Love and Revenge of Mr Mafia

Love and Revenge of Mr Mafia
Park Jung-Min Ditemukan


__ADS_3

Fayza menatap wajah Hideo yang terus mengelus kepalanya. Takeshi dan Fumiko pulang dulu untuk berganti pakaian sedangkan pasangan absurd Haris dan Freya pulang dulu karena tak enak menitipkan si kembar ke omanya, Valora, lama-lama. Apalagi Ashley dan Kristal masih di kantor polisi untuk ditahan sementara.


"Kamu kenapa?" tanya Fayza.


"Maaf... maaf karena membuat kamu susah. Maaf karena masa lalu aku membuat kalian susah. Maaf kalian harus berurusan dengan polisi bolak balik" ucap Hideo. "Maaf kamu harus dioperasi lagi."


"Tak apa Hideo. Yang penting Shinichi selamat."


Hideo menciumi kening Fayza berulang kali. "Kamu wanita hebat, mamamu hebat. Tak heran kamu seperti ini. Terimakasih sudah hadir dalam hidupku tapi sekali lagi aku minta maaf, gara-gara aku, membahayakan kalian semua."


Fayza tersenyum. "Kamu tahu, semakin banyak rusuh, keluarga aku semakin suka."


Hideo melongo. "Apa?"


"Tahu nggak apa yang mas Hoshi bilang setelah acara menghajar ulang yang menghajar Benji dan tidak ada pergerakan lagi, mereka akhirnya pulang karena bosan."


"Hah?"


Fayza tertawa kecil. "Welcome to our family."


***


Seira, Dokter Nieva, Joey dan Georgina datang membesuk Fayza setelah selesai praktek. Georgina memeluk sepupunya erat karena merasakan bagaimana jika dia mengalami Blaze di posisi Shinichi.


"Kamu nggak papa kan Fay?" tanya Georgina setelahnya.


"Alhamdulillah nggak papa."


"Papa lah! Kamu kan harus dijahit lagi itu bekas lahirannya" omel Seira.


"Nggak papa, Tante. Yang penting Shinichi selamat saja" ucap Fayza.


"Pengorbanan seorang ibu ya seperti itu. Hideo, ingat - ingat ya kamu! Jangan pernah kamu kurang ajar sama Fayza. Ingat bagaimana pengorbanan dia saat melahirkan Shinichi." Joey menatap tajam ke sepupu iparnya.


"Iya bang. She's the one and only in my life." Hideo memegang tangan Fayza sambil tersenyum.


"Bagus! Karena kalau sampai kamu kurang ajar, Georgina yang akan menghajar mu!" cengir Joey.


"Kok aku sayang?" Georgina menoleh ke suaminya.


"Soalnya kamu kan wanita dan jauh lebih sadis kalau membalas yang menyakiti kaumnya." Joey mengedipkan sebelah matanya.


"Astaghfirullah! Joey!" kekeh Seira.


Georgina memicingkan matanya. "Bilang saja kamu mau cuci tangan ya Jeoffree Fransesco Akandra Bianchi."


Joey memberikan tanda peace ✌️.

__ADS_1


***


"Yoo-ra sudah tewas tapi Park Jung-Min belum ketemu hingga sekarang" ucap Levi kearah Ashley, Kris dan Kirana.


"Sudah kita ubek - ubek semua tempat yang diperkirakan adalah lokasi persembunyian berkat anaknya Levi yang psycho, tapi belum ketemu juga" ucap Ashley.


"Lagian ya Ash, si Kristal ya main dor di kepala. Kan kita gak tahu si Jung-Min dimana" sungut Kris, saudara kembar Kristal.


"Namanya juga reflek dan aku tidak menyangka dia masih jago nembak" sahut Ashley. "Mengingat dia sudah lama nggak latihan."


"Bryan dan Benji belum bisa menemukan?" tanya Kirana.


"Belum..." Levi, Ashley, Kris dan Kirana menoleh ketika terdengar ribut-ribut di kantor polisi NYPD Manhattan tempat Kristal ditahan.


"Mr Sky, Mr Reeves, Mr Ruiz. Apakah anda mencari Park Jung-Min?" tanya seorang polisi.


"Betul. Kenapa officer?" Ashley menatap bingung.


"Kami menemukan dia di sebuah rumah rehabilitasi."


Keempat orang itu melongo.


***


Keesokan Harinya...


"James Blair" sapa Harry Truman, si jaksa penuntut umum.


"Harry Truman." James tersenyum dengan saingannya di Harvard Law School dulu.


"Mentang-mentang hakimnya si Susan Krump dan dia mantan mentor kamu, langsung turun ya jaminannya" sindir Harry.


"Oh come on Harry. Itu sudah sesuai lah" kekeh James.


"Kemarin keponakan kamu, sekarang sepupumu, besok siapa lagi? Keluarga kalian terlalu main hakim sendiri. Suatu saat nanti kalian pasti akan masuk tahanan."


James tertawa. "Bukankah mereka sempat menginap? Ya maaf jika wanita-wanita di keluarga aku tangguh semua."


"Ingat-ingat omonganku, Blair. Berhati-hatilah! Karena aku tidak akan segan membuat mereka dipenjara." Harry menatap tajam James.


"Dan aku akan membela mereka karena selama ini keluarga aku tidak pernah mencari musuh." James tersenyum smirk.


***


Ashley, Levi, Takeshi dan Kris melihat bagaimana Park Jung-Min tampak tidak fokus dan sempat mengalami sakau saat mereka datang.


"Kenapa dia?" tanya Ashley ke dokter yang merawat Park Jung-Min.

__ADS_1


"Sekitar tiga Minggu lalu, pria ini ditemukan di sebuah gang dekat subway Manhattan dan kondisinya parah akibat over dosis. Entah sudah berapa kali nyawanya hampir hilang tapi mungkin dia seperti kucing yang punya sembilan nyawa, akhirnya masih selamat."


"Overdosis apa saja?" tanya Kris.


"Semua narkoba dan saya tidak habis pikir dia masih bisa survive. Sebelumnya saya melihat memang dia memiliki fisik yang bagus tapi jika terkena narkoba berbagai macam, tidak melayang nyawanya sudah bagus."


"Bagaimana dengan otaknya?" tanya Kris.


"Kemungkinan besar akan mengalami gangguan syaraf dan kami harus mengobservasi semuanya karena tidak tahu mana saja bagian yang diserang."


Ashley memandangi sepupu Hideo yang menatap kosong dirinya. Dalam hatinya, Ashley kesal tidak bisa menghajar langsung tapi mungkin ini karma yang diberikan kepada Park Jung-Min.


"Ash, kata polisi yang menyelidiki, Park Jung-Min dan Kim Yoo-ra menginap di sebuah apartemen dekat apartemen aku dan Fayza. Rupanya mereka bertengkar dan Yoo-ra menyuntikkan gabungan dari heroin, kokain dan ekstasi saat Jung-Min tertidur. Jung-Min sempat terbangun dan berjalan keluar apartemennya hingga ambruk dan dibawa anak buahnya ke rumah sakit lalu ditinggal disana." Levi melaporkan hasil penyelidikan polisi.


"Pantas manifestasi penerbangan isinya anak buah mereka tapi tidak ada Jung-Min dan Yoo-ra" gumam Takeshi.


"Iya dan saat itu id card dan paspor Jung-Min tertinggal di apartemen saat dia dibawa ke rumah sakit sedangkan Yoo-ra pergi meninggalkan mereka semua dan melamar kerja di Lennox Hill setelah dia membunuh salah satu suster baru yang hendak berangkat kerja."


"Karen Lee?" tanya Ashley ke Levi yang dijawab anggukan.


"Bagaimana mereka bisa tahu kalau Fayza hendak melahirkan disana?" tanya Kris.


"Sebelumnya mereka memang mengikuti gerakan Hideo pasca mengundurkan diri dari Silver Shinning dan mengetahui akhirnya Hideo menyusul Fayza ke New York. Park Jung-Min mengirimkan mata-mata untuk mengikuti kemana Fayza hendak melahirkan dan Yoo-ra serta Han-sol pun tahu" jawab Levi.


"Jadi Yoo-ra memilih bekerja solo karena tidak ada yang bisa membunuh Hideo dan Fayza?" tanya Kris.


"Kira-kira begitulah." Levi menyeringai.


"Wanita itu kalau menggemaskan, itu menyenangkan tapi kalau sudah marah itu menyeramkan" celetuk Takeshi.


"Kamu seharusnya hati - hati dengan Fumiko" kekeh Ashley.


"Kenapa?" tanya Takeshi.


"Fumiko janda mafia jadi sudah paham seluk beluk kehidupan kalian para Yakuza. Jadi, jangan membuatnya marah kalau kamu mau selamat, T" gelak Ashley.


Takeshi mendelik. "Brengsek kau!"


***


Yuhuuuu Up Pagi Yaaaa


Thank you for reading and support author


Don't forget to like vote and gift


Tararengkyu ❤️🙂❤️

__ADS_1


__ADS_2