
alex dkk kini telah sampai ditempat tujuan mereka, disebuah tempat yang sangat indah, berdiri diatas pasir dengan menikmati hembusan anggin serta suara ombak saling berkejar-kejaran.
"wah kita ke pantai" pekik Silvia girang dan berlari menuju bibir pantai.
"lu suka ya sama pantai sampai seneng banget keliatannya?" tanya Naufal.
"iya gue udah lama gak kepantai" jawab Silvia.
"emang terakhir kali Lo pergi kepantai kapan?" tanya Dion.
"emm... entahlah mungkin pas SD atau pas TK gue juga dah lupa" jawab Silvia lagi sambil menikmati hembusan anggin yang menerpa wajahnya.
"Lah kan Lo bisa aja pergi bareng 2 sahabat Lo itu?" tanya dion.
"huft!! gue gak ada waktu" jawab Silvia singkat menikmati hembusan anggin.
"knp emangnya" tanya Naufal binggung.
"semenjak ayah gue sakit gue sekeluarga jarang liburan, sebenarnya gue juga lebih baik merawat ayah gue dari pada gue liburan sedangkan ayah gue berbaring lemah diatas kasur" jawab Silvia berjalan menikmati suasana dipantai.
"eh gue salah omong y, sorry yha Vi" ucap Dion menyejajarkan langkahnya.
"santuy aja" ucap silvia dengan senyumnya.
"oiy si Alex mana?" tanya Silvia melihat sekeliling.
"noh didalam mobil sama hpnya" jawab Dion menunjuk arah mobilnya.
---
"yaampun Alex" gerutu silvia bersedekap dada
"Alex meliriknya sekilas "apa?"
"lo mau mati mengenaskan ap karena diam dimobil trus, ayok keluar" ujar Silvia menarik tanggan Alex supaya keluar dari dalam mobil.
"lepas" ucap Alex dinggin.
"gue udah berbaik hati Loh ngajak es berjalan" jawab silvia kesal dan asal.
"diem sana pergi"
"harus mau!!ayok"
"ogah"
"ish...lu harus ikut,ayok" ucap Silvia.
"sekali bilang enggak ya enggak" jawab Alex mencoba memasuki mobil.
"No,No,No" ucap Silvia tiba-tiba menarik tanggan Alex yang belum siap.
"lepas gue bisa sendiri" ucap Alex menyentakan tanggan Silvia dan berjalan menuju penjual makanan karena Disana sudah ada kedua temannya.
"gila bagus banget pantainya y gak fal" ujar dion.
"b aja" jawab Naufal.
"manteman gimana kalo kita foto dulu aja yok" ucap Silvia mengeluarkan handphonenya.
"fal gue boleh tanya gak" ucap dion.
__ADS_1
"apa?" ucap Naufal.
"kenapa kalo perempuan itu setiap kemana - mana tidak pernah lupa untuk berselfie?" tanya Dion.
"mungkin karna mereka udah menjadikan berselfie itu menjadi suatu kewajiban kali" jawab Dion
"hey kalian nyindir gue ya" ucap Silvia.
"eh enggak ko Vi,hehe.. yudah mana hp nya biar gue fotoin" ucap Dion.
"engak biar gue minta orang lain fotoin aja" ujar Silvia mendekati seorang pengunjung yang ada disana.
lalu tak berapa lama silvia kembali dengan seseorang di sebelahnya.
"ayok kalian ikut gue berfoto" Ucap Silvia menarik tangan Dion dan Naufal.
"yeah si es masih diem disini aja, ayo ikut gue foto atau gue paksa" ucap Silvia bersedekap dada.
alex merasa jengah, akhirnya dia memilih mengalah dan mengikuti Silvia.
"nah gitu kek dari tadi" ucap Silvia dan mulai berpose seperti anak kecil.
*ckrek...
ckrek....
ckrek*...
"Vi pose lu kagak ada yang lain apa?,pose yang anggun sedikit napa" ucap naufal.
"hehe...gue bisanya pose kayak gitu"
"oiy sekarang giliran gue sama Alex foto berdua,kalian sana jauh-jauh...hus...hus" usir Silvia.
"doain aja Don,nanti kalo gue dah bisa cairin es batu ini gue kasih kalian pj" jawab Silvia.
"wah gue doain semoga pajak jadian nya banyak ditangan gue..amin" ucap Dion.
"bukan masalah pajaknya gue minta, Lo doain gue supaya kita jodoh" ucap silvia.
"kalo kalian gak jodoh?" tanya Naufal.
"ya makanya gue bilang doain, walau gak jodoh gue mau hati dia mencair dan bersifat terbuka pada semua orang" ucap Silvia.
prok...prok...prok....
"kau memang kawan ku via" pekik dion sambil bertepuk tanggan.
"apaan sih kalian ini" ucap Silvia menarik alex untuk mendekat namun tetap saja gimanapun Alex tetaplah Alex.
"gusah dekat-dekat" ucap Alex dinggin.
"ish...yudah pak tukang foto ambilnya dari arah belakang aja ya biar gak keliatan muka dia yang datar gitu" ucap Silvia dengan senyum manisnya.
acara foto-foto mereka pun akhirnya sudah selesai,hp Silvia kini sudah penuh dengan foto Silvia dan teman Alex.
"huft!! banyak banget,memori gue bisa bisa anjlok kalo gini caranya" gumam Silvia.
"kan bisa dihapus setengah vi fotonya" ucap dion.
__ADS_1
"hah!!jangan donk kan foto ini juga bisa gue jadiin kenang-kenangan kalo kita udah lulus" ucap Silvia.
"gpp Vi lu hapus aja foto Naufal setengah nah foto gue lu cetak aj, lumayan Vi bisa lu pajang didinding kamar biar kalo kangen bisa Lo liatain" ucap Dion.
"yea,mending foto Dion aja Vi hapus biar sekalian tuh diaduin ke nyokapnya" ujar naufal melirik sinis dion.
"bodo gue gak peduli" ujar Dion kesal dan berjalan pergi.
"fal ,Lex udah sore pulang yok" ucap Silvia meningalkan mereka berdua.
"yaelah asal pergi aja Lo vi" pekik Naufal menarik tanggan Alex menuju parkiran.
-----
"kyak!!Lo bukannya tadi pergi kearah warung kok sekarang ada di mobil?" tanya Silvia.
"kan gue ada dimana-mana" ucap Dion
"hilih dasar makhluk halus" ejek Silvia.
"ish!!lu ko gitu amat si Vi" jawab Dion mode ngambek.
"bodo,pegel banget badan gue seharian" ucap Silvia dan masuk ke mobil menungu Naufal dan alex datang.
"Loh kamu apain si via Dion jujur Lo" ucap Naufal mengecek keadaan Silvia.
"lu kok curigaan amat sih fal,dia itu pas datang langsung tidur, yudah gue biarin aja lagian dia juga pasti lelah makanya tidur" jawab Dion menjelaskan
"owh...ya" ucap Naufal singkat.
D****idalam mobil....
"fal enak juga y berteman sama perempuan, gue kira semua perempuan itu matre" ucap Dion.
"gak semua perempuan matre ya contohnya via" jawab Naufal fokus menyetir.
sedangkan dibelakang Alex merasa tidak nyaman karena bahunya dijadikan Silvia untuk tidur, namun lama kelamaan Alex merasa nyaman dengan posisinya sekarang dan mengamati Silvia yang sedang tidur.
"cantik" batin Alex
"woy dah nyampe mau Lo apain tuh si via sampai liatnya gitu amat?" tanya dion.
"cepet turunin" ucap Alex kembali fokus pada hpnya.
Naufal pun membopong Silvia turun dari mobil dan berjalan menuju pintu utama.
tok...tok...tok
"loh kalian siapa dan via kenapa?" tanya mama silvia.
"vianya tidur tante mungkin karna kecapean" jawab Naufal.
"owh yaudah kamu bawa aja ke kamarnya dilantai atas tulisan princess" ucap mama Silvia.
Naufal pun melakukan seperti apa yang diucapkan dan kembali keruang tamu.
"yaudah saya duluan ya Tan" ucap Naufal menyalimi tanggan mama silvia.
"yaudah hati-hati ya" jawab mama Silvia.
------
__ADS_1
bersambung👀✌️