LIGHT INTHE DARK

LIGHT INTHE DARK
LIGHT INTHE DARK


__ADS_3

setibanya Alex diparkiran ia langsung masuk ke dalam mobilnya, namun Alex binggung kemana perginya silvia.


Alex yang berniat turun dan mencari Silvia pun menjadi berhenti saat hp nya berbunyi.


Ting...Ting...


Silvia": gue ada diseberang jalan, cafe X.


Alex pun langsung mematikan hpnya dan melihat ke sebrang jalan dan ternyata benar disana sudah ada Silvia yang melambai-lambaikan tangganya.


"Lo ngapain disini" tanya Alex mendudukkan dirinya dikursi depan Silvia.


"lagi minum, bernafas, dan lagi duduk" jawab Silvia menyeruput minumannya.


"oh" jawab Alex.


"Lo gak mau pesan apa gitu" tanya Silvia.


"gak" jawab Alex memainkan hpnya.


"oiya lo jadi pesan gaunnya gak" tanya Silvia lagi.


"hm"


"jadi Lo pesan yang mana, warna apa terus bentuknya panjang apa gak teru-" ucap Silvia terputus dengan jawaban Alex.


"semua" jawab Alex.


"haah!! serius Lo pesan semua...ekhm...makasudnya Lo pesan semua gaun yang ada di butik?" tanya Silvia mengganga tak percaya.


"gaun yang Lo pakai" jawab Alex fokus pada hp nya.


"owh gue kira Lo pesan semua pakaian yang ada di butik" jawab silvia.


"Lex foto yuk" ajak Silvia mengeluarkan hp nya.


"gak" jawab Alex acuh.


"ayo donk 1 kali foto aja ok" jawab Silvia dengan puppy eyes nya.


"gak" jawab Alex beranjak pergi namun tanggannya langsung dicekal oleh Silvia.


"gak mau kita harus foto dulu baru pulang" jawab Silvia memaksa Alex.


Alex hanya bisa pasrah dari pada berakhir pada perdebatan yang panjang.


*Ckrek...

__ADS_1


Ckrek...


Ckrek*...


kini sudah banyak foto Alex dan silvia di hp silvia, tidak hanya 1 tapi bahkan lebih dari 1.


"wih bagus kan" ucap silvia memperlihatkan foto mereka pada Alex.


"hm!! pulang" jawab Alex.


"ok sabar" ucap silvia mengambil tasnya dan berjalan mengikuti Alex.


Didalam mobil....


"Lex gue kirim ya setengah fotonya ke hp Lo" ucap Silvia memilih foto mereka.


"gak usah" jawab Alex fokus menyetir.


"yah udah terkirim, intinya Lo gak boleh hapus atau gue akan merusak mobil Lo ini" ancam Silvia.


"owh" jawab Alex.


"yaampun ayah ku tercinta calon suami apa yang kau pilihkan untuk aku ini" batin Silvia menggerutu tidak jelas.


"ambil" ucap Alex menyodorkan sesuatu


"gelang" tanya Silvia binggung saat membuka paper bag yang dikasih alex.



"bagus banget!! tapi kenapa hurufnya A kan nama gue silvia jadi seharusnya hurufnya itu S bukan A" ujar Silvia.


"simpan jangan hilang" ucap Alex fokus menyetir.


"kok gue kayak pernah ngeliat gelang ini tapi dimana" batin Silvia mengingat-ingat.


"Al kok gue ngerasa familiar ya dengan gelang ini" ucap Silvia mengamati gelang tersebut dengan seksama.


"mungkin" jawab Alex.


"iya Al gue ngerasa gelang ini tuh pernah gue lihat tapi gue lupa dimana" tanya Silvia mengingat-ingat kembali.


"gak usah dipikirin" ucap Alex dinggin.


"oiya kuncinya mana" tanya Silvia menjulurkan tangganya.


Alex menaikan sebelah alisnya "kunci apa?"

__ADS_1


"ish...gimana gue bisa pakai coba orang gelangnya aja digembok" ucap Silvia kesal.


"gue bilang simpan dan jaga!! lagian gue gak nyuruh Lo untuk pakai gelang itu, untuk masalah kunci gembok itu gak di gue tapi di seseorang" ucap Alex membuat Silvia tercengang.


"ok lupakan masalah gelang, demi apa Lo bisa ngomong lebih dari 3 kata...waaahhhhh...suatu kemajuan Al" pekik Silvia


"mimpi aja gue semalam bisa dengar Lo ngomong sepanjang itu" ucap Silvia dalam dunia khayalnya.


"hm...suatu saat gue bakal datang dengan kunci gelang yang di tanggan Lo" ucap Alex.


"iya tapi ini gelang siapa" tanya Silvia penasaran.


"seseorang yang spesial" jawab Alex.


"spesial" batin Silvia tersenyum sendu.


lamunan Silvia terbuyar kan saat Alex mengerem mobilnya mendadak.


"Sial" umpat silvia mengusap keningnya.


"sampai" ucap Alex.


"eh..ok makasih yha" jawab Silvi


keluar dari mobil alex dan berjalan masuk kerumahnya.


saat Alex hendak menjalankan mobilnya ia melirik kearah bangku penumpang dan seakan tersadar ia langsung mengambil paper bag yang isinya gaun dan langsung turun dari mobilnya.


Ting...Tong..


"ya sebentar" pekik seseorang dari dalam rumah.


pintu pun terbuka dan nampak lah Silvia dengan wajah herannya.


"beruang kutub" ucap Silvia spontan.


"ini" Alex mengangkat sebelah alisnya dan menyodorkan paper bag yang isinya gaun.


"eh ini apa lagi" tanya Silvia binggung dan mengambil paper bag tersebut dari tanggan Alex.


"gaun" jawab Alex.


"owh!! yaudah mau masuk dulu gak" tanya silvia.


"lain kali, duluan" jawab Alex berjalan menuju mobilnya.


"dasar beruang kutub" gumam Silvi menutup pintu rumahnya.

__ADS_1


-------


bersambung 👀✌️


__ADS_2