
Hari ini cuaca tidak mendukung disekolahan Silvia , Silvia akhirnya lebih memilih berdiam di parkiran, disamping motornya hingga hujan reda.
"Huft!!gue harus gimana yak,nanti kalo gue pulang naik motor jalanan licin takut kecelakaan tapi kalo disini terus takut ngak renda-renda nih hujan sampai malam" gumam Silvia
Akhirnya Silvia mulai memutuskan menghubungi abangnya Kelvin.
"Halo" ucap seseorang diserang sana.
"Bang Abang bisa jemput aku gak, soalnya aku bawa motor jadi takut karena hujan"
"Eh...Vi abang juga lagi neduh nih sama pacar Abang habis kencan...hehe"
"Loh terus apa masalahnya bang, Abang bawa mobil kan"
"Gak Vi abang bawa motor biar bisa makin dekat gitu rencananya "
"Ish!!! Abang tak ada guna kau" pekik Silvia mengakhiri teleponnya.
Lalu tak berapa lama ia melihat mobil Alex menuju keluar dari parkiran.
"Oi..hei lex" pekik Silvia berlari mengejar mobil alex meninggalkan motornya. ia tak peduli bajunya yang sudah basah kuyup.
Cit...
Mobil Alex mendadak berhenti dan mencipratkan genangan air.
"Ish...Heh lu bisa nyetir gak sih" bentak Silvia.
"Bisa" ucap Alex menatapnya sinis dan mencoba menaikan kaca mobilnya.
" Hei tunggu gue mau ngomong jangan ditutup dulu donk kaca nya" pekik Silvia mengulurkan tanggannya supaya kaca mobil tidak tertutup.
"Pergi atau luka" ucap Alex menatapnya tajam.
"Buka dulu pintunya ish.." grutu Silvia akhirnya Alex pun membukakan pintunya.
Tanpa aba-aba Silvia langsung masuk dan mengimbas-ngibaskan rambutnya yang basah.
"Turun" ucap Alex.
"Gak, Lo tega biarin gue pulang sendiri kalo gue kenapa-napa dijalan,Lo yang bakal gue gentayangin pertama kali loh" ucap silvia menakut-nakuti.
"Hmm" gumam alex menjalankan mobilnya menghiraukan celotehan gak jelas yang keluar dari mulut Silvia.
"Mobil Lo bagus juga Al,tapi ko Lo pakai mobil bukannya Lo punya motor ninja warna hitam y" tanya silvia.
"Rusak" jawab Alex singkat.
" What...haha jadi Lo belum bawa ke bengkel tuh motor ninja yang gue rusakin" tanya Silvia disela tawannya.
"Hm"
"Tenang Al dirumah gue ada yang bisa benerin, Lo bawa aja motor Lo kerumah gue, trus nanti Lo tanya aja namanya bangkel nah nanti dia yang bakal benarin" ucap silvia
"Bengkel" ucap Alex membenarkan.
__ADS_1
"Ish..bukan bengkel tapi bangkel dia itu Abang gue lebih tepatnya bangkel Vin" jawab silvia.
Ingin rasanya Alex tertawa melihat tingkah lucu Silvia namun ia tahan entahlah karna apa?
"Al Lo kagak bisa senyum ya mirip kayak..." pikir Silvia.
"Kayak" tanya alex.
"Kayak beruang kutub....hahahah...." Ucap Silvia tertawa.
"Mulai sekarang Lo gue panggil beruang kutub ok beruang" ucap Silvia.
krik...krik...
"gue gak mau tau Lo setuju atau gak gue bakal tetap panggil Lo beruang kutub, itu khusus panggilan spesial dari gue" putus Silvia.
"oi jawab oi kutub beruang kutub jawab" pekik Silvia tepat ditelinga Alex.
citttt ....
Alex tiba-tiba menghentikan mobilnya"turun atau diam"
"ish..kalo nanti kita diam-diam itu bisa jadi diantara kita bakal ada yang suka kutub" jawab Silvia asal dan mengeluarkan hpnya untuk dimainkan.
hening....
itulah yang dirasakan oleh Silvia.
kryuk..kruk...
"hehe!!!em tub kita mampir dulu y ke warung makan" ucap Silvia cengengesan.
"hmm" gumamannya
"ok kita makan di warung baksonya mbak dina ya, nanti belokan kedua Lo belok kiri trus lurus aja sampai dapat mobil pelangi Lo belok kanan dan lurus terus sampai dapat dinding dan jalan terus sampai nabrak" ucap Silvia mengarahkan jalananan dengan tanggannya.
"mati ngajak" geram Alex yang dari tadi sudah mencoba fokus mengikuti arah yang diucapkan silvia.
"hehe....tenang nanti kalo udah ketemu mobil pelangi Lo tanya aja sama orang nya" ucap Silvia santai.
"gak usah pergi" kesal Alex memutar mobilnya.
"ish!! jangan donk lapar nih, gue kan serius kalo udah dapat mobil pelangi lo nanti tanya aja mau pesan apa" ucap Silvia menggoyang-goyangkan lengan alex.
"kutub ayo donk gue pengen banget bakso... plis" ucap Silvia dengan puppy eyes.
Alex pun pasrah dari pada harus berdebat gak bakal selesai selesai.
"hmm" gumam alex.
"yeay!! noh itu mobil pelanginya kita berhenti saja disana" ucap Silvia menunjuk sesuatu.
"mobil pelangi ko gak mirip sama pelangi" batin Alex.
"lo kenapa bengong ayo ikut gue Lo emang gak lapar" tanya silvia.
__ADS_1
"bukan pelangi" ucap Alex dan duduk disalah satu bangku yang disediakan.
"hah!! makasudnya" tanya Silvia.
"mobil" jawab Alex singkat.
"oh mobil...hehe sebenarnya nama tempatnya ini pelangi, tapi karena jualnya pakai gerobak bentuk mobil yudah gue bilang aja mobil pelangi" ucap Silvia memesan bakso.
"kreatif kan gue" ujar Silvia dengan pdnya dan duduk disebelah alex menungu pesanannya datang.
Tak berapa lama pesanan mereka datang.
"tub gue boleh tanya gak" tanya Silvia masuk mode serius.
"hm.."
"Lo udah punya pacar" tanya Silvia.
uhuk...uhuk
Alex tiba-tiba tersedak bakso dengan cekatan Silvia memberinya air minum.
"gak papa Ko kalo gak mau dijawab santai aja....hehe" ucap Silvia mulai memakan baksonya.
"udah" jawab Alex singkat yang mampu membuat Silvia mematung ditempatnya.
"u..Ud..a..h, ehem jadi maksud Lo, Lo udah punya pacar tapi dimana, kok mau sama Lo sih" tanya Silvia secara cepat.
"hmm"
"OIII!!!gue tanya kutub beruang kutub" ucap Silvia kesal.
"okey ganti topik, kenapa bakso ini bulat" tanya Silvia mengangkat tinggi-tinggi baksonya.
Alex hanya mengangkat ke dua bahu acuh tanda dia tidak tau.
"ya karena kalo kotak namanya bukan bakso, gitu aja ko gak tau...hahahah...gak lucu kan garing banget malahan" ucap Silvia memasukkan bakso tersebut ke mulutnya.
"b ja" jawab Alex berjalan menuju penjual untuk membayar bakso yang di pesan Silvia.
"eh!!yaampun tunggu donk beruang kutub" ucap Silvia memasukan sisa bakso kemulutnya dan mengejar Alex menuju parkiran untuk pulang.
"ish!!!orang belum selesai juga udah maksa main ninggalin" kesal Silvia dan memasuki mobil Alex untuk segera pulang.
sesampainya dirumah Silvia dapat melihat abangnya sedang makan bersama pacarnya
"wah enak banget y bang, aku minta jemput bukannya dijemput malah Lo enak enakan makan disini sama pacar lo" kesal Silvia.
"lapar dek!! makanya Sono cari pacar biar hidup Lo gak memprihatinkan" ucap Abang Silvia cuek.
"idih!! bodo amat paling juga nanti Lo putusin lagi pacar lo" ucap Silvia berjalan menuju kamarnya.
"dasar jomblo karatan" teriak Abang Silvia.
------
__ADS_1
bersambung👀✌️