LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
KRISTAL KEHIDUPAN


__ADS_3

Kehebohan terjadi dibenteng pertahanan istana, saat melihat 7 naga membombardir pasukan elf hitam dan bangsa Orc.


sorak sorai pun keluar dari para prajurit ras manusia dan elf putih.


Walaupun hati kecilnya sangat takut, dan membayangkan kalau dirinya yang dibantai seperti itu.


"Bakar teruuuuss....!!!"


"Injak teruuusss..!!"


"Naga emaaaaas, aku mendukungmu....!!"


Hanya murid bintang semesta yang tidak terkejut dengan kehadiran 7 naga, tapi mereka terkagum saat melihat pembantaian yang dilakukan oleh naga-naga didepannya.


.


.


.


.


"Selamat datang tuan muda Sin" ucap penjaga.


"Hmmmmm.."


Kemudian Sin masuk ke ruang khusus tamu, di ikuti oleh keenam calon istrinya dari samping kiri kanan nya.


Zarco dan yang lainnya tidak menyadari kedatangan Sin dan semua calon istrinya.


Raja elf putih dan para petingginya itu, hanya berdiri menikmati pembantaian yang dilakukan oleh para naga.


"Baguuusss hajar terusss" teriak jendral Gin memberi semangat para naga.


.


.


.


Sin dan semua wanitanya hanya terkekeh melihat kelakuan jendral Gin.


.


.


.


"Yang mulia Zarco,,,,!" tegur Zhu xiang.


Raja elf itu pun membalikan badan.


"Eh ratu Zhu,,, !!


Ma maaf, mungkin saking asyiknya melihat pembantaian sepihak itu, saya sampai tidak menyadari kehadiran mu dan yang lainnya."


Ucap Zarco sedikit malu, apalagi Jendral Gin yang sudah menundukan kepalanya.


"Tidak apa-apa..


Yang mulia Zarco, dan perkenalkan lelaki disampingku ini adalah calon suamiku, namanya SIN TIAN." ucap Zhu xiang.


"Gege, perkenalkan yang mulia Zarco ini adalah raja dari ras elf putih" ujar Zhu xiang.


"Salam yang mulia Zarco.." ucap Sin


"Salam kembali tuan muda Sin,,, jujur, saya sangat senang bertemu denganmu hari ini."


Setelah acara perkenalan,


Mereka pun ngobrol ngaler ngidul sambil menikmati teh hangat, dengan suguhan pembantaian yang dilakukan oleh para naga.


.


.


.


Di arena pembantaian...


ketujuh anaknya terus menyemburkan senjata andalan masing- masing.


Kurang dari dari setengah jam, raja Brong ghost, ratu Zena, para jendral dan semua pasukannya sudah dibantai habis. Dan hanya tulang belulang yang tersisa, bahkan tidak sedikit jasad dari elf hitam dan Orc yang sudah menjadi abu.


Dan kini hutan belantara disekitar istana sudah hancur berantakan.



.


.


.


"Tuan muda Sin, sebelumnya saya ucapkan terima kasih karena tuan muda sudah membunuh musuh bebuyutan ku, di alam buangan ini." ucap Zarco


"maksudnya..??"


"Aahh anuu,,, maksudnya si Gorin yang tuan muda bunuh itu adalah musuh bebuyutanku." balasnya.


"Ah itu hanya faktor ketidaksengajaan.." balasnya santai


"Tidak sengaja,,!! alasan macam apa itu, jika tidak sengaja saja mampu membunuh raja elf hitam beserta 500 prajuritnya, bagaimana kalau disengaja.." pikir Zarco sedikit ngeriii.


.


.


.


"Maaf yang mulia kalau boleh tau, yang mulia Zarco berasal dari Daratan mana..?" tanya Sin ingin tau.


"Saya berasal dari Daratan tengah tuan muda Sin."


"Apa yang mulia tidak berniat kembali kesana..?"


"Tuan muda Sin pasti bercanda,,,! Siapa yang tidak mau kembali kesana. Semua ras yang ada di alam buangan ini sangat ingin kembali. Tapi sayang, pintu keluar dari alam buangan ini tidak bisa dibuka lagi," balas Zarco


"Dimana pintu keluar itu..? apa yang mulia Zarco bisa menunjukannya padaku..!!"


"Bisa,,,, Apa tuan muda akan mencoba membukanya...?"


"Jujur saja, tanpa melewati pintu itu pun, saya bisa pergi dari alam buangan ini, tapi aku penasaran dengan pintu itu. Dan aku berniat menutup alam buangan ini dari Daratan manapun untuk selamanya."


Benarkah tuan muda bisa keluar dari alam ini..?"


"Percayalah...!!!"


"Baiklah karena tidak ada alasan lain, setelah melihat semua kemampuan tuan muda, sepenuhnya saya percaya kepada tuan muda,," balasnya


"Hmmmmmm..."


"Tu tuan muda,,,, !!


Bolehkah saya jadi pengikutmu dan mengikutimu kemanapun tuan muda pergi..?"


"Apa yang mulia Zarco yakin ingin menjadi bawahanku...?"


"Sangat yakin, dan kalau bisa mulai sekarang tuan muda jangan panggil yang mulia lagi..!"


"Baiklah, aku panggil tuan Zarco saja, walau bagaimana pun tuan Zarco adalah pemimpin dari ras elf putih di alam buangan ini."


"Kalau begitu terserah tuan muda saja," balasnya pasrah.


"Tuan Zarco, kumpulkan segera semua prajurit beserta rakyatmu secepatnya,,! karena tidak lama lagi kita akan pergi dari alam buangan ini."


"Baik.... Tapi tuan muda, apa saya boleh mengajak seseorang saat pergi dari alam buangan ini."


"Siapa..?" tanya Sin singkat


"Mereka dari ras iblis putih, sekaligus sahabat lama saya. Saya berani menjamin kalau mereka dari ras yang baik."


"Aku percaya pada tuan Zarco, kalau begitu sekalian suruh ras iblis putih itu berkumpul ditempatmu," perintah Sin.


"Terima kasih banyak tuan muda Sin atas kemurahan hatinya."


"Tidak usah sungkan begitu, karena aku punya cara sendiri, apakah orang itu layak atau tidak menjadi pengikutku, termasuk penilaianku terhadapmu."


"Saya mengerti tuan muda."


.


.


.


Semua orang mendadak bersuka cita, disaat mereka tau, bahwa mereka akan meninggalkan alam buangan ini.


2 hari kemudian...


Zarco dan rombongan sudah kembali ke wilayahnya. Tapi tidak dengan Freza, dia memilih tinggal di istana ras manusia.

__ADS_1


.


.


.


.


2 minggu kemudian,,,


Sin sudah memasukan semua orang ke dunia jiwanya juga ketujuh anaknya, kecuali 7 calon istrinya termasuk Freza.


"Gege,, kapan kita akan berangkat...? tanya Freza


"Sekarang juga," balas Sin sambil mengusap lembut kepalanya.


Sin dan ketujuh calon istrinya terbang untuk menyusuri alam buangan, siapa tau ada ras lain yang masih berkeliaran.


Memang masih ada ras lain bahkan sangat terkenal jahatnya, yaitu ras iblis hitam. Tapi karena tidak bersinggungan langsung dengan dirinya, jadi Sin membiarkannya.


.


.


.


Dalam perjalanan, Sin teringat pernah membantai 2 gollem, saat pertama kali datang ke alam buangan.


Dia pun menyusuri hutan itu lebih dalam lagi, bersama ketujuh istrinya.



Ditengah perjalanan dia menemukan 2 patung besar, dan tangan patung itu seolah mempersilahkan siapapun untuk masuk lebih dalam.


Tanpa banyak pikir, Sin terus berjalan, dia tidak khawatir dengan keselamatan para istrinya, karena masing- masing sudah diberikan cincin aretefak tingkat dewa, terlebih dia sendiri berada disamping mereka.



Sin terus berjalan lebih dalam, tidak lama kemudian.


Sin dihadang oleh 2 gollem manusia, berkepala 2



"Hai makhluk kerdil, beraninya kau memasuki wilayah kami..!"


"Aku hanya berkunjung, apa ada yang salah..?"


"Tapi ratu sudah memberikan perintah, siapapun tidak boleh masuk."


"Jangan banyak omong besar, cincang saja mereka, sepertinya lezat kalau jadikan pelengkap sayur." timpal kepala yang ada dibahu kanannya.


"Wah saranmu boleh juga, sudah lama kita tidak makan sayur makhluk kerdil." balasnya.


Tanpa banyak ba bi bu lagi, 2 gollem itu menyerang Sin dan ketujuh wanitanya.


Disaat manusia gollem itu akan melayangkan pukulannya.


"JANGAN BERTINDAK BODOH, DAN BIARKAN MEREKA MASUK...!"


Tiba- tiba terdengar suara perempuan dari dalam.


"Ba baik ratu...! makhluk kerdil kali ini nyawamu terselamatkan, tapi tidak untuk lain kali." ucap kedua manusia gollem itu.


Kemudian Sin dibawa masuk lebih dalam.


Tidak berapa lama, Sin tiba di goa yang cukup besar.


"Masuklah,,!" suruh manusia gollem


Sin dan ketujuh istrinya pun masuk.


Saat berada didalam, goa yang cukup besar, Sin melihat sosok perempuan yang sama tingginya dengan 2 gollem sebelumnya.


.


.


.


"Apa tujuanmu datang kemari..?" tanya ratu gollem


"Tidak ada,,," balas sin cuek.


"Jangan bohong, Aku tahu kamu yang sudah membunuh 2 gollem di hutan kematian 1 bulan yang lalu. Jadi jelaskan apa tujuanmu datang kemari..!!?"


"Baiklah, karena kau sudah tau, akan aku jelaskan. Aku mau KAU dan semua pasukanmu jadi budakku..." ujar Sin santai


"Coba saja..!" tantang Sin


...RATU GOLLEM...



Sang ratu gollem langsung melancarkan serangannya, tiba- tiba dari bawah tanah keluar banyak akar yang sangat kuat.


Akar- akar itu melilit tubuh Sin, bahkan ketujuh istrinya tak luput dari lilitan akar.


Akar-akar itu berusaha masuk kedalam tubuh Sin dan ketujuh istrinya, karena ketika akar itu berhasil masuk dan menyatu dengan tulang, darah dan jantungnya, maka Sin akan nenjadi gollem seperti mereka.


.


.


.


Setelah 15 menit akar itu melilit tubuh sin, tapi tidak satupun yang berhasil masuk kedalam tubuhnya.


Kemudian sang ratu melancarkan serangan lainnya, Dia melesatkan 8 akar yang ada dikepalanya dengan sangat cepat.


8 akar itu mengarah ke jantung Sin dan kesemua istrinya.


TRANK


TRANK


TRANK


.


.


Lagi- lagi tidak satupun serangan akar dari kepalanya bisa menembus tubuh kedelapan orang didepannya.


"Ba bagaimana mungkin, bahkan baja saja dengan mudah dilubangi dengan senjata andalanku ini. Tapi....!!??"


"Apa kau sudah puas bermainnya..?" tanya Sin cuek.


"Diam kau kerdil..!!" bantak ratu gollem.


"Sekarang giliranku,,," ucap sin dingin


Sin mengalirkan energi spiritualnya melalui akar yang melilitnya, dan mencari sumber kekuatannya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, Sin menemukan sumber kekuatan si ratu gollem, dia menyimpannya tepat ditengah perutnya.


Kemudiam Sin mengalirkan api putih ke akar yang melilit tubuhnya, dalam hitungan detik, akar itu melebur jadi debu.


"Gravitasi tarikan" teriak sin


Sin menarik Ratu gollem dengan sangat cepat.


BLESS


Tangan Sin menusuk perut ratu gollem, tepat dimana inti kekutannya berada


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaarrrgh"


Ratu gollem berteriak kesakitan karena kristal kehidupannya


diambil oleh Sin.


...KRISTAL KEHIDUPAN...



"Kamu telah banyak membunuh manusia demi mengisi energi spiritual kristal kehidupan ini."


"A ampuni aku tuan..!"


"Minta maaflah kepada mereka yang sudah kamu ambil nyawanya begitu saja."


SHUUUS


SLEPP


Tanpa ada teriakan, ratu gollem terbakar oleh api putih dan menguap begitu saja.


Setelah kristal kehidupan berada dalam genggamannya.


Kemudian Sin mencoba memasukan energi qi dan energi spiritualnya kedalam kristal kehidupan.

__ADS_1


Dengan sedikit usaha, kristal kehidupan itu berhasil dikuasainya.


Kini Sin bisa membuat gollem baik itu dari pohon, batu, besi dll.


Sin tidak akan mengambil energi qi atau energi spiritual milik orang lain untuk mengisi energi batu kristal kehidupan. Tapi dia akan menggunakan energi miliknya sendiri.


Kemudian dia mencoba membuat gollem, dari pohon tidak jauh dari tempatnya berdiri.


keluar sinar dari kristal kehidupan dan melesat kearah pohon.


Tidak lama kemudian pohon itu berubah bentuk dan bergerak. Pohon itu bisa bergerak sesuai kemauan Sin.


Sin menggerakan pohon itu dan menundukkan tubuhnya dihadapan salah satu istrinya.



"MENAKJUBKAN..." ucap Qing ruo.


Gollem buatan Sin tidak mempunyai kesadaran sendiri, kecuali Sin membuatnya dari tubuh manusia yang masih hidup, seperti yang dilakukan oleh ratu gollem sebelumnya.


Sin kemudian mencoba membuat gollem dari batu.


Batu disekitarnya berkumpul dan membentuk tubuh, lengkap dengan kaki dan tangannya


"Gege luar biasa," ucap Bing xiao, lalu Bing xiao menghampiri gollem batu itu.



.


.


.


.


Setelah cukup puas, Sin menarik kembali energi spiritualnya, batu dan pohon itu kembali seperti semula.


Mereka pun melanjutkan perjalanan ke wilayah ras elf putih.


.


.


.


2 hari kemudian...


"Selamat datang tuan muda Sin di wilayah ras kami," ucap Zarco.


Sin hanya melambaikan tangannya.


"Oh iya perkenalkan tuan muda, ini adalah raja Bajiro, raja dari ras iblis putih,"


.


.


.


...BAJIRO...


...Raja iblis putih...



"Salam tuan muda Sin" ucap bajiro.


"Hmmmmm"..


"Apa tuan bajiro juga sudah yakin untuk mengikutiku..?" tanya Sin


"Sangat yakin tuan muda."


"Baiklah, tapi aku tidak yakin semua pengikutmu mau tunduk kepadaku."


Tanpa aba- aba Sin melesatkan energi spiritual ke semua orang, termasuk kepada Zarco dan Bajiro.


BOOOM


BOOOM


BOOOM


.


.


.


Lebih dari 100 orang tubuhnya meledak.


Bajiro dan pengikutnya terkejut karena tiba- tiba tubuh sebagian pengikutnya meledak.


"Tu tuan muda, sebenarnya apa yang terjadi..?" tanya Bajiro penasaran sekaligus takut.


"Bukan apa- apa, itu hanya metode pengikat jiwa. Dan ternyata sebagian pengikutmu bahkan 2 diantaranya adalah petinggi kerajaanmu yang ikut meledak, artinya mereka tidak setuju dengan keputusanmu untuk mengikutiku, orang seperti itu suatu saat akan jadi boomerang kalau dibiarkan."


"Ternyata begitu,,,!!


Memang benar yang tuan muda katakan, karena sebelumnya 2 jendral itu menolak untuk mengikutimu, tapi karena aku dan sebagian besar pengikutku setuju untuk jadi pengikutmu, mereka pun dengan terpaksa mengikuti suara terbanyak." ucap Bajiro panjang lebar.


"Hmmmmmm..." sin hanya mengangguk tanda mengerti.


.


.


Setelah ngobrol ngaler ngidul, Sin memasukan semua ras elf putih dan ras iblis putih ke Dunia jiwanya.


Sin juga membuatkan Istana yang megah untuk masing- masing ras.


...ISTANA RAS IBLIS PUTIH...


...DI DUNIA JIWA...



...ISTANA RAS ELF PUTIH...


...DI DUNIA JIWA...



Setelah selesai menempatkan semuanya.


Sin melanjutkan perjalanan menuju pintu keluar alam buangan bersama dengan Zarco dan Bajiro.


Sedangkan semua calon istrinya sudah berada di rumah pribadi Sin, di Dunia jiwa.


.


.


1 minggu kemudian..


Sin, Zarco dan Bajiro sampai di pintu keluar alam buangan.


"Tuan muda, kita sudah sampai, dan itu pintu keluar yang saya maksud." ucap Zarco


Kemudian Sin mendekati pintu itu, setelah berdiri lebih dekat.


"Ini hanya array tingkat kuno, Baiklah tugas tuan Zarco dan tuan Bajiro sudah selesai, sekarang masuklah...!" ucap Sin sambil mengibaskan tangannya


WUUUSSHHH


Zarco dan Bajiro dimasukan kedalam Dunia jiwanya.


Tanpa membutuhkan waktu yang lama dengan hanya menekan beberapa titik pola secara berurutan, dan terakhir Sin menekan pusat dari pola array tersebut dengan menyalurkan energi qi dan spiritualnya



WUUUUSSSSHHHH


PRANK


Array pun pecah dan hilang. Tapi tiba- tiba muncul hole.


WUSSSSSSSHHHHH



Hole itu kemudian menarik tubuh Sin kedalamnya.


BERSAMBUNG....


Ini 2000 kata ya..


anggap aja 2 chapter


JANGAN LUPA HADIAH DAN VOTE NYA...!!!

__ADS_1


__ADS_2