
Lalu Sin bertanya kepada 2 pemuda itu, dimana arah sekte bangau putih, diq beralasan mau daftar jadi murid di sekte itu.
Setelah diberitahu, kemudian Sin pergi ke tempat yang sepi dan melesat cepat ke arah sekte bangau putih.
30 menit berlalu, sin melihat papan nama SEKTE BANGAU PUTIH.
Sin berjalan menuju gerbang sekte, dan berdiri didepan pintu yang cukup besar.
"Tuan apa anda punya keperluan?" tanya penjaga gerbang.
"Ya saya memiliki urusan dengan patriak sekte dan patriak klan wei," balas sin santai.
Penjaga yang mendengar itu sedikit curiga. " Kalau boleh tahu siapa nama tuan dan kepentingan apa yang dimaksud,,,??" selidik penjaga gerbang.
"Katakan saja namaku Sin tian, orang yang sudah membunuh 2 tetua sekte ini" balas sin cuek.
"BANGS★TTT,"
Satu penjaga melapor kepada patriak sekte, dan satunya lagi mencoba menyerang sin, naas sebelum penjaga itu menggunakan jurusnya
BOOOOM
pintu gerbang hancur berantakan, dan penjaga gerbang mati seketika.
"Suara apa itu? kedengarannya dari arah gerbang.." ucap salasatu tetua
"Tetua kelima coba periksa kedepan, apa yang terjadi" seru patriak jue wenjing
"Baik" balas tetua 5 singkat dan sesaat akan pergi..
"HA HA HA HA HAA"
Suara tawa menggema dilingkup sekte bangau putih, patriak, tetua dan semua murid keluar ruangan dan melihat seorang pemuda tampan tertawa menyeramkan..
"Siapa kau" tanya Jue wenjing penasaran
"Siapa aku..? perkenalkan namaku SIN TIAN, dan aku yang sudah membunuh 2 tetua sektemu dan membunuh tuan muda Wei." ucap Sin menekankan setiap katanya.
Patriak dan semua orang darahnya langsung naik ke ubun- ubun
"BANGS★★★TTTTT"
"Tunggu, tunggu sebentar,,,, sebelum dimulai permainannya, aku akan memberi kesempatan kepada kalian semua, bagi kalian yang tidak mau terbunuh silahkan bergerak kesebelah kananku. Atau begini saja, kau patriak dan semua tetua dari sekte bangau putih dan klan wei majulah bersama- sama...!! kita tentukan siapa yang akan mati. Biarkan para muridmu itu melihat kebodohan kalian." ujar sin mencemooh
" apa kau yakin bajing★n tol00l....? jangankan melawan kami semua, melawanku saja belum tentu kau masih bisa bernafas" ucap tetua pertama sekte bangau putih meremehkan.
"Ha ha ha ha,,, kalau begitu silahkan mencobanya...!! tantang Sin
Tetua pertama sekte bangau putih yang merasa diremehkan langsung melesat ke arah sin,
jurus pedang sepuluh tebasan.
sin yang diserang hanya bergerak ke kiri dan ke kanan, setelah tetua itu melayangkan puluhan serangan, tapi tak satupun mengenai Sin.
__ADS_1
Lalu tetua pertama menambah daya serang dengan jurus keduanya,
*p**edang 100 tebasan*,
Dengan mengalirkan 50% enerigi qi nya.
Dimata para murid, tetua pertama bergerak sangat cepat, tapi bagi sin hanya seperti siput yang sedang belajar berjalan, lagi lagi sin hanya mengelak tebasan demi tebasan.
Walaupun pedang itu tidak akan bisa melukainya, karena pedang yang digunakan tetua pertama adalah senjata tingkat emas, sin tidak mau terlalu mencolok diawal pertarungannya.
Di kekaisaran lin senjata tertinggi milik para patriak sekte hanya tingkat berlian. hanya kaisar lin saja yang mempunyai senjata tingkat bumi.
Di daratan rendah saja senjata paling tinggi adalah tingkat langit, dan itu berada di kekaisaran api.
Lanjut cerita..
Tetua pertama terus melancarkan serangan sampai hampir kehabisan qi nya.
"Cih... Apa hanya segini kekuatan tetua pertama sekte bangau putih..?" tanya sin meledek
Sekarang giliranku,
Tendangan jarum
**« author : klo kalian pernah maen PS, MORTAL KOMBAT pasti tau jurus liu kang»
tendangan itu adalah salasatu gerakan yang diajarkan ayahnya, hanya saja sin sudah memodifikasinya dengan energi qi selain lebih cepat juga lebih kuat, ditambah lagi tulang dan kulitnya pun sudah lebih keras dari baja.**
Sin melesat dengan kakinya mengarah ke leher tetua pertama.
PLUUUK
kepala tetua pertama menggelinding didepan para tetua.
Semua orang terkejut bahkan patriak sendiri menelan ludahnya. Tetua pertama seorang yang berada di ranah pendekar bumi tahap menengah, kalah dengan satu serangan di tangan seorang pemuda yang bahkan tidak memiliki energi qi. Semua orang mengira Sin menggunakan artefak untuk menyembunyikan tingkat kultivasinya.
Walaupun begitu Jue wenjing yakin klo semua tetua menyerang bersama pasti sin akan mati dengan mudah.
**Patriak Jue wenjing sendiri berada diranah pendekar bumi tahap akhir, sedangkan patriak klan Wei, Wei jin berada di ranah pendekar raja tahap akhir.
Sekte bangau putih mempunyai 5500 murid, terdiri dari murid luar, dalam, dan inti. masing- masing pelataran mempunyai 10 tetua**
"Patriak, bagaimana ini..?" tanya tetua kedua.
"Kita lawan bersama- sama, aku yakin bocah ini akan bisa ditumbangkan dengan mudah, kalau kita maju bersama" seru Jue wenjing.
Kemudian jue wenjing dan semua tetua ditambah patriak dan tetua klan Wei bergerak bersama,
Mereka mengelilingi Sin dan meyerang secara bergantian
***tinju penghancur batu
cakar raja harimau
__ADS_1
pedang penghancur sukma***
BOOOM, BOOOOM BOOOM BOOOOM BOOOOM BOOOOM BOOOOM BOOOOM BOOOOM
Patriak dan semua tetua terus memberikan serangan tanpa jeda, berharap salasatu jurus mereka mengenai sin secara telak atau paling tidak sampai sin kehabisan energi qi nya, tapi harapan patriak sekte sia- sia.
Lagi- lagi sin hanya mengelak kesana kemari.
"BANGS★T kalau kau berani jangan mehindar terus, terimalah serangan dari kami" seru salasatu tetua.
Sin yang mendengar ucapan tetua itu sedikit geli, " ha ha ha ha ha, hei tua bangka,,,, disaat musuh menyerangmu, apa kamu akan berdiam diri atau menghindar? bodoh boleh tapi jangan gobl0kkk juga."
Patriak dan semua tetua yang mendengar jawaban sin tersenyum kecut, pasalnya pertanyaan salasatu tetua sektenya sangat tidak berkualitas dan lebih menunjukan kegoblo0kannya.
"Tapi baiklah karena yang menjadi lawanmu adalah AKU.
Biar kuperlihatkan apa itu kekuatan sejati, kalian serang aku bersama- sama jangan bergantian seperti itu..!!" seru sin menantang
"Patriak sebaiknya kita serang bersama- sama," ucap tetua kedua
"Baik, ayo kita gabungkan serangan kita, alirkan energi qi kalian ke pedangku ini...!!" seru Jue wenjing sembari mengacungkan pedang kelas berliannya
"Cih,,, bahkan aku memiliki puluhan ribu pedang rongsokan yang seperti itu, bahkan kualitasnya lebih bagus" cibir sin dalam gumamnya.
Semua tetua mengalirkan energi qi nya ke pedang kelas berlian milik patriak sekte,
"Pedang membelah langit," ucap patriak meneriakan jurusnya.
WUUUSSHH
Keluar bayangan energi qi berbentuk bulan sabit dari pedang milik patriak sekte. Energi gabungan itu melesat sangat cepat ke arah sin.
Sin yang melihat itu terkekeh, bukan hanya senjata rongsoknya aja yang jelek, bahkan gabungan energi qi milik patriak dan semua tetua tidak sampai setengah lautan energi qi miliknya.
Dan serangan itu telak mengenai tubuh sin
BOOOOOOOOOOOOOOMMM
Ledakan besar menggetarkan kawasan sekte, bahkan sebagian bangunan ada yang runtuh terkena ledakan itu.
Ha ha ha ha ha ha ha ha
Semua orang tertawa puas,
"itulah hasil dari kesombongan mu anak muda" ujar patriak
"Benar patriak, anak songong itu kena tulahnya sendiri.." timpal salasatu tetua
"Akhirnya kematian anakku terbalaskan dengan sangat memuaskan" ucap Wei jin
Semua murid menertawakan kebodohan sin yang menantang sekte bangau putih dan klan wei
KALAU MALAS KOMEN MINIMAL LIKE LAH KAWAN...!!
__ADS_1
BERSAMBUNG...