LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA

LEGENDA BARU SANG PENGUASA SEMESTA
JURANG KEKOSONGAN


__ADS_3

Setelah peperangan melawan pasukan kaisar Gong.


Benua utara, kini menjadi satu-satunya benua ter'aman di Daratan tengah, dengan minimnya kejahatan.


Walaupun orang jahat itu pasti selalu ada , tapi mereka tidak berani bertindak lebih jauh.


Sekelas kekaisaran Gong dan gabungan dari berbagai sekte dari benua selatan saja, dibantai kurang dari satu hari, apalagi mereka...


Atas seizin dari Sin, kaisar Jiang dan para raja, menyatut nama SIN TIAN dan memberi ultimatum kepada seluruh rakyat, terutama mereka yang berasal dari sekte hitam.


Agar tidak membuat ulah,,,!! jika tidak, jangan harap sekte beserta seluruh isinya di bumi hanguskan.


Dan ternyata ancaman itu, sangat efektif.


.


.


1 bulan kemudian,,,


Artinya, Sin Sudah lebih dari 2 bulan berada di Benua utara, dari mulai pertama datang ke Daratan tengah.


Dan selama 1 bulan terakhir, Sin meningkatkan tulang 4 calon istri lainnya, yaitu Zhu xiang, Freza, Ling si dan Yao gong zhu. Dengan air surgawi sembilan warna.


***


Kilas balik satu bulan kebelakang...


"Apa kalian berempat sudah siap..?" tanya Sin kepada 4 calon istrinya itu.


"Hmmmmm..." angguk keempatnya


"Gege sudah memberi kalian pil zhitong (anti nyeri) tingkat surgawi, jadi ini tidak akan menyakitkan. Sekarang masuklah kedalam bak mandi kalian masing- masing..!!" seru Sin


"Baik..." balasnya serempak.


Kemudian keempatnya masuk kedalam air surgawi sembilan warna.


1 menit


2 menit


.


.


1 jam


KRETAKKK


KRETAAKK


KRETAAKK


.


.


.


Suara retakan dan hancurnya tulang dari keempat wanita ini terdengar jelas.


Meski begitu, tidak ada satupun dari keempatnya, bahkan hanya sekedar mengerenyitkan alis saat tulangnya diremukan, mereka justru terlihat santai dan rilex.


Melihat keempat calon istrinya baik- baik saja, Sin meninggalkan mereka.


Kemudian, Sin memanggil kelima calon istri lainnya dan mengajaknya ke gunung batu.


.


.


"Gege untuk apa kita kesini..?" tanya Qing ruo


"Gege akan memperkuat jiwa kalian berlima. Dan satu hal, dilarang keras menggunakan energi qi dan energi spiritual untuk menahan tekanan yang akan gege berikan,,,,!! ujar Sin.


Kemudian Sin membuat array di lingkup gunung itu, jadi siapapun yang masuk kesana akan terkena gravitasi tekanan.


Sin menjentikan jarinya, lalu muncul array tingkat suci, karena array itu hanya sebagai pembatas area gravitasi saja.


"Tekanan 20 ton.."


"Masuklah kalian kedalam array itu,,,,!!!" seru Sin kepada 5 istrinya yang masih berada diluar area gravitasi.


Mereka berlima pun masuk kedalam area gravitasi.


Walaupun mereka berlima merasakan tekanan cukup berat saat memasuki array, tapi kelima calon istrinya masih berdiri kokoh dengan tekanan gravitasi seberat ini.


Sin melihat kelima calon istrinya tidak tertekan sama sekali baik fisik atau jiwanya,


kemudian Sin meningkatkan lagi tekanannya jadi 50 ton.


Kali ini kelima istrinya sampai berlutut dan menahan tubuhnya dengan sebelah lutut dan kedua tangannya. bahkan keluar darah cukup banyak dari bibirnya.


Melihat itu, Sin pergi dan membiarkan kelimanya, sampai mereka benar-benar terbiasa dengan tekanan itu.


Untuk latihan kali ini, Sin merubah waktu di benua penempa menjadi 1:10.000.


Hanya sesekali Sin melihat semua istrinya, sekaligus untuk menambah air surgawi sembilan warna, dan menambah tekanan gravitasi bagi 5 calon istri lainnya, yang sedang berlatih di gunung batu.


.


.


Walaupun selama ini, hampir semua calon istrinya jarang bertarung. Karena semua calon istrinya itu selalu berada di Dunia jiwa.


Dan sekalinya berada di alam nyata, Sin selalu berdiri paling depan untuk melindungi mereka semua, jika mendapatkan maslah, sekecil apapun itu.


Sin hanya ingin memberikan yang terbaik saja untuk semua calon istrinya itu, sekaligus jaga- jaga dari kemungkinan terburuk dimasa depan.


.


.


.


Dan dalam waktu satu bulan itu juga, Sin mengajak kedua calon mertuanya dan juga kaisar Jiang ke Dunia jiwanya.


Untuk mengenalkan mereka kepada kakeknya yang berada di sekte bintang semesta di Dunia jiwa.


.


.


.


"Salam tuan besar,,,," ucap semuanya termasuk kaisar Jiang yang menghormati kakeknya, yaitu Yu xiao.


"Haiiissshhh,,, Kita ini adalah besan, terlebih anda semua mempunyai kedudukan yang tinggi di Daratan tengah ini, jadi jangan terlalu sungkan," balas Yu xiao, yang sudah mendengar tentang kaisar jiang dan kedua calon besannya, dari Sin.


"Baiklah kalau begitu, saya panggil senior Yu saja" sahut kaisar Jiang.


Mereka pun ngobrol cukup lama, sambil berkeliling di sekte bintang semesta.


Sedang asyik- asyiknya ngobrol,,, kaisar Jiang, Ling sing dan Yao gong zhi, dikejutkan dengan banyaknya naga sedang melintas diatas langit sekte bintang semesta.


Mereka mengira, kalau naga itu hanya satu ternyata jumlahnya ada tujuh.


"Mengagumkan..." gumam kaisar Jiang.


"Sin'er,,,, dari dulu ayah ingin bertanya, dari mana asal semua naga itu dan kenapa mereka bisa nurut padamu..?" tanya Ling sing penasaran.


Bukan hanya Ling sing saja yang penasaran, tapi semua orang benua utara penasaran, tentang naga api yang membantu benua mereka dalam peperangan.


Hanya saja, tidak ada yang cukup berani untuk bertanya langsung.


"Mereka adalah anak-anakku,,," balasnya santai.


DEGGGGHHHH


Semuanya terkejut mendengar jawaban Sin.


"A anak...???"


Sin mengerti dengan keterkejutan dan pasti muncul pertanyaan lebih banyak lagi dibenak mertua dan kaisar Jiang.


Kemudian Sin menjelaskan tentang anaknya secara ringkas, sambil jalan- jalan di sekte bintang semesta.


Setelah puas berkeliling di sekte bintang semesta sambil mendengarkan penjelasan tentang ketujuh anaknya, Sin mengajak kedua mertua dan kaisar Jiang ke rumahnya.

__ADS_1


.


.


.


"Ayah, ibu mertua, ini ambilah...! Dan ini untuk yang mulia kaisar..!!" ujar Sin memberikan cincin artefak tingkat dewa.


Ling sing yang pernah melihat kehebatan cincin ini, senang bukan main. Karena dia memang berharap, menantunya itu memberinya juga.


Yao gong zhi dan kaisar Jiang merasa aneh dengan ekspresi berlebihan dari raja Ling.


Mereka berdua pun mengecek isi cincin itu, tapi mereka tidak bisa melihat apa isi didalam cincinnya.


Kemudian Sin menyuruh semuanya untuk meneteskan darah terlebih dahulu diatas cincin artefak itu.


Sesaat meneteskan darah masing- masing, cincin artefak itu bercahaya dan menyelimuti tubuh mereka. Tanda cincin itu mengakui, sekaligus untuk menyesuaikan bentuk perisai di tubuh pemiliknya.


Setelah cahaya itu hilang, Raja Ling kemudian mengeluarkan pedang tingkat suci yang sudah sedikit retak itu,


kemudian tanpa ba bi bu lagi, Ling sing menyabetkan pedangnya ke tubuh Yao gong zhi.


Yao gong zhi terkejut dan langsung bergerak menghindar, karena dia tahu pedang yang dipegang Ling sing adalah senjata tingkat suci.


"Saudara Ling, apa maksu..."


Belum selesai Yao gong zhi berbicara, bahkan tidak sempat menghindar.


Pedang milik Ling sing sudah menghantam tubuh Yao gong zhi dengan cepat.


TRAAAANKKKK


PRANKKKKK


Pedang itu pecah berantakan, sesaat menghantam tubuh Yao gong zhi.


"Ehhh,,,,!!!" kejut Yao gong zhi dan kaisar Jiang, karena belum sadar kalau perisai cincin artefak sudah aktif ditubuhnya.


Melihat itu Ling sing hanya terkekeh. Dia pun dengan semangat menjelaskan lebih detail tentang cincin artefak pemberian menantunya itu kepada Yao gong zhi, dan kaisar Jiang min.


.


.


.


Setelah mendengar penjelasan dan membuktikan sendiri, kaisar Jiang, Yao ging zhi beserta istrinya sangat senang bukan kepalang.


.


.


.


"Terima kasih Sin'er.." ujar Yao gong zhi.


"Sama- sama ayah mertua. Jujur saja, aku tidak akan membiarkan orang- orang terkasihku termasuk keluarga dari semua calon istriku dalam bahaya," balasnya penuh kharisma.


Seolah ingin menunjukan kalau dia siap pasang badan jika ada yang mengganggu keluarganya.


"Tapi aku bukan bagian keluargamu juga bukan bagian dari keluarga salah satu calon istrimu. Kenapa tuan muda Sin memberi cincin artefak juga kepadaku..??" tanya kaisar Jiang tiba- tiba


"Yang mulia kaisar tidak usah sungkan,,,!! Karena mulai sekarang yang mulia kaisar adalah bagian dari keluargaku.." balas Sin yang menyukai kepemimpinan kaisar Jiang.


"Kalau begitu, mulai sekarang, jangan panggil aku yang mulia, cukup panggil paman Jiang saja..!!" ujar Jiang min.


"Hmmmmm.." angguk Sin.


Kemudian Sin menyuruh kedua mertuanya dan Jiang min, mengecek isi dalam cincin artefaknya.


"Apa ini...?" tanya mereka bertiga penasaran, saat melihat isi cincin artefaknya


"Itu adalah Feiji.." balas Sin cuek.


"Eh benarkah..?" kejut semuanya, karena bentuk feijinya tidak biasa.


"Hmmmm,," Sin hanya mengangguk.


Kemudian Sin mengajak mereka keluar rumah dan memperlihatkan Feiji yang berada dalam cincin artefaknya itu.


Sin membuat Feiji itu dari material gunung Yingtu, tanpa campuran batu meteor miliknya.



Dan masing- masing Feiji itu mempunyai logo pemilik barunya, baik bendera kekaisaran Jiang, kerajaan Ling dan bendera Faviliun yaopin.


.


.


Setelah hampir seharian berada di sekte bintang semesta dan dirumah Sin.


Kaisar jiang dan kedua mertuanya dibawa ke benua lainnya, yaitu benua yang ditempati oleh ras elf dan ras iblis putih, dengan cara berteleportasi.


.


.


Sesampainya dibenua itu,,,,


kaisar Jiang dan kedua calon mertuanya terkejut, ketika bertemu dengan ras elf dan iblis.


"Ayah mertua, paman Jiang, perkenalkan beliau adalah tuan Zarco dan ini ayah mertua Gin, dari ras elf. Sedangkan yang ini adalah tuan Bajiro dari ras iblis putih." ujar Sin memperkenalkan.


Sin juga mengenalkan kedua mertua dan Jiang min kepada Zarco dan yang lainnya.


.


.


.


"Maaf tuan Zarco,,,,! kalau saya boleh tahu, tuan Zarco dan tuan Bajiro berasal dari Daratan mana?" tanya kaisar Jiang sangat penasaran.


"Ras elf dan temanku ras iblis putih berasal dari Daratan tengah, tuan Jiang,,,," balas Zarco


"Ehhh,,, benarkah..???" kejut semuanya.


Sin sedikit mengerenyitkan alisnya, kenapa mertuanya dan Jiang min terlihat linglung, saat mendengar kalau Zarco berasal dari Daratan tengah, bukannya mereka berasal dari Daratan yang sama.


"Maaf tuan Zarco, seingat saya di Daratan tengah tidak ada ras elf apalagi ras iblis..!!??" ujar Jiang merasa ada kebingungan.


"Awalnya saya juga beranggapan begitu, saya mengira bahwa di Daratan tengah hanya ada ras elf, iblis, centaur dan ras peri saja. Tapi setelah masuk alam buangan dan bertemu dengan ras manusia, saya baru mengetahui, ternyata di Daratan tengah ini ada satu ras lagi, yaitu ras manusia." sahut Zarco sedikit menjelaskan duduk perkara.


"Kemungkinan besar benua kita dipisahkan oleh jurang kekosongan," ucap Zarco lagi.


"Jurang kekosongan...???" gumam Jiang min mengingat- ngingat nama tempat itu.


"Yang mulia kaisar, aku pernah mendengar, kalau di ujung benua timur, benua nya para binatang buas, ada jurang yang sangat dalam. Selain dalam, jarak tepi sebrangnya juga tidak terlihat, yang ada hanya kegelapan," sahut Yao ging zhi, baru mengingat dari obrolannya dengan salah satu kultivator pengembara.


"Bukannya itu jurang kehampaan..?" jawab Jiang min


"Nama boleh beda, tapi kemungkinan besar, tempatnya sama dengan yang dimaksud tuan Zarco,," ujar Yao gong zhi.


"Hmmmmm..." angguknya mengerti.


Sin mulai mengerti situasinya, kemungkinan besar benua ras elf, iblis, centaur dan peri berada di Daratan yang sama dengan benua ras manusia, hanya saja disekat oleh jurang kekosongan.


Setelah sedikit mengerti walau belum pasti, mereka pun melanjutkan obrolan sambil menikmati teh konacha, teh khas para elf.


Kilas balik selesai...


.


.


***


Para raja dan hampir semua patriak sekte dan klan, berkumpul di kekaisaran Jiang, karena tepat hari ini, Sin akan melanjutkan perjalanan menuju benua lainnya.


.


.


"Semuanya,,,! aku izin pamit untuk melanjutkan petualanganku.." ujar Sin, dihalaman istana kekaisaran Jiang.


"Hati- hatilah menantuku..!!" sahut Ling sing dan Yao gong zhi


"Hmmmmm..." angguk Sin.

__ADS_1


"Selamat berpetualang pahlawan muda...!!" teriak seseorang dari barisan belakang


"Tuan muda Sin, aku akan selalu menunggumu...!" teriak seorang gadis.


Sin hanya tersenyum menawan, mendengar teriakan- teriakan itu. Dan beberapa saat kemudian..


WUUUUUUSSSSSHHHH


Sin melesat jauh keatas langit, sesaat setealh berada diatas langit, dia mengeluarkan Feijinya.


Feiji milik Sin melesat dengan kecepatan tercepatnya, menuju kearah benua barat, tempat kelahiran calon istrinya Zhu xiang.


.


.


2 hari kemudian...


***


Jauh didepan feiji milik Sin,,,,


Ada Feiji milik faviliun Maoyi (perdagangan), yang sedang membawa berbagai barang, entah itu senjata, herbal dan pil. Sekaligus membawa beberapa penumpang.


Dan Feiji faviliun Maoyi ini sedang dibuntuti oleh 2 feiji milik perompak.


"Tetua She bagaimana ini? dibelakang kita ada 2 feiji milik perompak..?" tanya salah satu awak kapal.


"Kita tidak boleh berhenti, kalaupun kita memberikan apa yang kita punya, mereka tetap akan mengambil alih feiji ini. Kemungkinan besar kita juga akan tetap dihabisi oleh mereka." balas tetua She Qing.


.


.


Tidak lama kemudian, 2 feiji milik perompak berhasil menyusul target rampokannya.


"Serahkan semua harta kalian,,,,!! kalau tidak, jangan salahkan kami jika tak menyisakan satupun dari kalian semua," teriak Ju lung, yang merupakan salah satu komandan perompak udara.


Tetua She qing, tidak menjawab ancaman para perompak, malah terbang lebih cepat dan lebih tinggi lagi.


WUUUUSSSSHHH..


.


.


"B4ngs4ttttt, kalian memang cari mati.." teriak komandan Ju lung.


Kemudian para perompak itu menambahkan batu mistik untuk bahan bakar feijinya, agar bisa terbang lebih cepat.


Setelah selesai menambahkan batu mistik kelas rendah.


WUSSSSHHHH


WUSSSHHHHH


Kedua feiji itu kemudian melesat lebih cepat lagi.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, feiji milik Faviliun Maoyi pun tersusul lagi.


"TEMBAAAKKK.." teriak komandan perompak, tanpa basa basi lagi.


DUARRR


DUARRR


BOOOOOOOMMM


BOOOOOOOMMM


Feiji milik faviliun itu terus ditembaki dari belakang dan samping.


Bahkan array tingkat bumi yang terpasang di feiji milik faviliun Maoyi itu tidak berhasil menahan tembakan dari feiji milik para perompak.


Hingga beberapa tembakan dari 2 feiji perompak mengenai feiji milik faviliun Maoyi.



Bagian belakang dan layar feiji milik favilun Maoyi pun terbakar.


.


.


Jauh diatas langit,,,,


Sin melihat ada feiji yang biasa dijadikan angkutan umum, diserang oleh 2 feiji lainnya, berada cukup jauh dibawahnya.


Kemudian Sin menurunkan feijinya dan membuntuti perompak itu dari jarak 20 km.


Setelah yakin kalau 2 feiji yang membuntuti itu adalah perompak.


Sin menekan tombol tembak dari feiji miliknya.


Sin menekan 2 kali tombol itu, inti energi api mengeluarkan sinar laser putih, dari moncong senjata feijinya.


CIUUUUUUWWWWW


CIUUUUUUWWWWW



Sinar laser energi api itu melesat kearah feiji para perompak dengan tepat sasaran.


.


.


BOOOOOOOOOMMMM


BOOOOOOOOMMMMM


Suaranya tembakannya halus, tapi hasil tidak diragukan lagi.


Tidak membutuhkan waktu yang lama, dalam seperskian detik, 2 feiji milik para perompak langsung hancur berantakan tak bersisa.


Setelah berhasil menghancurkan 2 feiji milik perompak, Sin naik lagi jauh keatas langit dan melesat menyusul feiji milik faviliun Maoyi yang ada didepannya.


.


.


Sementara tetua She qing dan 3 awak feiji lainnya mengganti layar dan memperbaiki kerusakan bagian belakang.


"Haissshhh, kita harus secepatnya mencari chen fa (seorang ahli array), untuk meningkatkan array pertahanan feiji ini, dan mengganti dengan array tingkat suci," ucap She qing kepada 3 anak buah nya, sambil memperbaiki beberapa kerusakan.


"Benar tetua She, terbukti kalau array tingkat bumi ini, pertahanannya masih mudah ditembus oleh senjata milik para perompak." balasnya


"Tapi ngomong-ngomong, siapa yang sudah menolong kita..?" tanya salah satu awak feiji lainnya penasaran.


"Entahlah, mungkin itu pertolongan dari surga, " timpal awak feiji lainnya sambil bercanda, karena tidak melihat ada feiji lain, berada disekitar mereka.


"Sudahlah, siapapun pahlawan yang sudah menolong kita. Mungkin dia tidak mau menunjukan jati dirinya" sahut She qing.


"Hmmmmm.." balas anak buahnya serempak.


.


.


***


Di kedalaman gunung Yanjiang,,,


"Lapor ketua,,, kristal jiwa milik tetua Ju lung hancur, termasuk 2 kristal biaoji (kristal penanda) juga ikut hancur.


BRUUUUAAAAAKKK


Meja yang ada didepan ketua perompak hancur berantakan, digebrak oleh ketua Ju long, sang ketua perompak udara. Sekaligus kakak dari tetua Ju lung yang tewas tertembak feiji milik Sin.


.


.


.


BERSAMBUNG....


JANGAN LUPA LIKE VOTE DAN HADIAHNYA...

__ADS_1


ini saya nulis sedikit demi sdikit di sela" kesibukan, krn pekerjaan msih sngat bnyak.


__ADS_2