LIGHT INTHE DARK

LIGHT INTHE DARK
LIGHT INTHE DARK


__ADS_3

malam ini Silvia melamun diatas ranjangnya, rumahnya sangat sunyi karena Alex yang entah pergi kemana tengah malam. Silvia awalnya ingin ikut namun Alex dengan cepat melarangnya dan langsung melesat pergi dengan motor ninjanya.


pikiran Silvia dipenuhi banyak sekali pertanyaan, mulai dari kemana Alex pergi, apa yang Alex lakukan diluaran sana hingga larut malam, dan dengan siapa Alex sekarang? mungkin itu adalah hal yang tidak penting namun bagaimanapun pikiran negatif sedikit demi sedikit tiba-tiba muncul.


BIP...


lamunan Silvia terbuyarkan saat lampu tiba-tiba saja mati, dengan berani Silvia beranjak dari duduknya dan mencari-cari ponselnya.


Tok...tok..tok... (suara ketukan pintu)


Silvia pun menghentikan aksinya mencari ponselnya, ia berjalan mengendap-endap membuka pintu kamarnya.


"Tidak ada orang? terus tadi bunyi apa, Apa mungkin gue sedang berhalusinasi" batin Silvia, ia langsung menutup dan mengunci pintu kamarnya.


Tok...tok...tok...


lagi dan lagi suara ketukan pintu berbunyi, Silvia dengan cepat menidurkan dirinya dan menutup kedua telinganya dengan bantal.


"nyonya apa kau ada didalam" tanya seseorang mengetuk pintu kamar Silvia.


"SIAPA?" sahut silvia setengah teriak.


"ini saya bi linyan nyonya"


Silvia pun berjalan dan membuka pintu kamarnya dengan jantung yang berdegup kencang "eh,bibi Lin!! ada apa bi malam-malam datang kesini?" tanya Silvia.


"itu nya saya diminta tuan datang kesini untuk menemani nyonya" jawab Bi linyan.


setelah lama Silvia terdiam akhirnya dia mengangguk "yasudah bi, mari masuk" ucap silvia.


Bi linyan pun masuk dan berjalan menuju lemari, Silvia yang sedang duduk di sofa menatapnya bingung.

__ADS_1


"Bi Lin mau ngapain bi" tanya Silvia.


"hanya ingin membuat suasana baru nyonya" jawab bi Linyan membuka pintu balkon dan mendudukan dirinya diatas karpet.


"sini nyonya duduk disini" ucap bi linyan membuat Silvia mengangguk dan mendudukan dirinya disamping Bi linyan.


"Bibi sudah terbiasa ya malam-malam duduk diluar" tanya Silvia.


"iya nyonya!! dulu pas saya dikampung kalo mati lampu masih pakai lilin,jadi untuk menghemat lilin biasanya keluarga saya selalu memanfaatkan cahaya bintang" jawab bi linyan menatap bintang yang ada di langit.


"tapi kan lilin harga nya gak seberapa bi" ucap Silvia.


"iya tapikan lumayan nyonya uang untuk beli lilin bisa dipakai untuk keperluan lain"


"oiya pakai ini nyonya biar gak masuk anggin", ucap bi linyan memberikan Silvia selimut yang lumayan tebal.


"makasih ya Bi" ucap Silvia menyelimuti dirinya dengan selimut.


"bagus juga ya Bi liat bintang dimalam hari" ucap Silvia tersenyum menatap semua bintang yang ada.


"iya nyonya!! kadang semua yang kita lihat belum tentu sama dengan apa yang kita rasakan, dari semua ini kita dapat belajar bahwa sesuatu yang gelap tidak akan selamanya gelap, akan ada masanya cahaya itu akan datang dan membuat semua lebih bewarna" jawab bi linyan membuat Silvia binggung.


"maksudnya Bi?" tanya Silvia.


"tidak apa-apa nyonya tidak usah terlalu dipikirkan" ucap bi linyan.


"oiya nyonya mau saya buatkan sesuatu" tanya bi linyan.


"tidak usah bi lagian saya juga sudah mengantuk" ucap Silvia.


"iya udah lebih baik nyonya tidur didalam saja, nanti masuk angin lagi kalau tidur disini" ucap bi linyan membuat Silvia mengangguk dan berjalan menuju dalam kamarnya.

__ADS_1


"selamat malam ya bi" ucap Silvia membaringkan dirinya diatas ranjang dan langsung terlelap.


"selamat malam juga nyonya" jawab bi linyan yang masih dapat didengar samar oleh Silvia.


"saya tidak mungkin memberitahukan maksud ucapan saya nyonya, nyonya akan mengerti dengan sendirinya saat nyonya sendiri sudah mengalaminya" batin bi linyan.


Bi linyan pun segera menutup pintu balkon dan keluar dari kamar silvia.


Tin... tin....


Bi linyan pun langsung turun dan berjalan menuju pintu utama saat ia mendengar suara motor Alex.


"kenapa gelap" tanya Alex saat memasuki rumah.


"iya tuan tadi sempat mati lampu, makanya saya ke kamar nyonya Silvia untuk menemaninya supaya tidak ketakutan" ucap bi linyan menunduk.


"Silvia mana" tanya Alex lagi menyalakan senter hpnya.


"nyonya baru saja tidur tuan" jawab bi linyan.


"yasudah kembali ketempat mu" ucap Alex berjalan menaiki tangga.


"apa mau saya buatkan sesuatu tuan" tanya bi linyan mengehentikan langkah Alex.


"tidak ada" jawab Alex kembali melanjutkan langkahnya.


Alex terus berjalan menuju kamarnya namun ia tiba-tiba berhenti saat melihat pintu kamar Silvia terbuka, Alex langsung berjalan menuju kamar Silvia dan memasuki kamar tersebut.


"good night" gumam Alex mengecup kening Silvia sekilas, habis itu ia segera keluar kamar Silvia dan berjalan menuju kamarnya.


-----

__ADS_1


bersambung✌️👀


__ADS_2