
"Baiklah, kita memasuki 10 barang utama," ucap xiu mai
Tidak lama seorang pelayan naik keatas panggung dan membawa nampan yang diatasnya ada 4 botol dengan warna yang berbeda.
.
.
.
.
"Diatas nampan ini ada 4 botol, dan tiap botolnya berisi 10 butir pil dengan kualitas sempurna. Yang pertama botol warna merah, ini berisi pil pembersih darah, kegunaannya selain untuk membersihkan darah, juga memperlancar peredaran darah, bahkan membuka kembali meridian yang tersumbat. Yang kedua Pil penempa tulang, kegunaannya jika anda menelan pil ini, tulang anda akan kuat 2x lipat dari sebelumnya, sekaligus bisa menyembuhkan tulang yang retak bahkan hancur. Yang ketiga dan ke empat, pil kultivasi dan pil penyembuh. Saya kira kedua pil ini tidak usah dijelaskan lagi, para hadirin pasti tahu manfaatnya. Dan semua pil ini berada ditingkat berlian." ujar xiu mai panjang lebar.
"Baiklah, saya akan mulai dengan melelang pil pembersih darah. dengan harga awal 750rb koin emas.
780.000, tawar seorang tetua sekte rubah putih
800.000, tawar salah satu patriak klan.
850.000, teriak Qing su.
Sin tersenyum masam, mendengar salah satu ayah mertuanya menawar pil buatannya. Kemudian Sin menjentikan jarinya dan muncul array kedap suara dan array ilusi diruangan keluarga besarnya.
Sin berjalan dan berdiri dihadapan semua orang.
"Ayah mertua,,, mohon untuk tidak ikut menawar, semua pil yang akan dilelang hari ini...!" Seru Sin kepad Qing su
"Tapi kenapa Sin'er..? mungkin kamu tidak membutuhkannya, tapi tidak dengan ruo'er. Kalau pil nya kualitas biasa, ayah mertuamu mungkin tidak akan ikut menaw..."
"Ini,,,,!!!" seru Sin memotong ucapan ayah mertuanya.
Sin mengeluarkan banyak botol yang sama, seperti botol yang sedang dilelang, tapi tingkatannya jauh lebih tinggi lagi
"A apakah pil- pil yang sedang dilelang adalah buatanmu?" tanya Qing su penasaran
"Hmmmmmm" balas sin mengangguk
"Sin'er,,, Apa pil aura kecantikan juga buatanmu?" tanya kaisar Lang xie ji
"Hmmm" Sin kembali mengangguk
"Sin'er, kenapa kamu tidak bilang dari awal, apa kau sedang mencoba membunuh ayah mertuamu ini secara perlahan???" ujar Lang xie ji
Sin hanya terkekeh, mendengar gerutuan ayah mertuanya.
"Haiiiissssh, Sin'er kenapa tidak memberitahu ibu mertuamu, apa masakan ibu mertuamu ini tidak enak? aku hampir mati penasaran karena belum mendapatkannya," cerocos Siu lin sembari menghampiri sin dengan sorot tajam
"Maafkan aku ibu mertua.... Aku benar- benar lupa" balas sin menggaruk kepalanya yang tidak gatal.
Kaisar Lin wuqing, Yan shi, Lang xie ji, Siu lin dan Qing su , mereka semua baru tahu, bahwa calon mantunya itu adalah seorang alkemis muda yang hebat,
Kemudian Sin membagikan macam-macam pil kepada semua keluarga besarnya itu, kecuali kakeknya Yu xiao dan bibi mertuanya Sun hua, karena mereka sudah mendapatkannya lebih awal.
Selain pil, Sin juga memberikan pedang tingkat tinggi.
Semua calon ayah mertuanya diberi pedang tingkat kuno, raja Xuan jing diberi pedang tingkat suci. Sedangkan calon istrinya Bing xiao dan Qing ruo diberi pedang tingkat dewa.
Sin juga memberi cincin artefak tipe perisai kepada semua orang, kecuali kakeknya. Kemudian menjelaskan manfaat dan cara menggunakan cincin artefak itu.
Melihat perhatian calon mantunya itu, kaisar Lang dan yang lainnya, tidak ada yang tidak terharu sekaligus bangga.
.
.
.
.
.
Sementara persaingan ketat memperebutkan pil di arena pelelangan masih berlangsung.
.
1.450.000 koin emas
kesatu, kedua, ketiga...
TOK TOK TOK
Pil pembersih darah terjual kepada ruang no 9, dengan harga 1.450.000 koin emas.
.
.
Pelelangan terus berlanjut, persaingan masih sama ketat seperti sebelumnya.
Dan akhirnya ketiga Pil lainnya, yaitu pil tulang, pil kultivasi dan pil penyembuh terjual dengan harga tidak jauh dari pil pembersih darah.
__ADS_1
"Baiklah selanjutnya kita akan melelang pil aura kecantikan tingkat berlian, walaupun pil ini tingkatannya sama dengan keempat pil sebelumnya, tapi bahan dari pembuatan pil aura kecantikan ini sangat sulit didapatkan. Jadi untuk harga awal, kami tawarkan 1,5jt koin emas." ujar xiu mai dengan lantang.
"1,7jt koin emas," teriak permaisuri kerajaan xing.
"1,9jt koin emas," tawar permaisuri kerajaan shi, yang tidak mau kalah
"Cihh, jika tidak ada kaisar sudah ku jambak rambutnya," gerutu permaisuri kerajaan xing, dari wilayah kekaisaran Lin.
"2,3jt koin emas," timpal salah satu istri raja, dari wilayah kekaisaran angin.
Adu tawar antar permaisuri kerjaan juga istri para patriak semakin sengit.
"Suamiku,, berapa sisa uang yang kau bawa?" tanya permaisuri kerjaan feng kepada suaminya raja feng lau.
"Istriku yang cantik, uang memang masih ada, tapi itu jatah untuk membeli pedang tingkat bumi," balas feng lau
"Apa kau sudah tidak mencintaiku lagi sehingga lebih mementingkan senjata dari pada kebutuhan istrimu...??
ingat,,,!!! aku cantik juga untukmu, hanya saja untuk mempercantik wajah, biayanya SANGAT MAHAL, dan untuk mempercantik wajahku tidak cukup dengan kata cinta darimu feng gege... " cerocos sang permaisuri panjang lebar.
"Haisssssshhh, sangat merepotkan sekali, terkutuklah kau yang sudah membuat pil ini..!! Jendral Yo, apa kau membawa koin emas?" tanya raja feng
"U untuk apa yang mulia raja?" jendral Yo balik bertanya karena tidak mau koin emasnya dipinjam sang raja
"Tentu saja untuk membeli pedang tingkat bumi, pedang setingkat itu akan memperkuat kerajaan kita, ini jaga-jaga saja kalau koin emasku kurang, nanti aku pinjam dulu koin emas mu..!!" bentak raja, yang merasa jendralnya tidak peduli bela negara.
"Ba baik yang mulia" balas jendral Yo, mau tidak mau.
Perseteruan masih terjadi diarena tawar menawar,
"3,1jt koin emas"
.
.
.
"5jt koin emas" teriak permaisuri kerajaan feng dengan sangat lantang dan mendominasi.
Feng lau melihat kelakuan istrinya hanya bisa menggaruk kepalanya yang sudah sangat gatal.
"5jt pertama, kedua, ketiga"
TOK TOK TOK
"Pil aura kecantikan tingkat berlian terjual kepada ruangan no 20." ujar xiu mai.
.
.
.
"Untuk harga awal, kami tawarkan 3,5jt koin emas" seru xiu mai
3,7jt
3,9jt
"4jt koin emas" tawar raja feng lau
"4,5jt koin emas" tawar patriak sekte pedang biru.
"Haissssh, jendral...!!!" seru raja feng mengedipkan mata, agar cepat- cepat menyerahkan pinjaman koinnya.
Sang permaisuri dari kerjaan feng sendiri tidak peduli dengan keributan suaminya, karena apa yang dia mau, sudah berada ditangannya.
.
.
.
.
"Istriku, apa boleh aku membeli pedang itu? kalau di izinkan maka aku akan membatalkan pernikahan dengan pembantu rumah tangga kita," ujar salah satu patriak yang ingin menikah lagi dengan pembantunya itu.
"Baiklah, tapi mulai malam ini sampai sebulan kedepan tidur di kursi saja..!!!" balas istrinya karena masih marah tidak berhasil mendapatkan pil aura kecantikan tingkat berlian itu.
Keriuhan di ruang lelang tidak terelakan, bukan karena saling menawar, tapi karena cekcok antar suami istri.
.
.
.
Sin yang melihat itu hanya terkekeh. Sedangkan Kaisar dan yang lainnya tersenyum kecut akibat ulah mantunya itu.
Dan pedang pun tejual kepada patriak sekte pedang biru dengan harga 9.500.000 koin emas.
__ADS_1
begitupun dengan pedang tingkat bumi lainnya terjual dengan haraga tak jauh beda.
Sementara untuk pil aura kecantikan tingkat bumi dan pedang tingkat langit, keduanya dimenangkan oleh kaisar sung miji dari kekaisaran angin.
Pil terjual 17,500.000 dan pedang tingkat langit terjual 23.000.000 koin emas.
"Baiklah para hadirin,,,
Barang ditangan saya sudah habis terjual. TAPI, untuk para hadirin yang tidak kebagian macam-macam pil yang sudah dilelang tadi, kami masih mempunyai stok lumayan banyak, walaupun kualitas rendah tapi tingkatannya sama dengan yang dilelang tadi." ujar xiu mai mengakhiri.
Setelah pelelangan berakhir, para peserta tidak langsung pulang, terutama mereka yang tidak kebagian.
Mereka mengantri ditoko paviliun angsa dengan cukup panjang, untuk membeli pil aura kecantikan dan pil lainnya, juga pedang tingkat bumi.
Walaupun yang dijual di toko adalah kualitas rendah, mereka tidak mempermasalahkan itu, karena harganya sedikit lebih murah.
.
.
.
.
Dari hasil lelang dan penjualan di toko paviliun angsa, Sin mengantongi lebih dari 500jt koin emas.
.
.
.
.
2 hari kemudian,,,,
Semua keluarga besarnya sudah pulang ke wilayahnya masing-masing, mereka tidak naik kereta kuda ataupun terbang, tapi Sin membuat pintu teleportasi di kekaisaran es, kekaisaran Lin, kekaisaran bintang, sekte rubah putih, sekte mutiara salju dan kerajaan xuan, jadi keenam tempat itu saling terhubung satu sama lain.
Sin juga membuat array pertahanan sekaligus array pembalik serangan di tiap tempat itu, kecuali di sekte mutiara salju, karena sebelumnya udah dipasang.
.
.
.
.
.
2 minggu kemudian...
Dalam 2 minggu terakhir, Sin mencari anak-anak yatim dan anak/gadis yang diperjual belikan dipasar gelap, juga rakyat biasa yang hidup dibawah garis kemiskinan, dengan bantuan dari kaisar Lang, kaisar Lin, kaisar lei min (kekaisaran bintang), dan raja xuan.
Dalam seminggu itu lebih dari 10jt orang terjaring, baik itu anak yatim, anak/gadis yang di perjual belikan dan orang- orang miskin di 3 kekaisaran. Sin kemudian membawa mereka ke dunia jiwanya.
Sin juga memerintahkan 4 bawahannya memberantas kelompok yang suka membuat onar dan menculik anak-anak dan para gadis diwilayah 3 kekaisaran itu.
Qillin dan 3 lainnya membawa masing- masing 100 murid bintang semesta. Sebenarnya mereka berempat bukannya tidak mampu, tapi membawa murid dalam pertarungan antara hidup dan mati, akan meningkatkan insting bertarungnya.
Setelah semua masalah keamanan di 3 kekaisaran terselesaikan, Sin membawa semua murid bintang semesta ke dunia jiwanya.
Para murid dari bintang semesta di gembleng ulang kekuatan fisiknya di benua penempa, termasuk menggembleng fisik anak- anak yang ingin menjadi kultivator.
Untuk orang- orang miskin yang dibawa kedunia jiwa, selain diberi rumah yang cukup mewah, mereka juga diberi bimbingan oleh para ahli dibidangnya masing-masing, baik itu pertanian, tenun kain, perdagangan dll.
para pembimbing itu dibayar dengan gaji fantastis, yaitu 10.000 koin emas/bulan.
Sin juga menyuruh bawahannya untuk memborong semua bibit herbal dipasaran, untuk kemudian ditanam di dunia jiwanya, dengan perbandingan waktu 1:1.000.000, dengan begitu pertumbuhan herbal sangat cepat.
.
.
.
Di kekaisaran es..
"Kakek, kau sudah kalah 15 kali. apa masih mau lanjut?" tanya sin kepada Lang bian (ayah lang xie ji)
"Sin'er, kakek ini tidak kalah, hanya mengalah saja. Seandainya mata kakek tidak rabun, mungkin kamu tidak akan punya kesempatan menggerakan bidaknya" balas lang bian beralasan.
Mereka berdua sedang asyik bermain xianggi (catur china).
XIANGGI
"Tapi maaf kakek, aku tidak bisa melanjutakan permainan xianggi lagi" ucap Sin tak enak hati
"Memangnya kau mau kemana?"
__ADS_1
"Pergi ke kaisaran api" balas Sin tersenyum seram.
BERSAMBUNG