Love and Revenge of Mr Mafia

Love and Revenge of Mr Mafia
Persiapan


__ADS_3

Javier dan Raymond menatap menantu, keponakan dan para cucu-cucunya dengan tatapan kagum dan respek. Tidak sia-sia hasil didikan turun temurun yang menghasilkan generasi saling menyayangi, mengasihi, mencintai, menghargai dan menghormati semua anggota keluarga. Kecuali Hoshi dan Bima yang tidak jelas hubungan macam apa itu diantara mereka. Kini semua anggota keluarga Pratomo sedang bersiap-siap lengkap dengan baju hitam-hitam ala ninja.


Masing-masing menyiapkan senjata yang biasa mereka pakai bahkan Bagas pun memakai Glock yang dipinjamkan oleh Joey. Bagas sempat berdiskusi dengan Haris dan Aji yang merasa masuk ke klan Pratomo memang ada kewajiban bisa memegang senjata.


"Apa kita harus kalah dengan istri masing-masing? Look, Falisha fasih memegang pistol, bisa bela diri. Aku sendiri kalau tidak diajari Quinn juga tidak akan memegang senjata" ucap Aji saat mereka bertiga menunggu para istri mereka berbelanja sesaat setelah Bagas dan Safira menikah.


"Aku sih sudah digembleng dari jaman di New York tapi tetap saja aku masih kalah dari Freya" sahut Haris.


"Kamu itu semuanya kalah dari Freya. Kalah sama hantu, takut sama tikus..." gelak Bagas.


"Ralat! Aku tidak takut tikus! Hanya geli!" protes Haris.


Bagas tersenyum mengingat pertemuan dengan ipar-iparnya yang ternyata sama saja koplaknya .


Javier menepukkan tangannya sebagai tanda agar semua orang disana memperhatikan dirinya.


"Kalian tahu kan kalau Opa masih harus menjalani pengobatan limfoma tapi karena Fayza masih belum bisa kembali ke pelukan kita dan Hideo pun sepertinya masih menyimpan dendam yang seharusnya sudah lenyap beberapa dekade tapi masih didoktrin propaganda ala Hit****, membuat peristiwa ini terjadi. Hanya karena kebencian seorang wanita yang tidak terima suaminya mati membela bossnya.


Opa tidak membela Hideo tapi kita harus realistis. Fayza sedang hamil anak Hideo, yang berarti ada dua nyawa yang harus kita lindungi. Lalu permintaan dari Fumiko Kojima selaku ibu kandung Hideo yang meminta kita harus membiarkan putranya hidup, itu akan kita penuhi."


Ashely melirik tajam ke Javier.


"Ashley, this is same as yours."


"Tidak Oom, ini tidak sama! Aku tidak apa-apain Kristal!" sanggah Ashley mengingat dulu bagaimana dirinya juga bermasalah dengan Raymond dan Valora.


"Aku hanya minta, tahan emosi kamu. Ada seorang ibu yang memohon nyawa anaknya dan kita tahu bahwa kita sendiri tidak boleh menyakiti istri sendiri dan membantah para mommy." Javier menatap ke cucu-cucunya.


"Kalian tahu, melihat kalian seperti ini mengingatkan Opa pada saat membebaskan Oma Rain saat diculik oleh saudara tiri Opa Jeremy. Begitu juga saat Opa Ghani dan Oma Alexandra diincar pembunuh psycho yang terobsesi dengan Alexandra. Kami semua turun tangan menolong mereka semua. Abi, Joey dan Luca pasti tahu cerita opa kalian menjadi manusia gips." ( Baca : Elang Untuk Rain )


Abi, Joey dan Luca tertawa mengingat foto yang diambil Eiji memperlihatkan kondisi Duncan dan Joshua menjadi manusia gips.


"Arjuna, Rajendra, Rama juga tahu bagaimana Jeremy tertembak dua kali. Begitu juga Arga yang tahu Ghani berapa kali kena tembak bahkan nyaris kehilangan nyawanya. ( Baca : The Detective and The Doctor ) Kalian-kalian itu adalah keturunan eyang Arga dan Ajeng Pratomo, dua orang yang memang pasangan kuat, dua orang yang mendidik para eyang buyut kita, Adrian, Adriana, Aryanto dan Adinda menjadi orang-orang kuat dan cenderung bar-bar. Dari keempatnya lahir opa dan Oma kalian yang sudah tahu bagaimana sepak terjangnya.

__ADS_1


Meskipun demikian, Opa salut dengan hasil didikan turun temurun yang memang mendapatkan pasangan yang sama gilanya dengan kita, pasangan yang memang pantas masuk ke keluarga kita hingga menghasilkan kalian semua. Soal Hideo, bagaimana kelanjutan nantinya, kita akan lihat nanti. Karena semua tergantung dari kondisi Fayza. Jika Fayza sudah mengingat semuanya, hanya dia yang berhak memutuskan, bukan Opa bukan kamu juga Ash, karena yang menjalani semua adalah Fayza. Kita semua hanya bisa mensupport semua keputusan saudara kalian, apakah akan melanjutkan pernikahan dengan Hideo yang mana dia harus ikut agama kita dan akan ada pernikahan ulang atau berpisah."


Semua orang disana terdiam. Memang semuanya tergantung kondisi Fayza.


"Malam ini kita akan mengambil kembali Fayza dan Opa berharap kalian semua bisa pulang dengan selamat, tanpa ada yang tertembak ataupun luka parah." Javier menatap ke semua anggota keluarganya. Tanpa terasa air matanya menitik. Mommy, semua anak cucu cicit mommy akan baik-baik saja. Insyaallah kami akan selalu guyub.


"Oke, aku akan mengambil alih taktik kita malam ini. Ini lokasi villa Park yang hanya berjarak tiga kilometer dari sini. Dan aku yakin mereka juga memiliki CCTV canggih yang dilengkapi sensor infrared dan pergerakan. Oom Bryan, Opa Javier, Opa Raymond dan Astuti akan tinggal di villa bersama dengan Fabio." Luca memberikan kertas yang menunjukkan siapa saja anggota kelompok. "Yang mau pipis atau bertapa cari wangsit, Monggo dilaksanakan dulu hajatnya daripada nanti ribut 'Kebelet pipis, kebelet pipis, kebelet pipis mama.'"


Semua sepupu Luca menatap judes ke pria yang tampak kental darah Italianya.


"Sempet lu ya mikir nyanyi begitu!" cebik Hoshi kesal sambil melirik kertas dan bersyukur tidak satu kelompok dengan Bima.


"Kalian pelajari itu. Kita akan berangkat jam 19.00. May The Force Be With You." Luca tersenyum manis.


"HAAAAHH?" seru semuanya.


"Bawa-bawa Star Wars? Dasar Darth Vader!" umpat Anarghya sambil menyelipkan baton di pinggangnya.


***


Masing - masing dibagi menjadi empat kelompok.



Semua orang memeriksa earpiece masing-masing, speaker dan body cam yang terpasang disana.


Hoshi dan Bima menatap bagaimana kakak ipar mereka berdua, Georgina dan Emi Bianchi yang tampak badass dengan outfit hitam-hitam.



Emi Takara Bianchi


__ADS_1


Georgina 'George' O'Grady Bianchi


"Dasar Mafioso! Cari bini yang sealiran" sungut Hoshi mengingat Emi adalah putri seorang Yakuza sedangkan Georgina adalah keponakan Rhett O'Grady.


"Namanya jodoh, Hosh" kekeh Emi sambil memegang pipi adik iparnya dengan gemas.


"Lagian ya Mafioso Italia dapatnya putri Yakuza dan mafia Irlandia. Bad combo, sista!" balas Hoshi.


"Itu good combo, Quinn." Georgina mencium pipi Hoshi. "Kalau Rina ikut, pasti akan sama saja kasusnya dengan aku dan Joey."


"Sayang, sudah siap?" tanya Joey sambil merangkul istri bar-barnya.


"Sudah. Fabio, semua body cam, earpiece dan mic oke kan?" Georgina bertanya melalui mic nya.


"Semua okay, my lady."


"Whaaaattt?" seru semua orang yang mendengarnya.


"Ya Allah, biasa saja. Kenapa sih pada heboh? Yuk berangkat. Kita masih harus jogging ini" sahut Georgina cuek.


"Bismillahirrahmanirrahim."


Ke delapan belas klan Pratomo itu pun berangkat untuk membawa kembali anggota keluarga mereka.


***


Yuhuu Up Malam Yaaaa


Nanti aku up lagi... insyaallah


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift

__ADS_1


Tararengkyu ❤️🙂❤️


__ADS_2