
Malam hari telah tiba waktu menunjukan jam set10, alex melangkahkan kakinya memasuki mansion ayahnya karena ia ditelpon ayahnya untuk pulang.
Alex berjalan menyusuri seluruh lorong mulai dari dapur, tempat alat musik dan semua Alex telusuri namun hasilnya nihil, tinggal 1 tempat yang belum alex datangi yaitu ruang kerja ayahnya.
Cklek....
Pintu ruang kerja ayahnya terbuka dan nampak lah ayahnya dengan segera Alex masuk dan mendudukkan dirinya di sofa.
"Ada apa" tanya Alex singkat membuat ayahnya menyadari keberadaan alex.
Ayah Alex menghiraukan ucapan Alex ia menyeret Alex menuju kamar tidur yang berada disamping ruang kerjanya.
"Cepat minta maaf sama ibumu" ucap ayah Alex menatap Alex tajam.
Ibu tiri Alex menatap Alex dengan senyum mengejek, entahlah hal apa lagi yang ia buat.
Alex menaikan sebelah alisnya "kenapa"
"Kamu kan yang membuat tangan mamah kamu sampai seperti ini" ucap ayah Alex mengangkat tangan ibu tiri Alex yang memar dan terdapat beberapa luka.
Alex menatapnya sinis "lucu sekali anda, saya saja datang kerumah ini jarang"
"Iya tapi terakhir kali kamu datang kesini pasti kamu kan yang melakukan ini" jawab ayah Alex geram.
"Udah mas aku gak papa kok nanti juga sembuh sendiri" ujar ibu tiri Alex.
"Lihat ibumu dia tetap tidak menyalah kan mu harusnya kamu bersyukur ayah nikah lagi demi kamu" ucap ayah Alex.
"Saya tidak pernah meminta anda menikah lagi yang saya inginkan Anda mengerti saya dan dalam prinsip saya jika saya tidak salah saya tidak akan pernah meminta maaf" jawab Alex dengan nada nada yang ditekan.
"ALEX !! jaga ucapan kamu dan cepat minta maaf dan kasih tau ayah apa tujuan mu melukai tanggan mamahmu" ucap ayah Alex.
"percuma saya memberi penjelasan pada anda karena penjelasan saya semuanya selalu salah" jawab Alex.
"yasudah kamu kembali ke kamar mu dan bersiap-siaplah ayah akan mengajarkanmu tentang dunia bisnis" jawab ayah Alex.
------
malam ini Silvia benar-benar bosan dia tidak bisa tidur hingga dia memilih menonton Drakor di laptopnya dan mengambil beberapa cemilan dari dalam kulkas.
Ting...Ting..
Silvia melirik sekilas kearah hpnya dan kembali fokus pada layar laptopnya.
lagi-lagi Silvia tidak bisa fokus menonton Drakor hingga akhirnya Silvia memilih mematikan laptopnya dan masuk ke aplikasi chat di ponselnya.
*^*PRINCESS TERBWAHAHA*^*
@Stanialay....
p
p
phe
woy vivi,Sasa
kacang
__ADS_1
kacang
@silvimut...
kenapa
ada apa?
ngapain spam?
@*Stania**lay*....
Vi Lo ikut camping gak?
barang yang Lo bawa ap aj?
trus Sasa mana..@ Sasa muncul Lo
@*Silvi**mut*...
kemping dimana tan?
@*stania**lay*..
kepo kan!! mending Lo buka grup sekolah.
@*clarisa**ntan*...
ada apa gaes?
gaes?
noh kan tadi nge tag gue sekarang ilang
@*stania**lay*...
sa Lo ikut camping gak?
@clarisantan..
ntar kupikirkan dulu?
@*silvi**mut*...
hilih, padahal juga jawabannya pasti iya
@*Clarisa**ntan*..
gue pasti ikut lah, sekalian refreshing
@*Stania**lay*...
bubar-bubar gaes saatnya pergi ke pulau kapuk
Read....
Silvia pun membuka grup sekolahnya dan ternyata benar semua lagi pada heboh membahas tentang camping yang akan diadakan khusus kelas XII.
"wah ini yang gue suka,wajib ikut nih" batin silvia.
Silvia pun turun dari kamarnya dan berjalan menuju ruang tamu mencari mamahnya.
__ADS_1
"ratu yuhuy dimana kau" pekik Silvia mencari keberadaan mamahnya.
"ada apa sih Vi teriak-teriak dikira hutan apa, ini minum" ucap mama Silvia memberikan jus yang baru saja ia buat.
"makasih mah" ucap Silvia menyeruput minumannya.
"mah mingu depan ada acara camping disekolah dan itu khusus kelas 12 aja mah, aku boleh ikut kan" tanya Silvia menaruh gelas nya diatas meja.
"bener Minggu depan Vi" tanya mamah Silvia bimbang.
"iya mah kenapa mamah ragu gitu" tanya Silvia saat melihat raut wajah mamahnya.
"sebenarnya mama ijinin aja kamu, tapikan kamu 1 Minggu lagi bakal nikah Vi" ucap mamah Silvia.
"tapi aku kan mau ikut mah!! kan jarang ada acara seperti ini, apalagi aku juga bentar lagi bakal ujian dan lulus" ucap Silvia menunduk.
"yasudah kamu kan masih bisa camping bareng stania dan Clarisa Vi" ujar mama Silvia.
"iya sih mah tapi kan udah beda suasana lagi" jawab Silvia lesu.
"tapi kita juga gak bisa egois via, bukan hanya ayah kamu saja yang akan kecewa kalau pernikahannya diundur lagi tapi semua nya bakal kecewa via" jawab mama Silvia.
"yaudah deh mah aku ke kamar duluan ya" ucap Silvia berlarian menuju kamarnya.
DUKkk....
"yaampun via kamu kenapa nangis" tanya abang Silvia.
"kemasukan debu tadi bang" Jawab Silvia tersenyum memasuki kamarnya dan mengunci kamarnya.
Tok...Tok...
"via kamu kenapa Vi, jujur sama Abang Vi" tanya Abang Silvia mengetok pintu kamar Silvia.
"aku gak papa bang, aku mau tidur duluan ya" ucap Silvia dibalik pintu.
"lagi-lagi masalah perjodohan, kenapa aku tidak bisa seperti yang lain menikmati dunia dimasa aku yang masih muda" batin Silvia.
Ting...Ting...(suara hp Silvia)
*^*PRINCESS TERBWAHAHA*^*
@stanialay...
via, Sasa? kalian bawa apa aja pas camping nanti?
@Clarisantan...
bawa cabai buat nutupin mulut Lo yang gak bisa diem @ Stanialay.
@stanialay...
Lo siapa,gue gak kenal Lo @clarisantan? @silvimut Lo dimana,munculah.
@silvimut..
gue gak ikut:"(
Silvia pun langsung mematikan hpnya dan menidurkan dirinya dengan mata sembab
-----
__ADS_1
bersambung👀✌️