
Kini Silvia dan Alex berada didalam mobil, Alex melirik kearah samping dan menatap wajah Silvia yang sedang tertidur.
"Maafin gue, padahal kita baru saja nikah tapi gue gak bisa jagain Lo dengan benar" ucap Alex pelan dan menyingkirkan rambut yang menghalangi wajah Silvia.
Namun saat ditengah jalan Alex memberhentikan mobilnya disebuah rumah makan dan memesan beberapa menu makanan yang ada, lalu setelah selesai ia memasuki mobilnya dan melanjutkan perjalanannya yang tertunda.
Akhirnya setelah lama diperjalanan mobil mereka sudah sampai ditujuan.
"Vi..ekhm..Vi" ucap Alex membangunkan Silvia yang berada disampingnya.
"Hmm...apa...udah sampai ya" tanya Silvia melihat sekelilingnya.
"Iya" jawab Alex tanpa menatap wajah lawan bicaranya.
"Yaudah sekarang Lo kesekolah aja" ujar Silvia mengambil tasnya dan bersiap membuka pintu mobil.
"Tunggu" ucap Alex menahan lengan Silvia yang hendak turun.
"Apa" tanya Silvia binggung.
"Ini" ucap Alex menyodorkan paper bag yang isinya makanan.
"Wah...apa ini isinya" tanya Silvia antusias.
"Eh jangan-jangan isinya nasi goreng lagi ya" tanya Silvia menghentikan aksinya melihat isi paper bag yang ada ditanggannya.
"Emang kenapa" tanya Alex binggung.
"Iya enggak, kalo isinya nasi goreng lagi kan gue jadi trauma" jawab Silvia mengingat kejadian sebelum berangkat kesekolah.
"Bukan" jawab Alex singkat, jelas dan padat.
"Ya udah nanti gue buka di rumah, sekarang Lo mending kesekolah " ujar Silvia turun dari mobil Alex.
"Dimakan" ucap Alex menjalankan mobilnya menjauh dari hadapan Silvia.
"Makanannya apa sih" gumam Silvia dan akhirnya memilih membuka paper bag dari pada dibuat penasaran.
"Wah!!banyak bener" ucap Silvia dengan mata berbinar memasuki rumahnya dan berjalan menuju dapur.
__ADS_1
"Rendang, bakso, nasi goreng, banyak bener kayak ada pesta aja" gumam Silvia.
"Nasi goreng untuk dia aja, mending gue makan rendang sama baksonya" ucap Silvia memindahkan semuanya dan memakannya.
"Kenyang juga akhirnya nih perut" ucap Silvia mengusap perut nya dan berjalan menuju dapur untuk mencuci piringnya.
Setelah selesai mencuci piring Silvia berjalan menuju ruang tamu dan menidurkan dirinya di sofa.
"Huft, hidup kok Bosan banget" gerutu Silvia memainkan hp nya.
Drtt...drtt...
"Hallo" ucap silvia malas.
"Via Lo dimana dan kemana" pekik seseorang diseberang sana.
"Gak usah teriak tantante" kesal Silvia menjauhkan telponnya dari telinga.
"Apa Lo bilang" pekik seseorang diseberang yang tak lain Stania.
"Sini hpnya biar gue yang bicara" sahut seseorang dari sebrang.
"Gue di rumah, kenapa" jawab silvia.
"Ok gue kerumah Lo ya" ucap clarisa.
"Tunggu" pekik Silvia tiba-tiba.
"Via kuping gue denging ogeb" ucap Clarisa.
"Tunggi dulu Lo mau kerumah yang mana" tanya Silvia.
"Ya kerumah yang Lo tempati sekarang lah vi, udah dulu ya gue sama Clarisa otw nih " jawab Clarisa mematikan teleponnya secara sepihak.
"Aduh gawat nih Clarisa sama Stania kan gak tau kalo gue udah gak tinggal di rumah orang tua gue lagi" gerutu Silvia.
Dengan cepat Silvia mengambil kunci motornya dan menutup pintu rumahnya.
"Semoga gue duluan yang sampai" batin Silvia menambah kecepatan motornya.
__ADS_1
Rumah orang tua Silvia...
Silvia menghentikan motornya tidak jauh dari rumah orangtuanya.
"Gawat cepat amat Clarisa udah sampai" gumam Silvia.
Silvia pun menelpon mamahnya beberapa kali namun tetap tidak diangkat, hingga akhirnya Silvia mencoba menelpon sekali lagi dan akhirnya diangkat.
"Hallo Vi" jawab seseorang dari sebrang sana.
"Hallo mah!! Mah bilangin ya ke Clarisa sama stania kalo aku lagi keluar" ucap Silvia.
"Iya vi, tapi kamu kok tau mereka datang kerumah" tanya mama Silvia.
"Ceritanya panjang mah, intinya jangan bilang apa-apa dulu sebelum aku datang" jawab Silvia mematikan teleponnya.
Silvia mencoba menormalkan ekspresinya dan memasuki rumah orang tuanya.
"Cepet banget kalian berdua datang nya" tanya Silvia mendudukan dirinya di sofa.
"Lo habis dari mana Vi" tanya Clarisa.
"Owh tadi gue..emm...gue...nah iya tadi gue habis beli sesuatu kedepan" jawab Silvia gugup.
"Beli apa dan barang nya mana, kok Lo keringatan sih masih pagi" tanya Stania.
"Banyak tanya Lo, sekarang tujuan kalian datang kesini ada apa" tanya Silvia mengalihkan pembicaraan.
"Gak ada maksud dan tujuan sih, tapi kita kan sebagai sahabat yang baik jadi kita datang untuk jenguk Lo" jawab Stania.
"Owh yaudah kalian bawa makanan gak" tanya Silvia.
"Untuk apa itu banyak makanan" tanya Clarisa menunjuk meja didepannya.
"Hilih dasar kau ini setiap datang gak bawa apa-apa" ucap Silvia memakan makanan yang ada di atas meja.
-----
Bersambung👀✌️
__ADS_1