
saat ini Silvia dan Stania sudah sampai di rumah kembali. namun mereka heran saat melihat jejeran motor yang terparkir rapi di halaman.
"Vi kok motor geng Alex ada disini ya" tanya Clarisa binggung.
"ya mana gue tau, mungkin mereka didalam" tanya Silvia memasuki rumahnya.
"kalian kenapa bisa ada disini" tanya Silvia mendudukan dirinya di sofa tepat disampingnya Clarisa.
"kita tadi sekedar lewat yaudah sekalian mampir aja gitu" jawab Naufal menjelaskan.
"owh bagus tuh sekalian kalian bisa ikut kita challenge" ujar Stania tiba-tiba datang dan langsung duduk ditengah lebih tepatnya diantara Alex dan Clarisa.
"ish..lu tiba-tiba datang buat gue kesal aja sih" gerutu Clarisa berpindah tempat duduk.
"ya sorry, gue lagi mau duduk disamping Silvia soalnya" jawab Stania cengengesan.
"udah yok siapin dulu bahan-bahannya" ujar Silvia bangkit dari duduknya dan menyediakan semua yang diperlukan saat challenge.
"nah udah siap" kompak Silvia,Stania dan clarisa.
"kalian buat challenge apa" tanya Dion binggung.
"jadi challenge nya tuh kita harus makan ini kue yang udah dicampur bubuk cabe habis itu siapa yang habis duluan dia yang menang" ucap Silvia menunjuk kue yang ada diatas meja.
"terus kalo menang hadiahnya apa" tanya dion lagi.
"jadi andaikata kalo Lo menang Lo boleh ajuin 3 permintaan ke yang kalah" sahut Clarisa.
" intinya dalam permintaan tersebut tidak merugikan sebelah pihak" tambah Silvia.
"Loh tadi gak ada aturannya kayak gitu lo Vi" ucap Clarisa tiba-tiba binggung.
"iya gue tambahin sendiri peraturannya, emang Lo mau kalo Lo kalah Lo diminta traktir kita selama 1 tahun" tanya silvia menarik turunkan alisnya.
"idih gue mah ogah rugi hanya karena challenge " ucap Clarisa.
"yaudah setujuin aja apa susahnya sih" ucap Stania menambah taburan bubuk cabai tersebut hingga habis.
__ADS_1
"kenapa Lo tambahin bubuknya Tan setan" pekik Silvia kesal.
"gue bukan setan, dan gue hanya mau supaya kue ini lebih hot seperti diriku ini" ujar Stania dengan PD nya.
"yaudah siapa yang ikut challenge" tanya Silvia menatap nanar kue yang penuh bubuk cabai.
"gue sama Naufal ikut" ucap Dion duduk di atas karpet.
"Lo gimana sa" tanya Silvia menatap Clarisa.
"ok gue juga ikut" jawab Clarisa.
"gue ikut aja" tambah Stania.
"kalo Lo Lex ikut gak" tanya silvia menatap Alex.
"gak" jawaban Alex dinggin.
"yaudah yok mulai" ucap Silvia tiba-tiba membuat semua tersentak kaget karena belum siap.
namun akhirnya semua memilih memakan kue yang ada diatas meja dengan cepat, Alex? pandangannya hanya fokus pada satu orang yaitu Silvia.
Alex inggin tertawa saat ini melihat tingkah Silvia yang lucu menurutnya, namun naas alex menjadi dinggin lagi karena ada seseorang yang memperhatikannya.
"pedas tapi enak, manis tapi menyakitkan gigiku" pekik Stania menahan tangisannya.
"manis banget..pedas...uhuk...uhuk.....uhuk" ucap silvia terhenti karena tersedak bubuk cabai.
"air..mana air" tambah Silvia namun tetap memakan kue yang berada ditanggannya.
"ini" ucap Alex menyodorkan sebuah air minum kepada Silvia.
glek...glek...glek...
"makasih" ucap Silvia melanjutkan makanan kue kembali.
"biar gue bantuin" ujar Alex membantu memakan kue yang masih banyak diatas piring Silvia.
seseorang yang melihat adegan dihadapannya menjadi panas seketika ia semakin cepat memakan kuenya menghiraukan pedas dari bubuk cabai yang ada "nikmati kebersamaan kalian sebelum gue mulai permainannya" batinnya
__ADS_1
"kalian...kalian..kenapa..dibantuin...curang..gak adil" ucap Stania dengan mulut yang masih penuh.
"Yeay...habis...uhuy" pekik Silvia menghiraukan gerutuan teman-temannya.
semua pun langsung meminum minuman yang berada diatas meja.
"kenapa kue nya manis banget" tanya Clarisa kesal.
"yaampun gue salah ambil kue, gue kira itu gak manis jadi gue tambahin selai lagi didalamnya...hehe" ucap stania menepuk jidatnya.
"kok bisa sih tan" kesal Clarisa.
"ya maap kan gue kira sama aj" jawab Stania mengipasi lidahnya.
"terus siapa yang menang" tanya Naufal.
"Alex Lo kok bantuin silvia" tanya Dion heran.
"terserah gue lah" jawab Alex acuh.
"ok karena gue dibantuin jadi ada juara 2 juara lagi y" ucap Silvia.
"maksudnya ada juara 1 2 3 nich" tanya Dion.
"hm...ok tetap gue juara 1 karena kue duluan yang habi-" ucap Silvia terpotong.
"gak bisa donk Lo kan dibantuin namanya curang itu" ucap Dion.
"gak ada diaturan nya Dion" jawab Silvia santai.
"okok jadi juara 2 dan 3 siapa" tanya Stania tidak sabaran.
"juara 2 Naufal karena sisa sesuap lagi" jawab Silvia menunjuk kue yang ada diatas piring Naufal.
"dan untuk juara 3 nya jeng...jeng...selamat kepada" ucap Silvia sengaja memperlambat waktu.
"cepat siapa" tanya Stania kesal.
------
__ADS_1
bersambung👀✌️