
Dua duta besar itu kemudian meminta kepada Javier Arata, Levi Reeves beserta Hideo Kojima Park dan Jin Kawashima untuk menjawab berbagai pertanyaan yang diberikan. Terdapat percakapan cukup alot antara Hideo dan Javier tentang keabsahan pernikahan dirinya dan Fayza.
Pihak kedutaan Korea Selatan sendiri sudah memeriksa data otentik surat nikah Hideo dan Fayza, dan pihak departemen dalam negeri Korea Selatan sendiri menyatakan semua berkas resmi. Hideo dan Fayza adalah pasangan suami istri yang sah.
Javier sendiri berusaha membuat pembatalan pernikahan tapi tetap pihak kedutaan Korea Selatan meminta agar pihak keluarga berdamai.
"Signore Arata, kasus ini sebenarnya kasus keluarga yang harus menjadi internasional karena terjadi di negara Italia. Meskipun kami tahu menantu anda adalah anggota klan Bianchi tapi boleh dibilang kalian semua salah disini. Salahnya main hakim sendiri di negara orang." Salah satu perwakilan dari pemerintah Italia berusaha menengahi.
"Meskipun Signore Bianchi sudah bertemu dengan kami langsung, bukan berarti kalian bisa gegeran seperti kemarin karena Signore Bianchi berjanji hanya dengan pendekatan senyap namun ternyata kalian semua lebih mirip berdarah Italia" kekehnya lagi.
"Arata-san, kami sebagai perwakilan kedutaan sudah sepakat dengan pemerintah Italia untuk membanned anda sekeluarga masuk ke negara ini selama enam bulan, kecuali Signore Bagas Hadiyanto karena mendapatkan jaminan dari petinggi Juventus." Duta Besar Jepang itu menatap Javier dengan nada meminta maaf.
"Dan itu termasuk anda juga Hideo-sii. Semua klan Silver Shinning, dilarang masuk Italia selama enam bulan. Dan data anda semua sudah ada di kedutaan jadi anda semua tidak bisa masuk dari manapun." Duta Besar Korea Selatan menatap Hideo yang hanya memandang datar.
"Enam bulan tidak boleh masuk Italia? Kota manapun?" tanya Hoshi.
"Kota manapun Signore Reeves."
Hoshi pun manyun. Rencana mau membawa Rina dan V ke Venesia gagal deh.
"Kalian semua, kami tahu family is everything seperti kami orang Italia tapi kami minta kalian bisa berdamai apalagi sudah mau ada anak diantara Signore Park dan Signora Sky jadi turunkan ego masing-masing karena toh kalian sudah satu familia" ucap perwakilan dari pemerintah Italia.
"Kapan larangan itu efektif?" tanya Javier.
"Dimulai Senin depan dan saya minta kalian semua sudah keluar dari Italia paling lambat Minggu jam 18.00."
Akhirnya kedua klan memutuskan melakukan gencatan senjata dan Javier berbisik kepada Hideo yang dijawab anggukan pria itu. Para anggota keluarga pun mulai keluar dari ruang pertemuan.
Hideo sedang berjalan bersama Jin ketika Astuti datang menghampiri keduanya.
"Hideo Kojima Park?" sapa Astuti dengan nada celad khas tuna rungu.
Astuti yang tidak terima mas Ramanya kena tembak
Hideo dan Jin menatap wanita cantik khas Indonesia itu dengan tatapan bingung. Saat ini mereka semua sedang berada di lorong ruang parlemen menuju pintu keluar.
__ADS_1
Hoshi dan Emi yang kaget melihat Astuti tiba-tiba berbalik dan menghampiri Hideo langsung bergegas mendekati istri Rama McCloud itu.
"Tut! Kamu mau ngapain?" tanya Emi.
"Mbak Emi dan Mas Hoshi disitu saja. Ini urusan aku sama dia!" jawab Astuti sambil menunjuk ke arah Hideo.
"Aku tidak ada urusan sama..." Suara Hideo menghilang ketika tangan mungil Astuti mencengkeram jas pria itu dan membantingnya ala judo.
"Astaghfirullah!" seru semua anggota keluarga Pratomo.
"This is what you got because you made my husband got shot!" ucap Astuti galak yang langsung ditarik Emi.
"Astagaaa demi Songoku dan pasukannya!" gumam Hoshi langsung menghampiri pria itu yang langsung dibantu Jin dan Lee Chan untuk berdiri.
"Kalau kamu tidak bodoh dengan balas dendam konyolmu, suamiku tidak akan kena tembak!" omel Astuti sambil ditahan Emi dan Levi.
"Jin, bawa Hideo pergi. Aku tidak bisa menjamin sepatu Stiletto tujuh Senti berujung runcing itu tidak bakalan kena lempar oleh iparku satu itu!" Hoshi memerintahkan Jin membawa Hideo pergi bersama dengan semua anggota klannya.
Jin pun membawa Hideo pergi meninggalkan para anggota keluarga Pratomo.
***
Javier kini berada di sebuah lounge hotel Rome Marriott Grand Flora bersama dengan Raymond Ruiz dan Levi Reeves. Sengaja Javier tidak mengajak Ashley karena dirinya tidak yakin emosi pria itu akan tenang.
Tak lama Hideo pun datang bersama dengan Jin Kawashima dan Lee Chan. Keenam pria itu saling bersalaman seperti layaknya orang-orang terhormat meskipun seminggu sebelumnya berseteru.
"Ray, Levi, boleh aku berbicara berdua dengan Hideo?" Javier menatap ipar dan keponakannya.
"Jangan capek-capek Oom, lusa harus kembali ke New York" ucap Levi sambil menepuk pelan bahu Javier.
"Aku serahkan semua padamu, Javi." Raymond pun berdiri sambil menatap dingin ke arah Hideo.
Dan kini Javier menatap Hideo yang masih memasang wajah datar. Pria yang sekarang botak akibat kemoterapi bisa melihat ketua klan Silver Shinning itu tampak seperti kehilangan semangatnya semenjak berpisah dengan Fayza.
"Hideo..."
__ADS_1
"Yes Mr Arata."
"Apakah kamu sangat mencintai cucuku?" Javier memajukan tubuhnya sambil menopang kedua tangannya.
"Saya sangat mencintai Fay, Sir. Anda pasti sudah tahu sepak terjang saya dan bagaimana kehidupan saya sebelumnya."
"Of course. Sejak kamu kedapatan bersama Fayza, kami langsung mencari tahu siapa dirimu. Cucuku Emi mengenal ibumu, Fumiko Kojima. Apakah kamu tahu, Emi Takara Bianchi adalah putri Takeshi Takara?"
Hideo melongo. "Yakuza itu?"
"Ya, Emi memang putri kandung Takeshi Takara dan Takeshi berteman baik dengan ayah dan paman Luca Bianchi, Marco dan Mario Bianchi. Look Hideo, kami pun berdarah mafia bukan? Duncan Blair adalah keturunan Edward Blair yang merupakan bagian dari klan McGregor. Putri Duncan, Kaia Blair adalah istri Rhett O'Grady dari keluarga O'Grady Irlandia. Rama, yang istrinya menghajar kamu, adalah keturunan dari Jeremy McCloud. Jadi, kamu berurusan dengan keluarga yang salah, Hideo."
Javier mengambil air minumnya.
"Bisa kamu lihat kan, kami tidak alergi dengan mafia karena keluarga kami juga mafia, hanya saja caramu salah. Kalau Ashley sampai sekarang masih menahan diri tidak menarik pelatuk karena dia tidak ingin dibenci oleh Fayza seumur hidup karena sudah membunuh ayah dari cucunya."
Hideo tampak terdiam. Javier mengambil ponselnya dan menunjukkan pada pria itu. Wajah Hideo tampak melembut dan menunjukkan kerinduan yang amat sangat kepada istrinya.
"Kalian akan membawa Fayza kemana?" tanya Hideo bingung.
"Kedua orangtuanya akan membawanya ke New York. Look Hideo, jika memang kamu sangat mencintai cucuku, buktikan."
"Lepaskan Silver Shinning maksud anda Mr Arata?" Hideo menatap Javier.
"Ya. Dan buktikan kamu pantas jadi imam Fayza" ucap Javier tegas. "Kamu tahu kan maksud aku?"
Hideo hanya terdiam. Berarti ikut agama Fayza.
***
Yuhuu Up Malam Yaaaa
Thank you for reading and support author
__ADS_1
Don't forget to like vote and gift
Tararengkyu ❤️🙂❤️