LIGHT INTHE DARK

LIGHT INTHE DARK
LIGHT INTHE DARK


__ADS_3

"via,Alex sebagai hukuman kalian ibu minta kalian kerjakan paket hal 160-200" ucap guru tersebut.


"yang bener aja buku setebal ini soal semua" gumam Silvia memegangi kepalanya.


"Bu hukumannya gak kurang banyak tuh" ucap Silvia menatap guru tersebut.


"Murid pintar baiklah ibu tambah ya kerjakan sampai hal 220" ucap guru tersebut tersenyum penuh kemenangan


"Ish ibu mah...ya sudah saya kerjakan sampai hal 200 aja" jawab Silvia.


"Loh tadi bukannya minta ditambahin" ucap guru tersebut.


"Saya minta tambahin karena saya tau ibu ini gak bakal mau kurangin jumlahnya" ucap Silvia lagi.


"Nah itu tau sudah sekarang kamu duduk kebangku mu atau mau ibu tambahin beneran" ucap guru tersebut.


"Senyumin aja" ucap Alex berjalan menuju bangkunya.


Silvia pun ikut mendudukkan dirinya dikursi dengan kesal lalu ia mengambil buku dari dalam tasnya.


"malas banget tapi gak mungkin gak gue kerjakan" gerutu Silvia.


Alex pun menoleh kebelakang namun pandangannya terhalang dengan seseorang yang duduk didepan barisan Silvia.


"Pindah" ucap Alex membuat seseorang yang berada dibelakang alex dan didepan Silvia menoleh.


"Saya maksudnya lex" tanya orang tersebut.


"Hm"


Alex dan yang dibelakangnya pun langsung pindah tempat saat guru sedang menulis dipapan tulis.


"Ini" ucap Alex menyodorkan buku tulisya kepada Silvia.


"Kya-" pekik Silvia terputus saat mulutnya tiba-tiba dibungkam dengan lengan alex.


"Lo ngapain bisa duduk didepan gue" bisik Silvia.


"Tukaran tempat" ucap Alex.

__ADS_1


"Haaaaaa maksudnya lo mau tukaran tempat sama gue" jawab Silvia lagi dengan berbisik.


"Tadi" ucap Alex lagi.


"Ehm..jadi maksudnya Lo tukaran tempat sama yang duduk di bangku lo" tanya Silvia.


"Hm....nih" ucap Alex menyodorkan buku tulis nya lagi.


"Maksudnya" tanya Silvia bingung.


"salin aja" ucap Alex membuat Silvia mengambil buku tersebut dari tanggan alex.


"Wah makasih ya" ucap Silvia dengan cepat menyalin jawaban yang ada dibuku Alex.


"Pst...al.." bisik Silvia namun orang yang dipanggil tidak bergeming sama sekali.


"al...woi" bisik Silvia lagi menekan ujung pensilnya pada pundak Alex.


"Nih orang tidur ap ngapain sih" gerutu Silvia kesal.


Dengan kesal Silvia langsung melempar buku Alex menuju mejanya, membuat sang pemilik buku terbangun dari tidurnya.


"Lagi duduk Bu" jawab Silvia polos.


"Maksud saya kenapa kamu melempar buku kemeja Alex" tanya guru itu lagi.


"Eh...ini Bu saya sudah selesai mengerjakan tugas yang ibu berikan pada saya" ucap Silvia mengalihkan topik pembicaraan.


"Baiklah saya terima sekarang kembali ke bangku mu, alex mana buku mu" tanya guru tersebut membuat Alex maju dan menyerahkan bukunya lalu kembali ke mejanya lagi.


"Pst..makasih ya" bisik Silvia membuat Alex menganguk.


"Huah ngantuk banget!! al..woi" bisik Silvia menguap.


"Apa" tanya Alex menoleh kebelakang.


"Lo kan tadi udah tidur sekarang gantian gue ya, tugas Lo nutupin gue yang lagi tidur supaya gak dilihat guru" ucap Silvia dengan puppy eyes nya.


"Gak" jawab Alex singkat.

__ADS_1


"Hilih.. gue juga gak butuh bantuan Lo , gak usah kepedeaan" ucap Silvia lagi dan langsung menidurkan dirinya dengan kedua lengan yang dijadikan tumpuan.


Tanpa sadar Alex


Menyunggingkan senyumnya karena tingkah Silvia bagaimana tidak Silvia lah tadi yang meminta Alex menutupi dirinya saat tidur namun dia juga yang bilang gak butuh bantuan.


"Wanita selalu benar Lex" batin Alex dan bergeser kesamping untuk menutupi Silvia yang sedang tertidur pulas.


proses belajar pun kembali dimulai, guru memberikan soal dipapan tulis dan menyuruh satu-persatu siswa dan siswi maju untuk mengerjakannya.


"Alex kamu sekarang giliran kamu" ucap guru yang mengajar.


"gak mungkin gue maju nanti dia ketauan lagi tidur" batin Alex.


"Alex" pangil guru tersebut.


"iya" ucap Alex memperlambat waktu.


"hoi, pindah" ucap Alex membuat orang tentang didepannya binggung.


"maksudnya" tanya orang yang duduk didepan Alex.


"pindah" ucap Alex lagi membuat orang tersebut paham.


Alex pun berjalan kedepan untuk mengerjakan soal yang ada dipapan tulis, sedangkan orang yang tadi duduk didepan Alex pindah kebelakang lebih tepatnya didepan Silvia.


"sudah Bu" ucap Alex saat sudah selesai mengerjakan soal tersebut dalam 5 menit.


"haaa...ok baiklah karena kamu pintar coba kamu kerjakan soal yang satu ini" ucap guru tersebut menulis beberapa soal dipapan tulis.


Alex pun mencoba mengerjakannya, sudah banyak rumus yang ia pakai namun tetap tidak ketemu jawabannya, tidak berhenti sampai situ Alex mencoba rumus terakhirnya.


"berapa jawabannya Alex" tanya guru tersebut menyunggingkan senyumnya.


"gak ada" jawab Alex kembali ke kursinya.


----


Bersambung👀✌️

__ADS_1


__ADS_2