILAHKAN KOMEN SAJA...!!!


INTINYA SAYA MEMBUAT NOVEL INI INGIN MEMUASKAN DIRI SENDIRI SEBAGAI PENIKMAT DAN KALIAN YANG SATU FREKUENSI....


DAN SEMUA GAMBAR DARI AWAL SAMPE SEKARANG, AUTHOR NYOMOT DARI GOOGLE/PINTEREST (mohon izin yang punya gambar,,,!!)

__ADS_1


sekali lagi maaf, update nya ga nentu...!!


BERSAMBUNG...


__ADS_2