LIGHT INTHE DARK

LIGHT INTHE DARK
LIGHT INTHE DARK


__ADS_3

guru tersebut tercengang dengan jawaban Alex, memang itu adalah soal jebakan yang sengaja ia bikin di setiap soal ulangan.


"baru kali ini saya berhadapan dengan murid yang iQ nya diatas rata-rata" batin guru tersebut tersenyum.


"baiklah sekarang selanjutnya Silvia kam-" ucap guru tersebut terputus dengan suara bel.


kring...kring...


"baiklah anak-anak karena bel sudah berbunyi kita lanjutkan materi nya lain kali ya" ucap guru tersebut membuat murid yang belum maju bersorak bahagia.


"Via bangun Vi" ucap Clarisa mengoncangkan tubuh Silvia yang tertidur.


"Eungh.... Gue ada dimana" ucap Silvia mengucek-ngucek matanya.


"Lo disekolah Vi, cepat bangun" ucap Clarisa lagi.


"Oh disekolah" tanya Silvia yang masih memulihkan nyawanya.


"Hah disekolah" pekik Silvia saat sadar dengan ucapannya.


"Woy via kuping gue jadi denging" balas stania teriak.


"Gak usah teriak-teriak" ucap Silvia.


"Ye Lo juga kagak usah teriak-teriak bisa gak" ucap Clarisa.


"Ini jam berapa sa" tanya Silvia menghiraukan ucapan Clarisa.


"Jam setengah 10 vi" jawab clarisa.


"Tumben banget gue bisa tidur selama ini" batin Silvia.


"Gaes ke kantin yuk lapar nih perut" ucap stania mengusap-usap perutnya.


"Yaudah hayuk" jawab silvia berjalan keluar kelasnya diikuti Stania dan clarisa.


Di kantin..


"Tan,sa Lo tadi pagi jadi bolos " tanya Silvia.

__ADS_1


"Iyalah enak banget Vi bisa bolos bareng kawan Alex juga" ucap Stania memakan makanannya.


"Hah jadi kawan-kawannya alex juga ikut bolos"


"Iya Vi!! Salah lo juga sih gak ikut" tambah Clarisa.


"Lo kan tau sa bukannya gue gak mau tapi tangan gue ditarik langsung sama Alex terus dibawa kekelas" ucap Silvia dengan wajah lesu.


"Kan Lo bisa aja nolak Vi" jawab Stania.


"Ekhem...ekhem...kalau ini sih udah pertanda Vi rencana kita bakal cepat tuntasnya" Jawab Clarisa tersenyum penuh arti.


"Ish...Sasa Lo kok mikir nya soal rencana terus, sekali kali pikirin apa yang gue rasain" ucap Silvia kesal.


"Udah jalani aja dulu say, tapi jangan lupain rencana yang udah kita buat Vi" jawab Clarisa mengingatkan.


"Kalian bicarain tentang apa sih!!! Terus rencana nya apa kenapa kalian gak ada yang kasih tau gue" ucap Stania penuh tanda tanya.


"Udah nanti Lo juga tau Tan" jawab Clarisa.


"Tapi kalo gini caranya gue jadi binggung sa, kasih tau kenapa Vi biar gue gak terus nebak-nebak apa rencana kalian" ucap Stania.


"Hah...Lo jangan mau Vi ikutin rencana yang dibuat Clarisa" saran Stania.


"Tapi gue udah terlanjur setuju Tan" jawab Silvia dengan wajah tanpa dosa.


"Sa intinya gue gak setuju sama rencana Lo sa" ucap stania menatap Clarisa.


"Gue gak minta pendapat Lo" jawab Clarisa tenang.


"Vi Lo tau kan masalah yang bakal Lo hadapi" ucap Stania.


"Gue gak mungkin batalin rencananya Tan mending gue jalani semua sesuai alurnya" jawab Silvia menyeruput minumannya.


"Gak intinya gue gak dukung rencana Lo" ucap Stania beranjak pergi keluar dari kantin.


"Udah vi gue ngedukung rencana nya kok" jawab Clarisa memberi semangat pada Silvia.


"hm...Alex tadi jadi ikut bolos gak" tanya Silvia.

__ADS_1


"mana gue tau orang gue sama Clarisa aja masuk kekelas pas liat guru keluar" jawab Stania.


"owh" jawab Silvia mengangukan kepalanya.


"oiya tadi Lo sama Alex kena hukuman gak" tanya Clarisa.


"iya tadi disuruh kerjain buku paket mana soalnya banyak banget lagi" ucap Silvia kesal.


"okok kalo masalah tugas dan buku gue mundur" ucap Stania mengangkat kedua tangganya.


"tapi gue udah kerjakan, dan kalian tau gak" ucap Silvia terputus.


"gak" jawab clarisa menyeruput minumannya.


"iyalah belum gue kasih tau, jadi gue itu gak perlu berfikir untuk mengerjakan semua soalnya" ucap Silvia.


"kok bisa" tanya Stania.


"iyalah Lo taukan alex tiba-tiba pindah kursi dan kasih bukunya untuk gue salin" ucap Silvia dengan senyum yang merekah diwajahnya.


"haaa alex berubah kok bisa". tanya Clarisa.


"makanya itu gue juga bingung" jawab Silvia.


Tiba-tiba Alex datang dan berjalan menuju meja silvia.


"Ikut gue" ucap Alex menarik lengan Silvia namun Silvia malah menyentak tanggan Alex.


"Lo apa-apaan sih main tarik Tantangan orang terus" ucap Silvia kesal.


"Udah ikut aja vi, gue kekelas duluan ya" ucap Clarisa beranjak pergi dari kantin.


"Ikut gu-" ucap Alex lagi namun langsung disela oleh Silvia.


"Ok ok gak usah pegang tangan gue bisa gak, sekarang lu jalan duluan gue bakal ikutin Lo dari belakang" ucap Silvia.


"Hm" Alex pun mulai berjalan dan diikuti dari belakang oleh silvia.


------

__ADS_1


Bersambung👀✌️


__ADS_2