LIGHT INTHE DARK

LIGHT INTHE DARK
LIGHT INTHE DARK


__ADS_3

Pagi ini Silvia sedang berada didapur, ia mencoba memasak beberapa makanan untuk ia makan, sebenarnya Bi linyan sudah melarangnya namun bagaimana pun Silvia tetaplah orang yang keras kepala.


Setelah selesai masak, silvia langsung berjalan menuju meja makan untuk menaruh masakannya, ia dapat melihat Alex yang berpakaian seragam lengkap sedang duduk di atas kursi dengan tanggan yang dilipat didepan didada dan kaki kanan yang disilangkan ke kaki kiri.


"Tumben banget udah rapi, oiya tadi malam habis dari mana aja"


Tanya silvia membuka pembicaraan.


"Bukan urusan lo, ini baca dan tandatangani" ucap Alex menyerahkan beberapa lembaran kertas yang berada diatas meja makan.


"Apa ini" tanya Silvia mulai duduk dan meletakan masakannya diatas meja.


"Surat perjanjian, lo hanya perlu membaca dan menandatanginya" ucap Alex.


"Perjanjian apa, apakah isinya merugikan gue" tanya Silvia memakan makanannya.


"Kau hanya perlu menandatanganinya saja, jika ingin tau isinya silahkan dibaca" ucap Alex menyerahkan kertas dan bolpoin tersebut kepada Silvia.


"Tidak perlu gue percaya sama lo" ucap Silvia langsung menandatanganinya tanpa membacanya terlebih dahulu.


"Ok makasih, gue duluan" ucap Alex beranjak dari duduknya.


"Tunggu, Lo gak mau makan dulu!! Udah gue siapin ini makanan lo" tanya Silvia.


"Gak, gue makan dikantin sekolah" jawab Alex melanjutkan langkahnya.


Silvia mengangkat kedua bahunya acuh, lalu ia langsung melanjutkan memakan makanannya.

__ADS_1


----


Setelah selesai makan Silvia langsung mengendari motornya menuju sekolah, namun ia tidak memberhentikan motornya didepan gerbang sekolah bisa-bisa ia kena hukum lagi karena terlambat.


Silvia memberhentikan motornya tepat dibelakang sekolah, ia langsung turun dari motornya dan membuka pintu yang langsung membawanya keparkiran sekolah.


"bagus banget yak jam segini baru datang" ucap seseorang dari arah belakang Silvia.


"Lo ngapain bisa ada disini sih" tanya Silvia kesal karena lawan bicaranya adalah Alex.


"hari ini gue yang bertugas" jawab Alex menulis nama Silvia diatas buku yang berada diatas tangganya.


"eh..jangan ditulis donk nama gue, ini juga kan salah lo!! berangkat gak mau bareng sama gue" titah Silvia berusaha merebut bolpoin dan buku yang berada ditangan Alex.


"udah gue tulis, sekarang siap-siap berurusan sama guru BK" ucap Alex menutup buku tersebut.


"makanya jangan kayak siput" jawab Alex beranjak pergi dari tempatnya.


shit!! bagaimana bisa Alex yang bertugas hari ini, jika tau seperti ini Silvia tidak mungkin sengaja memperlambat waktunya di rumah tadi, lalu bagaimana dia tau tempat ini bukannya ini adalah tempat yang jarang sekali diketahui guru dan murid yang lainnya.


silvia yang sudah mulai kesal pun langsung melanjutkan langkahnya menuju parkiran.


sebenarnya bukan tanpa alasan Silvia sengaja datang terlambat kesekolahannya, ini adalah hari Jumat yang pastinya akan pulang cepat, dan bukannya untuk masalah petugas yang menulis nama siswa dan siswi yang terlambat dan bolos itu sudah gak ada lagi yak, maksudnya jika ada yang bolos dan terlambat biasanyakan mereka hanya dihadapkan pada guru BK langsung tanpa ada petugas yang mencatat.


"Via" ucap seseorang dari dari balik dinding.


"siapa" tanya Silvia binggung, ia langsung berjalan mendekati sumber suara.

__ADS_1


"yaampun Stania, Clarisa !! Lo ngapain bisa ada disini" tanya Silvia bingung saat melihat temannya yang sedang bersembunyi.


"kita berdua terlambat!! oiya hati-hati sekarang ada petugas yang catat nama murid yang terlambat" bisik Stania.


"Lo mending disini dulu aja deh vi, bareng kita sembunyi biar gak ketahuan" sambung Clarisa menarik lengan Silvia ikut bersembunyi dibalik dinding.


"ngapain gue ikut sembunyi Clarisa, orang nama gue aja udah ditulis sama alex" ucap Silvia membuat temanya tersentak kaget.


"haaa...Alex " tanya Clarisa dan Stania kompak.


"iya!! gue juga binggung deh, kenapa acara petugas yang menulis nama murid bolos dan terlambat diadakan lagi" ucap Silvia membuat kedua temannya menganguk.


"iya!! kok bisa mendadak ya, padahal kan biasanya bakal ada pemberitahuan dulu gitu" tanya Clarisa.


"yaudah yok kekelas aja, lagian nama gue udah ditulis juga" ucap Silvia beranjak pergi.


"tunggu Vi!! biasannya kan buku catatan petugas yang nulis murid bolos dan terlsmbat diserahkan ke BK pas jam istirahat kan" tanya Stania mencela pergelangan tanggan Silvia.


"iya, kenapa" tanya Silvia binggung.


"nah berarti kita masih ada kesempatan ambil buku catatan itu dan hapus nama lo" ujar Stania menarik sudut bibirnya.


"benar juga Lo!! yaudah yuk kekelas dari pada harus ketauan petugas yang lainnya lagi" jawab Silvia menarik kedua tanggan sahabatnya keluar dari tempat persembunyian.


_____


bersambung✌️👀

__ADS_1


__ADS_2